Articles
183 Documents
Search results for
, issue
"PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I"
:
183 Documents
clear
ANALISIS PEMILIHAN POLIMER UNTUK MENGATASI LOST CIRCULATION
Ade Muhammad Syah;
Sugiatmo Kasmungin;
Abdul Hamid
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3306
Sumur X ini merupakan sumur penghasil minyak yang sudah diproduksi sejak tahun 2005. Pada sumur ini terjadi kerusakan pada ESP (Electric Submersible Pump) sehingga perlu dilakukan penggantian ESP. Kesulitan yang ditemui pada saat ESP akan diganti adalah terjadinya lost circulation pada saat sumur akan dimatikan. Penyebab hilangnya fluida ke dalam formasi dianalisa berdasarkan data yang ada, diantarnya tekanan hidrostatis yang dihasilkan fluida untuk mematikan sumur, tekanan reservoir, dan tekanan rekah batuan.Kemungkinan penyebab lost berdasarkan analisa yang dilakukan adalah fluida hilang ke dalam formasi B200 melalui lubang perforasi dengan interval 7 ft pada kedalaman ±1070 ft. Kemungkinan ini didukung dengan data lapangan diantaranya adalah tekanan casing dan tubing saat sumur di shut-in dan berdasarkan sejarah formasi B200.Untuk mengatasi permasalahan yang diakibatkan oleh lost circulation ini agar pekerjaan workover bisa dilanjutkan adalah pemilihan XCD Polymer sebagai pengental kill fluid dimana kill fluid yang digunakan untuk mematikan sumur adalah KCl, dimana fluida ini solid free dan tidak merusak lingkungan serta ramah lingkungan dan tidak melebihi tekanan hidrostatik yang diperlukan untuk mengimbangi tekanan reservoir, dimana tekanan overbalance sebesar 200 – 300 psi. Pemilihan konsentrasi polimer harus dilakukan agar memenuhi kriteria dimana fluida harus bias mempertahankan viskositasnya pada temperatur reservoir dan crosslinker ditambahkan untuk mencegah lost kembali terjadi saat keadaan static. Penambahan crosslinker disebut sebagai crosslinked gel system, dimana penambahan crosslinker ini ditujukan untuk mempercepat gelling time dari fluida tersebut, sehingga mencegah dan meminimalisir terjadinya lost pada saat sirkulasi dihentikan atau saat keadaan statis karena gelling time dari fluida ini tercapai dengan waktu yang relatif cepat dengan penambahan crosslinker.
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN SIMULASI MONTE CARLO (STUDI KASUS PEMBANGUNAN GEDUNG DI BINTARO, JAKARTA)
Alip Prajoko;
Edison Manurung
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3311
Metode penjadwalan pada proyek konstruksi sering ditemukan ketidakpastian. Untuk mengantisipasinya digunakan teknik penjadwalan probabilistik yang diaplikasikan pada proyek pembangunan gedung di Bintaro, Jakarta. Prosedur yang dilakukan berupa pengumpulan data durasi aktivitas, menentukan hubungan antar aktivitas, dan melakukan estimasi durasi aktivitas dengan menggunakan simulasi Monte Carlo. Dari hasil 1000 kali iterasi diperoleh durasi berdasarkan percentile confidence optimistik dan pesimistik sebesar 80% didapat masing-masing sebesar 1624 dan 1595 hari. Terdapat 64 aktivitas kritis dimana perlu mendapat perhatian lebih spesifik mengenai manajemen risiko, serta dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam melakukan percepatan pekerjaan pada saat dilakukan crash program.
