cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Holistik: Journal For Islamic Social Sciences
ISSN : 25277588     EISSN : 25279556     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Holistik Journal for Islamic Social Sciences is a publication containing the results of research, development, studies and ideas in the field of Islamic social sciences. Firstly published in 2016 and has been listed on PDII LIPI on May 27, 2016, Holistik Journal published twice a year, in July and December. This Journal is open to the public, researchers, academics, practitioners and observers of mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
MENGUAK MISTERI HARTA KARUN WARISAN BAPAK TUA SEMAR: MENGENAL PAHAM MUKROMINIYYAH JANGGA INDRAMAYU Idham Khalid
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.362 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v1i2.1123

Abstract

Kemiskinan seringkali menjadikan orang pada kekufuran dan menggiringnya terjebak pada kehidupan yang penuh hayalan dan fatamorgana. Fenomena hidup dengan hiasan hayalan ini tampaknya dapat ditemukan pada para pengikut paham atau ajaran Mukrominiyyah yang dipimpin oleh Bapak Mukromin di desa Jangga Kecamatan Jangga Kabupaten Indramayu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian iini adalah pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan data primer dan skunder dengan teknik pengumpulan data melalui: riset kepustakaan, pengamatan terlibat (participant observation), wawancara terbuka (open interview) dan mendalam.Simpulan penelitian 1. Genealogi Mukrominiyyah. Mukrominiyah adalah merupakan kelompok keagamaan yang berawal dari munculnya pemikiran seorang yang bernama Mukromin. Mukrominiyah berada di Desa Jangga Kecamatan jangga Kabupaten Indramayu. 2. Doktri dan ajaran Mukrominiyyah meliputi: Harta karun, budi pekerti, fiqih, tasawuf dan tauhid. 3. Implikasi doktrin dan ajaran Mukrominiyyah. 1. Implikasi positif meliputi: pengikut Mukrominiyyah yang bersifat sabar, bijak dan dermawan. Sedangkan implikasi negatifnya adalah: para pengikut Mukrominiyah memiliki sifat pemimpi, malas bekerja dan terganggu akidahnya.Kata kunci: Misteri, Harta karun, Paham, Mukrominiyyah. 
ANALISIS INDEKS KINERJA DOSEN (IKD) DENGAN MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODEL (SEM) Hadi Kusmanto
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.963 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v1i2.1119

Abstract

Indeks Kinerja Dosen (IKD), merupakan sebuah layanan aplikasi yang berfungsi untuk mengetahui sejauh mana kinerja dosen selama satu semester. Aplikasi ini pada hakekatnya sangat membantu dosen untuk mengevaluasi kinerja mereka selama satu semester, dan membantu dosen untuk berkembang menjadi lebih baik di dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui IKD dosen FITK pada tahun ajaran 2014/2015, menganalisis Indikator-Indikator yang perlu diprioritaskan untuk meningkatkan IKD dan menganalisis Kebijakan yang harus ditempuh untuk meningkatkan IKD. Metode yang digunakan untuk menganalisis data menggunakan statistik deskriptif dan SEM. Adapun populasi dalam penelitian ini seluruh Dosen FITK. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh, bahwa IKD yang paling rendah diperoleh dosen jurusan matematika, sedangkan yang paling tinggi jurusan PGMI. Kata kunci: Indeks Kinerja Dosen, Struktural Equation Modeling, Kinerja
PERAN DAN PERJUANGAN KIAI MASYKUR DI DESA KARANGSARI WERU CIREBON (1835-1961) Aah Syafaah
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.828 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v1i2.1124

