cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Farmasi Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23017716     EISSN : 26224607     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Farmasi Udayana merupakan jurnal elektronik yang dikelola oleh jurusan Farmasi FMIPA Udayana. Jurnal ini yang merupakan media publikasi penelitian dan review article pada semua aspek ilmu farmasi yang bersifat inovatif , kreatif, original dan didasarkan pada scientific. Artikel yang dimuat dalam jurnal ini meliputi penemuan obat, sistem penghantaran obat serta pengembangan obat. Jurnal ini memuat bidang khusus di farmasi seperti kimia medisinal, farmakologi, farmakokinetika, farmakodinamika, analisis farmasi, sistem penghantaran obat, teknologi farmasi, bioteknolofi farmasi, obat herbal dan komponen aktif tanaman serta evaluasi klinik obat
Arjuna Subject : -
Articles 322 Documents
PEMISAHAN RIFAMPISIN, ISONIAZID, DAN PIRAZINAMIDA DENGAN KLT TERIMPREGNASI PARAFIN Prawiranata I.P.H.; Widhiartini I.A.A.; Cahyadi K.D.; Wirasuta I.M.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 2, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.754 KB)

Abstract

Telah dilakukan pengembangan metode kromatografi untuk pemisahan rifampisin, isoniazid, dan pirazinamida menggunakan pelat KLT terimpregnasi parafin. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pemisahan rifampisin, isoniazid, dan pirazinamida secara simultan. KLT silika gel 60 GF254 diimpregnasi menggunakan parafin 10% (v/v) dalam dietil eter. Beberapa variasi fase gerak yang dioptimasi mengacu pada campuran etanol : air (70:30 v/v) + 5% asam asetat glasial + 1% amonia 37%. Parameter kromatografi terbaik diperoleh dari pemisahan menggunakan fase gerak campuran etanol : air (95:5 v/v) + 5% asam asetat glasial + 1% dietilamin. Fase gerak ini juga memberikan pemisahan terbaik untuk ketiga senyawa dengan Rs > 1 dan ? > 1. Pelat dipindai pada panjang gelombang 335 nm untuk analisis rifampisin dan 275 nm untuk analisis isoniazid dan pirazinamida menggunakan KLT-spektrofotodensitometer. Metode yang dikembangkan dapat digunakan sebagai acuan untuk pemisahan rifampisin, isoniazid, dan pirazinamida pada sampel obat ataupun sampel biologis.
FORMULASI DAN EVALUASI MIKROEMULGEL DARI EKSTRAK DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) G. Jafar; S. Muhsinin; A Hayatunnufus
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 6 No. 2, Tahun 2017
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.872 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2017.v06.i02.p02

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antijerawat adalah daun sirsak. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan formulasi ekstrak daun sirsak dan evaluasinya, sehingga memiliki stabilitas yang baik. Penelitian ini diawali dengan mengekstraksi daun sirsak menggunakan metode maserasi, kemudian dilakukan fermentasi untuk membandingkan konsentrasi hambat minimum yang lebih efektif sebagai antibakteri Staphyloccoccus aureus. Setelah itu, dibuat 9 formula mikroemulsi dengan variasi konsentrasi dan jenis kosurfaktan yaitu Tegocare® dan Plantacare®. Pemilihan formula mikroemulsi terbaik dipilih berdasarkan evaluasi secara organoleptik. Terhadap mikroemulsi terbaik dilakukan karakterisasi lainnya seperti pengujian freeze and thaw, uji sentrifugasi dan uji TEM (Transmission Electron Microscopy). Evaluasi sediaan mikroemulgel meliputi organoleptik, pH, viskositas, homogenitas, dan daya sebar selama penyimpanan 28 hari, serta uji panelis. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan (sig > 0,05) antara ekstrak fermentasi dan nonfermentasi, sehingga ekstrak nonfermentasi digunakan dalam formulasi dengan konsentrasi 10 mg/ml. Mikroemulsi dengan kosurfaktan Plantacare® 10% merupakan formula mikroemulsi terpilih. Pada pengujian freeze and thaw, mikroemulsi stabil sampai siklus kelima, sedangkan pada pengujian TEM mikroemulsi memiliki ukuran partikel sebesar 50,0 nm. Mikroemulsi terpilih diinkorporasi ke dalam 3 formula basis gel (Viscolam®) dengan variasi konsentrasi 8% - 10%. Dari hasil analisis menggunakan ANOVA, nilai pH pada ketiga formula tersebut tidak konstan (sig < 0,05), sedangkan untuk nilai viskositas hanya formula II (konsentrasi 9%) yang konstan pada nilai sig > 0,05.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Kulit Kacang Tanah (Arachis hypogeae L.) dengan Metode Maserasi Panas Terhadap Profil Lipid Tikus Sprague Dawley Diet Lemak Tinggi Utami, L. N. S.; Leliqia, N. P. E.; Swastini, D. A.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 2, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.361 KB)

