cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan
ISSN : -     EISSN : 2502471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan (Education Journal: Theory, Research, and Development) is an electronic journal focuses on a scientific article concerning education issues in general published by Graduate School of Universitas Negeri Malang since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 5: MEI 2018" : 20 Documents clear
Eksplorasi Penggunaan Link Map dalam Learning Cycle 7E untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Fluida Statis Dian Rafiah; Parno Parno; Ahmad Taufiq
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 5: MEI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.031 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i5.10991

Abstract

Abstract: The aim of this research is to explore the influence using link map in learning cycle 7e on the student’s problem solving skill in static fluid. The kind of this research is qualitative research with case study approach. The techniques of collecting data are link map created by students and posttest result of student’s problem solving skill. The instruments that used in this research are link map in LKS and five problem solving question with reliability value 0,691. Sample in this research are 5 students from class XI IA 1 SMAN Kediri. The result of data analysis shows that students with ability to create link map correctly get better score than the other students. This shows that link map can help to understand and link the relevant concepts in static fluid and useful as a reference in problem solving. Abstrak: Penelitian ini dimaksudkan untuk mengeskplor pengaruh penggunaan link map dalam Learning Cycle 7E terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi fluida statis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa link map yang dibuat siswa dan hasil kemampuan pemecahan masalah siswa melalui posttest. Instrumen penelitian yang digunakan adalah link map dalam LKS dan lima soal kemampuan pemecahan masalah dengan reliabilitas soal sebesar 0,691. Sampel pada penelitian ini adalah lima siswa dari kelas  XI IA 1 SMAN 3 Kediri. Hasil analisis data  menunjukkan siswa yang mampu membuat link map dengan tepat memperoleh nilai kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik daripada siswa yang tidak mampu membuat link map. Hal ini menunjukkan bahwa link map membantu siswa memahami dan mengaitkan konsep-konsep yang relevan pada materi fluida statis dan berguna sebagai alat referensi dalam pemecahan masalah.
Kemampuan Pemecahan Masalah Kontekstual Siswa SMA pada Materi Barisan dan Deret Meylia Dwi Jayanti; Edy Bambang Irawan; Santi Irawati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 5: MEI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.979 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i5.11092

Abstract

Abstract: This article was a study that aims to describe the contextual problem solving skills of senior high school students. We used problem solving indicator based on Polya. The results of this study indicated that on stage of understanding the problem, 8% of all students could understand every word of the problem but some students were wrong in writing what was known and asked from the problem. At the stage of planning the strategies of solving problems, 43% of all students could construct the solving plan for the question given. At the stage of implementing a plan, 33% of all students could finish all steps chosen to solve the problems systematically. In the last stage, i.e: checking the answers obtained, 16% of all students were able to check the answers back but some students were not able enough to check back the answers obtained.Abstrak: Artikel ini merupakan suatu kajian yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah kontekstual siswa SMA. Analisis data dalam kajian ini menggunakan indikator kemampuan pemecahan masalah Polya. Hasil kajian menunjukkan pada tahap memahami masalah sebesar 8% siswa dapat memahami setiap kata pada soal tetapi beberapa siswa salah dalam menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal. Pada tahap menyusun rencana penyelesaian sebesar 43% siswa dapat menyusun rencana penyelesaian dari soal tersebut. Pada tahap melaksanakan rencana sebesar 33% siswa mampu menyelesaikan semua langkah yang telah disusun untuk menyelesaikan soal tersebut dengan runtut dan sitematis. Pada tahap terakhir memeriksa kembali hasil jawaban sebesar 16% siswa mampu melakukan pengecekan jawaban, tetapi beberapa siswa kurang mampu dalam mengecek kembali jawaban yang didapatkannya.
Eksplorasi Penggunaan Thinking Maps untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Fluida Statis Utari Dwi Putri; Parno Parno; Edi Supriana
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 5: MEI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.221 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i5.11086

