cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Psikologi Perseptual
ISSN : 25281895     EISSN : 25809520     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Psikologi Perseptual adalah jurnal ilmiah yang mengkaji penelitian empiris dari berbagai bidang serta sebagai media publikasi ilmiah dalam disiplin ilmu psikologi. Diterbitkan dua kali dalam setahun, setiap bulan Juli dan Agustus.
Arjuna Subject : -
Articles 145 Documents
Perbedaan Fear Of Success Ditinjau Dari Status Pernikahan Pada Wanita Karier Triana Octaviani Pita; Berta Esti Ari Prasetya
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v3i2.2239

Abstract

Wanita karier dapat mengalami fear of success yang cenderung disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah status pernikahan yaitu menikah dan belum menikah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji adanya perbedaan fear of success antara dua kelompok. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawati bank-bank yang berada di daerah Salatiga sebanyak 76 orang (38 menikah dan 38 belum menikah), dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan dengan skala fear of success yang dibuat oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek fear of success oleh Horner (dalam Berkowitz, 1980). Uji Hipotesis dilakukan dengan menggunakan t-test yang menunjukkan angka t sebesar 5,862 dengan signifikansi 0,000 (p lebih kecil dari 0,05). Hasil hipotesis ini diterima yakni ada perbedaan fear of success ditinjau dari status pernikahan pada wanita karier, dimana wanita yang sudah menikah memiliki fear of success lebih tinggi dibandingkan dengan wanita belum menikah.Kata kunci:  fear of success, status pernikahan, wanita karier.
Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kepuasan Kerja Guru Sekolah Menengah Atas Di Kota Kupang Delsylia Tresnawaty Ufi; Sutarto Wijono
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v4i1.4871

Abstract

Penelitian ini meneliti hubungan antara kecerdasan emosi, dan kepuasan kerja guru di SMA Negeri di kota Kupang. Populasi penelitian 419 guru dan sampel dalam penelitian ini terdiri dari 106 guru. Wong dan Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS, 2002) digunakan untuk menilai kecerdasan emosi, dan Overall Job Satisfaction dikembangkan oleh Dhespande (1996) digunakan untuk menilai Kepuasan Kerja. Validitas instrumen diukur dengan korelasi total item yang dikoreksi sedangkan reliabilitas diukur menggunakan teknik alpha Cronbach. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini valid dan dapat diandalkan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis korelasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional, dan tiga aspek kecerdasan emosional dengan kepuasan kerja (p kurang dari 0,05).
Gambaran Interaksi sosial anak autis di Sekolah Inklusi Multi Talenta Samarinda Jenita Ekasilvita Noya; Krismi Diah Ambarwati
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v3i2.2642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran interaksi sosial anak autis di Sekolah Inklusi Multi Talenta Samarinda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan 2 (dua) partisipan anak laki-laki dan perempuan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi dari Autism Disorder (AD) Questionnaire for parent, PMII activity observation for young children, dan observation form for recording symtomps that may reflect autistic disorder and positive behaviors. Selanjutnya dilakukan dengan wawancara pada orangtua dan guru berdasarkan 4 (empat) faktor interaksi sosial dan observation guidelines. Hasil dari penelitian ini memunculkan gambaran dari interaksi sosial kedua partisipan seperti pola komunikasi, pola bermain, perasaan atau emosi, perilaku positif, respon sosial, dan interaksi saudara kandung. Kata kunci:  interaksi sosial, anak, autisme, sekolah inklusi
Kebermaknaan Kerja Ditinjau Dari Jenis Kelamin Pada Karyawan PT Primayudha Dyah Ayu Krisna Dewi; Berta Esti Ari Prasetya
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v4i1.3194

