Articles
228 Documents
Pengaruh cekaman kekeringan terhadap penampilan dan produksi beberapa galur padi asal sigambiri merah pada tanaman M4
Rahmad Setia Budi;
Arif Anwar
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 2 (2019): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v7i2.2449
Penelitian bertujuan untuk menguji beberapa galur tanaman padi mutan yang tahan terhadap kekeringan dan untuk menilai keragaan beberapa galur padi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu faktor galur (G) yang terdiri dari 6 taraf: Sigambiri merah (tetua tanaman) (G1), Inpago 8 (G2), galur 67210 (G3), galur 1877-9-3 (G4), galur 1251-79 (G5), galur 25-3-3 (G6) dan faktor penyiraman (P) yang terdiri dari tiga taraf: disiram 1 hari sekali (P1), disiram 10 hari sekali (P2), disiram 20 hari sekali (P3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur-galur padi yang digunakan mampu tumbuh dan beradaptasi dengan baik terhadap cekaman kering karena keragaan pertumbuhan terutama panjang akar dan hasil gabah kering giling tidak berbeda dengan padi tanpa cekaman kekeringan.
Respon pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L) terhadap pemberian kompos jerami padi dan vermikompos pada tanah sub soil Ultisol
Muhammad Amin;
Chairani Siregar;
Rahmawaty Rahmawaty
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2020): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v8i1.2510
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pupuk kompos jerami padi dan vermikompos terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Gedung Johor, Medan, Sumatera Utara pada ketinggian tempat ± 25 mdpl dengan jenis tanah sub soil Ultisol pada Febuari 2019 sampai dengan Mei 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok factorial tiga ulangan dengan dosis kompos jerami padi dan vermikompos sebagai perlakuan. Variabel yang diamati tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah polong, bobot polong, bobot 100 butir biji kering, bobot kering akar tanaman, dan analisa C-organik tanah.Hasil Penelitian menunjukan bahwa dosis kompos jerami padi 75 g/polybag dan vermikompos 50 g/polybag secara mandiri mampu memperbaiki pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai serta kandungan C-organik tanah. Namun secara interaksi dosis kompos jerami padi dan vermikompos belum mampu memperbaiki pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai serta kandungan C-organik tanah.
Peran berbagai sumber N terhadap pertumbuhan dan produksi berbagai varietas tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L)
Ade Rahayu;
Murni Sari Rahayu;
Saur Ernawati Manik
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2020): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v8i1.2553
Kacang tanah adalah komoditas agrobisnis yang bernilai ekonomi cukup tinggi. Namun produksi kacang tanah dalam negeri belum mencukupi kebutuhan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran berbagai sumber N terhadap pertumbuhan dan produksi berbagai varietas kacang tanah. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Medan dengan ketinggian tempat ± 25 mdpl dan tropografi datar dari Mei sampai Agustus 2019. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial tiga ulangan dengan sumber N dan varietas kacang tanah sebagai perlakuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa berbagai sumber hara N dan varietas kacang tanah mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi kacang tanah, baik secara mandiri maupun interaksi. Secara mandiri, sumber hara N terbaik adalah urea dan kompos daun lamtoro, sedangkan varietas kacang tanah terbaik adalah varietas Bima. Secara interaksi, sumber hara N yang berasal dari kompos daun lamtoro dengan varietas Bima mampu menghasilkan tinggi tanaman dan bobot 100 butir biji lebih tinggi dibandingkan interaksi perlakuan lainnya. Interaksi antara perlakuan sumber hara N yang berasal dari kompos daun lamtoro dengan varietas Gajah mampu menghasilkan jumlah polong perplot terbanyak, dan interaksi antara perlakuan sumber hara N yang berasal dari kompos daun lamtoro dan varietas Bima mampu menghasilkan bobot polong perplot terberat.
Pengaruh persentase tepung sukun dalam campuran tepung dan gula terhadap mutu cookies sukun
Susan Novrini
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2020): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v8i1.2590
Pemanfaatan buah sukun sebagai bahan pangan makin penting untuk menunjang diversifikasi pangan. Indonesia memiliki beberapa varietas sukun lokal dengan ciri fisik maupun cita rasa buah yang bervariasi. Buah sukun yang melimpah saat panen raya harus dapat diawetkan, seperti dibuat tepung sehingga akan mudah mengolahnya. Namun pengolahan sukun yang kurang berkembang menyebabkan pemanfaatan sukun di masyarakat sangat rendah. Padahal potensi sukun sebagai bahan pangan dengan komposisi gizi yang tidak kalah dengan bahan pangan lainnya cukup tinggi. Penelitian bertujuan untuk memanfaatkan sukun yang masih minim pengolahannya, dan diharapkan dapat memberikan peningkatan kualitas pada produk baik dari segi nilai gizi maupun nilai jual di pasaran. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian UISU, Medan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dua ulangan dengan persentase tepung sukun dan gula sebagai perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menghasilkan cookies yang baik digunakan persentase campuran tepung sukun sebanyak 50% dan gula sebanyak 60%.