Abstract

Kulit kacang tanah (Arachis hypogeae L.) secara empiris telah dimanfaatkan untuk menurunkan kadar kolesterol darah. Kandungan kimia kulit kacang tanah seperti polifenol, saponin, dan serat diduga memiliki aktivitas yang berhubungan dengan dislipidemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui golongan senyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak etanol 96% kulit kacang tanah yang diperoleh dengan metode maserasi panas serta pengaruh pemberian ekstrak tersebut terhadap profil lipid tikus Sprague Dawley yang diinduksi diet lemak tinggi. Penelitian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu: induksi diet lemak tinggi yang dilakukan selama 14 hari sebelum perlakuan. Kelompok penelitian dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri dari kontrol negatif (CMC Na 0,5%), kontrol positif (simvastatin 0,9 mg/kgBB), dan perlakuan yang diberikan tiga variasi dosis ekstrak etanol 96% kulit kacang tanah yaitu 300 mg/kgBB, 600 mg/kgBB dan 1200 mg/kgBB selama 14 hari dengan pembawa CMC Na 0,5%. Pengambilan darah dilakukan sebelum dan setelah perlakuan. Pengukuran kadar kolesterol total, trigliserida, LDL, dan HDL menggunakan reaksi ezimatis. Data yang diperoleh diolah secara statistik dengan analisis paired t-test dan ANOVA-one way dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil skrining fitokimia menunjukan bahwa ekstrak etanol 96% kulit kacang tanah mengandung senyawa golongan polifenol dan serat. Ekstrak etanol 96% kulit kacang tanah pada dosis 300 mg/kgBB, 600 mg/kgBB, dan 1200 mg/kgBB yang diperoleh dengan metode maserasi panas tidak berpengaruh terhadap profil lipid darah pada tikus sprague dawley yang diinduksi diet lemak tinggi.
Pengaruh Ekstrak Bbuah Terung Belanda (Solanum betaceum Cav.) Terhadap Kadar Gula Darah Mencit Jantan Galur Balb/C yang Diinduksi Aaloksan Angga Rosadi
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 7 No. 2, Tahun 2018
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.515 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2018.v07.i02.p04