KONDISI KENYAMANAN TERMAL RUMAH BANJAR BALEBINI DI TEPIAN SUNGAI KUIN, BANJARMASIN
Alkausar Alkausar;
Martinus Bambang Susetyarto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3312
Rumah banjar balebini (balai bini) merupakan salah satu tipe dari 12 tipe rumah tradisional banjar lainnya. Rumah ini diuji kondisi kenyamanan termal ruangannya, berlokasi di tepian sungai kuin Kelurahan Kuin Utara, Kota Banjarmasin. Tujuan penelitian adalah mengetahui nilai 4 parameter kondisi termal suhu udara (Ta), temperatur radiasi (ºC), kecepatan udara (m/s) dan kelembaban udara (RH) serta kategorisasi kondisi kenyamanan termal berdasarkan standar penelitian Mom dan Wiesebrom (1940) pada ruangan rumah banjar balebini. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan paradigma deduktif dengan strategi dan teknik yang telah direncanakan. Berdasarkan hasil pengukuran ruangan rumah banjar balebini pada nilai 4 parameter yang diperoleh dapat diambil kesimpulan bahwa kategori kondisi kenyamanan termal yang termasuk adalah nyaman optimal, hangat nyaman dan hangat nyaman ambang atas.
MECHANICAL PROPERTIES OF STRUCTURAL EPOXY AFTER SIXTEEN MONTHS EXPOSURE TO OUTDOOR TROPICAL ENVIRONMENT
Shukur Abu Hassan;
Khairunnisa Mohammad Yunus;
Umar Abdul Hanan;
Mohd Yazid Yahya;
Mat Uzir Wahit;
Balqis Omar
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3304
Durability study in regards of epoxy as adhesive which commonly use in current civil industry are still lacking in order to find easy accessible data base. Having validated data to determine its life span will significantly help. The objective of this study is to find out the mechanical properties of Resifix 31 structural epoxy after sixteen (16) months exposure to outdoor tropical environment. The adhesive specimens were cast in a butterfly shaped mould before being exposed to outdoor environment for sixteen (16) months. The exposed specimens were labelled as ESLT-OD16 before being mounted to the Arcan fixture which then attached to the 10kN universal testing machine in tensile mode to determine its shear properties. Microstructure analysis is then performed to study their respective surface fracture and cross-section fracture. The results are then compared to the previous research of control room sample which labelled as ESST-CO06 and sample that exposed to outdoor environment for six (6) months which labelled as ESLT-OD06. The study shows that shear strength and shear modulus of ESLT-OD16 are the lowest when compared to ESST-CO06 which is 61% and 88% respectively. The study also shows that ESLT-OD16 having 34% of weight loss compared to ESLT-OD06 which is resulting from the dry-wet cycle of the unpredictable outdoor condition.
ANALISA KEMULURAN RANTAI SEPEDA MOTOR TERHDAP USIA PEMAKAIAN RANTAI
Adnan Kemal Pasha;
Riki Andra Putra
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3313
Sepeda motor merupakan satu dari berbagai sarana transportasi darat yang cocok digunakan untuk menjangkau berbagai daerah dan tempat terpencil dengan pertimbangan ongkos yang murah. Sepeda motor dapat dinaiki sendiri ataupun dengan penumpang dibelakangnya. Kekuatan suatu rantai kendaraan merupakan masalah yang sangat penting pada performa kendaraan. Rantai yang mengalami kemuluran akan membuat performa kendaraan menjadi menurun. Pada penelitian kali ini, objek yang kami jadikan bahan analisa adalah rantai Sepeda Motor revo blade. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan analisis tentang kemuluran rantai sepeda motor terhadap usia pemakaian rantai. Penelitian diawali dengan mencari dan mempelajari berbagai teori penunjang yang berkaitan dengan kekuatan dan kemuluran rantai dilanjutkan dengan mencari data kendaraan melalui brosur spesifikasi kendaraan dan pengukuran langsung pada kendaraan. Kemudian dilakukan analisa kekuatan dan kemuluran rantai pada sepeda motor dengan melakukan perumusan.
