cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP KECENDERUNGAN KEPEMIMPINAN OTORITER DENGAN INTENSI TURN OVER Kurniati D.H, Sely; Rustam, Amrizal; Partini, Partini
Indigenous Vol. 9, No. 2, Nopember 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4713

Abstract

Pergantian karyawan atau turn over merupakan masalah yang dihadapi para pengusaha sejak dahulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap  kecenderungan kepemimpinan otoriter dengan intensi turn over. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Panasonic Gobel Indonesia yang berjumlah 45 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive non random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala persepsi terhadap kecenderungan kepemimpinan otoriter dan skala intensi turn over. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment diperoleh nilai r = 0.419; p<0.01 yang berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan antara persepsi terhadap kecenderungan kepemimpinan otoriter dengan intensi turn over. Sumbangan efektif persepsi kecenderungan kepemimpinan otoriter terhadap intensi turn over sebesar 17.6% sehingga masih terdapat 82.4% faktor-faktor lain yang memengaruhi intensi turn over selain variabel persepsi terhadap kecenderungan kepemimpinan otoriter.
LOCAL WISDOM DAN PERILAKU EKOLOGIS MASYARAKAT DAYAK BENUAQ Rahmawati, Hetti
Indigenous Vol. 13, No.1, Mei 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i1.2325

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali dinamika kearifan tentang lingkungan dalam mengelola ekosistem hutan sebagai landasan perilaku ekologis masyarakat adat Dayak Benuaq di Kalimantan Timur dalam perspektif indigenous. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian memberikan pemahaman bahwa pemanfaatan hutan tidak hanya didasari oleh eksploitasi ekonomis tetapi lebih didasarkan pada upaya memelihara keseimbangan dan kelestarian sumberdaya hutan sebagai wujud tanggung jawab interaksi manusia dengan lingkungan alamnya. Hutan dan ekosistem di dalamnya bukan dilihat sebagai aset ekonomis semata, namun sebagai bagian dari sistem kehidupan, dimana hutan memiliki nilai magis dan menjadi bagian dari kepercayaan yang dipegang teguh. Nilai selftranscendence, social-altruistic dan biospheric menjadi penguat dalam intensi perilaku ekologis untuk peduli pada hutan.Pemanfaatan lahan berupa : Umaq, Simpuk, Bengkak adalah perilaku konservasi yang dikembangkan oleh masyarakat Dayak Benuaq. Peraturan adatberperan sebagai pengendali dalam sistem perilaku ekologis berkelanjutan dalam pengelolaan hutan.
Model Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini Melalui Program Islamic Habituation Hapsari, Widyaning; Iftayani, Itsna
Indigenous Vol. 1 No. 2, November 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v1i1.4456

Abstract

Penanaman karakter di usia prasekolah merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Upaya pembentukan karakter sesuai dengan budaya bangsa ini tentu tidak semata dilakukan di sekolah melalui serangkaian kegiatan belajar mengajar, akan tetapi juga dengan pembiasaan (habituasi) dalam kehidupan yang mencakup: religiusitas, kejujuran, kedisiplinan, toleransi, tanggung-jawab. Tujuan peneltian ini adalah untuk  menerapkan model pendidikan karakter pada anak usia dini melalui Islamic Habituation di Taman Kanak-kanak Aisyah Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian terapan yang menghasilkan produk berupa model pendidikan karakter pada anak usia dini. Data yang terkumpul melalui metode observasi dan wawancara dianalisis dengan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis data penelitian adalah program Islamic Habituation dapat diterima oleh pihak sekolah beserta siswa dan wali murid. Selain itu, peluang untuk diimplementasikannya program sangat baik sehingga dapat dikatakan bahwa program Islamic Habituation layak diterapkan. Kegiatan pendidikan karakter berupa Program Islamic Habituation meliputi beberapa tahap yaitu: tahap penyusunan program, sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengembangan.Kata kunci :anak usia dini, islamic habituation, pendidikan karakter
DONGENG ISLAMI: ALTERNATIF PENANAMAN NILAI-NILAI KEPADA ANAK Taufik, Muhammad
Indigenous Vol. 3, No. 2, November 1999
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4555

