cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2021)" : 9 Documents clear
PERAN ISLAM DALAM MEWUJUDKAN KESELAMATAN HIDUP DI DUNIA DAN AKHIRAT DALAM KONTEKS KEHIDUPAN MODERN Istinganatul Ngulwiyah; Rt. Bai Rohimah; Suaidi Suaidi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam merupakan Agama samawi yang berisi syariat dari Allah SWT, Tuhan semesta alam. Ajaran Islam bersifat universal yang diperuntukkan bagi semua makhluk baik di bumi maupun di langit. Selain itu ajaran Islam pun bersifat fleksibel sesuai dengan perkembangan jaman. Di era modern seperti saat ini banyak sekali kemudahan yang dapat manusia rasakan sebagai akibat dari perkembangan teknologi dan informasi. Hal tersebut dapat berdampak positif dan negatif pada kehidupan manusia. Apabila manusia tidak dapat mengontrol perilakunya dalam kehidupan modern ini maka manusia dapat terjerumus dalam jurang kehinaan dan kenistaan. Oleh karena itulah agama sangat berperan penting dalam membimbing manusia khususnya di era modern ini. Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagaimana agama Islam menjamin keselamatan hidup di dunia maupun di akhirat dalam konteks kehidupan modern. Pembahasan ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana seharusnya manusia bersikap, agar meraih keselamatan hidup yang tidak hanya di dunia saja, akan tetapi keselamatan di akhirat. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, dimana peneliti memperoleh data dari sumber-sumber kepustakaan seperti buku, jurnal dan publikasi ilmiah lainnya. Data-data dari sumber-sumber tersebut kemudian dianalisis dan disimpulkan agar memperoleh data yang akurat.
PERAN MASYARAKAT DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPEMIMPINAN ISLAM Rt. Bai Rohimah; Putri Yasmin Atqiyya; Deswita Maharani
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter pemimpin dalam kepemimpinan menjadi tonggak keberhasilan suatu tujuan dan sasaran. Masyarakat membutuhkan pemimpin yang jujur, adil, cerdas, dan berintegritas. Namun zaman sekarang, pemimpin yang memiliki karakteristik tersebut sangat jarang sekali, ini yang menjadi keprihatinan bagi masyarakat. Sudah banyak pemimpin yang terjerat kasus suap, korupsi, narkoba, serta krisis rasa kemanusiaan lantaran tidak memiliki satupun karakteristik yang sudah diajarkan oleh Rasulullah saw. yaitu Shiddiq, Tabligh, Amanah, dan Fathanah (STAF). Untuk itu, akan dikaji mengenai bagaimana strategi pembentukan karakter pemimpin dan bagaimana kontribusi masyarakat dalam membentuk karakter pemimpin. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Hasil kajian ini akan menjawab rumusan dari masalah di atas. Dalam proses pembentukan karakter pemimpin memerlukan rencana strategis, upaya yang kontinyu dan konsisten, serta evaluasi yang terukur. Pembentukan karakter pemimpin harus melibatkan berbagai pihak yaitu keluarga, lingkungan sekolah, serta lingkungan masyarakat yang jangkauannya lebih luas. Peran serta masyarakat berupa dukungan, bantuan dan keterlibatan aktif untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi lahirnya pemimpin berkarakter Islam.
FUNGSI IBADAH RITUAL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI Abdurohim Abdurohim; Rt. Bai Rohimah; Ratu Amalia Hayani
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diantara keistimewaan ritual ibadah dalam Islam adalah dampaknya yang besar dalam mewarnai berbagai aspek, corak kehidupan dan karakter manusia. Manusia diciptakan oleh Allah Subhanahu wata’ala untuk beribah dan menjadi wakil Tuhan dalam memakmurkan bumi ini sehingga menjadi rahmat bagi semesta. Agar mampu mengelola bumi, Allah Subhanahu wa ta’ala telah melengkapi manusia dengan ruh di samping nyawa, juga dilengkapi dengan fisik, dan qalbu (willing, feeling thinking dan akal nurani). Manusia dibekali banyak potensi termasuk kecerdasan, baik kecerdasan berfikir (IQ), kecerdasan emosi (EQ), maupun kecerdasan spiritual (SQ). Apabila manusia mampu memenej seluruh kecerdasan tersebut berdasarkan nilai-nilai Ilahiyah. Melatih dirinya dengan mengamalkan ritual ibadah, maka ia akan menjadi manusia yang berkarakter baik dalam dimensi yang luas. Baik dalam hubungannya dengan Allah (Hablum minallah) seperti ibadah shalat, puasa dan haji. Dengan sesama manusia (hablum minannas) seperti ibadah shalat berjama’ah, zakat, infak, shadakah dan wakaf. Maupun ibadah yang berhubungan dengan alam sekitar (hablum minal‘alam) seperti menjaga kelestarian alam, tidak membuang sampah sembarangan, reboisasi dan sebagainya. Dengan demikian pendidikan karakter pada dasarnya adalah character building dengan target terjadinya perubahan perilaku (behavior change). Essensi akhlak kepada Allah adalah tauhid (taat total tanpa reserve, total submittion) atau sami’na wa atha’na. Essensi akhlak kepada manusia adalah ukhuwah yakni menganggap manusia sebagai saudara. Sedangkan essensi akhlak kepada alam adalah ihsan, yakni melakukan yang terbaik dalam rangka menjadikan segenap sumber daya alam untuk kesejahteraan lahir batin umat manusia.
