cover
Contact Name
Siti Musayaroh
Contact Email
sitimusayaroh17@untirta.ac.id
Phone
+628977491535
Journal Mail Official
plb@untirta.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kampus 2 Jl. Ciwaru Raya No. 25, Kota Serang, 42117, Indonesia
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa
ISSN : 24431389     EISSN : 25488031     DOI : http://dx.doi.org/10.30870/unik
Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa is expected to serve as a publication media for the results of quality scientific research, especially special education. The scope of the Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa in the field of special education, especially children experiencing barriers to physical, intellectual, and social communication.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2016)" : 11 Documents clear
POLA ASUH ORANG TUA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN YANG BERPERILAKU AGRESIF DI SLB LELEANI 1 KOTA AMBON Agustina N De Fretes
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.626 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3532

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini yaitu ; mengetahui pola asuh orang tua terhadap siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang berusaha menggambarkan situasi subjek sebagaimana adanya perilaku agresif anak tunagrahita ringan yakni MY dan RN yang dikenal selama ini mengalami hambatan dalam bersosialisasi dengan teman sebaya di sekolah maupun di tengah-tengah masyarakat. Fakta yang terjadi menunjukkan bahwa anak secara fisik dan apakah itu melalui wawancara mendalam baik terhadap responden maupun informan, pengamatan langsung di lapangan dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data. Populasi penelitian ini berjumlah 2 (dua) orang tua siswa dan 2 (dua) siswa tunagrahita ringan yang berperilaku agresif di SLB Leleani 1 Kota Ambon. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua siswa tunagrahita ringan yang berprilaku agresif di SLB Leleani 1 Kota Ambon, menerapkan pola asuh yang  permissive indulgent parenting (pengasuhan permisif-memanjakan). Hal tersebut dapat dilihat bahwa terdapat kesamaan pola asuh orang tua terhadap siswa tunagrahita (MY dan RN) yang berprilaku agresif. Setiap orang tua memberikan perhatian dan kontrol terhadap anak pada saat berada di rumah. Perhatian yang diberikan orang tua yaitu orang tua sangat tanggap dengan kebutuhan siswa, Orang tua mau menerima keberadaan anak, mau mendengarkan keluhan anak dan memberikan motivasi pada anak serta memberikan kesempatan kepada anak untuk menempuh pendidikan dan bersosialisasi di sekolah dan di tengah-tengah masyarakat.Kata kunci: pola asuh, perilaku agresif 
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA POSTER MURID TUNARUNGU KELAS DASAR II DI SKH X Toni Yudha Pratama
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.899 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3543

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berhitung melalui penggunaan alat peraga poster murid Tunarungu Kelas Dasar II SLB X. Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah melalui alat peraga poster dapat meningkatkan kemampuan berhitung murid tuanrungu kelas dasar II pada SLB X. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dan desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest posttest design, dimana dalam penelitian ini pengukuran dilakukan sebanyak dua kali, yakni sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) penerapan alat peraga poster. Populasi penelitian ini adalah seluruh murid tunarungu yang berjumlah 3 (tiga) orang murid. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yang dilakukan terhadap nilai yang diperoleh murid sebelum dan sesudah menggunakan alat peraga poster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berhitung murid tunarungu kelas dasar II SLB X meningkat dari tes awal ke tes akhir. Hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan berhitung sebelum menggunakan alat peraga poster berada dalam kategori kurang mampu, sedangkan nilai rata-rata kemampuan berhitung setelah menggunakan alat peraga poster menunjukkan adanya peningkatan yaitu berada pada kategori cukup mampu. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan antara kemampuan berhitung murid tunarungu kelas dasar II sebelum dengan sesudah menggunakan alat peraga poster. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan penggunaan alat peraga dapat meningkatkan kemampuan berhitung bagi murid tunarungu kelas dasar II SLB X. Kata Kunci : Kemampuan Berhitung, Alat Peraga Poster, Tunarungu
STUDI TENTANG DAMPAK PENYELENGGARAAN KELAS AKSELERASI TERHADAP KEMATANGAN ASPEK SOSIAL EMOSI ANAK BERBAKAT Rahmah Novianti
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.572 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3538

