Articles
207 Documents
KONSTRUKSI REALITAS DAN FRAMING ANALYSIS PEMBERITAAN KERUSUHAN MUSLIM-HINDU DI INDIA PADA MEDIA ONLINE CNN.COM
Adawiyah, Dwi Putri Robiatul;
Moefad, Agoes Moh
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v11i2.6601
ABSTRAKKerusuhan yang terjadi antara Muslim-Hindu di India berawal dari dua bulan lalu ketika Perdana Menteri Narendra Modi menyetujui UU Amandemen Warga Negara atau Citizenship Amandment Bill (CAB), yang membuat kontroversi di publik, lebih khusus lagi warga India. UU CAB ini salah satunya berisi mengenai kemungkinan imigran illegal dari Afganistan, Bangladesh dan Pakistan untuk mendapatkan status kewarganegaraan, terkecuali mereka yang beragama Islam. Pemberlakuan UU ini tentu menyebabkan terjadinya pemberontakan yang pertama kali dipicu oleh serangan terhadap kelompok Muslim penolak UU Citizenship Amandment Bill (CAB) yang dilakukan oleh kelompok Hindu yang mendukung UU tersebut. Orang diserang berdasarkan agama yang dianutnya. Peristiwa kerusuhan tersebut mendapatkan berbagai perhatian dari media online internasional salah satunya media CNN. Ketika memberitakan mengenai umat Islam, media barat sering memberikan label atau cap-cap seperti fundamentalisme, militanisme, ekstrimisme, radikalisme, dan bahkan sampai pada terorisme yang arahnya jelas untuk menjelekkan Islam. Dengan menggunakan analisis Framing Robert N. Entman yang dalam hal ini memiliki empat dimensi antara lain, define problem (pendefinisian masalah), diagnoses causes (memperkirakan masalah atau sumber masalah), make moral judgement (membuat keputusan moral), dan treatment recommendation (menekankan penyelesaian). Dari analisis tersebut ditemukan bahwa media online CNN ketika membingkai pemberitaan kerusuhan Muslim-Hindu lebih fokus pada pemberian dukungan dan solusi.
KONSTRUKSI BERITA UCAPAN SELAMAT NATAL DI NU ONLINE
Mariyam, Siti
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 1 (2020): July 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v11i1.4805
Perbedaan pendapat tentang ucapan selamat Natal setiap tahun selalu saja terjadi di kalangan ulama dan masyarakat. Hal ini membuat media massa tertarik untuk memberitakan persoalan tersebut. Pada kesempatan yang sama NU Online sebagai media Islam juga turut memberitakan persoalan ucapan selamat Natal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi berita yang dibangun oleh NU Online terkait ucapan selamat Natal. Analisis framing model Robert Entmant mencoba melihat bagaimana peristiwa atau realitas tersebut dibingkai dan dengan cara apa peristiwa atau realitas tersebut dibentuk, sehingga sampailah pada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa NU Online membingkai berita ucapan selamat Natal sebagai bagian dari toleransi, yaitu sebuah tindakan saling menghargai dan menghormati satu sama lain tanpa mengganggu kepercayaan dan keyakinan masing-masing. Dengan demikian, ucapan selamat Natal dalam frame NU Online tidak lagi mengarah pada persoalan teologi, tetapi lebih pada hubungan sosial, bahwa pada prinsipnya ajaran dalam agama Islam, terdapat dua hubungan individu dengan individu yang lainnya: selain hubungan seagama juga terdapat hubungan se-kemanusiaan. Ada umat agama lain yang merayakan hari raya mereka, karena itu wajar jika mengucapkan selamat atas hari raya antar pemeluk agama tanpa melibatkan persoalan akidah dan keyakinan.
