Jurnal Psikologi Perseptual
Jurnal Psikologi Perseptual adalah jurnal ilmiah yang mengkaji penelitian empiris dari berbagai bidang serta sebagai media publikasi ilmiah dalam disiplin ilmu psikologi. Diterbitkan dua kali dalam setahun, setiap bulan Juli dan Agustus.
Articles
145 Documents
Hubungan Antara Dukungan Sosial Suami Dengan Konflik Peran Ganda Pada Guru Wanita Di Kabupaten Halmahera Barat
Evani Julianty;
Berta Esti Ari Prasetya
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/perseptual.v1i1.1077
Memiliki peran ganda membuat wanita berpeluang besar mengalami konflik. Dukungan sosial suami diharapkan menjadi salah satu faktor yang dapat mengurangi atau bahkan mengatasi konflik peran ganda. Penelitian ini bertujuan mengetahui korelasi negatif antara dukungan sosial suami dengan konflik peran ganda. Metode pengumpulan data menggunakan metode skala, yang terdiri dari skala dukungan sosial suami yang disusun oleh peneliti berdasarkan teori yang dikemukakan oleh James S. House (1987) (α = 0.878) dan skala konflik peran ganda yang diadaptasi dari skala konflik peran ganda yang disusun oleh Carlson, Kacmar dan Williams (2000) (α = 0,809). Subjek penelitian adalah guru wanita SMA dan SMK di kabupaten Halmahera Barat. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan total subjek 71 orang. Hasil uji penelitian ini menunjukan adanya hubungan negatif yang tidak signifikan antara dukungan sosial suami dengan konflik peran ganda (r = -0,184 p lebih kecil dari 0,005).
Konsep Diri Dan Penyesuaian Diri Peserta Pelatihan Garmen Di Balai Latihan Kerja Disperindag Jawa Tengah
Retno Ristiasih Utami;
Agung Santoso Pribadi
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/perseptual.v2i2.2674
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan konsep diri dengan penyesuaian diri peserta pelatihan garmen di Balai Latihan Kerja Disperindag Jawa Tengah. Subjek penelitian ini berjumlah 84 orang peserta pelatihan di Balai Latihan Kerja Disperindag Jawa Tengah. Alat pengumpul data yang digunakan pada penelitian ini yaitu Skala Psikologi yang terdiri dari skala konsep diri dan skala penyesuaian diri dengan menggunakan teknik Constructive Realism. Adapun metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan teknik Analisis Regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan konsep diri dengan penyesuaian diri peserta pelatihan garmen di Balai Latihan Kerja Dsperindag Jawa Tengah. Hal ini berarti bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan tidak diterima.
PENDIDIKAN BENCANA DAN RESPON PSIKOSOSIAL PADA GURU DI DESA TEMPUR, KABUPATEN JEPARA
Mochamad Widjanarko;
Dian Wismar’ein
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/perseptual.v1i2.1639
Pegunungan Muria merupakan salah satu kawasan dataran tinggi di bagian Utara Jawa Tengah. Saat ini masih menghadapi berbagai permasalahan lingkungan. Tercatat pada tanggal 20 Maret 2006 terjadi tanah longsor dan banjir bandang di Desa Tempur Kabupaten Jepara yang menyebabkan sekitar 4.000 penduduk terisolasi. Dua jalur utama menuju Desa Tempur, dari Pati maupun Jepara, juga tak bisa dilalui. Sulitnya akses keluar ke desa berikut menjadikan ketersediaan pangan menjadi persoalan paling serius di desa saat itu. Kejadian lagi, pada awal tahun 2014, curah hujan yang tinggi menjadikan longsor dan mengakibatkan sebelas rumah rusak dan terdapat dua retakan tanah ambles di Giligumuk, Dukuh Karangrejo dan Sawah Bongkor di Dukuh Perkoso dan menjadikan sekitar 873-an warga di evakuasi di desa terdekat. Tujuan dari laporan penelitian tentang efektivitas pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pendampingan pada guru MI Al-Anwar dan MTs Mathali’ul Huda di Desa Tempur, Kabupaten Jepara dalam pelatihan pendidikan bencana dan respon psikososial serta pembuatan buku pendidikan bencana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi kelompok terarah, curah pendapat, dan tanya jawab. Simpulannya adalah guru di MI Al-Anwar dan MTs Mathali’ul Huda telah mendapatkan keahlian untuk mengenal ancaman bencana yang ada di daerahnya dan bisa memiliki kemampuan mengurangi tekanan psikologis pada siswa-siswi yang tinggal di daerah rawan bencana, seperti di Desa Tempur, Kabupaten Jepara serta guru di MI Al-Anwar dan MTs Mathali’ul Huda di Desa Tempur, Kabupaten Jepara telah membuat buku pendidikan bencana. Kata kunci: pendidikan bencana, respon psikososial,buku pendidikan bencana.
