cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Holistik: Journal For Islamic Social Sciences
ISSN : 25277588     EISSN : 25279556     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Holistik Journal for Islamic Social Sciences is a publication containing the results of research, development, studies and ideas in the field of Islamic social sciences. Firstly published in 2016 and has been listed on PDII LIPI on May 27, 2016, Holistik Journal published twice a year, in July and December. This Journal is open to the public, researchers, academics, practitioners and observers of mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Untuk Menciptakan Sekolah Yang Bermutu: Penelitian di SDIT Sabilul Huda dan SDIT Sains al-Farabi Asep Kurniawan
Holistik Vol 12, No 1 (2011)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.404 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v12i1.77

Abstract

The topic of this research is “Managerial Skill of the Principals to Increase Teacher›s Performance in Promoting Excellence School (Research in SDIT Sabilul Huda and SDIT Sains al-Farabi)”. Based on the fact that management skill of the principals contributed to teachers performance, and in any way related in increasing the quality of teaching and learning in the school.The purpose of this research is to elaborate the role of the principals in implementing management functions: planning, organizing, actuating, controlling and evaluating of school resources; in order to promote better teaching and learning in the class through teacher›s performance. Research used descriptive qualitative approach, while data collected by interview, observation, and documentation study, focused on the principals, teachers, and school committee.Characteristic of the sample is SDIT Sabilul Huda at the educational area and SDIT Sains al-Farabi at non educational area. Research concluded: (1) the principals in general have implemented school based management (SBM) through implementation principles of management functions: planning, organizing, controlling, and evaluating in increasing the goal of teaching and learning in the school. (2) Teachers performance is really good and produced better teaching process. (3) The school committee always encourages and support the school beside to supervise and to facilitate the development of teaching quality. (4) The difference of community participation due to limited of resources and prosperity. (5) Principals created to promote students’ achievement through collaboration with the parent and school committee. Research recommended (1) SDIT Sabilul Huda school must promote to be benchmarking school for academic achievement and education of religious values. (2) SDIT Sains al-Farabi should promote to be excellence school in the sciences faulty world view cannot be separated with religious values. (4) Education office should facilitate financial and school facilities in order to increase better teaching and learning process. (5) Supervisors should be proactive in carrying out their duties. (6) Further research is needed to complete these findings.
KESADARAN TERHADAP FIKIH LINGKUNGAN DI PONDOK PESANTREN KEBON JAMBU AL-ISLAMY BABAKAN CIWARINGIN CIREBON Izzuddin Washil
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.541 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v14i2.448

Abstract

Persoalan global yang saat ini masih dihadapi dan direspons serius banyak pihak adalah masalah kerusakan lingkungan hidup di mana Islam pun sebenarnya sangat memerhatikan masalah lingkungan seperti diungkapkan dalam ayat-ayat Al-qur’an. Sebab itu, pesantren sebagai lembaga yang memberikan pengajaran keagamaan mempunyai tanggung jawab besar terhadap masalah lingkungan, khususnya dalam mengkonstruski fikih lingkungan. Penelitian yang berjudul Strategi Pondok Pesantren Kebon Jambu AlIslamy Babakan Ciwaringin Cirebon dalam Mengembangkan Fikih Lingkungan ini menggunakan teori adaptabilitas hukum Islam, yang mempunyai arti bahwa lahirnya pemikiran-pemikiran dan penggunaan metodologi ini adalah dalam rangka mempertemukan hukum Islam dengan permasalahan sosio-kultural yang berkembang di masyarakat. Kata Kunci: Kesadaran, Fikih Lingkungan, Pondok Pesantren.
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BAGI MAHASISWA PEMULA DI PUSAT BAHASA DAN BUDAYA (PBB) IAIN SYEKH NURJATI CIREBON (Problematika dan Solusinya) Nanin Sumiarni
Holistik Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.743 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v15i1.432