PENGARUH DIAMETER PARTIKEL TERHADAP FENOMENA FLUIDISASI DI DALAM FLUIDIZED BED
Amal Kamala Dalimunthe;
Rosyida Permatasari;
Sally Cahyati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3318
Fluidisasi merupakan metoda mengontakan butiran-butiran padat dengan fluida baik cair maupun gas. Dengan metoda ini diharapkan butiran-butiran padat memiliki sifat seperti fluida dengan viskositas tinggi. Fenomena fluidisasi masih perlu di amati karena banyak faktor yang berpengaruh di dalamnya yang akan menentukan karakteristik proses fluidisasi tersebut, Penelitian ini memuat parameter seperti beberapa ukuran partikel dengan diameter 175, 275, 375 mm dan Distributor udara dengan jenis tuyure. Berikut ialah variasi distributor udara yaitu atap datar dengan lubang dan badan tabung dengan kemiringan 10 dari dasar tabung, Geometri tungku fluidized bed yang digunakan berbentuk tabung dengan ketinggian 2 m dan diameter 164 mm. Untuk menerapkan benda kerja kedalam komputer proses selanjutnya ialah menggunakan aplikasi CATIA dalam pemodelan geometri tiga dimensi (3D), kemudian untuk tahap analisa aliran fluida dari beberapa parameter maka digunakan metoda rekayasa Computational Fluid Dynamics (CFD) pada perangkat lunak ANSYS dengan metoda multifasa Eularian-Eularian. Hasil penelitian ini menunjukan fenomena fluidisasi yang terjadi adalah bubbling, akan tetapi dengan bertambah besar diameter partikel maka ukuran dari volum bubbling akan mengecil, dan menyebabkan fluidisasi yang lebih lambat. Dan untuk perbandingan diameter partikel, yang paling paling baik dalam fluidisasi yaitu diameter partikel dengan ukuran paling kecil.
IMPLEMENTASI ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA MASJID AT-TAQWA DI KOTA BENGKULU
Aji Rizky Wahyudinata;
Agus Budi Purnomo;
Mohammad Ali Topan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3315
Dalam Arsitektur masa kini sudah mulai hilang ciri dari jati dirinya. Arsitektur yang sangat berpengaruh besar kepada kehidupan manusia sekarang menjadi korban globalisasi. sehingga arsitektur yang tadinya sangat ramah lingkungan menjadi tidak peduli dan berusaha tampil beda. Oleh karna itu perlu adanya pemahaman mengenai bagaimana arsitektur kontekstual dapat berpengaruh pada desain, sehingga bangunan dapat bermanfaat dan berfungsi secara optimal. Mencerminkan jati diri lingkungan masjid At-Taqwa Bengkulu sebagai tempat ibadah yang berfungsi hampir 24 jam dalam sehari, sehingga bangunan dapat menjadi ruang sosial dan pelindung dari bencana alam yang akan terjadi dikemudian hari. Selain itu bangunan juga dapat menunjukan ciri khas dari suatu daerah agar masjid selain tempat ibadah dapat juga menjadi objek wisata yang menampilkan unsur dari arsitektur tradisional kota Bengkulu.