Hubungan Antara Attachment Ibu – Anak Dengan Otonomi Pada Mahasiswa Perantauan Angkatan Tahun Pertama Di Universitas Kristen Satya Wacana
Fera Christin Hendriyani Day;
Berta Esti Ari Prasetya
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/perseptual.v3i1.3678
Penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan signifikansi antara kelekatan ibu-anak dengan kemandirian pada mahasiswa perantauan angkatan tahun pertama di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Penelitian dilakukan terhadap 100 siswa tahun 2017 yang berasal dari luar Pulau Jawa di UKSW, dengan menggunakan teknik kuota sampling.Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur kemandirian adalah Kuesioner Otonomi Remaja, dan instrumen yang digunakan untuk mengukur kelekatan adalah Inventory of Parent and Peer Attachment-Revisi (IPPA-R). Teknik yang digunakan adalah teknik analisis statistik untuk menguji korelasi antara dua variabel.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa skor koefisien korelasi r = 0,231, dengan sig. = 0,021 (p lebih kecil dari 0,05). Hasil ini menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara kelekatan ibu - anak dan kemandirian pada mahasiswa perantauan angkatan tahun pertama di UKSW. Kelekatan ibu - anak berkontribusi 5,3% terhadap munculnya perilaku kemadirian pada mahasiswa perantauan angkatan tahun pertama di UKSW, sedangkan sisanya 94,7% dapat disebabkan oleh faktor lain.
Kecerdasan Emosi Dan Dukungan Keluarga Dengan Penerimaan Diri Orang Tua Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
Yiyi Dwi Panti Rahayu;
Latifah Nur Ahyani
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/perseptual.v2i1.2220
Penerimaan diri merupakan kemampuan menerima segala hal yang ada pada diri sendiri baik kekurangan maupun kelebihan yang dimiliki, sehingga bila terjadi peristiwa yang kurang menyenangkan maka individu akan mampu berfikir logis tentang baik buruknya masalah yang terjadi tanpa menimbulkan perasaan, permusuhan, perasaan rendah diri, malu, dan rasa tidak aman. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi penerimaan diri diantaranya kecerdasan emosi dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara penerimaan diri sebagai variabel tergantung, serta kecerdasan emosi dan dukungan keluarga sebagai variabel bebas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan teknik incidental sampling yaitu penentuan sampel secara kebetulan kepada 40 orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis Regresi Dua Prediktor, dan pengolahan data Statistical Packages for Social Sciences 16.0 for window. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan didapatkan hasil penelitian bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kecerdasan emosional dengan penerimaan diri dan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan keluarga dengan penerimaan diri. Sumbangan efektif kecerdasan emosi dan dukungan keluarga terhadap penerimaan diri sebesar 58,7%. Sedangkan sumbangan efektif yang diberikan variabel kecerdasan emosi terhadap penerimaan diri sebesar 55,5%, untuk variabel dukungan keluarga terhadap penerimaan diri mempunyai sumbangan efektif sebesar 21,3%.Kata Kunci: Penerimaan Diri, Kecerdasan Emosi, Dukungan Keluaga
