cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Spektran
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Spektran merupakan berkala ilmah online yang dikelola oleh Program Magister Teknik Sipil, Program Pascasarjana Universitas Udayana. Terbit pertama kali pada bulan Januari 2013 dan selanjutnya diterbitkan 2 kali setahun setiap bulan Januari dan Juli. Jurnal Spektran mempublikasikan hasil penelitian dan kajian dari mahasiswa, akademisi, praktisi dan pengamat masalah ketekniksipilan.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 1 (2023)" : 10 Documents clear
PENGARUH ABU SEKAM PADI DAN HIGH DENSITY POLYETHYLENE SEBAGAI SUBTITUSI SEMEN DAN AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR Mochammad Rizqi Fadhillah; Resti Nur Arini
JURNAL SPEKTRAN Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2023.v11.i01.p05

Abstract

Dalam dunia konstruksi, beton maupun mortar adalah campuran yang umum digunakan pada bangunan, diperoleh dari pencampuran air, semen, dan pasir. Adapun bahan sebagai pengganti dari bahan umum pembentuk beton maupun mortar, seperti sekam padi dapat dimanfaatkan dengan dijadikan abu terlebih dahulu melalui pembakaran pada suhu 600° - 900°C, sehingga didapat abu sekam padi dengan kadar silicon dioxide (SiO2) dan Alumunium Oxide (AI2O3) yang menyebabkan sifat pozzolan yang serupa dengan sifat semen. High density polyethylene merupakan resin polyester yang bersifat kuat, tahan terhadap panas, dan ringan, hal itu membuat HDPE dapat meningkatkan kuat tekan mortar mortar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi limbah plastik terutama yang berjenis HDPE dan juga mengurangi proporsi semen dalam campuran mortar dengan presentase tetap HDPE adalah 2%, dan presentase abu sekam padi sebesar 3%, 3.5%, 4%, 4.5%, dan 5%, untuk campuran mortar dilakukan dengan perbandingan 1:3. Sebelum dibuat sampel mortar untuk dilakukan pengujian kuat tekan, dilakukan terlebih dahulu pengujian waktu ikat untuk mengetahui pengaruh abu sekam padi terhadap campuran semen, selanjutnya dilakukan pengujian kuat tekan pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari dengan perawatan didiamkan pada suhu ruang dan direndam dalam air. Hasil dari penelitian ini diperoleh mortar dengan nilai kuat tekan optimum sebesar 8,35 MPa, dan nilai kuat tekan terkecil didapat sebesar 5,76 MPa.
PENGGUNAAN TEORI PUSAT ROTASI SESAAT DALAM MENGHITUNG KAPASITAS SAMBUNGAN MOMEN PADA KONSTRUKSI KAYU Putu Deskarta; Ketut Sudarsana
JURNAL SPEKTRAN Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2023.v11.i01.p08

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk membandingkan hasil prediksi kekuatan sambungan momen pada konstruksi kayu memakai baut, menggunakan teori pusat sesaat, dengan hasil experimen. Untuk itu dilakukan dua jenis pengujian yaitu; pengujian kuat tumpu baut, untuk mencari hubungan antara gaya tumpu terhadap deformasi dari baut, pada berbagai arah gaya, dan pengujian sambungan momen yang menerima beban eksentris. Ada empat jenis kayu yang dipakai pada pengujian kuat tumpu yaitu kayu jenis kamper, merbau, bengkirai dan kempas. Benda uji kuat tumpu terdiri dari sebuah baut yang menempel pada kayu sehingga menyerupai sambungan tampang dua yang menerima beban tekan sentris. Pada pengujian sambungan momen hanya dibuat 1 jenis benda uji dengan tiga pengulangan. Hasil pengujian kuat tumpu mendapatkan kurva hubungan gaya tumpu terhadap deformasi baut yang berbentuk linier pada tahap awal sampai deformasi 1 mm, kemudian nonlinier sampai keruntuhan. Selanjutnya, memakai kurva hubungan gaya dan deformasi pada bagian yang linier tersebut, untuk menghitung kapasitas sambungan menggunakan teori pusat rotasi sesaat, memberikan hasil yang hampir bersesuaian dengan hasil penelitan.
PERENCANAAN PERSEDIAAN MATERIAL PROYEK DENGAN TEKNIK LOT-SIZING (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN RUSUN ASPOL SANGLAH T.36) I Gusti Ngurah Oka Suputra; Anak Agung Wiranata; Komang Suci Nirmala Sari
JURNAL SPEKTRAN Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2023.v11.i01.p06