Abstract

Dalam budaya Indonesia khususnya Jawa Tengah laki-laki dan perempuan diperlakukan berbeda serta memiliki peran yang berbeda yakni laki-laki bekerja sedangkan perempuan mengurus rumah. Pada faktanya laki-laki dan perempuan kini sama-sama berkerja, oleh karena itu sangat menarik untuk mengetahui Adakah perbedaan kebermaknaan kerja antara laki-laki dan perempuan? Serta Bagaimana gambaran kebermaknaan kerja laki-laki dan perempuan.Berdasarkan hal itu, peneliti melakukan pengujian empiris pada 2 kelompok pekerja yakni kelompok laki-laki, berisi 54 sampel dan kelompok perempuan berisi 49 sampel dengan metode mixed methode dengan strategi embadded konkruen. Pengujian utama dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan didukung oleh metode kualitatif. Hasil pengujian kuantitatif menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat kebermaknaan kerja kelompok sampel perempuan dan laki laki dengan perhitungan Independent Sampel Test sebesar 4,431 dengan signifikansi 0,000 (p kurang dari 0,005). Hasil pengujian kualitatif pada 3 partisipan laki-laki dan 3 partisipan perempuan menunjukkan kebermaknaan kerja laki-laki didasari oleh tanggung jawab untuk menafkahi keluarga dan perempuan di dasari oleh kebutuhan untuk berinteraksi. Berdasarkan kedua pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kebermaknaan kerja laki-laki dan perempuan di Jawa Tengah, khususnya PT. Primayudha Mandirijaya berbeda.
Hubungan Kepribadian Hardiness dengan Regulasi Emosi pada Dokter Spesialis yang Pernah Menangani Pasien Meninggal Dunia Yobella Christiani Wahono; Krismi Diah Ambarwati
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v3i2.2549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepribadian hardiness dengan regulasi emosi pada dokter spesialis yang pernah menangani pasien meninggal dunia. Subjek penelitian ini berjumlah 40 dokter spesialis yang pernah menangani pasien meninggal dunia dan memenuhi karakteristik yang telah ditentukan. Metode Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Variabel bebas (X) adalah kepribadian hardiness dan variabel terikat (Y) adalah regulasi emosi berdasarkan aspek yang dikemukakan oleh Kobasa dan diadaptasi oleh Lukman (2008), dan skala Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) yang disusun oleh John dan Gross (2003). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai koefisien korelasi kepribadian hardiness dan regulasi emosi sebesar 0,492; (p) = 0,001 (p lebih kecil dari 0,05). Hasil analisis menunjukkan bahwa hipotesis diterima yakni terdapat hubungan positif yang siginifikan antara kepribadian hardiness dengan regulasi emosi pada dokter spesialis yang pernah menangani pasien meninggal dunia yang artinya semakin tinggi kepribadian hardiness pada dokter spesialis maka semakin tinggi regulasi emosi pada dokter spesialis.Kata kunci:  Kepribadian Hardiness, Regulasi Emosi, Dokter Spesialis, Pasien Meninggal Dunia
Hubungan Kecanduan Bermain Game Jenis MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) "Mobile Legend" dengan Perilaku Agresif Pada Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana Swastirena Merari Shabati
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v4i1.2270

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara kecanduan bermain game mobile legend (ML) dengan perilaku agresif pada mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah 50 orang mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana dengan intensitas bermain 14 jam dalam seminggu menggunakan teknik Incidental Sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan alat ukur berupa skala perilaku agresif dan skala kecanduan game. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan positif antara kecanduan game ML dengan perilaku agresif berdasarkan hasil uji korelasi menggunakan Pearson correlation mendapatkan hasil 0,415 (p kurang dari 0,05). hasil uji korelasi dengan melihat koefisien determinan r2 (0,415) sama dengan 0,172. Adapun sumbangan efektif kecanduan game online ML  terhadap perilaku agresif sebesar 17,22 persen maka masih ada 82,78 persen sumbangan dari variabel lain yang mempengaruhi perilaku agresif selain kecanduan game online ML.
Terapi Menulis Pengalaman Emosional Dalam Penurunan Gangguan Stres Pasca Trauma Pada Penyintas Bencana Hario Abrianto; Fina Hidayati; Yusuf Ratu Agung
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v3i2.2917