Perbandingan pemberian bahan organik terhadap pertumbuhan, produksi tanaman kedelai (Glycine max L. Merrill) dan P tersedia pada tanah subsoil Ultisol
Irfan Firmansyah;
Chairani Siregar;
Rahmad Setia Budi
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2020): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v8i1.2511
Kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati dan komoditas pertanian penting Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan pemberian bahan organik terhadap pertumbuhan, produksi tanaman kedelai, dan P tersedia tanah subsoil Ultisol. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Medan Johor. Ketinggian tempat ± 25 mdpl, dengan topografi datar. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan 2 faktor perlakuan yang diteliti yaitu perbandingan bahan organik dan varietas yang diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian perbandingan bahan organik 3 kg/polibeg kompos jerami padi + 2 kg/polibeg kompos kotoran sapi + 5 kg tanah mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman dan produksi kedelai serta kandungan P-tersedia tanah subsoil Ultisol. Varietas kedelai yang mampu tumbuh dan produksi lebih baik adalah varietas Deja 1 dibandingan varietas Anjasmoro dan Dega 1. Interaksi perlakuan antara perbandingan bahan organik 3.5 kg/polibeg kompos jerami padi + 1.5 kg/polibeg kompos kotoran sapi + 5 kg tanah dengan varieta Deja 1 mampu meningkatkan jumlah polong kedelai, sedangkan interaksi perlakuan antara perbandingan bahan organik 3.5 kg/polibeg kompos jerami padi + 1.5 kg/polibeg kompos kotoran sapi + 5 kg tanah dengan varietas Dega 1 mampu meningkatkan kandungan P-tersedia tanah subsoil Ultisol.
Pengaruh pemberian pupuk kandang sapi dan air kelapa terhadap pertumbuhan tanaman aren (Arenga pinnata Merr.)
Isnanda Maulina Nasution;
Rahmad Setia Budi;
Chairani Siregar
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2020): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v8i1.2506
Pohon aren atau enau (Arenga pinnata Merr) adalah pohon yang banyak dijumpai di daerah tropis dan merupakan salah satu sumberdaya alam yang berkesinambungan karena tersebar luas dan umumnya banyak dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, kerajinan tangan, atap rumah minuman nira, dan gula merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit aren terhadap pemberian pupuk kandang sapi dan air kelapa. Penelitian dilaksanakan di perkebunan Jeruk Lemon, Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Sistem (P4S), Bumi Lestari, Desa Kutambelin,Tanjung anom, Sumatera Utaradari Maret hingga Juni 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dua Faktor dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah pupuk kandang sapi dan air kelapa yang masing-masing perlakuan terdiri dari 4 taraf. Variabel yang diamati adalah tinggi bibit, jumlah daun, diameter batang dan Klorofil daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk kandang sapi dan air kelapa yang diberikan hanya berpengaruh nyata terhadap jumlah daun bibit aren dengan bentuk hubunga linier. Hal ini berarti bahwa dibutuhkan peningkatan dosis pemberian pupuk kandang sapi dan air kelapa agar dapat meningkatkan pertumbuhan bibit aren.
Respon pertumbuhan dan produksi tanaman padi gogo (Oryza sativa L.) dan tanaman kedelai (Glycine max L. Merrill) secara tumpang sari dengan pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk tunggal
Nadya Arfani;
Nazaruddin Hasyim;
Diapari Siregar
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2020): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v8i1.2554
Salah satu penyebab belum terpenuhinya kebutuhan pangan nasional adalah produktivitas yang masih rendah dan lahan pertanian yang semakin terbatas, sehingga salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk peningkatan produktivitas lahan adalah melalui sistem budidaya tumpang sari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman padi gogo dan kedelai secara tumpangsari dengan pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk tunggal. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terpisah faktorial tiga ulangan dengan pupuk kandang ayam dan dosis pupuk tunggal sebagai perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara mandiri pupuk kandang ayam dan dosis pupuk tunggal mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman padi gogo dan kedelai secara tumpangsari, sedangkan secara kombinasi, pupuk kandang dan dosis pupuk tunggal belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi padi gogo dan kedelai secara tumpangsari. Pertumbuhan dan produksi tanaman padi gogo dan kedelai secara tumpang sari lebih optimal dengan pemberian pupuk kandang 15 t/ha dan dosis pupuk tunggal 1.5-2.0 dosis anjuran.