Abstract

Islamisasi di Nusantara terutama pada masa Pemerintahan Hindia Belanda mengalami fase yang sangat sulit. Hal ini terjadi karena upaya Belanda untuk mengontrol perkembangan Pan Islamisme yang salah satunya dipelopori oleh kalangan sufi pengembara. Belanda kemudian menegakkan aturan rust en orde secara ketat. Sehingga pergerakan kalangan agamawan menjadi sangat terbatas dan selalu berada di bawah tekanan. Mengatasi hal ini, Kiai Masykur membangun poros kekuatan melalui strategi diplomatis demi menjaga kelangsungan proses tarbiyah dan al-ishlah yang dilakukannya untuk membentuk masyarakat yang lebih berdaya dalam hal agama maupun sosial ekonomi. Oleh karena itu, target dakwah dan tarbiyah beliau mencakup tarbiyah iqtishadiyah, menyebarkan ajaran tarekat Qadiriyah dan simbolisasi makna filosofis ajaran Bayt 12 kepada masyarakat. Hal ini beliau lakukan untuk menjaga dan menghindari pengintaian Belanda yang juga sempat menyusup ke dalam Pesantren Mukasyafah ‘Arifin Billah yang beliau dirikan itu. Di sisi lain, kitab Bayt 12 yang beliau ajarkan pun tidak lepas dari polemik dan kontroversi yang datang dari kalangan ulama dan masyarakat awam yang merasa aneh dengan pola tarbiyah Islam yang memanfaatkan angka dan simbol uleg-cobek. Kata kunci: Kiai Masykur, Pesantren Mukasyafah ‘Arifin Billah, Bayt 12, dakwah, tarbiyah iqtishadiyah  
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELAKSANAAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN (PNPM-MPd) DI KABUPATEN CIREBON Leliya Leliya
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.062 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v1i2.1120

Abstract

Mengentaskan penduduk dari lingkaran kemiskinan diperlukan kebijaksanaan, organisasi, komitmen dan program, serta pendekatan yang tepat, maka diluncurkan program khusus penanggulangan kemiskinan dengan mendorong semangat keswadayaan dan kemandirian penduduk miskin yang produktif untuk bersama melepaskan diri dari kemiskinan. Dalam program khusus ini dibentuk kelompok-kelompok swadaya dengan semangata kooperatif yang dikembangkan di kalangan masyarakat desa. Kebijaksanaan tersebut dituangkan dalam program PNPM-MPd. Pertanyaan penelitiannya adalah bagaimana perencanaan PNPM-MPd di kabupaten Cirebon? Bagaimana pelaksanaan PNPM-MPd di kabupaten cirebon ? dan apakah manfaat, kendala pelaksanaan PNPM-MPd di kabupaten Cirebon? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemberdayaan ekonomi melalui pelaksanaan PNPM-MPd di kabupaten Cirebon, untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat desa di kabupaten Cirebon. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi kepustakaan, dengan lokasi penelitian dalam pembahasan ini adalah masyarakat desa di kabupaten Cirebon. Hasil penelitian ini adalah kondisi ekonomi masyarakat di beberapa desa di kabupaten Cirebon dalam keadaan perlu ditingkatkan dengan pemberdayaan ekonomi melalui PNPM-MPd yang meliputi tahap perencanaan yaitu MAD-soaialisasi, Musdes-sosialisasi, Pelantikan KPMD, Penggalian gagasan, Musdes khusus perempuan, Musdes perencanaan, Penulisan usulan, verifikasi usulan, MAD Prioritas usulan, Mad penetapan usulan, Musdes informasi hasil MAD, SKPD (satuan kerja perangkat desa), pelasanaan PNPM-MPd dilasanakan oleh Tim pelaksana teknis desa dan oleh Unit pelaksana kegiatan pada tingkat kecamatan yang masing-masing unit pelaksana Kegiatan mendampingi Sembilan desa. Manfaat PNPM-MPd bagi masyarakat desa di kabupaten Cirebon sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat meningkat dari yang konervatif menjadi inovatif, meningkatnya kesejahteraan masyarakat miskin, terbukanya kesempatan kerja, sumberdaya manusia