Abstract

ABSTRAK Keberadaan anak berbakat terasa semakin mendapatkan perhatian dalam pemenuhan kebutuhan pendidikannya. Semakin banyak sekolah yang menyelenggarakan kelas akselerasi. Akselerasi dibentuk dan diselenggarakan oleh beberapa sekolah untuk menjawab kebutuhan layanan pendidikan kepada anak-anak berbakat, hal ini sedikitnya memiliki pengaruh terhadap aspek-aspek perkembangan pada anak berbakat antara lain sosial dan emosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penyelenggaraan kelas akselerasi terhadap kematangan aspek sosial emosi anak berbakat. di SDN Banjarsari Bandung. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif naturalistic dimana sifat pendekatan yang digunakan lebih ditekankan kepada sifat alamiah, spontan dan wajar. Data yang dikumpulkan secara langsung di lapangan dilakukan peneliti sendiri selaku instrument. Analisis data dilakukan secara deduktif dan adanya kriteria khusus untuk keabsahan data. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa penyelenggaraan kelas akselerasi tidak memiliki dampak negatif terhadap kematangan sosial dan emosi siswa berbakat di SDN Banjarsari Bandung. Hal ini ditunjukkan dengan adanya data hasil wawancara dan observasi serta studi dokumentasi menunjukkan bahwa penyelenggaraan kelas akselerasi tidak berdampak negatif bagi kematangan sosial dan emosi siswa berbakat  Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa kematangan sosial dan emosi siswa berbakat di kelas akselerasi berkembang dengan baik. Kata Kunci : anak berbakat, kelas akselerasi, kematangan sosial dan emosi 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KATA PADA MURID TUNAGRAHITA RINGAN KELAS IV SLB NEGERI SOMBA OPU KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN Hein F Ralahalu
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.646 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3533

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini yaitu: untuk mengetahui gambaran penerapan model pembelajaran koperatif tipe make a match dalam meningkatkan kemampuan membaca kata pada murid tunagrahita ringan kelas dasar IV di SLB Negeri Somba Opu Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan 1). Kemampuan  membaca kata pada murid tunagrahita ringan kelas dasar IV di SLB Somba Opu Kabupaten Gowa sebelum penerapan model pembelajaran koperatif tipe make a match, maka nilai yang diperoleh keempat murid tersebut jika dihubungkan dengan kriteria penafsiran data atau acuan pengambilan kesimpulan maka murid (SPL) berada pada kategori “sangat kurang” sedangkan murid (BRK, SYF, DL) berada pada kategori “kurang”. 2) kemampuan membaca kata pada murid tunagrahita ringan kelas dasar IV di SLB Somba Opu Kabupaten Gowa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match, nilai yang diperoleh keempat murid tersebut jika dihubungkan dengan kriteria penapsiran data atau acuan pengambilan kesimpulan maka murid (DL) berada pada kategori “baik” sedangkan murid (BRK, SYF, SPL) berada pada kategori “cukup”. 3) terdapat peningkatan kemampuan membaca kata melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada murid tunagrahita ringan kelas dasar IV SLB Somba Opu Kabupaten Gowa.
PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN VOCATIONAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL (STUDI PENGEMBANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN VOCATIONAL MELALUI KEGIATAN KETERAMPILAN MEMBATIK, BATIK BANTEN DI SKH NEGERI 01 SERANG). Yuni Tanjung Utami; Dedi Mulia; Erni Endah Wahyuni
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.093 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3539

