cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Psikologi Perseptual
ISSN : 25281895     EISSN : 25809520     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Psikologi Perseptual adalah jurnal ilmiah yang mengkaji penelitian empiris dari berbagai bidang serta sebagai media publikasi ilmiah dalam disiplin ilmu psikologi. Diterbitkan dua kali dalam setahun, setiap bulan Juli dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 145 Documents
Psychological Well-Being pada Mantan Penderita Skizofrenia Andriana Budi Riastri; Suryanto Suryanto; IGAA Noviekayati
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v5i2.5115

Abstract

Adanya status klinis yang meliputi program pengobatan dan intervensi memiliki dampak penting yang menentukan kualitas hidup jangka panjang bagi penderita skizofrenia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesejahteraan psikologis pada mantan penderita skizofrenia Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus, subjek penelitian adalah mantan pasien rumah sakit jiwa penderita skizofrenia rumah sakit jiwa menur surabaya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Terdapat enam dimensi psychological well-being, yaitu penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, pertumbuhan pribadi, tujuan hidup, penguasaan lingkungan dan otonomi.
Kepemimpinan Transformasional Dan Organizational Citizenship Behavior (OCB) Pada Karyawan Produksi PT Patria Prima Jaya Kab. Semarang Rebecca Pramudianti; Sutarto Wijono
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v4i2.4978

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya  hubungan positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional dengan organizational citizenship behavior. Penelitian ini dilakukan pada karyawan produksi di PT Patria Prima Jaya yang berjumlah 55 karyawan yang menggunakan teknik simple random sampling. Variabel kepemimpinan transformasional diukur menggunakan skala MLQ (Multi-Factor Leadership Questionnaire)  yang diadaptasi oleh Xiaoxia dan Jing dan dimodifikasi oleh penulis  sesuai dengan komponen idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, individualized consideration milik Bass dan variabel OCB diukur menggunakan skala Organizational Citizenship Behavior Scale yang dikembangkan oleh Podsakoff, MacKenzie, Moorman, and Fetter yang dimodifikasi oleh penulis sesuai dengan teori OCB Organ dimensi conscientiousness, sportsmanship, civic virtue, courtesy, altruism. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman's Rho, didapatkan hasil r sama dengan 0,635 (p lebih kecil dari 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional dengan OCB di PT Patria Prima Jaya
Peran Persepsi Dukungan Organisasi Terhadap Work Family Enrichment pada Wanita Bekerja Rosita Yuniati; Prilya Shanty Andrianie
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v5i1.5000

Abstract

Trend sosial seperti partisipasi wanita yang bekerja, meningkatnya angka perceraian yang menyebabkan semakin banyak orang menjadi orangtua tunggal serta keluarga berpenghasilan ganda menyebabkan seseorang menjadi memiliki komitmen terhadap keluarga sekaligus terhadap pekerjaannya. Permasalahan pekerjaan dan keluarga menjadi dua hal yang penting dalam kehidupan orang dewasa, baik pria maupun wanita. Wanita yang memiliki peran ganda pasti akan mengalami konflik dan stres yang dapat mengurangi kualitas hidup mereka. Tidak jarang wanita yang memiliki peran ganda rentan mengalami stres karena tuntutan pekerjaan dan tuntutan keluarga. tidak semua pekerjaan akan menimbulkan suatu konflik pada wanita yang bekerja, beberapa penelitian menunjukkan bahwa dengan bekerja maka wanita akan mengalami nilai positif dan hal itu mempermudah untuk menjalankan peran di tempat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan work family enrichment. Hipotesis yang diajukan yaitu adanya hubungan yang positif antara persepsi dukungan organisasi dengan work family enrichment pada wanita yang bekerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan pengambilan sampel probability sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah dosen dan karyawan Universitas Setia Budi yang sudah menikah yang berjumlah 32 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala persepsi dukungan organsisasi dan skala work family enrichment.  Metode analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Hasil analisis data menunjukkan korelasi sebesar rxy 0,513 dengan p sama dengan 0,003 (p lebih kecil dari 0,05). Hal ini membuktikan terdapat hubungan positif antara persepsi dukungan organisasi dengan work family enrichment.  Sehingga hipotesis dalam penelitian yang diajukan dapat diterima. 
Perbedaan Perilaku Prososial Ditinjau Dari Jenis Kelamin Jeanetha Anasthasia Elisabeth Lomboan
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v4i2.3393