meningkat dari yang tidak mengerti manajemen keuangan menjadi mengerti dan diterapkan pada pekerjaan selanjutnya. Adapun yang menjadi kendala pelaksanaan PNPM-MPd adalah paradigma perempuan (istri) harus manut laki2(suami), usaha yang modalnya diperoleh dari pinjaman PNPM-MPd bangkrut, uang pinjaman dari PNPM-MPd dipakai ketua kelompok, pengaruh politik desa (akibat pemilihan kuwu) wacana dana hibah.Kata kunci: Pemberdayaan, Ekonomi, MasyarakatABSTRACTAwakening the citizen from the circle of the poverty needs the wisdom, organization, commitment, program, and the accurate approach. Therefore, the special program to abolish the poverty is needed. This program will encourage the passion of productive self-sufficiency and independence of the poor citizen to simultaneously release them from the poverty. In this special program, the groups of the self-help are established with the cooperative passion which is developed in the circle of the village citizen. That wisdom is put into the program of PNPM-MPd. The research questions are that how is the planning of the PNPM-MPd in the district of Cirebon? How is the implementation of the PNPM-MPd in the district of Cirebon? And what are the benefits, obstacles of the implementation of PNPM-MPd in the district of Cirebon? The aims of this research are to know the economic empowering through the implementation of PNPM-MPd in the district of Cirebon, to know the economic condition of the village citizen in the district of Cirebon. The approach used in this research is the judicial qualitative approach, the data collection is conducted through the observation, interview, documentation study, and the location of the research in this explanation is the village citizen of the Cirebon district. The result of this research is that the economic condition of the citizen in several villages in the district of Cirebon needs to be increased with the economic empowering through the program of PNPM-MPd which consists of the planning step, namely socialization of MAD (musyawarah antar desa), socialization of Musdes, KPMD inauguration, search of the suggestion priority, women special Musdes, Musdes of planning, suggestion writing, suggestion verification, MAD of the suggestion priority, Mad of suggestion decision, Musdes of result information of MAD, SKPD (satuan kerja perangkat desa), the implementation of the PNPM-MPd is conducted by the organizer technical team of the village and by the unit of event organizer in the level of sub-district that each of the organizer unit accompanies the nine villages. The benefit of the PNPM-MPd for the village citizen in the district of Cirebon is as the method of citizen economic empowering that increases from conerfative to be inovative, increases the prosperity of the poor people, opens the job vacancy, increases the human resources from those who do not understand the financial management to be those who understand and apply it in the next job. The obstacles of the PNPM-MPd implementation are that the paradigm that the women (wife) must obey the husband, the fund got from the debt of bankrupt PNPM-MPd, the fund got from the debt of bankrupt PNPM-MPd is used by the chief of the group, the influence of the village politic (the election of the village head), the discourse of the donation fund.Key words: empowering, economic, citizen 
STUDI KOMPARASI MODEL DISKUSI DENGAN MODEL BLENDED LEARNING DI JURUSAN TADRIS IPS FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN IAIN SYEKH NURJATI CIREBON Euis Puspitasari; Ratna Puspitasari
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.524 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v1i2.1121