NILAI PENDIDIKAN DALAM ‘IBRAH QASHASH AL-QUR’AN (Analisis Sintesis terhadap Kisah-kisah dalam Al-Qur’an) Ma’zumi Ma’zumi; Ratu Amalia Hayani; Wardatul Ilmiah
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan konsep kisah Al-Qur’an tentang pendidikandan relevansi kisah-kisah dalam Al-Qur’an dengan Pendidikan. Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kisah-kisah dalam Al-Qur’an adalah kisah yang dapat dibuktkan kebenarannya secara arkeologis dan ilmiah. Kisah-kisah dalam Al-Qur’an pada umumnya adalah ayat-ayat makkiyyah, yang ketika Islam datang, masyarakat dalam perilaku jahiliyah dan jumud. Al-Qur’an diturunkan sebagai tuntunan keselamatan dan memberikan kemudahan, untuk mengangkat derajat kemanusiaan sesuai dengan misi Al-Qur’an, misi Kisah-kisah dalam Al-Qur’an, dan misi kerasulan nabi Muhammad SAW. Filosofi, hikmah, dan ‘ibrah yang terkandung, sangat sarat dengan pesan dan nilai-nilai edukatif, namun harus dipahami secara tulus, logis, sistematis dan komprehensif. Metode penelitian dalam penulisan artikel ini adalah pendekatan kulitatif, tafsir tahlili, dengan metode analstis sintesis. Secara konseptual dimulai dengan membaca, mencatat (mengumpulkan data), menidentifikasi, menyusunnya dalam satuan-satuan sesuai urutan pola berpikir, kemudian menganalisis hingga pada kesimpulan. Masalah penelitian ini adalah apa konsep kisah Al-Qur’an tentang pendidikan? dan apa relevansi kisah Al-Qur’an dengan Pendidikan? Hasil penelitian, bahwa kisah-kisah yang disajikan dalam Al-Qur’an, merupakan konsep irsyad (tuntunan, petunjuk), hiwar (dialog), dzikr (pengingat), hikmah (makna filosofis, atau pelajaran), tandzir (peringatan). Relevansi kisah-kisah dalam Al-Qur’an dengan pendidikan yaitu kisah yang dikemas dalam beragam bentuknya menjadi metode alternatif dalam proses pembelajaran yang mudah, menarik dan berkesan; kisah menjadi media untuk menyampaikan pesan dan internalisasi nilai-nilai dalam upaya pembinaan akhlak peserta didik; dan kisah dapat menjadi metode pendidikan yang efektif bagi pengembangan kecerdasan dan pembentukan jiwa yang tangguh dan taat sesuai dengan misi kisah dan misi kerasulan Muhammad SAW.
KEBIJAKAN DESENTRALISASI PENDIDIKAN DI ERA OTONOMI DAERAH Iwan Ridwan; Iin Ratna Sumirat
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis ekonomi yang dialami bangsa Indonesia, telah berdampak terhadap sIstem pemerintahan Indonesia. Dimana sebelum bergulirnya reformasi (1998), Indonesia dipimpin oleh Soeharto. Masa pemerintahan Soeharto sistem pemerintahan dikenal dengan sistem sentralistik, artinya semua kebijakan diambil dan dibuat oleh pusat. Lengsernya Soeharto yang ditandai dengan masa reformasi, maka sistem pemerintahan berubah dengan sistem desentralisasi atau yang dikenal dengan otonomi daerah. Otonomi daerah yang merobah paradigma pemerintahan dari pusat ke daerah juga telah mempengaruhi terhadap dunia pendidikan yang pada akhirnya telah dapat melahirkan tentang sebuah kebijakan yang berkaitan dengan otonomi pendidikan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian literatur atau kepustakaan yang merupakan jenis penelitian kualitatif yang pada umumnya tidak terjun ke lapangan dalam pencarian sumber datanya. Penelitian literatur memuat beberapa gagasan atau teori yang saling berkaitan secara kukuh serta didukung oleh data-data dari sumber Pustaka. Dalam penulisan artikel ini penulis menggunakan metode penelitian literartur yaitu mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Referensi yang digunakan adalah jurnal, buku, artikel laporan hasil penelitian dan situs-situs di internet. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan.