Abstract

Kajian ini mendeskripsikan tentang berbagai problematika dan solusi atas proses pembelajaran bahasa Arab bagi mahasiswa pemula di Pusat Bahasa dan Budaya (PBB) IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Dengan metode kualitatif, kajian ini setidaknya menemukan tiga kesimpulan, yaitu (1) Proses pembelajaran bahasa Arab dilakukan secara semi intensif atau menggunakan model perpaduan antara program regular dengan program intensif, dimana karakteristik dari kedua model program pembelajaran bahasa Arab. Proses pembelajaran bahasa Arab diserahkan kepada dosen masing-masing, diantaranya adalah metode langsung, metode tanya jawab, metode audio lingual dan metode tarjamah. Sedangkan median yang digunakan adalah gambar, kartu dan objek langsung; (2) Problematika pembelajaran bahasa Arab bagi mahasiswa pemula di Pusat Bahasa dan Budaya (PBB) dilatarbelakangi oleh pendidikan mahasiswa. Mereka yang merupakan lulusan dari Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan dan hanya mengenal bahasa Arab sedikit (87.5 %) diantaranya belum pernah belajar bahasa Arab dan (12.5 %) pernah belajar bahasa Arab, sehingga motivasi mahasiswa dalam pembelajaran bahasa Arab kurang, (75 %) yang belajar di kelompok rendah tidak menyukai bahasa Arab dan hanya (25 %) menyukai bahasa Arab. Di samping itu, masih minimnya media pembelajaran dan dosen yang mengajar selalu selalu bergantian serta adanya penggabungan kelas karena tidak ada dosen pengganti sehingga pembelajaran kurang efektif; dan (3) Untuk Mengatasi Problematika Pembelajaran Bahasa Arab, antara lain: dengan memberi motivasi kepada mahasiswa agar bisa bersemangat dalam belajar, seperti mewujudkan motivasi instrumental dan integrative, menyediakan media pembelajaran yang lebih modern seperti infokus, LCD dan lain-lain, serta menyediakan dosen pengganti yang cukup untuk setiap ship sehingga tidak terjadi penggabungan kelas dan pembelajaran lebih efektif. Kata Kunci: Pembelajaran Bahasa Arab, Mahasiswa Pemula, PBB IAIN Syekh Nurjati, Problematika dan Solusinya
PERAN NYI MAS RARA SANTANG DI BALIK KESUKSESAN SUNAN GUNUNG JATI Siti Fatimah
Holistik Vol 13, No 2 (2012)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.475 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v13i2.108

Abstract

Sejarah telah memberi banyak makna karena mampu mengundang pemikiran-pemikiran, inspirasi, juga antisipasi demi kemajuan-kemajuan serta perbaikan. Banyak hal berharga untuk diketahui dan Diteladani dari perilaku sejarah, misalnya, siapa sosok Nyi Mas Rara Santang, dari mana asal-usulnya, bagaimana latar belakang pendidikannya, bagaimana peran dan kiprah perjuangannya di balik kesuksesan Sunan Gunung Jati. Penulis menganggap penting untuk melakukan penelitian ini karena sejauh ini penulis belum melihat, atau belum menemukan, penelitian khusus mengenai Rara Santang. Penulis Merasa tertarik untuk meneliti karena ada tokoh dan ulama perempuan yang hebat pada zamannya, yang mampu melahirkan seorang tokoh besar, ’seorang Sunan Gunung Jati’.
EKOLOGI POLITIK MASYARAKAT PESISIR (Analisis Sosiologis Kehidupan Sosial-ekonomi dan Keagamaan Masyarakat Nelayan Desa Citemu Cirebon) A Syatori
Holistik Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.631 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v15i2.330