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah sebuah studi deskriptif kualitatif mengenai kajian pengembangan program keterampilan Membatik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan program pembelajaraan keterampilan Membatik pada anak tunarungu di Skh Negeri 01 Kota Serang Provinsi Banten. Fokus penelitian ini mengenai pengembangan program pembelajaran keterampilan Membatik yang meliputi beberapa aspek yaitu, kondisi faktual program pembelajaran keterampilan Membatik, hal-hal apa saja yang dibutuhkan dalam pengembangan program pembelajaran keterampilan Membatik, bagaimana rancangan program pembelajaran keterampilan Membatik dan bagaimana program pembelajaran keterampilan Membatik hasil validasi melalui FGD (focus group discusion). Dari hasil penelitian dan pembahasan kemudian disimpulkan bahwa Ketidak adaannya sebuah program pembelajaran dapat berdampak kepada proses pembelajaran secara langsung seperti sulitnya menentukan materi dalam setiap pertemuan, menentukan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi dll, sehingga proses yang dilakukan oleh guru dalam membimbing, membantu, dan mengarahkan peserta didik untuk memiliki pengalaman belajar bisa tidak tercapai dengan baik. Program pembelajaran harus berorientasi kepada upaya penyiapan individu siswa agar mampu melaksanakan perangkat kompetensi yang telah direncanakan pada tahap awal pengembangan perencanaan pembelajaran. Program yang telah dirancang terkait pembelajaran keterampilan Membatik ini, kemudian di validasi melalui kegiatan FGD (focus group discusion). Adapun perbuahan yang terjadi pada desain tersebut terletak pada rambu-rambu program, visi dan misi, penilaian, dan beberapa catatan berkaitan dengan tata bahasa maupun dengan pelaksananaan program.
PERMAINAN PERTEMANAN (FRIENDSHIP) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK DENGAN HAMBATAN EMOSI DAN SOSIAL (Penelitian Single Subject Reseach di SLB Bina Anugrah Lembang) Arif Wibawanto
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.87 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3534

Abstract

ABSTRAK Penelitian diangkat dari studi pendahuluan mengenai keterampilan sosial siswa dengan hambatan emosi dan sosial di SLB Bina Anugrah Lembang yang masih belum optimal. Hal terlihat dari kemampuan siswa dalam berinteraksi dengan teman-temannya yang terlihat masih belum berkembang dan membuat siswa dengan teman-temannya menjadi kurang saling mengenal satu sama lain. Berdasarkan studi pendahuluan tersebut, maka penulis termotivasi untuk mengangkat permasalahan tersebut menjadi permasalah penelitian.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan pendekatan Single Subject Research, sedangkan desain yang digunakan adalah desain A-B-A. target behavior dalam penelitian ini yaitu anak dapat menggambarkan dan menjelaskan sosok teman yang ada dipikirannya melalui permainan pertemanan. Data yang diperoleh dianalisis melalui statistik deskriptif, dan ditampilkan melalui grafik.Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa permainan pertemanan dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa dengan hambatan emosi dan sosial kelas 3 SD di SLB Bina Anugrah Lembang. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya persentase keterampilan sosial anak hambatan emosi dan sosial. Hasil yang didapat untuk mean aspek sosial pada kondisi baseline sebesar 33 % setelah dilakukan intervensi meningkat menjadi 88,7%. Untuk aspek emosi mean kondisi awal sebesar 80% menjadi 92,5% dan aspek perilaku dengan mean kondisi awal 27% meningkat menjadi 66%. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa permainan pertemanan (friendship)  dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa dengan hambatan emosi dan sosial di SLB Bina Anugrah Lembang. Kata Kunci :anak dengan hambatan emosi dan sosial, permainan pertemanan, keterampilan sosial
PENGGUNAAN MEDIA ADOBE FLASH DAPAT MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP LAMBANG BILANGAN PADA ANAK TUNARUNGU TINGKAT SEKOLAH DASAR Sistriadini Alamsyah Sidiq
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.538 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3535