MELATIH PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DALAM PERSPEKTIF IMAM AL-GHAZALI Siti Muhibah; Iwan Ridwan; Najmudin Najmudin; Abdul Aziz
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mencoba membuka khazanah gagasasan yang ditawarkan Imam Al-Ghazali tentang pembentukan akhlak al-kariimah pada awal pertumbuhan anak. Pendidikan moral merupakan suatu usaha sadar yang dilakukan untuk menanamkan perilaku baik kepada setiap anak. Sebagaimana ciri khas dari pendidikan Islam yang dikemukakan oleh Imam Al-Ghazali yang lebih menekankan pentingnya menanamkan nilai moralitas yang dibangun dari basic pendidikan akhlak Islami. Mengingat pentingnya pendidikan moral ditanamkan kepada anak sejak dini maka pada penelitian ini yang menjadi rumusan masalah yaitu: bagaimana melatih pendidikan moral untuk anak menurut Imam Al-Ghazali, dan bagaimana metode mendidik moral pada anak dalam perspektif Imam Al-Ghazali. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library reseach). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan historis pedagogis, adapun sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder, dan analisis data dilakukan dengan teknik content analysis. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemikiran Imam Al-Ghazali tentang pendidikan lebih menekankan pada pendidikan moral dengan pembinaan budi pekerti dan penanaman sifat-sifat terpuji pada anak sejak dini, metode yang dapat digunakan dalam mendidik anak dengan cara menerapkan pembiasaan, dan menceritakan kisah-kisah akhlak mulia.
MEMBANGUN KARAKTER ANAK DIDIK MELALUI KETELADANAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH/MADRASAH Suaidi Suaidi; Istinganatul ngulwiyah.; Jakaria Jakaria
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Character is a value that related to human personality, based on religious norms, customs and social cultures. A strong nation is a nation that has a good character and personality. On the other hand, a weak nation that commits injustice and bad behaviour. Progress in technology has a close correlation with human personality that gives positive and negative impacts. There are many negative impacts from technology progress: instant culture, the number of views on television and social media that broadcast pornography and violence that can affect the mental and moral young generation. Negative impacts from technology progress influences student character at all levels of education. Students who have bad character are: lazy to study, coming late to the school, don’t care about friends and environment. Based on explanation here the writer is interested to do the research about the Importance of character education to be developed in schools by using exemplary leaders of educational institutions or schools. Character education must be given from an early age and elementary school, and it is must be actualized through the next level including at the university level. Considering the importance of character education in the context of education, the government implements an education system that emphasizes the importance of character education and national culture.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PUASA RAMADHAN Wardatul Ilmiah; Nanah Sujanah; Ma’zumi Ma’zumi
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ramadhan adalah pola hidup, bagaimana seseorang bisa mengatur waktunya dan ibadahnya dengan semaksimal mungkin, melatih kesabarannya juga melatih hatinya agar mampu beribadah hanya fokus kepada Allah SWT. Pola hidup yang bisa istiqomah (menetap) dan menjadi pola keseharian pasca Ramadhan merupakan salah satu indikator dari tiga indikator diterimanya rangkaian ibadah selama bulan Ramadhan. Karena pada hakikatnya Ramadhan adalah sebuah Madrasah Besar yang mengajarkan para muridnya dengan berbagai disiplin ilmu (iklas, jujur, sabar, pemaaf, dermawan, ridha dengan ketentuan Allah SWT). Karena Ramadhan diibaratkan sebagai Madrasah, maka tentu akan melahirkan alumni-alumni dengan berbagai predikat yang disandangnya, ada yang kemudian lulus dan mendapatkan predikat Taqwa sesuai dengan tujuan puasa itu sendiri, namun banyak juga yang gagal yang kemudian dia tetap tinggal di kelas.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP SISTEM PENDIDIKAN PESANTREN DI KOTA SERANG BANTEN Ima Maisaroh; Iwan Ridwan
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Product Image packaging usualy effective in making of public perception and influence in decision rule. the decision which people made for education is influenced by many factor, but usually the dominant factor is perception. This research is to know about people perception to the Pesantren Education System. Knowing people perception as an nucleus aspect of development and knowing people perception to the Pesantren Education System as a sub system of National Education System is relevant and needed. The method used in this Explorative Reseacrh is Description-Quantitative and combine with Grounded Reseacrh which Hypothesis Research stated as : The Perception of the people of Keluruhan Sukawana Kecamatan – Kota Serang Banten to the system of Pesantren Education is Positive”. Sample is 10 % of 100 person of population (50 women and 50 men) take by Purposive Sampling Method, and Processed and analyzed with sample statistic using Tabulation, Ordinal score, Likert Scale and Perception Scale. The mention purpose and benefit of this research can be reach as important input for the direction of the development of Pesantren Education in order to become a systematic and perfect improvement, properly with people needs and nation interests. The final score likert are as follows : a. Women Participation = 4.309 94 %; b. Men Participation = 4.463 94 % and c. People Participation = 8.772 94 %. After confirmed to the participation categorical scale so the reseach hypothesis to the Pesantren Education of Banten People to the Pesantren Education system is Positive.

Page 1 of 1 | Total Record : 9