cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 177 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X SMA NEGERI 10 PALEMBANG Nika Rosa Agustina; Fuad Abd. Rachman; Effendi Nawawi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i2.8438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia dengan menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) di kelas X MIA 2 SMA Negeri 10 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes akhir siklus. Lembar observation digunakan untuk mengetahui keaktifan siswa dan tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Berdasarkan penelitian, diperoleh ketuntasan hasil belajar siswa yang meningkat dari 45% sebelum tindakan (T0) menjadi 55% pada siklus I (T1), 72,5% pada siklus II (T2) dan 87,5% pada siklus III. Rata-rata keaktifan siswa dalam kelompok pada siklus I sebesar 53,43%, siklus II sebesar 57,18% dan pada siklus III sebesar 64,47%. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 70,55 , siklus II sebesar 72,125 dan pada siklus III sebesar 74,6. Hasil penelitian dengan menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia ditunjukkan dari T3>T2>T1>T0. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti menyarankan kepada guru yang mempunyai masalah yang sama dalam pembelajaran dapat menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT).
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) INTERAKTIF UNTUK LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT DI SMA Dwita Novita; Fakhili Gulo; M Hadeli
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i1.8404

Abstract

Pengembangan LKS interaktif materi larutan elektrolit dan non elektrolit telah dilakukan dan diterapkan di kelas X SMA Islam Az-Zahrah Palembang. Penelitian ini dilakukan dengan metode Development Research (penelitian pengembangan). Kevalidan bahan ajar ini dinilai oleh tiga ahli yakni ahli materi, ahli pedagogik, dan ahli media. Kevalidan materi memiliki rerata skor sebesar 3,94 dengan  kategori  valid,  kevalidan  pedagogik  memiliki  rerata  skor  sebesar  4,14 dengan kategori valid, dan kevalidan media memiliki rerata skor 3,79 dengan kategori valid. Kepraktisan bahan ajar ini dilihat dari skor rata-rata angket pada tahap one to one dan small group. Skor rata-rata kepraktisan adalah 4,16 dengan kategori praktis. Keefektifan bahan ajar ini tampak dari tes hasil belajar yang dilakukan pada tahap field test. Berdasarkan hasil field test diperoleh n-gain score sebesar 0,71 dengan kategori keefektifan tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa LKS interaktif  ini  tergolong  efektif  untuk  digunakan  dalam  pembelajaran  larutan elektrolit dan non elektrolit.
ANALISIS KANDUNGAN TIMBAL (Pb) DAN KADMIUM (Cd) DALAM PEMPEK REBUSDARIBEBERAPA TEMPAT JAJANAN DIKOTA PALEMBANGSUMATERA SELATAN Eduan Rismansyah; Dedik Budianta; Rindit Pambayun
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v2i1.2871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar logam timbaldan kadmiumyang terdapat di dalam pempek rebus berbahan baku ikan sungai (ikan gabus) danikan laut yang dijual pedagang besar (bermerek) maupun pedagang kecil di beberapatempat jajanan di kota Palembang. Pengujian sampel pempek menggunakan metode AAS dilakukan di Laboratorium Balai Riset dan Standardisasi Nasional Palembang dimana hasilnya dikomparasi dengan baku mutu logam beratdalam ikan dan olahannya menurut BSN (SNI 7387 : 2009), yaitu logam timbal : 0,300mg/kg dan logam kadmium : 0,100mg/kg.Hasilpengujian diperoleh data kandungan logam timbal di dalam beberapa pempek rebus baikberbahan baku ikan gabus maupun ikan laut yang dijual oleh pedagang besar maupun pedagang kecil sudah melebihi baku mutu. Kadar logam timbal dalam pempek rebus ikan gabus sebesar 1,010mg/kg (kadar terendah) dan 2,910mg/kg (kadar tertinggi), sedangkan kadar logam timbal dalam pempek rebus ikan laut sebesar 1,135 mg/kg (kadar terendah) dan 3,405 mg/kg (kadar tertinggi). Sedangkan kandungan logam kadmium di dalam pempek rebus baik berbahan baku ikan gabus maupun ikan laut tidak terdeteksi.
PENGEMBANGAN TES PILIHAN GANDA PIKTORIAL UNTUK MENGUKUR PENGUASAAN PENGETAHUAN FAKTUAL, KONSEPTUAL, DAN PROSEDURAL SISWA SMA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN Wiwi Siswaningsih; Nahadi Nahadi; Deden Cahaya Kusuma
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v3i2.8158