Abstract

Abstract: This research aims to explore the use of thinking maps on students' critical thinking skill in static fluid materials. The type of this research is qualitative research using case study approach conducted on 5 students of class XI MIA 5 SMA Negeri 3 Kediri. The instrument used in the critical thinking skills test use five essay point test with reliability of 0.7 and thinking maps worksheet. Data analysis used in thinking maps that made by students based to MAPPER rubric assessment to be used as a reference to posttest score of students' critical thinking ability. The results of the analysis show that the use of thinking maps helps students to improve students' critical thinking skills in understanding the concept of static fluid.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan thinking maps terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi fluida statis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada 5 siswa kelas XI MIA 5 SMA Negeri 3 Kediri. Instrumen yang digunakan berupa soal tes kemampuan berpikir kritis berjumlah lima soal uraian dengan reliabilitas sebesar 0,7 dan lembar kerja thinking maps. Analisis data dilakukan pada thinking maps yang dibuat oleh siswa didasarkan pada penilaian rubrik MAPPER untuk digunakan sebagai acuan terhadap skor posttest kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan thinking maps membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memahami konsep fluida statis.
Kesalahan Konsep dan Prosedur Siswa dalam Menyelesaikan Soal Persamaan Ditinjau dari Gaya Berpikir Muhammad Sa’duddien Khair; Subanji Subanji; Makbul Muksar
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 5: MEI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.464 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i5.11074

Abstract

Abstract: The purpose of this qualitative descriptive research is describing the errors of concepts and procedures by four different thinking styles students in solving equations problem. This research was conducted on 183 students from six classes of Mathematics and Natural Sciences program. Results showed that error of exponential concept and logarithm concept in all thinking styles, misconceptions of linear equations in three thinking styles and misconception of quadratic equations on one thinking style. Similarly, errors are found for procedures of integer count operation for each thinking style, variable permissive in three thinking styles and solving of exponent and logarithmic equations in one thinking style.Abstrak: Tujuan penelitian deskriptif kualitatif ini adalah mendiskripsikan kesalahan konsep dan prosedur siswa empat gaya berpikir berbeda dalam menyelesaikan soal persamaan. Penelitian ini dilakukan terhadap 183 siswa dari enam kelas program Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan kesalahan konsep eksponensial dan konsep logaritma pada semua gaya berpikir, kesalahan konsep persamaan linear pada tiga gaya berpikir dan kesalahan konsep persamaan kuadrat pada satu gaya berpikir. Begitu pula ditemukan kesalahan prosedur operasi hitung bilangan bulat untuk setiap gaya berpikir, prosedur permisalan variabel pada tiga gaya berpikir dan prosedur penyelesaian persamaan eksponen dan logaritma pada satu gaya berpkir.
Pelaksanaan Scaffolding untuk Mengatasi Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah PtLSV Pradina Parameswari; Tjang Daniel Chandra; Susiswo Susiswo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 5: MEI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.849 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i5.11091

Abstract

Abstract: The activity of finding answers to mathematics problems is not easy. Most of MTs Attaraqqie Malang’s students have difficulties when solve PtLSV problems. Students can’t transform narrative texts to mathematics sentence so that they are hard to find the right answer. Therefore, the researchers do a study that aims to describe the form of student difficulties in solving PtLSV problems and the implementation of scaffolding. This research is a qualitative-descriptive research. The research was conducted in MTs Attaraqqie Malang which was attended by 28 students of class VII. The PtLSV problem is given as many as three items. Three research subjects were selected from diagnostic tests, interviews, and mathematics teacher suggestions. The results showed that students: (1) difficulty of understanding the problem (can’t write down the information that was known and asked the question correctly) so assisted by scaffolding level 2 explaining and reviewing; (2) difficulty of devising a plan (can not determine the initial step and the right concept in solving the problem) and assisted by scaffolding level 1 environmental provision and level 2 reviewing; (3) difficulty of carrying out the plan (unable writing mathematical model according to the problem, not using the correct concept, and can not do systematic calculation so that the final result obtained is wrong) and assisted by scaffolding level 2 that is reviewing and restructuring and level 3 is developing conceptual thinking; (4) difficulty of looking back (not checking the truth of answers and difficult to interpreting answers) and assisted by scaffolding level 2 reviewing and level 3 developing conceptual thinking.Abstrak: Kegiatan menemukan jawaban dari permasalahan matematika tidaklah mudah. Sebagian besar siswa MTs Attaraqqie Malang kesulitan ketika menyelesaikan masalah PtLSV. Siswa tidak dapat mengubah teks naratif ke bentuk kalimat matematika sehingga mereka kesulitan untuk menemukan jawaban benar. Oleh sebab itu, peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah PtLSV dan pelaksanaan scaffoldingnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif-deskriptif. Penelitian dilaksanakan di MTs Attaraqqie Malang yang diikuti oleh 28 siswa kelas VII. Masalah PtLSV diberikan sebanyak tiga item. Tiga subjek penelitian dipilih dari tes diagnostik, wawancara, dan saran guru matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa (1) kesulitan memahami masalah (tidak dapat menuliskan informasi yang diketahui dan yang ditanyakan pada soal dengan benar) sehingga dibantu dengan scaffolding level 2 yaitu explaining dan reviewing; (2) kesulitan menyusun rencana (tidak dapat menentukan langkah awal dan konsep yang tepat dalam menyelesaikan masalah) dan dibantu dengan scaffolding level 1 environmental provision dan level 2 reviewing; (3) kesulitan melaksanakan rencana (tidak menuliskan model matematika yang sesuai masalah, tidak menggunakan konsep yang benar, dan tidak dapat melakukan perhitungan yang sistematis sehingga hasil akhir yang diperoleh salah) sehingga diatasi dengan scaffolding level 2, yaitu reviewing dan restructuring serta level 3, yaitu developing conceptual thinking; (4) kesulitan memeriksa kembali (tidak mengecek kebenaran jawaban dan kesulitan menginterpretasi jawaban) dibantu dengan scaffolding level 2 reviewing dan level 3 yaitu developing conceptual thinking.
Penalaran Kreatif Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) Wildan Hakim; I Made Sulandra; Erry Hidayanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 5: MEI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.831 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i5.11067