Abstract

Terung belanda (Solanum betaceum) merupakan tanaman yang mengandung senyawa flavonoid yang berperan sebagai antioksidan sehingga dapat membantu dalam terapi Diabetes melitus (DM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak buah terung belanda dalam menurunkan kadar gula darah pada mencit jantan galur Balb/C. Hewan uji mencit yang sebelumnya telah diinduksi dengan Aloksan diberikan ekstrak etanol 70% buah terung belanda dengan dosis 7,5 mg/Kg BB, 22,5 mg/Kg BB, dan 67,5 mg/Kg BB selama 14 hari dengan Metformin kontrol positif . Pengujian kadar gula darah dilakukan pada hari ke-7 dan hari ke-14. Hasil dari pengujian yang dilakukan menunjukkan ekstrak dengan dosis 22,5 mg/kg BB, dan 67,5 mg/kg BB dapat menurunkan kadar gula darah hewan uji dimana potensi penurunan kadar gula darah mencit pada hari ke-14 dengan dosis 67,5 mg/kg BB lebih baik daripada dosis pemberian 22,5 mg/kg BB karena berdasarkan pengujian statistik yang dilakukan, kadar gula darah hewan uji sudah berbeda signifikan dengan kelompok Kontrol negatif dan tidak berbeda bermakna dengan kelompok kontrol positif dan kontrol normal, namun kadar glukosa darah mencit masih diatas kadar glukosa darah normal puasa pada mencit.
KARAKTERISTIK MCC JERAMI PADI BERAS MERAH DENGAN METODE DELIGNIFIKASI NaOH 5% I.G.N.A Dewantara Putra; I.G.N. Jemmy A. Prasetia; G.A. Aparigraha
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 5, No. 1, Tahun 2016
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.307 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisitik sifat fisik meliputi organoleptis, pH, viskositas, kompaktibilitas, dan sifat alir selulosa mikrokristal jerami padi beras merah yang kemudian dibandingkan dengan karakteristik sifat fisik dari selulosa mikrokristal produk komersil yaitu Avicel PH 101. Selulosa mikrokristal jerami padi beras merah diperoleh melalui proses delignifikasi dengan NaOH konsentrasi 5% dilanjutkan dengan proses hidrolisis dengan larutan HCl 2,5N. Selulosa mikrokristal kemudian dilakukan uji karakteristik meliputi organoleptis, pH, viskositas, kompaktibilitas, sifat alir. Hasil dari penelitian diperoleh organoleptis (putih kekuningan, tidak berbau, jarum kristal), pH (5,31), viskositas (5,9), kompaktibilitas (30,06%), dan sifat alir sangat buruk. Karakteristik selulosa mikrokristal jerami padi beras merah yang diperoleh melalui proses delignifikasi konsentrasi NaOH 5% memiliki karakteristik yang sama dengan Avicel PH 101.
Pengaruh Mutu Pelayanan Terhadap Tingkat Kepuasan Konsumen Apotek Non Praktek Dokter di Kuta Utara Dewi N. P. A. T.; Dewantara I. G. N. A.; Setyawan E. I.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.563 KB)

Abstract

Penilaian tingkat kepuasan konsumen terhadap mutu pelayanan dapat dinilai berdasarkan lima dimensi mutu pelayanan seperti dimensi tangible, dimensi reliability, dimensi responsiveness, dimensi assurance dan dimensi empathy. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh mutu pelayanan berdasarkan pelayanan kefarmasian terhadap tingkat kepuasan konsumen di apotek non praktek dokter di Kuta Utara. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling pada seluruh apotek non praktek dokter di Kuta Utara yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi. Data diperoleh melalui kuisioner yang diberikan kepada 400 konsumen apotek. Importance Performance Analysis merupakan analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen dengan membandingkan harapan pelayanan yang diingingkan konsumen terhadap kenyataan pelayanan yang diberikan apoteker dalam kuadran kartesius. Berdasarkan hasil Importance Performance Analysis, diperoleh hasil bahwa konsumen merasa puas terhadap pelayanan pada dimensi tangible, responsiveness, assurance dan empathy. Sedangkan pada dimensi reliability, perlu dilakukan peningkatan mutu pelayanan khususnya aspek menjelaskan proses terjadinya penyakit dan gejala penyakit pasien untuk mencapai tingkat kepuasan konsumen yang lebih baik lagi.
UJI FITOKIMIA EKSTRAK ETIL ASETAT RIMPANG BANGLE (Zingiber purpureum Roxb.) Artini, P. E. U. D; Astuti, K. W.; Warditiani, N. K.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 4, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.861 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang uji fitokimia ekstrak etil asetat rimpang bangle (Zingiber purpureum Roxb.) yang berasal dari daerah Gianyar Bali. Uji fitokimia penting dilakukan untuk mengetahui golongan senyawa kimia yang terkandung dalam suatu tanaman yang sedang diteliti. Faktor yang berperan penting dalam uji fitokimia adalah pemilihan pelarut dan metode ekstraksi (Kristanti dkk., 2008). Uji fitokimia dilakukan dengan melihat pengujian reaksi warna yang terjadi menggunakan suatu pereaksi warna. Golongan senyawa kimia yang diuji pada ekstrak etil asetat rimpang bangle (Zingiber purpureum Roxb.) meliputi saponin, flavonoid, tanin, steroid dan triterpenoid, alkaloid, minyak atsiri, serta glikosida. Identifikasi menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat rimpang bangle dari daerah Gianyar Bali mengandung senyawa golongan saponin, flavonoid, tanin, minyak atsiri, dan glikosida.
Molecular Docking Terpinen-4-ol pada Protein IKK sebagai Antiinflamasi pada Aterosklerosis secara In Silico Putu Pradnya Pramita Dewi
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 8, No. 1, Tahun 2019
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.049 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2019.v08.i01.p07