MANAJEMEN ISU RUANGGURU TERHADAP POLEMIK KARTU PRAKERJA
Nasution, Adinda Nada Shofa;
Khalid, Farhanah;
Putri, Ayulia Kharisma
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v11i2.7093
ABSTRAKKeterlibatan Ruangguru dalam program Kartu Prakerja menimbulkan beredarnya isu negatif tentang penunjukan Ruangguru sebagai penyedia pelatihan lewat platform Skill Academy. Isu tersebut menimbulkan berbagai asumsi/persepsi di tengah masyarakat yang menduga bahwa penunjukan Ruangguru tak lepas dari privilege yang dimiliki CEO Ruangguru Adamas Syah Belva Devara, yang pada saat itu juga menjabat sebagai Staf Khusus Presiden Indonesia. Dari fenomena tersebut, penelitian ini bermaksud memberikan gambaran tentang bagaimana manajemen isu yang dilakukan oleh Ruangguru dengan menggunakan analisis framing terhadap teks pernyataan resmi dari Ruangguru, baik melalui “Surat Terbuka Belva Devara, CEO Ruangguru maupun laman tanya jawab khusus yang terintegrasi dengan situs web Ruangguru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data teks media. Data akan diulas menggunakan analisis framing menggunakan model Entman. Untuk cakrawala pemahaman lebih terbuka, hasil analisis akan dikategorikan ke dalam jenis model framing Hallahan. Meskipun metode ini memang lebih umum digunakan dalam bidang jurnalistik, namun framing bermanfaat bagi organisasi dalam hal menyusun pesan yang dapat diterima oleh publik dan menghadirkan citra positif bagi organisasi guna keberlangsungan organisasi. Dengan mengimplementasikan manajemen isu melalui framing, Ruangguru dapat memposisikan diri dalam polemik ini dengan baik sehingga tidak mengakibatkan polemik berkepanjangan.
PEMBERITAAN VIRUS CORONA DI TV ONE DAN KOMPAS TV (Analisis FramingZhongdang Pan dan Gerald M.Kosicki)
Syaefudin, Mochamad;
Humardhiana, Ana
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 1 (2020): July 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v11i1.6291
Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari virus Corona yang menular ke manusia. Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernafasan yang bisa menyebabkan gangguan pernafasan, pneumonia akut, sampai kematian. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Tiongkok, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Tiongkok dan ke beberapa negara termasuk Indonesia. Pada tanggal 2 Maret 2020, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo resmi mengumumkan bahwa ada dua WNI yang positif COVID-19. Informasi ini pun resmi diberitakan oleh berbagai media massa khususnya televisi dengan angle yang beragam. Sebagai saluran berbasis audio-visual, televisi masih diangggap alat yang ampuh untuk membentuk opini publik. Dengan menggunakan pendekatan Analisis Framing Zhongdang Pan dan Gerald M.Kosicki, identifikasi tentang penggunaan televisi untuk kepentingan publik diklasifikasikan dengan melakukan analisis empat struktur framing besar yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Dari analisis tersebut ditemukan perbedaan framing dalam konten pemberitaan yang disiarkan oleh 2 televisi swasta yang ada di Indonesia, TV One dan Kompas TV. TV One membingkai pemberitaan virus Corona dengan mengedepankan kepanikan dan ketakutan, sedangkan Kompas TV lebih fokus kepada upaya penanganan dan solusi pencegahan.
DAKWAHTAINMENT : RESITASI AL-QURAN OLEH KALANGAN ARTIS DANGDUT
Fajariyah, Lukman;
Digarizki, Iftahul
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v11i2.6965
Televisi merupakan salah satu media massa yang dapat menyampaikan informasi dengan jangkauan yang luas baik nasional maupun internasional. Suguhan program atau acara yang disajikan oleh berbagai stasiun atau channel sangatlah bervariasi, mulai dari program-program umum seperti sinetron, komedi, berita sampai pada program-program yang Islami. Salah satu channel yang menyuguhkan program Islami yaitu Indosiar. Masifikasi program Islami mulai tampak sejak menjelangnya bulan ramadhan sampai berakhirnya bulan ramadhan, di mana Indosiar merupakan representasi channel TV yang menyuguhkan program Islami seperti acara Ramadhan di rumah saja. Makalah ini mencoba untuk mengeksplorasi praktik-diskursif resitasi Alquran (segmen Indonesia Mengaji) dalam acara Ramadhan di rumah saja oleh channel Indosiar. Penelitian ini didasarkan pada karya Inaya Rakhmani tentang dakwahtainment. Melalui praktik resitasi Alquran, para artis dangdut mengekpresikan kesalehannya dan menyampaikan pesan-pesan Islami. Popularitas artis tersebut menjadi faktor utama untuk menarik konsumen dengan mempertahankan daya tarik pribadinya dan tentunya memperhatikan penyampaian konten Islami. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa perkembangan komersialisasi televisi mampu mengkolaborasi antara format penyiaran televisi dengan konten-konten Islami.