Abstract

Abstract: This study aims to describe the creative reasoning of junior high school students in solving the SPLDV problem. The description is based on four indicators. There are novelty, flexibility, plausibility, and mathematical foundation. This research is an explorative research with qualitative approach. This research was conducted on the students of class VIII-C SMP 13 Malang. Subsequently two research subjects were selected that satisfy all the indicators of creative reasoning and also considered the advice of the mathematics teacher. The results of the research that the subjects of S1 and S2 study using creative reasoning in solving the SPLDV problem, S1 and S2 satisfy all the creative reasoning indicators. There are (1) Novelty, S1 and S2 provide a unique strategy different from the standard strategy has been studied (elimination and substitution), which sum two known equations, to obtain an answer. (2) Flexibility, S1 and S2 completed SPLDV with different strategies. S1 and S2 using the method of elimination, mixed methods (elimination and substitution), as well as a unique method that is by summing two known linear equations. (3) Plausibility, S1 and S2 can provide arguments well. namely to provide a logical reason at each stage of completion. But at number 2, S2 uses intuitive intention, the idea that emerges as a guess and test strategy in making decisions based on feeling and intrinsic that produce spontaneous answers. (4) Mathematical foundation, S1 and S2 use the properties of algebraic operations well in completing the given SPLDV. There are operation of addition, subtraction and simplification.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penalaran kreatif  siswa SMP dalam menyelesaikan masalah sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV). Pendeskripsian tersebut menggunakan empat indikator, yaitu kebaruan (novelty), fleksibilitas (flexibility), hal yang masuk akal (plausibility) dan dasar matematis (mathematical foundation). Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VIII-C SMP 13 Malang. Selanjutnya, dipilih dua subjek penelitian yang memenuhi semua indikator penalaran kreatif dan juga mempertimbangkan saran dari guru matematika. Hasil penelitian menunjukkan subjek penelitian S1 dan S2 memenuhi semua indikator penalaran kreatif, yaitu (1) Kebaruan (novelty), S1 dan S2 memberikan strategi penyelesaian unik (baru) yang berbeda dengan strategi penyelesaian standart yang telah dipelajari. S1 dan S2 menggunakan strategi menjumlahkan 2 persamaan yang diketahui. (2) Fleksibilitas (flexibility), S1 dan S2 dapat menyelesaikan SPLDV dengan tiga strategi. S1 dan S2 menggunakan metode eliminasi, metode campuran (eliminasi dan subtitusi), serta metode yang unik (baru) (3) Hal yang masuk akal (plausibility), S1 dan S2 memberikan argumen dengan baik. S1 dan S2 dapat memberikan alasan logis pada setiap tahap  penyelesain. Namun, pada nomor 2, S2 menggunakan intuitif intensi yaitu ide yang muncul sebagai strategi guess and test dalam membuat keputusan berdasarkan feeling dan intrinsik yang menghasilkan jawaban spontan. (4) Dasar Matematis (mathematical foundation), S1 dan S2 menggunakan sifat-sifat operasi aljabar dengan baik dalam menyelesaikan SPLDV yang diberikan, yaitu operasi penjumlahan, pengurangan, dan penyederhanaan.
Authentic Texts Used by EFL Vocational Teachers in Listening Classes: Are They Suitable with Learners’ Needs? Hairudin Rahman; Nunung Suryati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 5: MEI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.197 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i5.10994

