cover
Contact Name
Samsu Somadayo
Contact Email
samsu.somadayo@unkhair.ac.id
Phone
+6281333336033
Journal Mail Official
pedagogik@unkhair.ac.id
Editorial Address
Kampus I Universitas Khairun, Akehuda Jl Bandara Babullah Kota Ternate Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Pedagogik
Published by Universitas Khairun
ISSN : 22528431     EISSN : 30253438     DOI : https://doi.org/10.33387/pedagogik.v11i2
Core Subject : Education,
Pedagogik adalah Jurnal Pendidikan yang Berorientasi pada Pendidikan & Pembelajaran di Sekolah Dasar
Articles 77 Documents
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA FISIKA PADA KONSEP BENDA DAN SIFATNYA Masrifah Masrifah; Natalia Ihe
PEDAGOGIK Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media gambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa SD Inpres ADU BARU kelas IV pada konsep benda dan sifatnya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Inpres Adu Baru kecamatan Ibu selatan yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dengan menggunakan soal yang berbentuk pilihan ganda dan berjumlah 19 butir soal pada siklus I dan siklus II berjumlah 20 soal. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif (Prosentase) untuk mengetahui ketuntasan individu dan ketuntasan klasikal. Berdasarkan hasil analisis data observasi aktivitas guru pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 67,5% dan pada siklus II sebesar 80%. Sedangkan hasil aktivitas pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 64% dan pada siklus II sebesar 82,2%. Berdasarkan analisis hasil belajar siswa pada siklus I terdapat 17 siswa (57%) yang telah tuntas dan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 26 siswa atau sebesar 86,6%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA KONSEP CERITA PENGALAMAN YANG MENGESANKAN SISWA KELAS V SD NEGERI 27 KOTA TERNATE Samsu Somadayo
PEDAGOGIK Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan media gambar pada siswa kelas V SD Negeri 27 Kota Ternate pada konsep cerita pengalaman yang mengesankan. pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Urutan kegiatan penelitian mencakup: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi (4) refleksi. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, penulis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Sumber penelitiannya yaitu siswa kelas V SD Negeri 27 Kota Ternate. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada cerita pengalaman yang mengesankan. Hal ini dapat dilihat pada hasil siklus I, siswa yang tuntas 32,25% atau 10 siswa dengan nilai rata-rata 56,12%. Pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 87,09% dengan nilai rata-rata 72,90% atau 27 siswa.
NILAI KARAKTER CERITA DONGENG DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA 7 KEBERSAMAAN KELAS II SD firginita Manganguwi; Samsu Somadayo; Suhardi Abdullah
PEDAGOGIK Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menganalisis nilai karakter cerita dongeng dalam pembelajaran tematik tema 7 kebersamaan kelas II SD. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Berdasarkan analisis hasil penelitian nilai karakter dalam Pembelajaran Tematik Tema 7 Kebersamaan Kelas II SD dapat disimpulkan bahwa dari kelima cerita dongeng tersebut dapat dianalisis bahwa ada dua cerita dongeng yang memiliki nilai karakter paling banyak yaitu masing-masing mengandung lima nilai karakter. Dongeng yang paling banyak mengandung nilai karakter yaitu dongeng yang berjudul “Kecerdikan Menumbuhkan Kebaikan” dan “Kiki dan Kiku”. Dari dua cerita dongeng tersebut, dongeng “Kiki dan Kiku” memiliki kalimat atau dialog yang paling banyak dalam cerita dongeng dari kelima nilai karakter yaitu nilai karakter kerja keras, rasa ingin tahu, komunikatif, cinta damai, dan peduli sosial.