Abstract

Proyek Pembangunan Rusun Aspol Sanglah merupakan proyek yang terletak di Jalan Diponegoro, Desa Dauh Puri, Denpasar Bali. Rusun ini dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana Polresta Denpasar. Kontraktor pelaksana dari proyek ini adalah PT. Karya Nirmala dan proyek ini menggunakan anggaran dari Dipa Polresta Denpasar. Dalam pelaksanaan pembangunann Rusun Aspol Sanglah T.36 terdapat beberapa kendala yang dialami, salah satunya adalah kehabisan persediaan/stockout yang diakibatkan oleh keterlambatan suplai material. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan persediaan material untuk menghindari hal yang sama terulang kembali di kemudian hari. Perencanaan persediaan dapat dilakukan dengan menggunakan Metode Material Requirements Planning (MRP) khususnya pada teknik lot-sizing yang sekaligus dapat digunakan untuk mendapatkan total biaya persediaan yang paling minimum. Metode dari teknik lot-sizing yang digunakan adalah metode LFL (Lot-For-Lot), FPR (Fixed Period Requirements), PPB (Part Period Balancing), dan SM (Silver Meal Algorithm). Material konstruksi yang menjadi obyek penelitian ini adalah material untuk pekerjaan pembesian dan bekisting struktur lantai 1,2,3,4, dan rooftop. Hasil penelitian mendapatkan bahwa metode LFL adalah metode yang menghasilkan total biaya persediaan paling minimum yaitu sebesar Rp 9.372.475.596. Hal ini membuktikan bahwa metode LFL merupakan metode yang paling cocok digunakan pada proyek pembangunan Rusun Aspol Sanglah berdasarkan pertimbangan biaya dan keterbatasan lokasi penyimpanan persediaan di lapangan.
ANALISIS KAJIAN GELOMBANG, ARUS, DAN SEDIMENTASI DALAM UPAYA MERESTORASI PANTAI SISI TIMUR PULAU PRAMUKA, KEPULAUAN SERIBU, JAKARTA Alvin Yesaya; Bayu Wintoro
JURNAL SPEKTRAN Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2023.v11.i01.p09

Abstract

Pulau Pramuka merupakan pulau terbesar di Kepulauan Seribu, Jakarta yang memiliki permasalahan yaitu kurangnya luasan pantai sebagai spot wisata. Pemerintah daerah berencana membuat destinasi wisata baru di sisi timur pulau dengan melakukan restorasi pantai yaitu menambah pasir di pantai (beach nourishment). Letaknya yang berada di tengah laut Jawa sehingga dampak lingkungan seperti gelombang, arus, dan sedimentasi harus diperhitungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari skenario yang optimal dari 3 skenario setelah dilakukan beach nourishment yaitu skenario-1 tanpa bangunan pantai, skenario-2 menggunakan groin di kedua sisi, dan skenario-3 menggunakan groin dan membuat celah terhadap breakwater eksisting. Metode yang digunakan adalah menggunakan simulasi model numerik untuk mengetahui kondisi gelombang, arus, dan sedimentasi serta melakukan hindcasting untuk mendapatkan gelombang ekstrim 50 dan 100 tahunan. Model di validasi menggunakan data observasi pasang surut yang dilakukan di lapangan selama 15 hari dengan metode Root Mean Square Error (RMSE) sebesar 1%. Hasil simulasi gelombang 50 dan 100 tahunan paling kecil adalah skenario-2 yaitu 0.22 m dan 0.24 m. kecepatan arus terkecil pada skenario ke-3 yaitu sebesar 0.11 m/s menuju timur laut saat pasang dan 0.04 m/s menuju arah barat daya saat arus terendah. Simulasi sedimen transpor menunjukkan skenario-1 & skenario-3 terjadi erosi sedangkan skenario-3 terjadi sedimentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah skenario-2 merupakan opsi terbaik untuk melakukan restorasi pantai sehingga dapat terjaga dari ancaman gelombang, arus, dan erosi.
PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA PROYEK PEMBANGUNAN PRASARANA PENGENDALI BANJIR TUKAD MATI I Gusti Agung Adnyana Putera; I Putu Gustave Suryantara Pariartha; I Made Krisna Udiana
JURNAL SPEKTRAN Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2023.v11.i01.p02