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis komparasi yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku prososial ditinjau dari jenis kelamin pada mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana. Partisipan dalam penelitian ini melibatkan 120 mahasiswa yang terdiri dari 60 mahasiswa perempuan dan 60 mahasiswa laki-laki. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria partisipan remaja akhir usia 18-22 tahun yang sedang aktif mengikuti perkuliah dan sering mengikuti kegiatan sosial minimal tiga kali dalam setahun. Alat ukur yang digunakan disusun oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek perilaku prososial. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan perilaku prososial antara mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan dengan nilai signifikansi sama dengan 0,85 (p lebih besar dari 0,05) sehingga hipotesis dalam penelitian ini ditolak. Selain faktor jenis kelamin, masih banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi seseorang melakukan perilaku prososial.
Motivasi Belajar Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19 Menik Tetha Agustina; Danang Afi Kurniawan
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v5i2.5168

Abstract

Pembelajaran secara daring pada mahasiswa di masa Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi motivasi belajar para mahasiswa. Motivasi belajar merupakan salah satu penggerak dari proses pembelajaran, maka perlu diketahui dari mana motivasi belajar itu datang. Studi kasus ini betujuan untuk mengkaji tentang faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi meningkatnya motivasi belajar pada mahasiswa di Universitas Selamat Sri Kendal. Studi kasus ini menggunakan metode kualitatif dengan 3 mahasiswa Universitas Selamat Sri Kendal sebagai subjek untuk memperkuat hasil studi kasus. Data diperoleh dengan hasil observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan faktor-faktor yang mempengaruhi meningkatnya motivasi belajar adalah dukungan sosial dan konsep diri mahasiswa
Stres Kerja dengan Produktivitas Kerja Karyawan di PT Politama Pakindo Ungaran Eka Gerhana Wulansari
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v5i1.5002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara stres kerja dengan produktivitas kerja karyawan pada bagian produksi di PT Politama Pakindo Ungaran. Penelitian ini dilakukan di PT Politama Pakindo Ungaran pada karyawan bagian Finishing dengan jumlah populasinya adalah 148 karyawan. Sampel dalam penelitian ini sebesar 54 karyawan pada bagian finishing dengan teknik purposive sampling dalam pengambilan sampelnya, yaitu dengan menentukan karakteristiknya terlebih dahulu untuk menentukan subjek yang sesuai dengan fenomena yang ditemukan di lapangan. Stres kerja sendiri diukur dengan menggunakan alat ukur psikologi yaitu “The Job Stress Scale” milik Robbins (1996) yang telah dikembangkan oleh penulis dengan total item sebanyak 54 item dan untuk produktivitas kerja sendiri menggunakan data perusahaan. Dari hasil analisis data menggunakan teknik analisis korelasi Pearson yang memperoleh hasil r sama dengan 0,375; p lebih kecil dari 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara stres kerja dengan produktivitas kerja karyawan di PT Politama Pakindo Ungaran yang menandakan bahwa stres kerja beperan besar terhadap produktivitas kerja pada diri karyawan.
Kecerdasan Emosional Pembimbing Pondok Pesantren Dilihat dari Self Leadership dan Self Maturity Evi Ni'matuzzakiyah
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v5i2.5010