Abstract

ABSTRACT Atherosclerosis is a chronic inflammatory disease that begins with endothelial dysfunction, it caused fat accumulation and plaque growth in the inner arteries walls. Endothelial dysfunction will activate the Nuclear Factor Kappa B (NF-kB) pathway involving IKK proteins. Terpinen4-ol is constituent found in the bangle (Zingiber cassumunar) rhizome. The purpose of this study were to determine the affinity and mechanisms of terpinen-4-ol against IKK protein as anti-inflammatory in atherosclerosis performed using molecular docking method. The docking result are assessed from the binding energy and hydrogen bonds formed between terpinen-4-ol and protein. The result showed that terpinen-4-ol has activity in inhibiting the inflammatory process because it is able to disturb IKK protein with bond energy values -4.89 kcal/mol. The molecular mechanism in inhibiting the activity of IKK protein through the formation of hydrogen bonds in these proteins. These result show that terpinen-4-ol has the potential to inhibiting inflammatory process and it caused the formation of atherosclerotic plaque can be obstructed. Keywords: Atherosclerosis, Terpinen-4-ol, Molecular Docking, In Silico
Identifikasi Mutasi Gen rpoB Pada Daerah Hulu RRDR Mycobacterium Tuberculosis Multidrug Resistent Isolat P10 M. A. Pratiwi; K. Ratnayani; S.C. Yowani
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 1, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.754 KB)

Abstract

Multidrug Resistant Tuberculosis (MDR-TB) merupakan tuberculosis yang disebabkan oleh strain M.tuberculosis yang resistan sekurang-kurangnya terhadap obat antituberculosis lini pertama yaitu rifampisin dan isoniazid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutasi dan perubahan asam amino pada isolat MDR-TB P10 fragmen daerah hulu RRDR (Rifampisin Resistance Determining Region) (125-421) Gen rpoB. Amplifikasi dilakukan dengan menggunakan metode Multiplex Polymerase Chain Reaction (Multiplex PCR) dengan menggunakan sepasang primer FrL2 5’CTAAGCTGC GCGAACCACTTGA3’ dan RevL2 5’TGATGAACTCGGCGGTGAC GAA3’. Produk PCR, disekuensing untuk mendapatkan urutan nukleotida. Analisis mutasi dilakukan dengan menggunakan program MEGA4. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa metode multiplex PCR telah berhasil mengamplifikasi fragmen target yang berukuran 0,3kb dan 0,5kb. Proses sekuensing yang dilakukan menghasilkan pembacaan nukleotida sebanyak 254 basa. Analisis mutasi nukleotida menunjukkan bahwa ternyata pada isolat P10 tidak terdapat mutasi pada daerah hulu RRDR.
KARAKTERISTIK MIKROORGANISME PADA TEH ROSELLA KOMBUCHA LOKAL BALI Sumartin N.W.E.; Leliqia N.P.E.; Yan Ramona
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 1, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.215 KB)

Abstract

Teh rosella kombucha lokal Bali dibuat dengan memfermentasikan teh rosella dengan bantuan simbiosis bakteri dan yeast. Diketahui bahwa teh kombucha memiliki aktivitas antioksidan dan aktivitas tersebut dipengaruhi oleh mikroorganisme yang terdapat di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik mikroorganisme yang terdapat dalam teh rosella kombucha lokal Bali. Penentuan karakteristik mikroorganisme dalam teh rosella kombucha lokal Bali dilakukan dengan metode pewarnaan, uji sifat biokimia, motility, pengamatan sifat morfologi dan koloni mikroorganisme serta cellular arrangement. Diketahui bahwa dalam teh rosella kombucha lokal Bali terdapat mikrooganisme yang memiliki kemiripan ciri dengan bakteri genus Acetobacter dan yeast genus Schizosaccharomyces, Saccharomyces, Toruluspora dan Zygosaccharomyces.