Abstract

Secara geografis, masyarakat pesisir atau nelayan adalah masyarakat yang hidup, tumbuh dan berkembang di kawasan pesisir, yakni suatu kawasan transisi antara wilayah darat dan laut. Secara sosiologis, mereka memiliki karakteristik sosial yang berbeda dengan masyarakat lainnya, karena perbedaan karakteristik sumberdaya yang dimiliki. Kesejahteraan secara ekonomi masyarakat pesisir sangat bergantung pada sumberdaya perikanan baik perikanan tangkap di laut maupun budidaya, yang hingga saat ini aksesnya masih bersifat terbuka (open access), sehingga kondisi lingkungan wilayah pesisir dan laut menentukan keberlanjutan kondisi sosial ekonomi mereka. Membicarakan masyarakat nelayan hampir pasti isu yang selalu muncul adalah masyarakat yang marjinal, miskin dan menjadi sasaran eksploitasi penguasa baik secara ekonomi maupun politik. Kemiskinan yang selalu menjadi trade mark bagi nelayan dalam beberapa hal dapat dibenarkan dengan beberapa fakta seperti kondisi pemukiman yang kumuh, tingkat pendapatan dan pendidikan yang rendah, rentannya mereka terhadap perubahan-perubahan sosial, politik, dan ekonomi yang melanda, dan ketidakberdayaan mereka terhadap intervensi pemodal, dan penguasa yang datang. Disamping itu, kemiskinan mereka juga diakibatkan oleh masalah kerusakan ekosisitem pesisir-laut yang berdampak serius terhadap menipisnya sumberdaya perikanan. Masalah lain yang tak kalah penting dalam kegiatan ekonomi nelayan, terutama terkait operasional penagkapan ikan adalah persoalan modal usaha untuk menyediakan segala kebutuhan kegiatan penagkapan ikan, seperti bahan bakar kapal, alat-alat penagkap ikan dan sebagainya. Bagi masyarakat nelayan, khusunya nelayan kecil atau nelayan tradisional, kebutuhan akan modal usaha, yang bisa diakses atau yang bisa didayagunakan setiap saat tersebut, sangat tinggi. Kondisi ini merupakan respon atas besarnya biaya investasi di sektor perikanan tangkap, sedangkan perolehan pendapatan tidak pasti dan tingkat penghasilan bervariatif. Dengan kebutuhan konsumsi rumah tangga yang harus dipenuhi setiap hari, nelayan tidak memiliki tabungan dana yang mencukupi jika suatu saat harus berhadapan dengan kenyataan bahwa sarana-prasarana penangkapan yang mereka gunakan mengalami kerusakan dan membutuhkan biaya perbaikan yang cukup besar. Keterbatasan pemilikan dana kontan inilah yang kemudian mendorong nelayan terperangkap dalam jaringan hutang piutang yang kompleks, khususnya kepada para rentenir atau penyedia kredit informal.
PENGARUH TAREKAT PADA TOPENG CIREBON DEDEH NUR HAMIDAH
Holistik Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.643 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v12i2.95

Abstract

NONE
KONSEP STRATEGI PEMBELAJARAN DAN APLIKASINYA Santinah, Santinah
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.058 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v1i1.628

Abstract

Learning strategies are as a teacher effort in creating a system environment that allows students to learn or act of selection patterns of student teachers in the embodiment of teaching and learning activities . Criteria in selecting the learning strategies among other things , learning objectives , skills required subject matter , the media used , and the evaluation system to be used , as well as students as subjects and teachers practice. Keywords : Learning Strategies , teachers and students.
MANAJEMEN KERJASAMA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN MASYARAKAT (Studi Kasus Pondok Pesantren Alam Internasional Saung Balong al-Barokah Cisambeng Palasah Majalengka) Asep Kurniawan
Holistik Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.66 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v15i1.164