BIAS GENDER DALAM BERITA KASUS DRIVER TAKSI ONLINE SETUBUHI MAHASISWI ASAL MALANG DI DALAM MOBIL (ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS)
Novianty, Fifi;
Burhanudin, Aan Mohamad
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 1 (2020): July 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v11i1.6240
Pemberitaan kasus Driver Online yang menyetubuhi mahasiswi asal Malang di dalam Mobil menambah kasus kekerasan terhadap wanita. Dalam berita ini terdapat bias gender pada posisi wanita atau mahasiswi asal Malang. Wanita dalam berita ini digambarkan sebagai wanita yang lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa, dalam beritanya tidak dijelaskan identitas wanita tersebut. Peneliti akan menggunakan dua media yang ingin di teliti yaitu berita yang dimuat oleh TribunSurabaya.Com dan TribunJateng.Com. Penelitian ini dianalisis menggunakan model analisis Wacana Kritis Sara Mills, lalu menggunakan teori Feminisme dan Kesetaraan Gender. Dalam hasil penelitian ini, Media menutupi identitas dari korban dan menggambarkan korban pada posisi yang lemah atau sebagai wanita yang tidak memiliki kuasa. Media hanya fokus pada pemberitaan driver online dan mengalihkan perhatian publik pada kronologi kejadian bukan kepada nasib korban. Lalu mengalihkan perhatian publik sehingga bias gender pada berita kasus Driver Online Setubuhi Mahasiswi asal Malang sangat terlihat jelas. Dan ada relasi sosial, baik relasi antar lingkungan dengan masyarakat maupun antara laki-laki dengan perempuan.Kata Kunci : Feminisme, Kekerasan, Wacana
PESAN DAKWAH K.H. HASAN ABDULLAH SAHAL DALAM LIRIK LAGU KEMBALILAHâ€
Pradana, Yoka;
Utomo, Bambang Setyo
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v11i2.6895
ABSTRAK Musik merupakan media komunikasi berisi pesan yang dituangkan dalam teks lirik lagu. Salah satu pesan dituangkan dalam lirik lagu biasanya adalah pesan dakwah. Lagu kembalilah ciptaan K.H. Hasan Abdullah Sahal pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor adalah salah satu lagu yang populer dimasa pandemi covid-19. Lagu ini diciptakan untuk mengajak masyarakat bertaubat kembali pada Allah SWT ditengah wabah covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe interpretif (penafsiran) dengan menganalisis lirik lagu kembalilah, yang terdiri dari empat bait. Menggunakan pendekatan semiotik Ferdinand de Sausure lirik lagu dianalisi dari aspek signifier (tanda) dan signified (petanda). Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa lagu kembalilah bermuatan pesan dakwah tentang informasi nikmat dari Allah SWT yang tidak terhitung, peringatan tentang kufur nikmat, ajakan kembali bertaubat dari kufur nikmat dan peringatan tentang azab dari kufur nikmat. Artikel ini memberikan kontribusi bahwa pesan dakwah dalam karya seni (lirik lagu) kembalilah merupakan pesan dakwah yang bersumber dari Al-quran.
PENERAPAN TEKNIK-TEKNIK KOMUNIKASI MUHAFIZH DALAM MEMBINA SANTRI RUMAH TAHFIZH TAKHASUS PEMERINTAH KABUPATEN INDRAMAYU DI DESA SINGARAJA
Burhanudin, Aan Mohamad;
Mumtaz, Moh Fayyaz
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 12, No 1 (2021): Juli 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v12i1.8445
Keberhasilan muhaffzh dalam menyampaikan materi sangat tergantung pada kelancaran interaksi antara muhafizh dan santrinya. Ketidaklancaran komunikasi membawa akibat terhadap pesan yang disampaikan muhafizh. Ketidaklancaran komunikasi antara muhaffidz dan santri akan mengalami hambatan dalam meraih keberhasilan. Untuk mencapai keberhasilan interaksi dalam proses belajar mengajar diperlukan adanya komunikasi yang baik antara muhaffidz dan santri sehingga dapat tercapainya tujuan pengajaran danpendidikan. Demikian juga dengan keberhasilan santri dalam menghafal Al Quran sangat berhubungan erat dengan kualitas komunikasi yang terjalin antara muhaffidz dengan santri itu sendiri. Penelitian ini berutujuan untuk mengetahui Penerapan dan keberhasilan Teknik Komunikasi Muhaffizh Dalam Membina Santri Rumah Tahfidz TakhassusPemerintah Kabupaten Indramayu di Desa Singaraja Kec. Indramayu Kab.Indramayu. Hasilnya penerapan daripada teknik komunikasi dalam membina santrinya menggunakan empat teknik 1)TeknikKomunikasi Persuasif (muhafizh merayu lemah lembut serta mengajak santri gunakan metode-metode terkait hafalan) 2) Teknik Komunkasi Informatif (muhafizh edukasi melalui pembelajaran kitab dasar) 3) Teknik Komunikasi Koersif (larangan untuk tidak keluar asrama dan membawa telfon genggam) 4)Teknik Komunikasi Hubungan Manusia (muhafizh menganggap anak santrinya seperti halnya anaknya sendiri). Adapun keberhasilannya 1) santri lebih giat lagi dalam menghafal karena muhafizh mengajak dengan cara lemah lembut 2) santri mengetahui tata krama serta ilmu fiqih dasar 3) santri mentaati peraturan yang muhafizh tegakkan 4)santri merasa nyaman serta diperhatikan penuh sehingga hafalan berjalan dengan lancar.