Peranan Butir Unfavorabel Dalam Menghasilkan Dimensi Baru Dalam Pengukuran Psikologi
Wahyu Widhiarso
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/perseptual.v1i1.1078
Meskipun penggunaan butir unfavorabel dalam skala psikologi disarankan dalam banyak referensi, namun beberapa penelitian menemukan rendahnya kualitas properti psikometris butir tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mereplikasi penelitian tersebut dengan menekankan pada validitas faktorial dan kriteria butir-butir unfavorabel. Data penelitian ini didapatkan dari pengukuran motivasi berprestasi pada siswa SMA (N=2986) dengan menggunakan Skala Motivasi Berprestasi. Hasil pengujian model pengukuran melalui pendekatan analisis faktor eksploratori menyimpulkan bahwa model 3 faktor menjelaskan data penelitian dengan tepat. Namun demikian, salah satu dari faktor di model tersebut berisi semua butir unfavorabel. Hasil ini menunjukkan bahwa faktor yang muncul dari analisis lebih diakibatkan oleh kesamaan metode dibanding dengan indikator. Hasil pengujian korelasi antara butir dan ketiga faktor hasil analisis sebelumnya menunjukkan hasil bahwa tidak ada perbedaan nilai validitas kriteria antara butir unfavorabel dan favorabel. Hasil yang sama juga muncul dari korelasi faktor dan kriteria. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah melibatkan butir-butir unfavorabel dalam skala cenderung mengganggu validitas faktorial namun tidak pada validitas kriteria skor skala.Kata Kunci : Butir Unfavorabel, Validitas Faktorial, Validitas Kriteria
Kesadaran Phonologi Dengan Literasi Membaca Pada Anak Disleksia: Kajian Meta Analisis
Trubus Raharjo
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/perseptual.v2i2.2675
Meta analisis ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesadaran phonologi dengan literasi membaca pada anak disleksia. Disleksia merupakan salah satu bentuk gangguan neuropsikologi pada individu yang berkaitan denga literasi membaca. Literasi membaca merupakan kemampuan kognitif untuk memasukkan informasi, menyimpan dan memproses phonologi. Seorang dengan kemampuan membaca yang buruk dapat dipengaruhi oleh kesadaran phonologi. Literasi membaca dapat dipengaruhi oleh kesadaran phonologi. Sebanyak 2080 sampel dan 27 data hubungan kesadaran phonologi dengan literasi membaca dikumpulkan dari 20 naskah yang dipublikasikan rentang tahun 2001 - 2015. Lokasi observasi dari studi-studi tersebut mencakup benua Asia, Eropa, Amerika. Hasil analisis data pada studi meta analisis ini menunjukkan bahwa hubungan tersebut tergolong sedang dengan korelasi (ř) sebesar 0.53, standar deviasi (SD) sebesar 0.373, dan interval kepercayaan berada pada rentang -0.591 lebih kecil dari ř lebih kecil dari 0.837, artinya nilai (ř) dapat diterima. Hasil ini menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa ada hubungan antara kesadaran phonologi dengan literasi dapat diterima.