Abstract

Abstract: This study aimed to reveal the suitability of the authentic listening texts which were used by English teachers to their EFL vocational learners in listening classes. Previous studies have found out that EFL learners will more readily go deeply into the listening activities if EFL teachers provide authentic materials (henceforth AMs) rather than using artificial materials. To gain an insight on the use of authentic listening materials, this study applied a descriptive qualitative design. The study took place at in a public vocational school (SMK Negeri) in Malang. Three out of those seven EFL teachers were purposively selected as participants who have degrees as magister of English language teaching. The data were collected through observation checklists and documents analysis. Based on the three classroom observations which were conducted and also from the documents analysis, authentic listening texts used in pre-activity were for introducing topic, learning objective, pre-teaching some vocabulary and activating schemata or learners’ background knowledge. In whilst-activity, they tended to use AMs for engaging their learners to listen and also equip them some tasks to comprehend the texts, whereas in post-activity, it was a follow-up stage to utilize the knowledge gained from the whilst-activity through classroom discussions. However, several inconsistencies on the use of AMs in EFL listening classes were revealed in regarding to the learning objectives and cognitive demand, suitability of the content, exploitability, and variety.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kesesuaian teks otentik menyimak yang digunakan guru kejuruan bahasa Inggris pada siswa SMK yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di kelas menyimak. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa siswa akan lebih mudah terlibat aktif dalam kegiatan mendengarkan jika guru memberikan materi otentik (selanjutnya AMs) daripada menggunakan teks non-otentik. Untuk meneliti penggunaan teks otentik menyimak tersebut, desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertempat pada salah satu SMKN Negeri di Malang. Tiga dari tujuh guru EFL dipilih secara purpusif sebagai partisipan yang merupakan lulusan magister pengajaran bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui checklist observasi dan analisis dokumen. Berdasarkan tiga pengamatan kelas dan analisis dokumen, teks otentik menyimak yang digunakan dalam pra-aktivitas adalah untuk memperkenalkan topik, tujuan pembelajaran, pra-pengajaran beberapa kosakata dan mengaktifkan schemata atau pengetahuan latar belakang peserta. Dalam kegiatan menyimak, mereka menggunakan materi otentik untuk melibatkan siswa dalam kegiatan menyimak dan juga membekali mereka dengan beberapa tugas untuk memahami teks, sedangkan di pasca-kegiatan, tahapan ini merupakan tindak lanjut untuk memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan menyimak yaitu melalui diskusi kelas. Namun, beberapa ketidaksesuaian pada penggunaan materi otentik di kelas juga ditemukan terkait dengan tujuan pembelajaran, kebutuhan kognitif, kesesuaian isi, eksploitasi, dan variasi.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keterlaksanaan Unit Produksi SMK pada Program Studi Keahlian Teknik Komputer dan Informatika di Kota Malang Moh. Alif Hidayat Sofyan; Muladi Muladi; R. M. Sugandi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 5: MEI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.494 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i5.10980