Abstract

Pengembangan Tes Pilihan Ganda Piktorial untuk Mengukur Penguasaan Pengetahuan Faktual, Konseptual, dan Prosedural Siswa SMA pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan.Penelitian yang dilakukan mengenai pengembangan tes pilihan ganda piktorial untuk mengukur penguasaan pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural siswa SMA pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Majalengka dengan subjek penelitian berjumlah 74 siswa SMA yang telah mempelajari materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah instrumen tes pilihan ganda piktorialyang memenuhi kriteria dilihat dari segi validitas isi, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda yang dapat digunakan untuk mengukur penguasaan pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural siswa SMA pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Penelitian ini dilakukan karena belum tersedia alat evaluasi yang menunjang implementasi kurikulum 2013 untuk mengukur penguasaan pengetahuan faktual, konseptual, maupun prosedural pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pengembangan dan Validasi. Pada penelitian ini, butir soal yang dikembangkan sebanyak 29 butir soal. Berdasarkan uji validitas isi dengan CVR, diperoleh 21 butir soal yang memenuhi kriteria validitas isi. Berdasarkan reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda, butir soal yang dikembangkan memiliki nilai reliabilitas sebesar 0,721 yang masuk kriteria bagus, sebagian besar soal memiliki tingkat kesukaran yang masuk kriteria sedang, dan sebagian besar soal memiliki daya pembeda yang masuk kriteria cukup.Butir soal yang dikembangkan mampu digunakan untuk mengukur penguasaan pengetahuan faktual, pengetahuan konseptual, dan pengetahuan prosedural. Hasil angket terhadap siswa menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan respon positif terhadap penggunaan tes piktorial.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) INTERAKTIF KIMIA UNTUK PEMBELAJARAN STRUKTUR ATOM DI KELAS X SMA Alfa Dina Prianoto; Fakhili Gulo; Effendi Nawawi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i2.8398

Abstract

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Interaktif Kimia Untuk Pembelajaran Struktur Atom Di Kelas X SMA. Pengembangan LKPD interaktif kimia materi struktur atom telah dilakukan dan di ujicoba di SMA Srijaya Negara Palembang. Penelitian ini dilakukan dengan metode Development Research (penelitian pengembangan). Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) dan evaluasi formatif Tessmer. Kevalidan bahan ajar dinilai oleh tiga ahli yaitu ahli materi, ahli pedagodik, dan ahli media. Kevalidan materi diperoleh rerata sebesar 4,00 dengan kategori valid, kevalidan pedagogik diperoleh rerata sebesar 4,15 dengan kategori valid, dan kevalidan media diperoleh rerata sebesar 3,78 dengan kategori valid. Kepraktisan bahan ajar dilihat dari rerata angket pada tahap one to one dan small group. Skor rata-rata kepraktisan adalah 3,97 dengan kategori praktis. Kefektifan bahan ajar ini tampak dari tes hasil belajar yang dilakukan pada tahap field test. Berdasarkan hasil field test diperoleh gain score sebesar 0,67 dengan kategori kefektifan sedang. Hal ini menunjukan bahwa LKPD interaktif kimia telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran struktur atom.
MELATIHKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH PADA MAHASISWA KIMIA Sri Poedjiastoeti; Wahyu Budi Sabtiawan
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v3i1.8186

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas keterampilan pemecahan masalah mahasiswa dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Desain penelitian ini adalah praeksperimen. Sasaran penelitian ini adalah empat puluh mahasiswa Jurusan Kimia Unesa yang memprogram Matakuliah DDKATahun 2015/2016.Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan pemecahan masalah yang mengalami peningkatan paling signifikan adalah analisis masalah dengan skor N-Gain sebesar 0,34, sedangkan keterampilan merencanakan mengalami peningkatan yang paling rendah dengan ditunjukkan oleh skor N-Gain sebesar 0,22.Faktorpendukung dalam melatihkan keterampilan ini adalah LKM yang dikembangkan dan model pembelajaran yang digunakan, sedangkan factor penghambat adalah gaya belajar mahasiswa dan bobot/cakupan materi.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN GUIDED NOTE TAKING (GNT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 11 PALEMBANG Miranti Dwi Anggraini; Iceng Hidayat; Rodi Edi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i1.8205