KONTRIBUSI SELF-REGULATED LEARNING DAN KECERDASAN EMOSI DALAM KONSENTRASI BELAJAR
Putri Saraswati
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/perseptual.v1i2.1640
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan kontribusi antara self regulated learning, dan kecerdasan emosi terhadap konsentrasi belajar. Dalam penelitian ini yang dimaksud dengan konsentrasi belajar adalah perhatian seseorang dalam proses belajar. Terdapat beberapa hal yang mempengaruhi konsentrasi seseorang dalam belajar. Hal yang mempengaruhi konsentrasi belajar dapat berasal dari dalam diri maupun dari luar diri seseorang. Dari dalam diri dapat berupa self regulated learning yakni kemampuan seseorang dalam mengevaluasi diri, mengatur, melakukan dan memonitoring hal-hal yang berhubungan dengan proses belajarnya. Selain itu, faktor internal lain yang berhubungan dalam konsentrasi belajar adalah emosi. Kecerdasan emosi adalah kemampuan seseorang dalam mengelola emosinya dan memahami emosi orang lain. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional dengan subjek penelitian berjumlah 222 orang yang terdiri dari 66 mahasiswa dan 156 mahasiswi. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling. Data penelitian diambil dengan menggunakan skala likert untuk semua variabelnya. Kemudian diuji dengan teknik statistik korelasi product moment. Hasil penelitian ini adalah 1) tidak ada hubungan antara self regulated learning dan konsentrasi belajar r = -0.079 (p lebih besar dari0,05), 2) tidak ada hubungan anatara kecerdasan emosi dan konsentrasi belajar r = 0,677 (p lebih besar dari 0,05), 3) terdapat hubungan positif antara self regulated learning dan kecerdasan emosi r = 0,496 (p lebih kecil dari 0,05). Dengan demikian, berarti semakin tinggi self regulated learning maupun kecerdasan emosi yang dimiliki seseorang tidak berhubungan secara signifikan dengan konsentrasi belajar yang dimilikinya. Oleh karena itu, self regulated learning dan kecerdasan emosi tidak memiliki kontribusi yang signifikan terhadap konsentrasi belajar pada penelitian ini.
MOTIVASI BELAJAR BIOLOGI SISWA SMA DITINJAU DARI POLA ASUH ORANGTUA DAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA
Ahmad Afiif;
Al-Fatih Bau Makkulau
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/perseptual.v1i2.1636
Penelitian ini termasuk penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dan dukungan sosial teman sebaya terhadap motivasi belajar biologi siswa di SMA Negeri 1 Tanete Rilau Kabupaten Barru. Penelitian ini melibatkan tiga variabel yakni variabel bebas adalah pola asuh orang tua dan dukungan sosial teman sebaya sedangkan variabel terikat adalah motivasi belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA di SMAN 1 Tanete Rilau yang berjumlah 111 orang. Sedangkan sampelnya berjumlah 56 siswa diambil melalui teknik random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala pola asuh orang tua, skala dukungan sosial teman sebaya, dan skala motivasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif serta statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk pola asuh orang tua diperoleh nilai rata-rata 97,9 berada dalam kategori sedang dari 56 sampel diperoleh nilai terendah 82 dan tertinggi113, dukungan sosial teman sebaya diperoleh nilai rata-rata 82,4 berada dalam kategori sedang dari 56 sampel diperoleh nilai terendah 64 dan tertinggi102 dan untuk motivasi diperoleh nilai rata-rata 62,6 berada dalam kategori sedang dari 56 sampel diperoleh nilai terendah 34 dan tertinggi 77. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial dengan uji t menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar dari ttabel (9,308 lebih besar dari 2,0048) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti pola asuh orang tua dan dukungan sosial teman sebaya dengan motivasi belajar memiliki hubungan dengan sumbangsi sebesar 46,29%. Kata kunci: Pola Asuh Orangtua, Dukungan Sosial Teman Sebaya,dan Motivasi Belajar.
Kohesi Sosial Dalam Membentuk Harmoni Kehidupan Komunitas
yusuf ratu agung
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/perseptual.v3i1.3679
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pemahaman mahasiswa psikologi tentang konsep kohesi sosial dan harmoni. Pemahaman yang didasarkan pada pengalaman berinteraksi secara intens dengan beberapa kelompok yang lain. Pemahaman tentang kedua konstrak tersebut memungkinkan terjadinya pergeseran makna secara teoritik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Pengumpulan data menggunakan instrument open questioner yang disebarkan pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam temuan penelitian terjadi ekspansi konsep kohesi sosial dengan terdiri dari kekuatan yang berlaku pada anggota suatu kelompok untuk tinggal di dalamnya, dan dengan aktif berperan untuk kelompok dalam kelompok kompak, anggota ingin menjadi bagian dari kelompok, mereka biasanya suka satu sama lain dan hidup rukun serta bersatu dan setia di dalam mengejartujuan kelompok.