Abstract

Tadris IPS IAIN Sheikh Nurjati is a department that is developed over time in addition to the other majors. As part of IAIN Sheikh Nurjati, in order to the UIN based research requires a lot of improvement especially learning model in accordance with developments in the global era. There are still many professors who use the media, models and learning resources that discussion requires critical thinking to use research-based education andragogik. On the other side is phobia among students TIPS when hearing research based learning though in fact they are not. The problem in this research is how the model comparison discussion Blended Learning For Model-Based Application of Learning Research at the Department IPS IPS Tadris Tarbiyah and Teaching Faculty IAIN Sheikh Nurjati Cirebon. This study uses quantitative methods to the study of comparative research that is comparing models with blended learning discussion. Inidilakukan study to compare the similarities and differences discussions with blended learning with the facts and the properties of objects in meticulous researcher based framework. In this study, the variables are still independent but to sample more than one or in a different time. Learning IPS using blended learning models to improve communication with students with learning experiences that are higher than using a learning discussion. This provides space and flexibility for students and faculty to communicate more freely so as to provide space constructing ideas and add to the learning experience at a higher level. The results of the study in groups using blended learning were higher compared with the control group who did not use a model of blended learning is an excess and the impact of blended learning pengorhganisasian learning experience. 1) The results of tests of hypotheses on the cognitive, psychomotor level afekti and given in the experimental class showed significant differences with the control class; 2) The results of tests of hypotheses on the cognitive level of understanding in the experimental group showed a significant difference with the control class; 3) Hypothesis test results on the cognitive level applying in the experimental class showed significant differences with the control class; and 4) the hypothesis test results on the cognitive level in classroom experiments analyzed showed significant differences with the control class. Keywords: Models, Discussion, Blended LearningABSTRAKTadris IPS IAIN Syekh Nurjati adalah sebuah jurusan yang cukup lama berkembang di samping jurusan-jurusan lain. Sebagai bagian dari IAIN Syekh Nurjati, dalam rangka menuju UIN berbasis riset membutuhkan banyak pembenahan terutama model pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan di era global. Masih banyak dosen yang menggunakan media, model dan sumber belajar yang diskusi membutuhkan pemikiran kritis untuk menggunakan pendidikan andragogik berbasis riset. Di sisi lain terjadi phobia di kalangan mahasiswa TIPS ketika mendengar pembelajaran berbasis riset meski dalam kenyataannya tidak demikian. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perbandingan model diskusi  Blended Learning Sebagai Model Penerapan Pembelajaran IPS Berbasis Riset di Jurusan Tadris IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi  komparatif yaitu penelitian yang bersifat membandingkan model diskusi dengan blended learning. Penelitian inidilakukan untuk membandingkan persamaan dan perbedaan  diskusi dengan blended learning dengan fakta-fakta dan sifat-sifat objek yang di teliti berdasarkan kerangka pemikiran peneliti. Pada penelitian ini variabelnya masih mandiri tetapi untuk sampel yang lebih dari satu atau dalam waktu yang berbeda. Pembelajaran IPS dengan menggunakan model blended learning dapat meningkatkan komunikasi dengan mahasiswa dengan pengalaman belajar yang lebih tinggi daripada dengan menggunakan pembelajaran diskusi. Hal ini memberikan  ruang dan keleluasaan bagi mahasiswa dan dosen untuk berkomunikasi lebih bebas sehingga mampu memberikan ruang pengkonstruksian ide-ide  dan menambah pengalaman belajar pada tingkat yang lebih tinggi. Adapun hasil belajar pada kelompok yang menggunakan blended learning yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak menggunakan model blended learning merupakan sebuah kelebihan dan dampak dari pengorhganisasian pengalaman belajar blended learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Hasil uji hipotesis pada ranah kognitif, afekti dan psikomotorik  level mengingat di kelas eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelas kontrol; 2) Hasil uji hipotesis pada ranah kognitif level memahami di kelas eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelas kontrol; 3) Hasil uji hipotesis pada ranah kognitif level menerapkan di kelas eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelas kontrol; dan 4) Hasil uji hipotesis pada ranah kognitif level menganalisa di kelas eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dengan kelas kontrol.Kata kunci: model, diskusi, blended learning
WASIAT WAJIBAH SEBAGAI WUJUD PENYELESAIAN PERKARA WARIS BEDA AGAMA DALAM PERKEMBANGAN SOSIAL MASYARAKAT ZULFIA HANUM ALFI SYAHR
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.464 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v1i2.905

Abstract

Keluarga adalah lingkungan pertama dari setiap individu dalam perkembangannnya hingga dewasa. Oleh sebab itu,  keluarga menjadi faktor penting dalam setiap hidup manusia. Dengan demikian, sangatlah penting untuk menjaga keutuhan dan keharmonisan suatu keluarga agar tidak terpecah karena masalah pembagian warisan. Putusan Kasasi Mahkamah Agung yang telah menjadi yurisprudensi dalam pemberian wasiat wajibah bagi anggota keluarga yang non muslim menjadi pedoman hakim dalam memutus perkara waris beda agama. Wasiat wajibah menjadi salah satu jalan dalam mendamaikan suatu keluarga yang berselisih paham soal pembagian warisan. Ijtihad hakim dalam putusannya untuk memberikan wasiat wajibah ini mencerminkan keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum bagi para pencari keadilan. Dalam perkembangannya perlu suatu kejelasan yang rinci mengenai bagaimana teknis dan kriteria untuk dapat diberikan wasiat wajibah. Sehingga, wasiat wajibah ini bisa mencerminkan Islam sebagai rahmatan lil’alamin tidak hanya bagi muslim tetapi juga bagi penganut agama dan kepercayaan lain.  Kata Kunci : wasiat wajibah, waris, beda agama Family is the first environment that develop each individual to be mature person. Therefore,  family becomes an important factor in every human life. Thus, it is important to maintain the unity and harmony of a family. Do not let a family split because of  inheritance matter. Cassation decision of  Supreme Court has became jurisprudence for inheritance matter of non moslem heirs. That jurisprudence is used to guide the judges for deciding the inheritance case of non moslem heirs. Wasiat wajibah be one solution for reconciling a family disputing about the division of inheritance. Judges decision to give wasiat wajibah reflecting fairness, usefulness, and legal certainty for those seeking justice. In its development, wasiat wajibah  needs for a detailed clarity on how technical and criteria to be granted. Thus, it was could reflect Islam as rahmatan lil'alamin not only for moslems but also for adherents of other religions and beliefs. Keywords: wasiat wajibah, inheritance, different religion
KOSAKATA YANG DIGUNAKAN ANAK AGRESIF DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) SE-KOTA CIREBON Indrya Mulyaningsih
Holistik Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.647 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v1i2.1122