Abstract

Implementasi Strategi Pembelajaran Guided Note Taking (GNT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 11 Palembang.Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa upaya guru menerapkan strategi pembelajaran Guided Note Taking (GNT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 11 Palembang. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan sebanyak tiga siklus terdiri dari masing-masing dua pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar siswa. Rata-rata keaktifan siswa dalam kelompok pada siklus I sebesar 48,19%  siklus II sebesar 58,61% dan pada siklus III sebesar 68,17%. Rata-rata skor hasil belajar siswa sebelum dilakukan tindakan (T0) sebesar 58,84 dengan ketuntasan sebesar 46,34%. Rata-rata skor hasil belajar siswa pada siklus I (T1) sebesar 68,25 dengan ketuntasan sebesar 34,14 %. Pada siklus II (T2)  sebesar 73,17 dengan ketuntasan sebesar 46,34 %. Pada siklus III (T3) sebesar 80,00 dengan ketuntasan sebesar 70,73% Hasil penelitian membuktikan bahwa strategi pembelajaran Guided Note Taking (GNT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa di setiap siklusnya. Disarankan bagi guru yang mengalami permasalahan yang sama untuk menerapkan strategi pembelajaran Guided Note Taking (GNT)  agar hasil belajar siswa meningkat.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN KINERJA TOPIK ELEKTROKIMIA BERBASIS GREEN CHEMISTRY PADA MATA KULIAH KIMIA DASAR Tysa Dwinta; Bety Lesmini; D Desi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i2.8448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen kinerja topik elektrokimia berbasis green chemistry yang memenuhi kriteria valid dan reliabel. Penelitian ini merupakan penelitian pengembanga dengan desain ADDIE. Pada tahap Expert review ini dinilai oleh para ahli yang terdiri dari ahli isi dan ahli konstruk. Hasil yang diperoleh pada tahap expert review didapatkan Skor akhir validasi aspek isi yaitu 22 (sangat baik) dan aspek konstruk yaitu 23 (sangat baik) merujuk pada kriteria Depdiknas. Validitas pada percobaan elektrokimia subtopik daya gerak listrik (DGL) terdapat 9 butir pernyataan yang valid, subtopik potensial sel pada sel volta terdapat 13 butir pernyataan yang valid, subtopik elektrolisis larutan tawas (penjernih air) terdapat 11 butir pernyataan yang valid dan subtopik elektrolisis larutan garam dapur terdapat 13 butir pernyataan yang valid. Berdasarkan hasil uji reliabilitas diperoleh dari ke 4 subtopik, korelasinya diatas 0.60 dengan melihat nilai Cronbach’s Alpha bahwa semua percobaan telah reliabel. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, diperoleh instrumen yang valid dan reliabel perbutir. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen kinerja tergolong valid dan reliabel untuk digunakan dalam penilaian keterampilan pada praktikum kimia dasar Topik Elektrokimia.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 3 PALEMBANG Hidayati Hidayati; Hartono Hartono; Jejem Mujamil
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v2i1.2875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kimia siswa melalui Modelpembelajaran Children’s Learning In Science (CLIS) di kelas XI IPA A SMA Negeri 3Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelasyang dilakukan sebanyak tiga siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan lembarobservasi dan tes akhir siklus. Lembar observasi yang digunakan yaitu tes penilaian kinerjauntuk mengetahui proses kegiatan belajar mengajar yang berupa kegiatan Keterampilan ProsesSains (KPS) siswa dan tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Data hasilobservasi menunjukkan rata-rata kinerja KPS siswa pada siklus I (T1) yaitu sebesar 71,31%dengan keterampilan proses mengamati sebesar 78,95%, mengelompokkan sebesar 95% danmengkomunikasikan sebesar 40%. Rata-rata kinenrja KPS siswa siklus II (T2) yaitu sebesar74,61% dengan keterampilan proses mengamati sebesar80,75%, mengelompokkan sebesar100% dan mengkomunikasikan sebesar 43,08%. Rata-rata kinerja KPS siswa pada siklus III(T3) yaitu sebesar 82,73% dengan keterampilan proses mengamati sebesar 93,19%,mengelompokkan sebesar 100% dan mengkomunikasikan sebesar 55%. Nilai rata-rata hasilbelajar siswa sebelum diberi tindakan (T0) sebesar 59,53 dengan persentase ketuntasan belajarsebesar 21,87%, sedangkan setelah diberikan tindakan pada siklus satu (T1) nilai rata-rata hasilbelajar siswa sebesar 67,95 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 43,33 %, pada siklusdua (T2) diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 76,25 dengan persentaseketuntasan belajar sebesar 62,63 % dan pada siklus tiga (T3) nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 81,71 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 87,50%. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Children’s Learning In Science(CLIS)dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN KONSEP MOL DI KELAS X SMA Elka Phia Herawati; Fakhili Gulo; H. Hartono
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v3i2.8163

Abstract

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Interaktif untuk Pembelajaran Konsep Mol di Kelas X SMA. Lembar kerja peserta didik (LKPD) dengan materi konsep mol telah dikembangkan dan digunakan dalam pembelajaran di kelas X SMA Negeri 3 Palembang. Pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan model ADDIE (analysis, design, development, implemention, evaluation). Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar validasi, lembar angket dan tes hasil belajar. Validasi prototype I  diperoleh nilai validasi aspek materi adalah 4,75 (sangat valid), aspek pedagogik sebesar 4,60 (sangat valid) dan aspek media sebesar 4,00 (valid). Pada tahap ujicoba one to one terhadap prototype I diperoleh nilai kepraktisan sebesar 4,00 (praktis) dan ujicoba tahap small group terhadap prototype II diperoleh nilai kepraktisan sebesar 4,29 (sangat praktis). Pada ujicoba tahap field test terhadap keefektifan prototype III diperoleh rata-rata nilai N-gain sebesar 0,59 (sedang). Hasil penelitian ini yaitu Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) interaktif untuk pembelajaran konsep mol yang telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.

Page 8 of 18 | Total Record : 177