Abstract

Balai Wilayah Sungai Bali-Penida (BWS Bali-Penida) menggagas Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir Tukad Mati pada tahun 2017 sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi seringnya banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Proyek tersebut direncanakan selesai dalam 2 tahun (2018 s/d 2019) dengan biaya mencapai 450 miliar rupiah. Ketika proyek berlangsung, proyek dengan dana yang besar memiliki kompleksitas yang tinggi dan berisiko terjadinya perubahan biaya. Dalam upaya melakukan optimalisasi desain, salah satunya dapat dilakukan rekayasa nilai (value engineering). Value engineering memberikan alternatif–alternatif desain atau produk yang memiliki biaya lebih rendah namun dengan fungsi dan kualitas yang sama dengan desain awal. Metode penelitian ini menggunakan tahapan job plan value engineering yaitu tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa dan tahap rekomendasi. Pekerjaan yang layak dianalisis dengan teknik nilai berbasis Pareto adalah Pekerjaan Beton Struktur Tanggul K-300. Dari hasil brainstorming akhirnya memunculkan 3 alternatif desain yaitu Tanggul CCSP, DPT Counterfort dan DPT Beton Modular. Penilaian terhadap kriteria dan masing-masing alternatif menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis menunjukkan alternatif 2 yaitu DPT Counterfort sebagai alternatif terbaik dari yang lainnya dengan bobot B/C ratio sebesar 1,542. Alternatif DPT Counterfort mampu menghemat biaya sebesar Rp. 34.048.777.533,82 atau dalam prosentase 40 % terhadap desain awal dan 7,74 % terhadap biaya total proyek.
PERBANDINGAN PERILAKU STRUKTUR BAJA RANGKA TERBREIS TIPE X DAN DIAGRID PADA GEDUNG TINGGI Ida Bagus Prastha Bhisama; Made Hendra Prayoga
JURNAL SPEKTRAN Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2023.v11.i01.p01

Abstract

Gedung tinggi merupakan salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan akibat pertumbuhan penduduk yang kian pesat. Berbagai inovasi telah dilakukan untuk membuatnya lebih kuat dan efisien, beberapa diantaranya adalah struktur baja rangka terbreis (BF) dan diagrid (DIA). Pada BF, terdapat batang diagonal/bresing yang diletakkan diantara masing-masing portal dengan konfigurasi yang bervariasi. Pada penelitian ini, tipe bresing yang digunakan pada BF ada bresing tipe-x (BFX). Sementara itu, batang diagonal pada struktur DIA berperan sebagai kolom, sehingga penggunaan kolom vertikal tidak diperlukan. Kedua struktur dirancang pada gedung 15 lantai berukuran 18 m x 18 m dengan tinggi total 56 m dan dimodel pada program SAP2000. Perilaku dari kedua struktur tersebut telah dibandingkan dengan terlebih dahulu memastikan bahwa struktur telah memenuhi syarat kekakuan dan kekuatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa model DIA lebih kaku dibandingkan model BFX, terlihat dari rasio perpindahan pada tingkat teratas dari model DIA : BFX adalah sebesar 1 : 1,9. Dari perbandingan berat struktur, struktur DIA lebih ringan dibandingkan dengan BFX, dengan rasio 1 : 2,176. Berdasarkan perbandingan tersebut, dapat dikatakan bahwa struktur DIA lebih kaku dan efisien dibandingkan dengan struktur BFX.
ANALISIS FRAGILITAS STRUKTUR RANGKA KOLOM KUAT-BALOK LEMAH BETON BERTULANG AKIBAT GEMPA Made Hendra Prayoga; Ida Bagus Prastha Bhisama
JURNAL SPEKTRAN Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2023.v11.i01.p04