Abstract

ABSTRACT Influence the choice of words in communication. Positive communication carries on the good communication while a negative result in conflict. This study describes: 1) forms of child aggressiveness in early childhood as the city of Cirebon and 2) the diction used when aggressive children in early childhood as the city of Cirebon. The study design used is descriptive qualitative with a population of 93 Kindergarten. The sample is determined randomly by a draw, the 15 early childhood. Data was collected through observation and interviews. The validity of the data is done by triangulation of data sources, triangulation of data collection methods, and review informant. The results showed that 1) the form of aggressiveness carried the child in early childhood, include: crying, hitting, kicking, fighting, taunt, yell, push, flip the table, throw, hit the table, and glared; 2) diction used aggressive child at the time, include: words, phrases, and sentences mother tongue or the language of Java Keywords: aggressive, diction, child, childhood ABSTRAK Pilihan kata sangat mempengaruhi dalam berkomunikasi. Komunikasi positif membawa pada kebaikan sedangkan komunikasi negatif mengakibatkan pertentangan. Penelitian ini mendeskripsikan: 1) bentuk agresivitas anak di PAUD se-Kota Cirebon dan 2) diksi yang digunakan anak pada saat agresif di PAUD se-Kota Cirebon. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan populasi 93 PAUD. Sampel ditentukan secara random dengan cara diundi, yakni 15 PAUD. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber data, triangulasi metode pengumpulan data, dan review informant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) bentuk agresivitas yang dilakukan anak di PAUD, meliputi: menangis, memukul, menendang, bertengkar, mengejek, membentak, mendorong, membalik meja, melempar, menggebrak meja, dan melotot; 2) diksi yang digunakan anak pada saat agresif, meliputi: kata, frasa, dan kalimat berbahasa ibu atau bahasa Jawa. Kata kunci: agresif, anak, bentuk, diksi, PAUD
Aspek Kunci Reformasi Pendidikan dalam Sekolah Islam Mustofa, aan Najib
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.457 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v2i2.2119

Abstract

Makalah ini didasarkan pada pemikiran bahwa pendidikan Islam memainkan peran penting dalam memproduksi generasi muda berkepribadian terpadu dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat sekarang. Penelitian ini penting untuk mengatasi kunci perubahan pendidikan pedagogi, kurikuler dan pendekatan pengajaran yang berhubungan langsung dengan  efektifitas implementasi pendidikan Islam di sekolah Islam. Pertanyaan diajukan dalam penulisan ini adalah apakah dan bagaimana sekolah Islam telah berubah untuk memenuhi perubahan dan tantangan dunia global dan apa yang harus dilakukan untuk memastikan sekolah Islam memenuhi kebutuhan masa sekarang. Dengan  berargumen bahwa banyak kebutuhan untuk mereformasi sekolah Islam kontemporer dengan referensi khusus untuk perubahan dalam kurikulum, gaya mengajar, peran sekolah Islam dan partisipasi gender. Paper ini mempertimbangkan kemungkinan untuk mengintegrasikan yang baru perspektif di seluruh kurikulum dan garis besar pendekatan terpadu untuk menjamin kualitas dan keunggulan lulusan mereka.
Pendidikan Nilai pada Pembelajaran IPA Maknun, Djohar
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.74 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v2i1.1669