Abstract

Pesantren should not only concentrate on developing religious education only, but also must be concerned local economy. This concern is a manifestation of partnership management between pesantren and community. In fact, many Pesantrens are not able to play such a role in an integrated way. This study aimed to find partnership management patterns in Pesantren Alam Internasional Saung Balong al-Barokah and the community in the context of management education in economics and education. The research method was qualitative. Instruments of collecting data were an interview, unstructured observation, and documentation. Data validation was done through credibility, transferability, dependability and conformability. Techniques of data analysis were done by collecting the data, reducing data, displaying data, and concluding data. Researcher found that Pesantren Alam Internasional Saung Balong al-Barokah successfully worked together in harmony with the community in economic empowerment and education in an integrated way, so could provide the benefits. These findings should be emulated by other pesantren.
PENGARUH ISLAM TERHADAP MAKNA SIMBOLIK BUDAYA KERATON-KERATON CIREBON Ahmad Yani
Holistik Vol 12, No 1 (2011)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.193 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v12i1.82

Abstract

Akulturasi merupakan sebuah hal yang niscaya di tengah kemajemukanmasyarakat dan budaya yang ada di sekitar kita, akulturasi jugamerupakan aset budaya yang harus dijaga karena di dalamnya terkandungbanyak warisan nilai-nilai luhur dari proses penciptaan budaya itu sendiri.Namun akulturasi hanya akan menjadi saksi bisu saja, manakala tidakada yang peduli menjaga dan melestarikannya. Oleh karena itu penulismencoba menyajikan sebuah potret rangkaian panjang dari sebuah hasilakulturasi budaya besar Cirebon melalui penelitian tentang pengaruhIslam terhadap makna simbolik budaya Keraton-keraton Cirebon.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatifdengan pendekatan fenomenologis, artinya obyek penelitian tidak hanyadidekati pada hal-hal yang empirik saja, tetapi juga mencakup fenomenayang tidak menyimpang dari persepsi, pemikiran, kemauan, dan keyakinansubyek tentang sesuatu diluar subyek, ada sesuatu yang transendentdisamping yang aposteriotik.Untuk menganalisis teks dan kode visualyang akan diteliti, metode semiotik bersifat kualitatif-intepretatif. Dalammetode kualitatif ini pun ditekankan pada pendekatan induksi, ataupendekatan yang mengambil kesimpulan dari fragmen-fragmen unsuruntuk membentuk sebuah kesimpulan. Dari contoh-contoh yang ada akandisimpulkan menjadi sebuah asumsi baru yang menjelaskan fenomenafenomenayang ada.Hasilnya tidak berlebihan jika ada anggapan yang mengatakan bahwa:Cirebon is a big secret, apabila dilihat dengan produk budaya yangdihasilkan. Sunan Gunung Jati merupakan seorang yang sangat pentingdalam penyebaran Islam di Jawa Barat khususnya di Cirebon dansekitarnya, Sunan Gunung Jati memiliki pengaruh yang sangat besar bagiperkembangan Islam di tanah Cirebon, ajaran-ajaran yang beliau lakukanmerupakan perpaduan indah dari akulturasi budaya, yakni denganmemadukan pengetahuan lokal local knowledge dengan ajaran Islamyang ia sebarkan, misalnya dengan kesenian-kesenian, seperti wayang,tari topeng, lukiasan-lukisan, dan ritual lainnya. Pola ”islamisasi” demikiandirasakan sangat efektif dalam perkembangan Islam di tanah Cirebondan sekitarnya, ini di buktikan dengan berdirinnya keraton-keratondi Cirebon (Kesepuhan, Kanoman, Kacirebonan, Keraton Keprabonan[Peguron]) dengan berbagai simbol budayanya yang masih terjaga dandilestarikan.
IMPLEMENTASI MODEL MODIFIED FREE INQUIRY PADA PEMBELAJARAN ZOOLOGI AVERTEBRATA UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER KREATIF DAN KETERAMPILAN KERJA ILMIAH MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI Eka Fitriah
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.573 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v1i2.1118