Abstract

Bencana banjir melanda Pacitan bulan November Tahun 2017 silam meninggalkan dampak fisik yang buruk, di sisi lain bencana juga dapat menimbulkan dampak ketidakseimbangan psikologis atau gangguan psikologis pada korbannya terutama setelah kejadian bencana tersebut. Salah satu gangguan psikologis yang dialami oleh penyintas bencana adalah gangguan stres pasca trauma. Salah satu terapi atau intervensi psikologi yang biasa digunakan dalam menangani gangguan-gangguan psikologis adalah terapi menulis pengalaman emosional atau menulis ekspresif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi menulis pengalaman emosional terhadap upaya penurunan gangguan stres pasca trauma. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif eksperimen dengan  model rancang two groups pretest-posttest dan jumlah subjek sebanyak 10 orang pada kelompok eksperimen dan 10 orang pada kelompok kontrol. Subjek merupakan penyintas bencana banjir pacitan yang berada di MA Pembangunan PP Al-Fattah Kikil Arjosari Pacitan. Data diperoleh melalui observasi dan skala modifikasi IES-R untuk mengukur tingkat gangguan stres pasca trauma. Hasil analisis data menggunakan Paired sample t Test untuk kelompok eksperimen menunjukkan penurunan skor yang signifikan dengan t = 5,304 dan signifikansi p = 0,000 lebih kecil dari 0,05 sedangkan kelompok kontrol menunjukkan ada penurunan yang tidak signifikan dengan  t = 2,129 dan signifikansi 0,062 lebih besar dari 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi menulis pengalaman emosional memberikan pengaruh terhadap penurunan tingkat gangguan stres pasca trauma pada penyintas bencana banjir Pacitan di MA pembangunan PP Al-Fattah Kikil Arjosari Pacitan.Kata kunci: terapi menulis pengalaman emosional, gangguan stres pasca trauma, penyintas bencana
Penalaran Moral Dan Perilaku Kecurangan Akademik Mahasiswa Yang Sedang Mengerjakan Skripsi Zenitha Putri Buana; Christiana Hari Soetjiningsih
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v4i1.2271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara penalaran moral dengan perilaku kecurangan akademik pada mahasiswa sedang mengerjakan tugas akhir atau skripsi. Jumlah partisipan sebanyak 109 mahasiwa angkatan 2014 yang sedang mengerjakan tugas akhir atau skripsi Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Variabel penalaran moral diukur dengan skala Defining Issues Test (DIT) 1 dan variabel kecurangan akademik diukur dengan skala yang dibuat oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek yang terdiri dari kecurangan, fabrikasi, memfasilitasi ketidakjujuran akademis, dan plagiarisme. Analisis data menggunakan teknik korelasi Spearman's Rho menunjukkan hasil koefisien korelasi (r) sebesar 0,003 dengan nilai signifikansi sebesar 0,489 (p kurang dari 0,05) yang berarti tidak ada hubungan signifikan antara penalaran moral dan perilaku kecurangan akademik  mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi.
Desain Intervensi Melalui Pendekatan Teori Levin Untuk Mereduksi Perceraian Defiana Gunawan; Desy Kumala Sari; Feren Agnes; Margaret -
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v3i2.2245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan desain intervensi dengan cara mereduksi intensi perceraian berdasarkan teori Levin. Adapun metode penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode pengukuran Participacy Action Research (PAR) yang melibatkan partisipan sebanyak tiga orang dari anggota komunitas SPINMOTION (Single Parents in Motion) Jogja. Badan Pusat Statistik menyatakan bahwa pada tahun 2015, perceraian di Indonesia sendiri mencapai 347.256 orang, hal ini terus meningkat dari 2013. Terdapat berbagai macam penyebab dari perceraian, dalam penelitian ini kami lebih menekankan pada perceraian akibat ketidaksetiaan (unfaithfullness).Desain intervensi yang dilakukan kepada pasangan yang sudah menikah atau yang baru akan menikah agar mereduksi intensi perceraian di kemudian hari yaitu dengan Focus Group Design (FGD), melalui seminar atau penyuluhan, dan pemutaran film berdasarkan pengalaman dari orang-orang yang mengalami perceraian. Hasil penelitian menemukan bahwa perlu dilakukan desain intervensi dengan cara mereduksi intensi perceraian sehingga untuk mencapai tujuan sasaran jangka panjang ini, maka dalam jangka pendek dan menengah perlu dilakukan upaya untuk merubah pola pikir para pasangan muda agar tidak terjebak dalam pola pikir yang keliru mengenai pernikahan maupun perceraian.Kata kunci:  intervensi sosial, pernikahan, perceraian, ketidaksetiaan, pasangan.
Perilaku Bullying Dengan Burnout Karyawan Catherine Chuang
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v4i1.3166

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bullying di tempat kerja terhadap kejadian burrnout pada karyawan. Subjek dalam penelitian ini adalah semua karyawan yang bekerja di PT. Bank Central Asia cabang Asia. Kuesioner yang memuat skala untuk mengukur bullying dan burnout, yang sebelumnya telah disesuaikan menurut Maslach, dkk., (1997) dan Enairsen, dkk., (2009) diberikan kepada 73  orang karyawan yang dipilih melalui metode total sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasi Product Moment Pearson. Hasil Penelitian ini menunjukkan nilai koefisien r sama dengan 0,434 (p kurang dari 0,05) yaitu terdapat hubungan positif antara bullying dan burnout, dan hipotesis diterima. Artinya, semakin rendah bullying yang di alami oleh karyawan maka semakin rendah burnout karyawan pada perusahaan. Atau sebaliknya semakin tinggi bullying yang di alami karyawan maka semakin tinggi burnout karyawan pada perusahaannya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bullying di tempat kerja terhadap kejadian burrnout pada karyawan. Subjek dalam penelitian ini adalah semua karyawan yang bekerja di PT. Bank Central Asia cabang Asia. Kuesioner yang memuat skala untuk mengukur bullying dan burnout, yang sebelumnya telah disesuaikan menurut Maslach, dkk., (1997) dan Enairsen, dkk., (2009) diberikan kepada 73  orang karyawan yang dipilih melalui metode total sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasi Product Moment Pearson. Hasil Penelitian ini menunjukkan nilai koefisien r sama dengan 0,434 (p kurang dari 0,05) yaitu terdapat hubungan positif antara bullying dan burnout, dan hipotesis diterima. Artinya, semakin rendah bullying yang di alami oleh karyawan maka semakin rendah burnout karyawan pada perusahaan. Atau sebaliknya semakin tinggi bullying yang di alami karyawan maka semakin tinggi burnout karyawan pada perusahaannya.

Page 6 of 15 | Total Record : 145