Abstract

Sebagian orang beranggapan bahwa kemajuan teknologi akan membantu anak untuk berfikir kreatif, inovatif dan praktis, sehingga budaya mendongeng semakin ditinggalkan oleh masyarakat. Seiring dengan kemajuan teknologi, komunikasi antar orang tua dengan anak hanyalah terbatas pada komunikasi formal yang kering dengan hubungan batin diantara mereka, sehingga banyak anak-anak yang mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tentang nilai yang sedang dan akan mereka hadapi. Jawaban tentang nilai yang ditemukan oleh anak-anak belum tentu benar atau bisa menghasilkan hal yang negatif bagi diri anak-anak, sehingga akan mengakibatkan dekadensi moral pada mereka yang rindu akan dongeng. Salah satu cara yang cukup efektif dan murah untuk menumbuhkan imajinasi dan kreatif anak adalah mendongeng. Namun disisi lain muatan dongeng akan terkadang tidak membangun aspek-aspek ruhani anak dalam hal ini adalah ruhul islam. Dongeng-dongeng yang ada selama ini kebanyakan hanyalah berisi cerita-cerita yang bertujuan untuk mengasah daya imajinasi anak ataupun hanya sekedar meninabobokan saja. Padahal lebih dari itu penanaman nilai-nilai islami sangat penting untuk diberikan sejak dini.
TITIK KRITIS PERTEMUAN PSIKOLOGI TRANSPERSONAL DAN TASAWUF Purwanto, Yadi
Indigenous Vol. 6, No. 2, November 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4633

Abstract

Spiritualitas kini tengah hidup kembali setelah ditinggalkan sejak abad pertengahan. Kemunculannya masih tetap menimbulkan kontradiksi, baik dikalangan ilmuwan perilaku maupun dikalangan agamawan. Psikologi Transpersonal sebagai mazhab terakhir dari ilmu perilaku mencoba menjawab fenomena batiniah yang non-empiris ini, yang realitasnya ada tetapi selama ini seolah ditiadakan. Tasawuf sebagai ajaran bagian dari khasanah Islam telah memberikan suku cadang yang banyak bagi body of knowledge dari Psikologi Islami.Psikologi Islami, Tasawuf, dan Psikologi Transpersonal dapat bertemu dalam titik interaksi dan tidak kontradiksi. Setidaknya titik temu untuk mengakhiri paradigma bahwa sains tidak pernah bisa akur dengan Qur’an yang suci. 
KEBERMAKNAAN HIDUP NARAPIDANA DITINJAU DARI KONSEP DIRI DAN KECERDASAN ADVERSITY Nurdin, Muhammad Nur Hidayat; Hastjarjo, Thomas Dicky
Indigenous Vol. 8, No. 1, Mei 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsep diri dan kecerdasan adversity terhadap kebermaknaan hidup narapidana. Subjek penelitian berjumlah 100 orang, lama masa penahanan minimal tiga tahun, dan tinggal di Lembaga Permasyarakatan Klas I, Gunung Sari, Makassar. Menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah, skala kebermaknaan hidup, skala konsep diri, dan skala kecerdasan adversity. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara konsep diri dan kecerdasan adversity terhadap kebermaknaan hidup pada narapidana di Lapas. Klas I, Gunung Sari, Makassar (F = 25,584; p < 0,00, R=0,766 dan R2=0,587), (2) sumbangan prediktor (R2) konsep diri dan kecerdasan adversity sebesar 58,7%, (3) konsep diri memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kebermaknaan hidup (B=0,439; p < 0,05 dan SE = 31,33%), (4) kecerdasan adversity memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kebermaknaan hidup (B = 0,367; p < 0,05 dan SE = 27,37%).
PERBEDAAN KREATIVITAS PADA SISWA SEKOLAH DASAR (SD) DAN SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU (SDIT) Marfu’ah, Jauhariatun; Suparno, Suparno; Dewi, Rosana
Indigenous Vol. 9, No.1, Mei 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v9i1.1616

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kreativitas pada siswa SD dan SDIT dan untuk mengetahui perbedaan kreativitas pada siswa yang berinteligensi tinggi dan rendah. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada perbedaan kreativitas pada siswa SD dan SDIT dan ada perbedaan kreativitas pada siswa yang memiliki inteligensi tinggi dan rendah. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD dan SDIT di Salatiga. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan alat tes TKF dan CPM. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan teknik analisis dwivariat uji-t, menghasilkan t antar kelompok sebesar -2.887 dengan p = 0.005 atau p < 0.05 yang berarti ada perbedaan kreativitas yang signifikan pada siswa SD dan SDIT, dan sebesar 1.556 dengan p = 0.127 atau p > 0.05 yang berarti tidak ada perbedaan kreativitas yang signifikan pada siswa yang memiliki inteligensi tinggi dan rendah. Sistem pendidikan memberikan sumbangan efektif sebesar 1.14 % terhadap kreativitas siswa dan inteligensi memberikan sumbangan efektif sebesar 7.2 % terhadap kreativitas siswa
RASA BERSALAH (guilty feeling) DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN Moordiningsih, Moordiningsih
Indigenous Vol. 4, No. 2, November 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i2.4775