PENERAPAN NILAI - NILAI BUDAYA PADA RANCANGAN GEDUNG PUSAT SENI DAN BUDAYA JAWA BARAT
Allisha Vindya;
Agus Saladin;
Jimmy Siswanto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3316
Kekayaan seni dan budaya Jawa Barat sangat beragam sehingga perlu dilestarikan agar tidak punah. Untuk itu dibutuhkan karya arsitektur sebagai wadah kegiatan seni dan budaya yang terintegrasi serta merepresentasikan Jawa Barat. Karya arsitektur dapat mencerminkan beberapa lingkup nilai budaya, yaitu agama, sosial, politik, ilmu pengetahuan dan teknologi, ekonomi, dan estetika. Penelitian ini akan mencari lingkup nilai budaya yang diterapkan dalam rancangan gedung pusat seni dan budaya Jawa Barat.Metode yang dilakukan adalah metode deskriptif, yaitu mencari lingkup nilai budaya yang tercermin dalam arsitektur yang diterapkan dalam rancangan gedung pusat seni dan budaya Jawa barat.Lingkup nilai budaya (agama) diterapkan melalui pola penataan massa dan memodifikasi susunan denah rumah tradisional Sunda.Lingkup nilai budaya (sosial) diterapkan melalui: a) kerja sama:arsitektur Sunda tergolong tidak terlalu banyak mengaplikasikan ragam hias. b) persaingan:penggunaan warna alam yang selaras dengan bangunan sekitar; c) pertentangan: tidak ditemukan; d) akomodasi: tempat untuk kegiatan berinteraksi dibagi menjadi ruang interaksi luar ruangan (outdoor) dan dalam ruangan (indoor). Lingkup nilai budaya (politik) menerapkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).Lingkup nilai budaya (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) dapat dilihat dari tiga bagian struktur utama, yaitu: a) Bagian kaki (kolong). b) Bagian badan. c) Bagian atas (atap). Lingkup nilai budaya (ekonomi) diterapkan melalui pembagian ruang berdasarkan mata pencaharian yang dibagi menjadi tiga bagian, yaitu: a) yang bergantung dari hasil alam; b) yang bergantung dari hasil produksi, c) yang bergantung dari jasa. Lingkup nilai budaya (estetika) diterapkan melalui ornamen dan bentuk bangunan. Mengingat fungsinya, Gedung pusat seni dan budaya Jawa barat diharapkan mencerminkan gagasan modern saat kini dan nilai – nilai budaya Jawa Barat.
LANGGAM ARSITEKTUR MELAYU RIAU PADA BANGUNAN FASILITAS UMUM DI BENGKALIS OBJEK STUDI MUSEUM SULTAN SYARIF KASIM
Alzena Felita;
Ady R Thahir;
Sri Handjajanti;
Etty R Kridarso
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3317
Langgam menjadi suatu ciri khas tersendiri suatu daerah agar mudah di kenali atau diidentifikasi. Arsitektur Melayu Riaumempunyai langgam tersendiri berupa elemen-elemen penyusun arsitektur melayu Riau. Langgam ini berupa tipologi bangunan, selembayung dan ragam hias. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui Arsitektur Melayu Riau yang dapat di identifikasi dengan pengaplikasian langgam di dalam tampak bangunan. Metode yang digunakan merupakan metode kualitatif, sumber data diperoleh melalui studi literatur dan objek lapangan, selanjutnya dilakukan analisa dengan cara melihat pengaplikasian langgam pada bangunan fasilitas umum yang dikaikan dengan objek studi yaitu Museum Sultan Syarif Kasim. Dapat disimpulkan bahwa Arsitektur Melayu Riau pada Museum Sultan Syarif Kasim terlihat pada pengaplikasian langgam berupa atap, selembayung dan ornamen. Langgam-langgam atap, selembayung dan ornamen pada museum ini merupakan suatu ciri khas Arsitektur Melayu Riau dengan melaluli langgam tersebut masyarakat awam dapat mengenali tempat museum ini didirikan dengan melihat tampak luar bangunan.
Analisis Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Kinerja Keuangan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2017
Bintang Dwi Pura;
Muhammad Zilal Hamzahb;
Dini Hariyanti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3355
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Komisaris Independen, Dewan Direksi, Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional terhadap Return On Asset (ROA) pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2014-2017. Penelitian ini menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 17 bank. Data yang digunakan adalah laporan keuangan tahunan yang dipublikasi di website Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier dengan data panel. Hasil dari penilitian ini adalah Komisaris Independen berpengaruh negatif tidak signifkan, Dewan Direksi berpengaruh positif signifikan, Kepemilikan Manajerial berpengaruh negatif signifikan serta Kepemilikan Institusional berpengaruh negatif tidak signifikan.