Hubungan antara dimensi kualitas pelayanan dan harga dengan kepuasan pengunjung di Agrowisata Inggit Strawberry Kabupaten Magelang
Hermanus Kliver Sibi;
Bayu Nuswantara
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2020): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v8i1.2522
Agrowisata Inggit Strawberry merupakan agrowisata yang bergerak dalam bidang bisnis pertanian kebun strawberry yang mampu bertahan di Jawa Tengah, bahkan mampu berkembang secara berkelanjutan sejak didirikannya pertama kali pada tahun 2006 oleh Pak Yanto. Penelitian ini bertujun untuk menganalisis hubungan antara kualitas pelayanan: wujud fisik, kehandalan, daya tanggap, empati dan jaminan, serta harga dengan kepuasan pengunjung Agrowisata Inggit Strawberry. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2019. Penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan accidental sampling. Jumlah responden yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 70 responden. Hasil penelitian menunjukkan bawah wujud fisik (X1) memiliki tingkat hubungan yang rendah dan berkorelasi singnifikan terhadap kepuasan pengunjung (Y), kehandalan (X2) memiliki tingkat hubungan yang sedang dan berkorelasi singnifikan terhadap kepuasan pengunjung (Y), daya tanggap (X3) memiliki tingkat hubungan yang sedang dan berkorelasi singnifikan terhadap kepuasan pengunjung (Y), empati (X4) memiliki tingkat hubungan yang sedang dan berkorelasi singnifikan terhadap kepuasan pengunjung (Y), jaminan (X5) memiliki tingkat hubungan yang kuat dan berkorelasi singnifikan terhadap kepuasan pengunjung (Y), harga (X6) memiliki tingkat hubungan yang kuat dan berkorelasi singnifikan terhadap kepuasan pengunjung (Y).
Pengaruh pemberian abu sekam padi dan pupuk NPK phonska terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Phaseolus radiatus)
Fauzan Dhiya’an Tobing;
Saur Ernawati Manik;
Rahmawaty Rahmawaty
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2020): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v8i1.2512
Peningkatan produksi kacang hijau dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya dengan perbaikan teknik budidaya dengan memanfaatkan abu sekam padi yang dikombinasikan dengan pemberian pupuk NPK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan kombinasi optimum antara pupuk organik (abu sekam padi) dan pupuk anorganik (NPK phonska) agar memperoleh hasil kacang hijau yang optimum. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Medan Johor. Ketinggian tempat ± 25 mdpl, dengan topografi datar. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan 2 faktor perlakuan yang diteliti yaitu dosis abu sekam padi dan NPK Phonska yang diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian 75 g/polibeg abu sekam padi dan 40 g/polibeg NPK Phonska secara mandiri mampu meningkatkan pertumbuhan kacang hijau, tetapi belum mampu meningkatkan hasil kacang hijau, sedangkan kombinasi antara abu sekam padi dan NPK Phosnka belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil kacang hijau
Respon pertumbuhan tanaman jambu air madu (Syzygium aqueum) dengan beberapa taraf pemberian air dan Pupuk kompos kotoran ayam pada tanah Ultisol
Dewi Br Siagian;
Rahmawaty Rahmawaty;
Arif Anwar
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2020): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/agr.v8i1.2507
Jambu air madu Deli Hijau merupakan salah satu komoditi unggulan terbaru yang mulai banyak dikembangkan oleh petani hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh taraf pemberian air dan kompos kotoran ayam terhadap pertumbuhan tanaman jambu air madu. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian UISU, Gedung Johor, Medan, Sumatera Utara dengan ketinggian tempat ± 25 mdpl dengan topografi datar. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan taraf pemberian air dan dosis kompos kotoran ayam sebagai perlakuan serta diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara mandiri taraf pemberian air 80% dan pemberian kompos kotoran ayam 100 g/polybag mempengaruhi pertumbuhan bibit jambu madu, sedangkan secara interaksi belum mempengaruhi pertumbuhan bibit jambu madu.