Abstract

Sering dijumpai para konsumen yang merasa kecewa dengan barang yang dibeli sesudah mereka sampai dirumah. Walaupun ketika melakukan proses pembelian para konsumen tersebut merasa telah melakukan beberapa pertimbangan sebelum akhirnya memutuskan membeli. Terutama dikalangan ibu-ibu yang sering terlibat dalam proses belanja sering dijumpai fenomena ini. Proses psikologis ternyata cukup banyak mewarnai proses pengambilan keputusan dalam pembelian. Salah satu diantaranya adalah rasa bersalah (guilty feeling). 
DILEMA IBU BEKERJA Yunita, Rosana Dewi
Indigenous Vol. 3, No. 1, Mei 1999
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v1i2.4292

Abstract

Saat ini banyak perempuan yang berperan ganda, dimana selain melakukan perkerjaan-pekerjaan rumah tangga juga bekerja diluar rumah untuk berbagai tujuan. Pada dasarnya ibu yang bekerja di luar rumah memiliki banyak manfaat selain pada dirinya sendiri, juga terhadap keluarganya. Namun seringkali masih timbul dilema ataupun konflik diantara mereka. Di satu sisi ada keinginan untuk lebih mengaktualisasikan potensinya, tetapi disisi lain keluarga juga seringkali membutuhkan kehadirannya. Meskipun sering kali keluarga memberi dukungan penuh, tetapi perasaan bersalah seringkali masih muncul. Hal itu antara lain disebabkan karena masih kuatnya pandangan bahwa seorang ibu seharusnya mempunyai waktu lebih banyak untuk keluarganya. 
“Ngajeni Wong Liyo” ; Menghormati Orang yang Lebih Tua pada Remaja Etnis Jawa Wardani, Fivien Luthfia Rahmi; Uyun, Zahrotul
Indigenous Vol. 2 No. 2, November 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v2i2.5681

Abstract

Remaja etnis Jawa sangat di sorot penerapannya dalam sikap menghormati  kepada orang yang lebih tua. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sikap menghormati kepada orang yang lebih tua pada remaja etnis Jawa. Informan penelitian berjumlah 6 remaja etnis Jawa berusia 13-23 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif fenomenologi, menggunakan wawancara semi-terstruktur. Penelitian ini menghasilkan gambaran sikap menghormati pada orang yang lebih tua dilihat dari komponen sikap. Budaya Jawa merupakan identitas orang Jawa yang diajarkan sejak kecil dan telah menjadi adat. Sikap menghormati merupakan sikap santun dan lembut untuk orang lain yang lebih tua. Bahasa Jawa digunakan informan untuk berkomunikasi. Informan merasa aneh ketika tidak menghormati orang yang lebih tua dan merasa bersalah ketika mengatahui ada orang yang lebih tua merasa tidak di hormati. Informan menghormati, menyapa, dan tersenyum ketika bertemu dengan orang yang lebih tua, menerima tamu dengan bahasa halus, menunduk atau membungkukkan badan ketika lewat di depan orang yang lebih tua. Hal ini seharusnya diterapkan dalam kehidupan masyarakat Jawa supaya identitas utamanya tidak luntur.Kata kunci : budaya jawa, ngajeni, sikap menghormati remaja etnis jawa

Page 7 of 59 | Total Record : 589


Filter by Year

1995 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2023): July Vol 8, No 1 (2023): March Vol 7, No 3 (2022): November Vol 7, No 2 (2022): July Vol 7, No 1 (2022): March Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 3 (2021): November Vol 6, No 2 (2021): July Vol 6, No 1 (2021): March Vol 5, No 2 (2020): November Vol. 5 No. 2, 2020 Vol. 5 No. 1, 2020 Vol 5, No 1 (2020): May Vol. 4 No. 2, 2019 Vol 4, No 2 (2019): November Vol. 4 No. 1, 2019 Vol 4, No 1 (2019): May Vol. 3 No. 2, 2018 Vol 3, No 2 (2018): November Vol 3, No 1 (2018): May Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol 2, No 2 (2017): November Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol 2, No 1 (2017): May Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol 1, No 2 (2016): November Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol 1, No 1 (2016): May Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue