cover
Contact Name
Samsu Somadayo
Contact Email
samsu.somadayo@unkhair.ac.id
Phone
+6281333336033
Journal Mail Official
pedagogik@unkhair.ac.id
Editorial Address
Kampus I Universitas Khairun, Akehuda Jl Bandara Babullah Kota Ternate Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Pedagogik
Published by Universitas Khairun
ISSN : 22528431     EISSN : 30253438     DOI : https://doi.org/10.33387/pedagogik.v11i2
Core Subject : Education,
Pedagogik adalah Jurnal Pendidikan yang Berorientasi pada Pendidikan & Pembelajaran di Sekolah Dasar
Articles 77 Documents
MEMBANGKITKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MATERI MENGENAL SURAH AL-INSYIRAH DI SEKOLAH DASAR Siti Naima Masri; Umar Sadjim
PEDAGOGIK Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to generate learning motivation among students in learning Islamic religious education in elementary schools using the material about knowing Surah Al-Insyirah. The type of research used is library research.The data collection technique used in this study was to examine various sources and references related to the research variables, which came from textbooks and journals on students' learning motivation in learning Islamic education, which discusses surah Al-insyirah. Reference sources that have been obtained are then reviewed and analyzed to obtain data that is in accordance with the research focus. As for library research, the main data sources consist of primary data sources and secondary data sources. Secondary data is data obtained from sources that discuss less according to the research focus, while primary data is a source that discusses a lot of issues related to the research focus. The data analysis technique is using Miles & Huberman data analysis with data collection, data verification, and drawing conclusions.Based on the results of studies and analysis of sources both references and journals, it shows that teachers can generate students' learning motivation in learning Islamic education with material about knowing Surah Al-Insyirah in Elementary Schools by using various methods and various learning media. For coherence or linkage of indicators of student learning motivation through learning Islamic Religious Education about knowing Surat al-Insyirah, consisting of; (a) knowing the laws of reading, (b) how to read the letter al-Insyirah, (c) knowing the letter al-Insyirah by knowing its asbaabun nuzul briefly, (d) practicing writing the letter word for word, (e) practicing memorizing it, (f) exercises to match word fragments to prepare for memorization, (g) and calligraphy writing (art) which is carried out in groups,
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI MODEL TALKING STICK DIPADU DENGAN MEDIA KARTU CERITA PADA SISWA Anwar Marasabesy; Santi M J Wahid
PEDAGOGIK Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research are (1) to find out the process of improving speaking skills through the Talking Stick model combined with story card media for third grade students at SDN 12 Ternate City, (2) to find out the results of improving speaking skills through the Talking Stick model combined with story card media for third grade students. SDN 12 Ternate.The process of applying the Talking Stick model combined with story card media is divided into several steps of learning activities as follows: (1) Divide students into 5 groups, (2) Distribute story cards to each student, (3) Provide an explanation of the Talking Stick learning model combined with story card media, (4) Students discuss with their group friends, then each write about events such as on the story cards that have been distributed, (5) After that students make a circle, (6) The teacher gives a stick to a student, while singing the song the student rolls the stick to his friend, (7) the student who gets the stick, must speak in front of the class according to the material received.Improved speaking skills through the application of the Talking Stick model combined with story card media which shows the mastery of students by 25% or 6 students who complete the 24 students who take part in the learning process in class with the average score in the first cycle is 56.50%. While in the second cycle the percentage of students increased to 87.50% or 21 students who completed the 24 students who took part in the learning process in class with the average score in the second cycle was 73.25%. Therefore, the application of the Talking Stick model combined with story card media can improve the speaking ability of third grade students at SDN 12 Ternate as seen from the results of cycle I and cycle II.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS KONSEP KEMISKINAN Lisnawati Iskandar Alam
PEDAGOGIK Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted with the aim of improving the learning outcomes of fourth grade students at SD Negeri 49 Ternate on the concept of poverty through the use of a contextual learning model using the inquiry method. The research design is classroom action research (Classroom Action Research) with the instruments used are test questions, teacher and student observation sheets, and interviews. The data analysis technique used is descriptive qualitative.Based on the data analysis, it is concluded that the use of the contextual model of the inquiry method can improve learning outcomes on the concept of poverty. This can be shown by the acquisition of the average score of student learning outcomes of 60.52% (cycle I) increased to 78.94% (cycle II). In addition, student learning activities increased as indicated by the acquisition of the average activity score (cycle I) increased to 89.96% (cycle II). The use of the inquiry method contextual learning model can also improve students' learning mastery, namely the number of students who complete learning in the first cycle is 8 students (42%) increasing to 15 students (79%) in the second cycle of the number of students 22 students. In addition, the activities of the teaching and learning process of teachers increased as indicated by the acquisition of an average score of 62.5% (cycle I) increased to 87.5% (cycle II).
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD INPRES TABANALOU PADA TEMA 8 SUBTEMA 1 MANUSIA DAN LINGKUNGAN Fadila Hi Kader; Pamuti Pamuti; Wawan Suprianto Nadra
PEDAGOGIK Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi model pembelajaran Problem Based Learning pada siswa dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Problem Based Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Penelitian dilaksanakan di SD Inpres Tabanalou di kelas V yang berjumlah 16 siswa yang terdiri dari 13 perempuan dan 3 laki-laki. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi dan tes. Analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan adanya peningkatan perolehan hasil belajar. Pada siklus I terdapat 6 siswa yang mencapai nilai KKM dengan persentase 37,5 % dan 10 siswa yang belum mencapai nilai KKM dengan persentase 62,5 %, aktivitas guru 71,11% dan aktivitas siswa 69,41%. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan dimana terdapat 14 siswa yang mencapai nilai KKM dengan jumlah persentase 87, 5% dan 2 siswa yang belum mencapai nilai KKM dengan jumlah persentase 12,4 %, aktivitas guru meningkat menjadi 90% dan aktivitas siswa 89,41%. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa implementasi model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada tema 8 subtema 1 manusia dan lingkungan
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE KARTU SUKU KATA PADA SISWA KELAS I SDN 52 KOTA TERNATE Anwar Marasabesy; Santi M. J Wahid
PEDAGOGIK Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah untuk memperbaiki kualitas pembelajaran dan secara khusus tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui penggunaan metode suku kata pada pelajaran bahasa Indonesia di kelas I SD Negeri 52 Kota Ternate. 2) Untuk mengetahui Peningkatan hasil belajar siswa kelas I SD Negeri 52 Kota Ternate setelah menggunakan metode Membaca dengan Kartu Suku Kata. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Cloossroom Action Research. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah Penelitian yang khusus dimaksudkan untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas pembelajaran membaca permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 52 kota Ternate. Proses Penelitian Tindakan Kelas meliputi aspek Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan/Observasi, dan Refleksi yang merupakan langkah-langkah berurutan dalam setiap siklus. Hasil analisa data pada siklus I jumlah siswa yang tuntas adalah 6 siswa dengan jumlah rata-rata 21,42%, yang tidak tuntas adalah 22 siswa dengan jumlah rata-rata 78,57%. Sedangkan pada siklus II siswa yang tuntas adalah 21 siswa dengan nilai rata-arta 75%, yang tidak tuntas adalah 7 siswa dengan nilai rata-rata 25%. Dengan demikian, observasi pada siklus I ke siklus II mencapai target ketuntasan, maka penelitian ini tidak lagi di lanjutkan pada siklus berikutnya.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas III SD Negeri 50 Kota Ternate Melalui Model Course Review Horay Pada Tema 8 Praja Muda Karana Sub Tema 4 Aku Suka Berkarya Niswatin Sholikhan; Darmawati Hady; Eko Purnomo
PEDAGOGIK Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar melalui proses pembelajaran model course review horay pada Siswa Kelas III SD Negeri 50 Kota Ternate, melalui penggunaan model pembelajaran course review horay pada tema 8 praja muda karana subtema 4 aku suka berkarya. Desain Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek yang terlibat dalam penelitian ini siswa kelas III dengan jumlah siswa 18 orang yang terdiri dari laki-laki 10 orang dan perempuan 8 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga tahap yaitu untuk menentukan ketuntasan hasil belajar siswa secara individual, untuk menentukan ketuntasan belajar siswa secara klasikal dan untuk menghitung persentase hasil aktivitas siswa dan guru. Berdasarkan Analisis data disimpulkan hasil penelitian ini menujukan terdapat peningkatan pada setiap siklus, dimana siklus I diperoleh ketuntasan belajar dengan persentase 33% sebanyak 6 siswa, aktivitas guru 71% dan aktivitas siswa 67,5%. Kemudian pada siklus II diperoleh ketuntasan belajar siswa dengan persentase 83,33% siswa aktivitas guru meningkat menjadi 98% dan aktivitas siswa 92,5%. Berdasarkan hasil persentase di atas dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran Mengunakan Model course review horay pada tema 8 praja muda karana subtema 4 aku suka berkarya dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD 50 Kota Ternate.
PENERAPAN MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD NEGERI 1 KOTA TERNATE Nurafni Kaunar; Samsu Somadayo; Risna Srinawati
PEDAGOGIK Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) Mengetahui proses penerapan media flash card dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 1 Kota Ternate, (2) Mengetahui hasil membaca permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 1 Kota Ternate dengan menggunakan media flash card. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Adapun tahapan PTK meliputi: (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) observasi (4) refleksi yang terdiri dari siklus I dan siklus II. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 20 siswa kelas I semester genap Tahun Ajaran 2021/2022. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 1) observasi, 2) dokumentasi, dan 3) tes. Hasil penelitian dari penerapan media flash card dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 9 siswa atau 45% sedangkan yang belum tuntas sebanyak 11 siswa atau 55% dari 20 siswa yang mengikuti proses pembelajaran di kelas dengan jumlah rata-rata pada siklus I adalah 59,25%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan media flash card untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan di kelas I SD Negeri 1 Kota Ternate belum berhasil. Sedangkan pada siklus II siswa yang tuntas sebanyak 16 siswa atau 80% sedangkan yang tidak tuntas sebanyak 4 siswa atau 20% dari 20 siswa yang mengikuti proses pembelajaran di kelas dengan jumlah rata-rata pada siklus II adalah 72,00%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media flash card dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 1 Kota Ternate.
PERAN ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DI DESA KAWALO KECAMATAN TALIABU BARAT Rahmiwati Salamet; Darmawati Hady; Fachriah Djumati
PEDAGOGIK Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Karakter Anak di Desa Kawalo Kecamatan Talibau Barat yang di laksanakan pada Bulan Desember 2021 sampai Januari 2022. Metode penelitian ini menggunkan pendekatan deskriptis kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menujukan bahwa peran orang tua terhadap pendidikan karakter di Desa Kawalo Kecamatan Taliabu Barat, peneliti dapat menyimpulkan bahwa peran orang tua dalam pendidikan karakter anak terlakasana dengan baik. adapun cara orang tua di Desa Kawalo dalam mendidik anak yaitu mendidik dengan cara yang baik, mendidik dengan kelembutan, ketulusan, mendidik dengan penuh kasih sayang, mendidik dengan keteladan dan mendidik dengan mengajarkan anak sopan santun dan agama. Hal ini dapat dilihat 2 indikator, yaitu cara orang tua mendidik anak dan membentuk karakter anak. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa pelaksanaan penelitian di Desa Kawalo kecamatan taliabu barat dilaksanakan dengan baik.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD NEGERI SONDO-SONDO KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Surya Saluta; Kodrat Hi Karim; Risna Srinawati
PEDAGOGIK Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri Sondo-Sondo Kabupaten Halmahera Timur melalui media gambar. Jenis penelitian ini yaitu Peneltian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tiga tahapan yaitu (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan dan Observasi, (3) Refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Sondo-Sondo pada siswa kelas I yang berjumlah 15 orang yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan tes. Analisis data yang diguunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I terdapat 66,7% atau 10 siswa yang mencapai nilai KKM dan 5 atau 33,3% yang belum mencapai nilai KKM. Hal ini menunjukan bahwa dengan penggunaan media gambar untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri Sondo-Sondo dinyatakan belum berhasil. Oleh karena itu tindakan ini dilanjutkan kesiklus II. Dengan adanya perbaikan pada siklus II diperoleh 13 atau 86,7% yang mencapai nilai KKM dan 2 atau 13,3% siswa yang belum mencapai nilai KKM. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri Sondo-Sondo dan dapat dinyatakan berhasil.
Penerapan Media Puzzle House dipadu Metode Hypnoparenting Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas II SD Negeri 53 Kota Ternate Pada Tema 7 Subtema 1 Kebersamaan di Rumah Balgis Fabanyo; Darmawati Hady; Fachriah Djumati
PEDAGOGIK Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : PEDAGOGIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan media puzzle house dipadu metode hypnoparenting di kelas II SD Negeri 53 Kota Ternate pada tema 7 subtema 1 kebersamaan di rumah dan mengetahui aktivitas pembelajaran kelas II SD Negeri 53 Kota Ternate saat diterapkannya media puzzle house dipadu metode hypnoparenting pada tema 7 subtema 1 kebersamaan di Rumah. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun tahapan PTK meliputi: (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) observasi (pengamatan) (4) refleksi yang terdiri dari siklus I dan siklus II. Teknik analis data dalam penelitian ini dilakukan dengan tahapan menghitung presentase hasil aktivitas pembelajaran, yaitu aktivitas guru dan siswa, untuk hasil belajar siswa secara individu, dan untuk menentukan ketuntasan belajar siswa, secara klasikal. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 19 siswa kelas II semester genap Tahun Ajaran 2021/2022. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 1) observasi, 2) dokumentasi, dan 3) tes. Hasil penelitian dari penerapan media puzzle house dipadu metode hypnoparenting dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I sebanyak 7 siswa menunjukkan ketuntasan hasil belajar dengan presentase 43,75% dari 16 siswa, dan aktivitas pembelajaran pada aktivitas siswa diperoleh presentase 57,5% aktivitas guru diperoleh 77,27%. Sedangkan pada siklus II menunjukkan ketuntasan hasil belajar meningkat dengan presentase 84,21% dari 19 siswa diperoleh aktivitas siswa 82,5% dan aktivitas guru 97,72%.