MAKNA HIJRAH PADA ANGGOTA GERAKAN #INDONESIATANPAPACARAN
Zaki, Muhammad
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 12, No 1 (2021): Juli 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v12i1.7181
Tren hijrah yang ada saat ini diikuti dengan menguatnya wacana konservatisme. Salah satu gerakan yang ikut dalam menyebarkan nilai konservatif tersebut adalah #IndonesiaTanpaPacaran. Gerakan ini menggunakan framing ajakan berhijrah untuk mendapatkan dukungan dalam rangka mencapai tujuannya menegakkan syariat Islam di masyarakat. Mereka diindikasikan berusaha merubah ideologi para anggota yang direkrut dengan mempropagandakan pemaknaan hijrah versi mereka. Hal ini dapat berbahaya mengingat gerakan ini memiliki kedekatan dengan Hizbut Tahrir Indonesia, organisasi yang telah dibubarkan oleh Pemerintah Indonesia. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mendalami bagaimana pengalaman dan pemaknaan hijrah yang dilakukan oleh para anggota gerakan #IndonesiaTanpaPacaran untuk mengetahui apakah propaganda hijrah yang dilakukan gerakan ini telah berhasil merubah ideologi anggotanya. Fenomenologi Husserl dan Alfred Schutz digunakan untuk menggali pengalaman dan makna hijrah dari sudur pandang para anggota gerakan #IndonesiaTanpaPacaran secara natural sehingga dapat ditemukan bahwa para anggota gerakan #IndonesiaTanpaPacaran memiliki pengalaman hijrah yang tidak banyak dipengaruhi oleh gerakan #IndonesiaTanpaPacaran dan mereka memaknai hijrah sebagai perubahan perilaku dari buruk menjadi baik sesuai dengan ajaran Islam. Kebanyakan dari mereka tidak memiliki keinginan yang sama dengan gerakan #IndonesiaTanpaPacaran untuk menegakkan syariat Islam di masyarakat dan memiliki paham Islam yang cenderung berbeda dengan gerakan tersebut.
TREN KONTEN DAKWAH DIGITAL OLEH CONTENT CREATOR MILENIAL MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK DI ERA PANDEMI COVID-19
Kushardiyanti, Dessy
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 12, No 1 (2021): Juli 2021
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24235/orasi.v12i1.7936
New media merupakan media komunikasi digital akibat perkembangan internet yang melibatkan banyak audiens, lebih interaktif, akses informasi lebih cepat dan lebih mudah bagi penggunanya. TikTok merupakan salah satu sosial media daring dan juga bentuk konkrit dari new media. Perkembangan new media tidak dapat dipungkiri juga menuntut para pendakwah dalam menguasai teknis dalam penyampaian ilmu keagamaan. Penelitian ini menyusuri dan menganalisis konten (content Analysis) pada sosial media TikTok untuk melihat rangkaian strategi konten dari beberapa content creator dakwah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan analisis konten di masing-masing content creator dakwah terlibat. Hasil penelitian menyebutkan peran sosial media ditinjau dari analisis isi memberikan dampak terhadap engagement berupa like, view, dan keterlibatan pengguna TikTok dalam konten dakwah. Konten yang dibuat dari masing-masing content creator ditinjau dari materi dakwah, teknik penyampaian, rata-rata unggahan tiap bulan dan penggunaan hashtag populer dari beberapa content creator menunjukan secara teknis dalam pembuatannya masing-masing memiliki ciri khasnya tersendiri sehingga dapat diingat oleh pengikutnya. Penelitian ini dapat menjadi pertimbangan dan rujukan teknis bagi para milenial hingga para dai untuk ikut terlibat dalam penyampaian dakwah melalui media sosial yang kini banyak dijadikan tren selama pandemi Covid-19.