MEMBANGUN BUDAYA HABITS OF MIND SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Wahid Umar; Wawan S Nadra
PEDAGOGIK Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan berpikir (habits of mind) memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran dan perkembangan siswa dalam membantu memecahkan masalah. Habits of Mind (HOM) adalah kebiasaan berpikir secara fleksibel, mengelola secara empulsif, mendengarkan dengan empati, membiasakan mengajukan pertanyaan, kebiasaan menyelesaikan masalah secara efektif, membiasakan menggunakan pengetahuan masa lalu untuk situasi baru, membiasakan berkomunikasi, berpikir jernih dengan tepat, menggunakan semua indera ketika mengumpulkan informasi, mencoba cara berbeda dan menghasilkan ide-ide yang baru, kebiasaan untuk merespon, kebiasaan untuk mengambil resiko, biasa bertanggung jawab, memiliki rasa humor, membiasakan berpikir interaktif dengan orang lain, bersikap terbuka dan mencoba terus-menerus. Hal ini sejalan dengan tujuan Kurikulum 2013, yaitu mempersiapkan generasi bangsa agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif. Artikel ini dikaji didasarkan atas analisis terhadap: (1) karakteristik matematika, (2) habits of mind, dan (3) contoh penerapan HOM dalam pembelajaran matematika yang dikembangkan pada siswa.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN MENGUNAKAN MEDIA POP UP PADA SISWA KELAS V SD 42 KOTA TERNATE Irmawati Irwan; Samsu Somadayo; Darmawati Darmawati
PEDAGOGIK Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksannan penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui proses penerapan mengunakan media pop up dan untuk mendeskripsikan hasil keterampilan berbicara setelah di terapkan media pop up. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini juga menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yakni siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengunaan media pop up telah berhasil meningktakan keterampian berbicara, dapat dibuktikan pada siklus I mencapai 44,00% kerena siswa belum terbiasa saat berbicara dengan mengunakan media pop up, gugup dan kurang percaya diri saat berbicara di depan kelas. Sedangkan pada siklus II mencapai 80,25%. Hasil observasi aktifitas guru siklus I skor 27 dengan nilai rata-rata 61,36% kuaslifikasi cukup , sedangkan pada siklus II meningkat dengan skor 38 dengan nilai rata-rata 86.36% kualifikasi sangat baik. Observasi aktivitas siswa pada siklus I adalah 52,75%, dan pada silus II adalah 82,25%.
MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DISERTAI PENERAPANNYA Wahid Umar; Suhardi Abdullah
PEDAGOGIK Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kemampuan berpikir kreatif (KBK) dan cara mengukurnya menjadi salah satu tujuan pembelajaran matematika. Kemampuan berpikir kreatif adalah kemampuan berpikir dalam memecahkan masalah matematika tidak rutin atau kemampuan memecahkan masalah dengan soal matematika open-ended problem. Dengan kata lain, salah satu cara mengukur kemampuan berpikir kreatif adalah dengan soal open-ended problem, yaitu soal matematika yang memiliki beragam solusi atau strategi penyelesaian. Cara lainnya adalah dengan metode problem posing, yaitu pembuatan soal, pertanyaan, atau pernyataan terkait soal atau situasi matematis tertentu. Kedua cara tersebut digunakan untuk mengukur aspek-aspek kemampuan berpikir kreatif matematis, yaitu kelancaran, keluwesan, kebaruan, keterincian, dan kepekaan. Dalam artikel ini akan dikaji pengertian berpikir kreatif matematis dan cara mengukurnya disertai beberapa contoh soal atau tugas untuk mengukurnya.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN HUMANIS RELIGIUS: PERSPEKTIF ALIRAN FILSAFAT IDEALISME sadjim, umar m; Karim, Kodrat Hi; Pamuti, Pamuti
PEDAGOGIK Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat idelaisme seabagi salah satu aliran filsafat kuno yang dikembangkan pertama kali oleh Plato merupakan aliran yang sangat sarat dengan nilai-nilai humanis religius. Dan nilai-nilai tersebut jika dikaji dan dianalisis secara mendalam, tentunya akan memberikan dampak sangat luar biasa pada setiap individu khususnya dalam aras pendidikan. Mengkaji dan menganalisis Nilai-nilai pendidikan fundamental yang humanis dan religius, dalam aliran filsafat idealisme kaitannya dengan praksis pendidikan masih sangat relevan untuk dikembangkan. Seperti halnya konsep tentang guru sebagai teladan yang digugu dan ditiru, atau mengungkap potensi anak yang terpendam agar muncul kepermukaan yang terimplementasikan untuk selanjutnya menjadi kompetensi pada diri anak. Nilai-nilai pendidikan humanis religius merupakan kesepadanan yang sangat seimbang. Karena jika nilai humanis saja yang dikembangkan tanpa religius, maka keseimbangan tidak akan terjadi dan membuat individu lebih mementingkan nilai humanis, sementara tidak memiliki nilai religi. Seperti halnya model sekolah yang dikembangkan di Muhammadiyah juga menekankan pada pengembangan nilai-nilai humanis dan religius. Selain itu dilingkungan Islam netral lainnya misalnya SMP Al-Islam, SMP Ulul-al baab di Surabaya yang tidak hanya dari sisi metafisis, tetapi juga epistemologi dan aksiologisnya. Dilingkungan Agama lain seperti Sekolah Dasar Tionghoa yang mengembangkan pendidikan nilai religius untuk agama Kong-fhu tzu, di kota Semarang, dan masih banyak lagi. Walaupun demikian ada sekolah Pemerintah yang mulai mengadopsi modelnya, seperti Madrasah Insan Cendekia, Ini menunjukkan bahwa aliran filsafat idealisme yang sarat dengan nilai-nilai humanis dan religius ini telah menjadi icon untuk model alternative yang menawarkan irisan kompilasi antara sekolah/Madrasah yang selain mengembangkan pembelajaran umum begitu pula dengan pembelajaran keagamaan serta etika dan estetika.
SPEAKING ABILITY IMPROVEMENT THROUGH CERING IMAGE MEDIA IN GROUP A TK PKK AKE TALAGA IN TIDORE ISLANDS Rita Samad
PEDAGOGIK Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Speaking is the ability to pronounce articulated sounds or words to express, express, and convey thoughts, ideas, and feelings in Tarigan (1985: 98) results from initial observations with a total of 10 children aged 4 to 5 years, it seems that they are still underdeveloped in speaking this is due to the lack of teachers in implementing learning media, especially serial image media. So the researchers tried to solve it by using serial image media to improve children's ability to speak. With the formulation of the problem, how do you improve the ability to speak through serial media for group A TK PKK Ake Talaga in Tidore Islands?, The research objective was to describe the children speaking through serial pictures. The research is classroom action research (CAR), using qualitative descriptive data analysis techniques and percentages. Data collection techniques used observation and documentation techniques, in the evaluation in cycle I, namely, in speaking well according to the serial image there were 20%, who began to develop while 80% had not yet experienced development in speaking and for indicators of daring to express ideas there were 3 children ( 30%) began to develop while (70%) had not yet developed in cycle II, they had started to show a significant increase, this can be seen in the results of observation and the results of reflection show that they have developed (70%) and have not developed ( 30%). Meanwhile, the indicator for the courage to present ideas has increased (85%) and those that are starting to develop (15%).
TRANSFORMASI NILAI NILAI PENDIDIKAN MORAL PADA SUBJEK DIDIK DI SMA ( berbasis Learning society umar m sadjim; Fachria Djumati; Selvi Wulandari
PEDAGOGIK Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa SMA dan sederajat dengan berbagai sikap dan perilakunya, dal amkehidupan kesehariannya kadang menjadi suatu paradoks. Dipicu juga dengansentuhan sentuhan nilai nilai pendidikan moral yang sangat minim, dan telahhilang sen sitifitas pada dirinya berupa: sense o f humanity, sense of community,sense of cultural, sense of religi, dan sense of belonging Dengan demikianmaka transformasi nilai nilai pendidikan moral melalui upaya kerja sama dansaling mendukung antara orang tua dan guru merupakan suatu keniscayaan.Selain itutransformasi nilai nilai moral juga membutuhkan keterlibatan tokohmasyarakat , tokoh agama dan tokoh adat untuk bersinergi sesuai denganperannya masing masing. Dibutuhkan adanya refleksi mendalam dari semuapihak bahwa; pertama , anak ( a tau subj ek didik adalah amanah AllahSwt kepada setiap orang tua, maka tergantung orang tuanya mau menjadikananak tersebut, menjadi manusia yang beradab ataukah manusia y ang biadab .Kedua , anak merupakan in vestas i masa depan, untuk bangsa dan negarabahk an untuk kepentingan agama. Ketiga bahwa anak juga merupakan cobaa n,bagi semua orang tua. Kalau ketiga hal tersebut di atas diperhatikan, penulisyakin dan percaya bahwa harta yang tak ternilai harganya itu akan l ebihdidahulukan untuk diperhatikan, dari pada pekerjaan dan urusan keduniawiaanlainnya.
IMPROVEMENT STUDENTS CAPABILITIES IN WRITING POETRY BY USING AUDIO VISUAL MEDIA AT GRADE IV SD NEGERI 25 KOTA TERNATE Suhardi Abdullah
PEDAGOGIK Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this research to knew the students capability and competence in writing poetry and then increasing of their learning result by using audio visual media. The method used in this research was qualitative descriptive and the type of the research are classroom action research. The data collecting used some kinds of tools like; observation, test and instrument. The result of the research conducted and categorized well done or succeed in implemented. It could be seen on the indicators reached by the students from the first cycle. There were 6 (23.70%) students complete their grade while 24 (26.30) students were incomplete of their grade. In the second cycle there were 22 (92.03%) of students were complete their writing poetry while 2 students needs to be observed and additional learning in progress planning. Thus, concluded that these media and it capable to use in improving children’s develop wring skill.