Abstract

Dalam penelitian ini, dilakukan analisis fragilitas struktur rangka dengan pengembangan kurva fragilitas dan perhitungan peluang kegagalan (Pf) struktur. Digunakan 2 buah model struktur yaitu struktur SRPMK (Sistem Rangka Pemikul Momen Kusus) dan SRPMB (Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa). Untuk mengetahui pengaruh soft story terhadap peluang kegagalan struktur akibat gempa, dibuat 4 model struktur dengan soft story. Analisis statis pushover (NSP) dan dinamis nonlinear time history (NLTHA) digunakan untuk mengevaluasi performa seismik struktur. Untuk mencapai taraf kinerja CP (Collapse Prevention), struktur perlu diperkuat karena terjadi column sidesway mechanism sehingga rasio kuat penampang kolom-balok yang diperlukan lebih besar dari ketentuan dalam peraturan. Kegagalan akibat geser juga dipastikan tidak terjadi pada kolom dan balok. Untuk struktur yang sudah diperkuat, struktur SRPMB memiliki nilai Pf yang lebih kecil dibandingkan struktur SRPMK. Struktur SRPMB dengan perkuatan dapat digunakan pada daerah rawan gempa. Struktur yang sudah diperkuat tidak rentan dengan mekanisme soft story. Soft story pada lantai dasar lebih berpeluang terjadi dibandingkan soft story pada lantai tengah bangunan.
ANALISIS KEHILANGAN AIR ATAU NON REVENUE WATER (NRW) PADA SISTEM DISTRIBUSI AIR MINUM PERUMDA AIR MINUM TIRTA SANJIWANI KABUPATEN GIANYAR Silvia G Tonyes; Mawiti Infantri Yekti; Made Putri Irmayani
JURNAL SPEKTRAN Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2023.v11.i01.p03

Abstract

Kehilangan air merupakan masalah utama yang dialami PDAM dalam sistem ditribusi penyediaan air minum, tidak terkecuali di Kabupaten Gianyar, Bali. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi dari aspek teknis, pembiayaan, dan kelembagaan sehingga angka kehilangan air di Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani (PAMTS) Kabupaten Gianyar, Bali dapat diturunkan. Hasil steptest menunjukkan bahwa tindakan penurunkan kehilangan air adalah dengan melakukan penggantian aksesori manometer, melakukan perbaikan fitting/sambungan, pergantian pipa, dan pemasangan Pressure Reducing Valve (PRV). Hasil analisis menggunakan software EPANET menunjukan bahwa penurunan kehilangan air dapat dilakukan dengan pemasangan satu PRV pada ID Pipe 14 , sedangkan ID Pipe 31 dibuat bercabang menjadi ID Pipe 26 dan 30 dan menambah satu PRV serta mengganti pipa dengan diameter awal Ø 40 mm menjadi Ø 100 mm sepanjang 500 m. Analisis pembiayaan dengan metode NPV, IRR, dan BCR menghasilkan nilai NPV sebesar 75.896.155, nilai IRR sebesar 19,78 % dan nilai BCR sebesar 1,87. Dengan nilai NPV >1 dan nilai IRR > suku bunga 15%, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan investasi layak dilakukan. Aspek kelembagaan dianalisis menggunakan metode SWOT untuk mengindentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi strategi kelembagaan dalam usaha pengurangan kehilangan air. Perhitungan analisis kelembagaan ini menyimpulkan bahwa kondisi kelembagaan PAMTS Kabupaten Gianyar terletak pada posisi kuadran I, yaitu memiliki konsep strategi S-O (Strength-Opportunity).
PERBANDINGAN BILL OF QUANTITY (BOQ) ANTARA DOKUMEN KONTRAK DENGAN HASIL PERHITUNGAN TEKLA STRUCTURES (STUDI KASUS: PROYEK GEDUNG MALL DI PULAU JAWA) Gede Astawa Diputra; Anak Agung Wiranata; Ariel Kharisma
JURNAL SPEKTRAN Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2023.v11.i01.p07