Abstract

Pre service biology teacher students are demanded to have skills of beeing a good facilitator in learning process. However, the student’s dependent on information delivered by the lecturer of avertebrate zoologi is still dominated. The learning process can be done with student centered one so they can achieve their self autonomy and responsibility to the task given. Besides, laboratory activities are still verificated, so that the character of the creative and scientific work of students is less explored. One of the alternatives learning model that can be applied to foster the skills of scientific work and creative character of student teachers are model of modified free inquiry. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the implementation of MFI models, to know the increase of creative character and skills of scientific work as well as responses biology student teachers after the implementation of MFI models. The method used is the method of quasi-experimental research design with one group pretest posttest design. Sampling techniques using cluster random sampling from the 3rd semester student population of 160 people was taken a sample of 40 people. Techniques of data collection is using tests, observation and questionnaire. Data analysis techniques to the analysis item (validity, reliability, level of difficulty), N-Gain, Hypothesis Tests, scoring the percentage of creativity and skills of scientific work. The results showed that the average value of the N-gain of 0.65 at medieval criteria. Based on the results obtained t test p value <0.05 was so effective MFI models to be applied. Creativity of students included in the criteria for an excellent 25%, good kriteia 57.5% and 17.5% enough and no student is low creativity. The average percentage of students' scientific work skills by 85.55% including the criteria very well. The percentage of student responses by 54% stronger and 46% criteria very strong criterion, the students gave positive responses to the implementation of MFI learning model.Keyword : Modified Free Inquiry, Character Creativity, Scientific Working SkillABSTRAKMahasiswa calon guru biologi dituntut untuk memiliki kemampuan menjadi fasilitator yang baik dalam proses pembelajaran. Namun ketergantungan mahasiswa terhadap informasi yang diberikan dosen pada pembelajaran zoologi avertebrata masih mendominasi. Proses pembelajaran dapat dilakukan dengan berpusat pada mahasiswa sehingga dapat dicapai kemandirian belajar dan mahasiswa lebih tanggungjawab terhadap tugas yang diberikan oleh dosen. Selain itu, dalam kegiatan praktikum zoologi avertebrata yang selama ini dilakukan masih bersifat verifikasi sehingga karakter kreatif dan kerja ilmiah mahasiswa kurang tergali.Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk menumbuhkan keterampilan kerja ilmiah dan karakter kreatif mahasiswa calon guru, yaitu model modified free inquiry. Tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui efektivitas implementasi model modified free inquiry, mengetahui peningkatan karakter kreatif dan keterampilan kerja ilmiah, serta tanggapan mahasiswa calon guru biologi setelah implementasi model modified free inquiry. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dengan desain penelitian one group pretest postest design. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling, dari populasi mahasiswa semester tiga, sebanyak 160 orang diambil sampel sebanyak 40 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, lembar observasi dan angket.Teknik analisis data dengan melakukan analisis butir soal (uji validitas,reliabilitas, tingkat kesukaran), N-Gain, Uji hipotesis, skoring persentase kreativitas dan keterampilan kerja ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-gain sebesar 0,65 dengan kriteria sedang. Berdasarkan uji t diperoleh hasil p value < 0,005 sehingga model modified free inquiry efektif untuk diterapkan. Kreativitas mahasiswa yang termasuk dalam kriteria sangat baik 25%, kriteria baik 57,50 % dan Cukup 17,50 % dan tidak ada siswa yang kreativitasnya yang masuk kriteria rendah. Persentase rata-rata keterampilan kerja ilmiah mahasiswa sebesar 85,55 % termasuk kriteria sangat baik. Persentase tanggapan mahasiswa sebesar 54 % kriteria kuat dan 46% kriteria sangat kuat, mahasiswa memberikan tanggapan yang positif terhadap implementasi model pembelajaran modified free inquiry.Kata kunci: Modified Free Inquiry, Karakter Kreatif, Keterampilan Kerja Ilmiah

Page 8 of 15 | Total Record : 149