Abstract

ABSTRAK            Kemampuan berhitung anak tunarungu pada tingkat Sekolah Dasar sudah mendekati  kepada kemampuan berhitung yang kompleks. Namun, tetap difokuskan kepada pengenalan sampai kepada pemahaman lambang bilangan dan pada akhirnya akan akan menjadi dasar bagi anak untuk memiliki keterampilan berhitung. Pada masa-masa ini, penggunaan media pembelajaran menjadi penting karena dengan penggunaan media yang menarik akan lebih banyak menstimulasi anak untuk belajar. Dalam penelitian ini digunakan media Adobe Flash yang merupakan suatu media animasi komputer yang menarik bagi anak yang mengenalkan kepada anak mengenai lambang bilangan, pemahaman konsep lambang bilangan dan penulisan dari setiap lambang bilangan. Media ini diterapkan dengan maksud agar anak dapat memahami konsep lambang bilangan 1-10 dengan waktu yang singkat dan mendapatkan hasil yang optimal, juga menjadi pengenalan bagi sekolah agar media ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran di sekolah.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Dengan menggunakan pendekatan Single Subject Research , sedangkan desain yang digunakan adalah desain A-B-A. dalam penelitian ini terdapat dua target behavior yang ingin dicapai yaitu 1) kemampuan memahami konsep lambang bilangan 1-10, 2) kemampuan menuliskan nama bilangan 1-10. Data hasil penelitian dioleh dengan menggunakan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Adobe Flash dapat meningkatkan pemahaman konsep lambang bilangan 1-10 dan dapat meningkatkan kemampuan menulis nama bilangan 1-10, hal ini berdasarkan pada grafik yang meningkat, seperti pemerolehan persentase untuk pemahaman konsep lambang bilangan dari baseline 1 (A) sebesar 30%, intervensi (B) mencapai 70% dan baseline 2 (A) sebesar 87,5%. Sedangkan untuk kemampuan menuliskan nama bilangan 1-10 baseline 1(A) sebesar 21,5%, intervensi (B) sebesar 71,25% dan baseline 2 (A) sebesar 88%. Hal ini dapat menjawab rumusan masalah yang telah dirumuskan sebelumnya bahwa media Adobe Flash dapat meningkatkan pemahaman konsep lambang bilangan. Kata kunci: anak tunarungu, berhitung, media adobe flash
PENGGUNAAN METODE CANTOL RAUDHOH TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA SUKU KATA PADA ANAK CEREBRAL PALSYv Retno Sulandari Fitrianingsih
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.289 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3541

Abstract

ABSTRAKKelainan anggota gerak pada anak Cerebral Palsy menyebabkan mereka terbatas atau tidak dapat melakukan pola gerak yang benar. Gerakan yang dilakukan tidak ada koordinasi. Kelainan anggota gerak menyebabkan perkembangan terganggu dan terlambat. Ketika seorang anak mengalami hambatan pada tahapan perkembangan maka anak tersebut beresiko mengalami hambatan dalam belajar.  Untuk mencapai perkembangan dengan optimal dan meminimalisir hambatan belajar yang dialaminya, maka diperlukan pelayanan pendidikan dalam lingkungan yang paling tidak terbatas.  Pada dasarnya anak Cerebral Palsy sama dengan anak pada umumnya, membutuhkan pendidikan untuk mengembangkan potensinya secara optimal. Anggapan bahwa anak Cerebral Palsy tidak dapat mengikuti pendidikan baik yang bersifat akademis maupun non akademis, tidak selamanya dapat dibenarkan.  Hal ini dapat dibuktikan dengan kemampuan yang dimiliki anak Cerebral Palsy dapat belajar menulis, membaca dan berhitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan subjek tunggal (single subject research), yaitu suatu metode yang bertujuan untuk memperoleh data yang diperlukan dengan melihat ada tidaknya dampak/hasil yang akan terjadi dari suatu perlakuan (intervensi/treatment) yang diberikan. Sebagaimana telah diuraikan bagaimana peran gambar animasi sebagai visual support dan lagu bertema suku kata dalam meningkatkan kemampuan anak cerebral palsy dalam membaca suku kata sederhana, gambar animasipun memiliki kekurangan yaitu slide suku kata sederhana dalam gambar animasi  terlalu cepat berubah dan suku kata dalam kartu bacaan ditulis dengan ukuran kecil, sehingga pada grafik baseline A-1  maupun baseline A-2  data kecenderungan stabilitasnya menunjukan variable, dapat dilihat pada grafik mean level antara baseline A-1 maupun baseline A-2 menunjukan peningkatan yang signifikan, sehingga tidak mengurangi validitas dari penelitian ini. Kata Kunci: Metode Cantol Raudhoh, Membaca Suku Kata, Cerebral Palsy
PENGEMBANGAN MEDIA PADA CERITA SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN SOSIAL BAGI SISWA DENGAN AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD) DI SD X dwi anggraini hartanti
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.903 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3536