Abstract

Building Information Modelling (BIM) merupakan teknologi yang dapat menggambarkan gedung seakan-akan gedung tersebut telah dibangun. BIM memberikan dorongan agar pertukaran informasi menjadi lebih cepat dan berdampak pada pelaksanaan konstruksi. Konsep BIM menggabungkan hasil dari beberapa perangkat lunak konvensional pada saat yang bersamaan, ini menunjukkan peningkatan efisiensi perencanaan proyek dan mengurangi kesalahan yang dapat terjadi dalam perhitungan volume secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk dapat melakukan permodelan, menghitung volume pekerjaan, dan membandingkan hasil estimasi biaya proyek Tekla Structure dengan metode konvensional yang tertera di dokumen kontrak. Pemodelan 3D dilakukan berdasarkan pada gambar kerja menggunakan software Tekla Structures. Model yang telah dikerjakan kemudian dikembangkan sehingga menghasilkan informasi proyek berupa denah, potongan dan detail. Model 3D tersebut juga dapat menghasilkan data volume pada tiap item pekerjaan. Selanjutnya data voleume tersebut dikalikan dengan harga satuan untuk beton campuan dan besi per kilogramnya. Analisa data dilakukan dengan cara membandingkan biaya RAB kontrak dengan hasil estimasi BIM pada tiap item pekerjaan. Biaya yang dihasilkan menggunakan perbandingan software Tekla Structure memiliki nilai yang lebih kecil dari pada biaya RAB kontrak yaitu diperoleh sebesar 5.49%.
KINERJA OPERASIONAL DAN KUALITAS PELAYANAN TEMAN BUS KORIDOR 2B GOR NGURAH RAI – BANDARA NGURAH RAI – PP Putu Cinthya Pratiwi Kardita; Ni Putu Dita Prastitaning Dewi; Putu Kwintaryana
JURNAL SPEKTRAN Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2023.v11.i01.p10

Abstract

ABSTRAK Teman Bus di Provinsi Bali disediakan oleh Kementerian Perhubungan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. Salah satu alasan yang mempengaruhi keputusan masyarakat untuk bertransportasi menggunakan angkutan umum atau tidak adalah persepsi masyarakat. Dalam penelitian dilakukan evaluasi kinerja dan analisis kualitas pelayanan berdasarkan persepsi masyarakat terhadap operasional Teman Bus Koridor 2B GOR Ngurah Rai – Bandara Ngurah Rai – PP. Evaluasi kinerja operasional menggunakan standar Departemen Perhubungan (2002). Pada penelitian ini menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA) untuk menganalisis kualitas layanan berdasarkan persepsi publik. Evaluasi kinerja angkutan menggunakan data sekunder dari PT. Satria Trans Jaya dan data primer merupakan hasil survei kuesioner berdasarkan persepsi publik. Hasil analisis kinerja operasional menunjukkan jarak perjalanan angkutan dan tingkat konsumsi bahan bakar memenuhi standar yaitu 266,4 km/hari dan 5 km/ltr. Hasil analisis kualitas pelayanan menunjukkan waktu tunggu, waktu perjalanan, dan kecepatan memenuhi standar. Waktu tunggu pada Halte GOR Ngurah Rai yaitu 4 menit, Halte Bandara Ngurah Rai yaitu 4,25 menit, dan pada Halte Central Parkir yaitu 5,75 menit. Waktu perjalanan sekitar 90 menit dan kecepatan mencapai 22,2 km/jam. Skala CSI menunjukkan indeks kepuasan pengguna jasa sebesar 80,45% yang memiliki arti bahwa kualitas pelayanan bus Baik (Good). Atribut pelayanan yang menempati prioritas utama menurut hasil IPA yaitu ketepatan informasi pada aplikasi Teman Bus. Atribut pelayanan prioritas rendah ditempati oleh lokasi Bus Stop mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi/umum. Kata kunci: kinerja operasional, kualitas pelayanan, Teman Bus, koridor 2B.

Page 1 of 1 | Total Record : 10