Abstract

Pondok pesantren dengan dinamika perkembangannya mewarnai kultur, kemandirian, kepemimpinan dan kematangan diri para santri, menuntut para santri untuk memiliki kecerdasan emosional yang baik dalam menapaki kehidupan di dalamnya, terlebih para pembimbing pondok pesantren yang notabene usia mereka tidak terpaut jauh dengan para santri bimbingannya, memiliki peranan yang cukup penting terutama dalam proses membimbing, mengayomi, memimpin para santri, ritme yang demikian menjadikan sebagian besar pembimbing merasa tidak nyaman, jenuh, bingung membagi waktu, lelah secara fisik dan psikis. Belum lagi para pembimbing masih pada fase remaja, yang mana masih mengalami gejolak jiwa, karakteristik remaja yang sedang berproses untuk mencari identitas diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pengaruh self leadership dan self maturity terhadap kecerdasan emosional pembimbing pondok pesantren. Populasi dan sampel adalah seluruh pembimbing pondok pesantren STIKES Surya Global Yogyakarta yang berjumlah 88 orang. Data dari tiga skala; Kecerdasan Emosional, Self Leadership dan Self Maturity dianalisis dengan menggunakan teknik statistika, yaitu analisis regresi berganda. Proses analisisnya menggunakan program SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa self leadership dan self maturity terbukti memengaruhi kecerdasan emosional pembimbing pondok pesantren (F = 40,680; p = 0,000 (p kurang dari 0,001) yang berarti sangat signifikan dengan sumbangan prediktor (R2) sebesar 67,2%.
Kecerdasan Emosi Dengan Kepemimpinan Transformasional Manajer HRD Di Jawa Tengah Regina Tikva Kessek; Sutarto Wijono
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v4i2.4132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Kepemimpinan Transformasional Manajer HRD di Jawa Tengah. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 47 manajer HRD dengan pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling dan teknik sampel jenuh (saturation sample).  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Alat pengumpulan data Kecerdasan Emosi diadaptasi dari teori Goleman (2014) oleh Leading Across London Corporate Creators dan skala Kepemimpinan Transformasional diambil dari Multifactor Leadership Questionnaire (MLQ Form 6s) oleh Bass (2006). Analisis data menggunakan Pearson Product Moment dengan SPSS 23.0 for windows. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan adanya hubungan signifikan dan positif antara Kecerdasan Emosi dengan Kepemimpinan Transformasional (r sama dengan 0,599; p lebih kecil dari 0,05)
Successful aging Lansia di Panti Wreda: Kaitannya dengan Dukungan Sosial Staf christiana hari soetjiningsih
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v5i1.5180

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara dukungan sosial staf dan successful aging lansia yang tinggal di panti wreda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif  dengan desain korelasi. Partisipan adalah 26 lansia yang tinggal di panti wreda dan diperoleh melalui teknik purposif sampling. Data dikumpulkan menggunakan Successful aging Scale, dan Skala Dukungan Sosial Staf, yang telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment dari Pearson. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial staf dan successful aging sebab skor r sebesar 0,842 dengan signifikansi 0,000 (p lebih kecil dari 0,05), jadi dukungan sosial staf sebagai prediktor successful aging lansia yang tinggal di panti wreda.
Dukungan Sosial Keluarga dengan Minat Berwirausaha Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yosy Wijaya; Aditya Nanda Priyatama; Mohammad Khasan
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v5i2.5050

Abstract

Pengangguran dan kemiskinan masih menjadi permasalahan utama di negara Indonesia, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, mengatakan bahwa tingkat pengangguran di Indonesia pada bulan Februari 2017 pengangguran terbuka terendah berada di jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) ke bawah yakni 3,54%, Tingkat pengangguran terbuka sektor pendidikan dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar 5,36%, Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 7,03%. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 9,27%. Diploma III (D3) sebesar 6,35%.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan minat berwirausaha pada siswa SMK negeri 4 Surakata. Hipotesis yang diajukan yaitu terdapat hubungan yang positif antara dukungan sosial keluarga dengan minat berwirausaha pada siswa.  Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan teknik pengambilan sampelnya dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMK negeri 4 Surakarta yang berjumlah 117 siswa. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala dukungan sosial keluarga dan minat berwirausaha. Metode analisis data yang digunakan adalah korelasi Product Moment dari Karl Pearson. Hasil analisis menunjukan koefisien korelasi sebesar rxy =0,477 dengan p=0,000 (p kurang dari 0.01). Hal tersebut membuktikan terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan minat berwirausaha, sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Ini berarti terdapat hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan minat berwirausaha pada siswa SMK negeri 4 Surakarta

Page 7 of 15 | Total Record : 145