Abstract

Abstract: This study discusses related to the implementation of SMK production units in Malang. The activities of the production unit consist of planning, execution, and evaluation. The purpose of this study is to know the dominant factors that affect the implementation of production units with data processing using factor analysis. The results showed that the dominant factors affecting the implementation of production units are shown by factor 1 with a total of 63.602% explained variants. Factors in it are producers of production activities, integration with learning resources, as a place of industrial practice and entrepreneurship, distributed profit management, production activity guidance, distribution of marketing tasks, facilities and production activities, marketing work program, and marketing form.Abstrak: Penelitian ini  membahas terkait keterlaksanaan unit produksi SMK di Kota Malang. Kegiatan unit produksi terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor dominan yang memengaruhi keterlaksanaan unit produksi dengan pengolahan data menggunakan analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor dominan yang memengaruhi keterlaksanaan unit produksi ditunjukkan oleh faktor pertama dengan total varian yang bisa diterangkan sebesar 63,602%. Muatan faktor didalamnya yaitu pelaksana kegiatan produksi, integrasi dengan sumber belajar, sebagai tempat praktik industri dan wirausaha, pengelolaan profit terdistribusi, pedoman kegiatan produksi, pembagian tugas pemasaran, sarana dan prasaran kegiatan produksi, program kerja pemasaran, serta bentuk pemasaran.
Pengembangan Bahan Ajar Materi Perbandingan Bercirikan Realistic Mathematics Education Manopo Manopo; Sudirman Sudirman; I Made Sulandra
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 5: MEI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.719 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i5.11102

Abstract

Abstract: The aim of this research is to delevop a proportion textbook characterized Realistic Mathematics Education (RME) which the criteria are valid, practical, and effective. The textbook is developed by plomp model which has three stages; preliminary research, prototyping, assessment. Validation result shows the textbook satisfying valid criteria (81,25). Based on result of development study in MTs Almaarif 01 Singosari, the texbook satisfies practical criteria. All of activites both teacher and student succeed (100), even though there are some weaknesses and student’ questionnaire show students response indicating are very positive (98,33) toward the textbook. The textbook  satisfies effective criteria, although 62% had reached KKM, 35% students got score    84 in comprehensive textbook test. Teacher is recommended to take attention on every activities in order to make all of student get engaged actively in learning.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar materi perbandingan bercirikan Realistic Mathematics Education (RME) dengan kriteria valid, praktis, dan efektif. Bahan ajar ini dikembangkan dengan model Plomp yang memiliki tiga tahap pengembangan yaitu tahap pendahuluan, prototipe dan asesmen. Hasil validasi menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid (81,25). Berdasarkan hasil uji coba lapangan di MTs Almaarif 01 Singosasi, bahan ajar memenuhi kriteria praktis. Semua kegiatan guru dan siswa terlaksana (100), walaupun masih ada kekurangan dan hasil angket respon siswa menunjukkan respon siswa sangat positif (98,33) terhadap bahan ajar. Bahan ajar memenuhi kriteria efektif, walaupun 62% siswa mencapai nilai KKM namun 35% siswa memperoleh nilai  84 pada tes penguasaan bahan ajar. Guru disarankan untuk memerhatikan setiap kegiatan agar semua siswa terlibat aktif dalam pembelajaran.
Konsep Diri dan Keterbukaan Diri Remaja Broken Home yang Diasuh Nenek Luthfita Cahya Irani; Eko Pramudya Laksana
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 5: MEI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.89 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i5.11100

Abstract

Abstract: The aim of our study was to find out the children of divorced couples’s self-concept and self-disclosure who raised by their grandmother (grand parenting). This study used a qualitative approach - a case study. Subjects were two adolescents who live in the Village of Blitar City with an age range of 12—14 years. We use in-depth interviews, observations and document studies to collect data. Results show that subject’s saw themselves as a bad individual, bad influence, and being underestimated. Subject’s self-disclosure shows that they have lack of self-disclosure, easily offended by critiscm, lack of trust in others, and rigid.Abstrak: Penulisan artikel bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri dan keterbukaan diri remaja broken home yang diasuh nenek (grand parenting). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Subjek ialah dua remaja yang tinggal di desa Rembang, Kota Blitar dengan rentang usia 12—14 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil menunjukkan konsep diri subjek memiliki karakteristik menganggap diri sebagai individu yang tidak baik, pembawa pengaruh buruk, dipandang rendah orang lain. Keterbukaan diri subjek menunjukkan gambaran sikap yang cenderung tertutup pada orang lain, mudah tersinggung ketika menerima kritik orang lain, kurang bisa mempercayai orang lain, dan kaku.