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan bahwa siswa dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) memilki kesulitan untuk menguasai keterampilan sosial. Banyak cara dalam pembelajaran keterampilan sosial bagi siswa dengan ASD, salah satunya adalah dengan cerita sosial. Penelitian ini akan memberikan gambaran yang objektif mengenai pengembangan media pada cerita sosial serta manfaatnya dalam pembelajaran keterampilan sosial bagi siswa dengan ASD di SD X. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa dengan ASD yang berada di SD X dalam setting pembelajaran keterampilan sosial. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan pada waktu peneliti berada di lapangan dan setelah pengumpulan data. Hasil penelitian ini secara umum menyimpulkan bahwa (1) media yang digunakan pada cerita sosial di SD X sebelum pengembangan adalah media audio berbasis manusia dengan guru sebagai tutor, kartu kalimat dan kartu bergambar sebagai media visual pendukung, kurang terlihat kebermanfaatannya karena cerita sosial yang digunakan oleh guru masih belum sesuai, (2) media yang dibutuhkan oleh siswa yang dilihat dari karakteristik, gaya belajar siswa, materi pembelajaran keterampilan sosial yang sedang dipelajari, kebutuhan (jenis, bentuk, dan bahan) media yang sesuai adalah media visual, (3) pengembangan media pada cerita sosial menghasilkan jenis, bentuk dan bahan media visual, berupa buku kumpulan My Social Stories berukuran 15cm x 15 cm, yang berbahan kertas art paper 230 gr, (4) validasi media melalui FGD menilai media dari kualitas isi, tujuan, instruksional, dan teknis media menyatakan bahwa media yang sudah dikembangkan dapat menjadi media alternatif dalam pembelajaran keterampilan sosial, (5) media pada cerita sosial yang telah dikembangkan lebih terlihat kebermanfaatannya dalam pembelajaran, hal ini dilihat dari kesesuaiannya dengan materi pembelajaran dan respon siswa dalam pembelajaran keterampilan sosial.
MENINGKATKAN PEMBELAJARAN MELUKIS SEDERHANA PADA SISWA TUNAGRAHITA KELAS VI SDLB MELALUI METODE DEMONSTRASI DI SLB NEGERI CIAMIS Ade Rosyid Rustandi
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.271 KB) | DOI: 10.30870/unik.v1i2.3542

Abstract

ABSTRAK Pendekatan apersepsi dalam melukis sederhana melalui metode demonstrasi dalam rangka memotivasi siswa tunagrahita kelas VI SDLB SLB Negeri Ciamis agar terus meningkatkan kemampuannya di bidang seni lukis melalui mata pelajaran SBK. Dalam proses pembelajaran di kelas, perlu secara kontinu diberikan pelatihan keterampilan dalam melukis sederhana agar terlatih kemampuan kognitif dan psikomotoriknya. Karena melukis sederhana itu tetap memerlukan konsentrasi penuh pada diri siswa. Dengan kondisi prima siswa tunagrahita kela VI SDLB SLB Negeri Ciamis dengan pembinaan yang baik tentang melukis sederhana diharapkan bisa : 1) Terlihat kemampuan terampilnya melukis sederhana siswa tunagrahita kelas VI SDLB SLB Negeri Ciamis, 2) Diketahui kemampuan dalam menggunakan alat melukis ( cat air, crayon ) melalui metode demonstrasi, 3) Meningkatkan kreatif dan inovatif dalam melukis sederhana melalui metode demonstrasi. Penggunaan metode demonstrasi telah memberikan nuansa kesungguhan siswa dalam melukis sederhana tampak dalam Penelitian Tindakan Kelas bahwa metode tersebut bisa membangkitkan gairah melukis sederhana menjadi tinggi sekali. Berdasarkan hasil PTK dalam melukis sederhana telah tampak hasil pretasinya meningkat pada siswa tunagrahita kelas VI SDLB SLB Negeri Ciamis mulai dari Siklus I sebesar 50% menjadi 100% pada Siklus II. Melihat hasil yang memuaskan dari melukis sederhana dengan metode demonstrasi, betapa efektifnya dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu peneliti menyarankan agar metode demonstrasi digunakan sebagai langkah kreatif dalam pembelajaran SBK di sekolah.  Kata Kunci : Siswa tunagrahita, metode demonstrasi, melukis sederhana

Page 1 of 2 | Total Record : 11