Abstract

Penelitian ini berbentuk deksriptif eksplanatif tentang pendidikan nilai dalam pembelajaran IPA di SMP. Data dikumpulkan dengan cara  melakukan observasi, wawancara dan angket. Observasi dilakukan dengan mengamati perilaku siswa selama jam istirahat, dari hari Senin sampai Sabtu. Wawancara dilakukan kepada beberapa siswa secara acak dan beberapa guru. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara terbuka. Angket diberikan dua kali kepada 182 siswa, yakni pada saat pertama kali masuk sekolah dan menjelang ujian semester. Validitas data menggunakan triangulasi metode, triangulasi peneliti, dan triangulasi teori. Penelitian dilaksanakan di SMPN 17 Cirebon, kelas VII menggunakan analisis model interaktif. Kompetensi nomor lima (5) pada pembelajaran IPA di SMP, yaitu meningkatkan kesadaran untuk berperan serta dalam memelihara, menjaga, dan melestarikan lingkungan serta sumber daya alam. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa hidden curriculum pada kompetensi tersebut meliputi: 1) melatih siswa untuk bekerja sama dan bergotong royong memelihara lingkungan, 2) mengajarkan siswa cara menanam dan merawat tumbuhan sehingga dapat tumbuh dan berkembang, 3) mengajarkan siswa cara mengolah sampah, serta 4) menumbuhkan keimanan para siswa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Peningkatan Aktivitas dan Prestasi Belajar Al-Qur’an Surat Al-Mujadalah Ayat 11 dan Ar-Rahman Ayat 33 melalui Strategi Pembelajaran Langsung Santinah Santinah
Holistik Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.539 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v2i1.1434

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini dilatarbelakangi rendahnya prestasi belajar kelas VII F SMP N 1 Batang dibanding kelas VII yang lain.Hasil ulangan harian 2 sebagai langkah pre tindakan  menunjukan bahwa prestasi belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti paling rendah. Dari 37 siswa terdapat  67,57 % atau 25 siswa belum mencapai KKM (Kriteri Ketuntasan Minimal).Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan aktivitas siswa dalam strategi pembelajaran langsung pada materi Al-Qur’an  Al- Mujadalah Ayat 11 Dan  Surat Ar-Rahman Ayat 33 di Kelas VII F SMP Negeri 1 Batang Tahun Pelajaran 2016/2017 dan mengetahui pelaksanaan aktivitas guru dalam strategi pembelajaran langsung pada materi Al-Qur’an  surat Al- Mujadalah Ayat 11 Dan  Surat Ar-Rahman Ayat 33 di Kelas VII F SMP Negeri 1 Batang Tahun Pelajaran 2016/2017 serta mengetahui prestasi belajar siswa setelah menggunakan srtategi pembelajaran langsung pada materi Al-Qur’an  surat Al- Mujadalah Ayat 11 Dan  Surat Ar-Rahman Ayat 33 di Kelas VII F SMP Negeri 1 Batang Tahun Pelajaran 2016/2017. Tekhnik pengumpulan data menggunakan lembar obsevasi  dan tes.Terjadi peningkatan  aktifitas  siswa dalam pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran langsung. Pada siklus I hanya sebagian siswa yang aktif mengikuti pembelajaran sedangkan pada siklus II sebagian besar siswa aktif mengikuti pembelajaran. Prestasi  belajar siswa juga mengalami peningkatan, hasil tes pada siklus I nilai rata-rata kelas 36,51% yang tuntas dalam belajar, sedangkan dalam siklus II nilai rata-rata kelas 75,67%  tuntas dalam belajar. Pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran langsung memotivasi guru untuk lebih mempersiapkan diri dalam mengajar, dari hasil obsevasi teman sejawat dan siswa pada siklus I guru mendapat predikat cukup sedangakan pada siklus II mendapat predikat baik. Hal ini karena guru pada saat akan mengajar lebih mempersiapkan diri.Simpulan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas VII F  bahwa Strategi pembelajaran langsung dapat meningkatkan aktivitas siswa, Pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran langsung memotivasi guru untuk lebih mempersiapkan diri dalam mengajar dan pembelajaran serta dengan menggunakan strategi pembelajaran langsung dapat meningkatkan prestasi belajar yang berupa peningkatan hasil tes siswa.Kata kunci : Strategi Pembelajaran Langsung, Aktifitas dan Prestasi Belajar.

Page 9 of 15 | Total Record : 149