Page 2 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 8: AUGUST 2025 VOL 10, NO 7: JULY 2025 Vol 10, No 4: APRIL 2025 Vol 10, No 3: MARCH 2025 Vol 10, No 2: FEBRUARY 2025 Vol 10, No 1: JANUARY 2025 Vol 9, No 12: DECEMBER 2024 Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024 Vol 9, No 10: OCTOBER 2024 Vol 9, No 9: SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 8: AUGUST 2024 Vol 9, No 7: JULY 2024 Vol 9, No 6: JUNE 2024 Vol 9, No 5: MAY 2024 Vol 9, No 4: APRIL 2024 Vol 9, No 3: MARCH 2024 Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024 Vol 9, No 1: JANUARY 2024 Vol 8, No 10: OCTOBER 2023 Vol 8, No 9: SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 8: AUGUST 2023 Vol 8, No 7: JULY 2023 Vol 8, No 6: JUNE 2023 Vol 8, No 5: MAY 2023 Vol 8, No 4: APRIL 2023 Vol 8, No 3: MARCH 2023 Vol 8, No 2: FEBRUARY 2023 Vol 8, No 1: JANUARI 2023 Vol 7, No 12: DECEMBER 2022 Vol 7, No 11: NOVEMBER 2022 Vol 7, No 10: OKTOBER 2022 Vol 7, No 9: SEPTEMBER 2022 Vol 7, No 8: AGUSTUS 2022 Vol 7, No 7: JULI 2022 Vol 7, No 6: JUNI 2022 Vol 7, No 5: MAY 2022 Vol 7, No 4: APRIL 2022 Vol 7, No 3: MARET 2022 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2022 Vol 7, No 1: JANUARI 2022 Vol 6, No 12: DESEMBER 2021 Vol 6, No 11: NOVEMBER 2021 Vol 6, No 10: OKTOBER 2021 Vol 6, No 9: SEPTEMBER 2021 Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021 Vol 6, No 7: JULI 2021 Vol 6, No 6: JUNI 2021 Vol 6, No 5: MEI 2021 Vol 6, No 4: APRIL 2021 Vol 6, No 3: MARET 2021 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2021 Vol 6, No 1: JANUARI 2021 Vol 5, No 12: DESEMBER 2020 Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020 Vol 5, No 10: OKTOBER 2020 Vol 5, No 9: SEPTEMBER 2020 Vol 5, No 8: AGUSTUS 2020 Vol 5, No 7: JULI 2020 Vol 5, No 6: JUNI 2020 Vol 5, No 5: MEI 2020 Vol 5, No 4: APRIL 2020 Vol 5, No 3: MARET 2020 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020 Vol 5, No 1: JANUARI 2020 Vol 4, No 12: DESEMBER 2019 Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019 Vol 4, No 10: Oktober 2019 Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019 Vol 4, No 8: AGUSTUS 2019 Vol 4, No 7: JULI 2019 Vol 4, No 6: JUNI 2019 Vol 4, No 5: MEI 2019 Vol 4, No 4: APRIL 2019 Vol 4, No 3: MARET 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019 Vol 4, No 1: JANUARI 2019 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 12: DESEMBER 2018 Vol 3, No 11: NOVEMBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 10: OKTOBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 9: SEPTEMBER 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018 Vol 3, No 7: JULI 2018 Vol 3, No 6: JUNI 2018 Vol 3, No 5: MEI 2018 Vol 3, No 4: APRIL 2018 Vol 3, No 3: MARET 2018 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 3, No 1: JANUARI 2018 Vol 2, No 12: Desember 2017 Vol 2, No 11: November 2017 Vol 2, No 10: Oktober 2017 Vol 2, No 9: September 2017 Vol 2, No 8: AGUSTUS 2017 Vol 2, No 7: JULI 2017 Vol 2, No 6: Juni 2017 Vol 2, No 5: Mei 2017 Vol 2, No 4: April, 2017 Vol.2, No.3, Maret 2017 Vol.2, No.2, Februari 2017 Vol.2, No.1, Januari 2017 Vol.1, No.12, Desember 2016 Vol.1, No.11, Nopember 2016 Vol.1, No.10, Oktober 2016 Vol.1, No.9, September 2016 Vol.1, No.8, Agustus 2016 Vol.1, No.7, Juli 2016 Vol.1, No.6, Juni 2016 Vol.1, No.5, Mei 2016 Vol.1, No.4, April 2016 Vol.1, No.3, Maret 2016 Vol.1, No.2, Februari 2016 Vol.1, No.1, Januari 2016 More Issue