cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 177 Documents
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PERORANGAN DALAM REGU DI KELAS XI MIA SMA NEGERI 10 PALEMBANG Rista Aulia; Bety Lesmini; M. Hadeli L.
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i2.8467

Abstract

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Perorangan Dalam Regu Di Kelas XI MIA SMA Negeri 10 Palembang. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran kimia sehingga dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa XI MIA 4 SMAN 10 Palembang melalui penerapan model pembelajaran TAI. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus dan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan lembar observasi kegiatan siswa setiap akhir siklus. Ketuntasan hasil belajar kimia sebelum tindakan (T0) sebesar 37,5% dan skor rata-rata 71,22. Pada siklus 1 (T1)ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 47,06 % dengan skor rata-rata 66,88. Hal ini disebabkan penerapan model pembelajaran TAI yang mempunyai ciri belajar bersama dengan teman, belajar dari teman sendiri dalam kelompok, dan saling mengemukakan pendapat. Pada siklus 2 (T2), ketuntasan dan skor rata-rata siswa meningkat menjadi 69,23% dan 77,17. Peningkatan ini terjadi karena siswa berdiskusi dan menjawab pertanyaan yang diberikan. Pada siklus 3 meningkat menjadi 86,8 % dengan skor rata-rata 81,57 dan telah mencapai ketuntasan secara klasikal. Hal ini terjadi karena siswa aktif dalam bertanya dan berdiskusi, serta menjawab pertanyaan yang diberikan. Hasil belajar kimia siswa meningkat melalui penerapan model pembelajaran TAI ditunjukkan dari ketuntasan dan rata-rata hasil belajar siswa dari T3>T2>T1>T0.
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN STEM – PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI LAJU REAKSI DI KELAS XI SMA Tiara Adelita; Tatang Suhery; A. Rachman Ibrahim
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i2.8408

Abstract

Pengembangan Strategi Pembelajaran dengan Pendekatan STEM – Problem Based Learning Pada Materi Laju Reaksi Di Kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan strategi pembelajaran pada materi laju reaksi yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini dilakukan di SMA N 11 Palembang pada kelas XI IPA 6 sebagai kelas ujicoba dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas non ujicoba . Tahap – tahap pada penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari analysis, design, development, implementation dan evaluation dan dimodifikasi dengan formative evaluation Tessmer. Skor kevalidan yang diperoleh pada uji expert review sebesar 4,03 dengan kategori valid. Skor kepraktisan yang diperoleh pada uji one to one sebesar 4,06 dengan kategori praktis. Skor kepraktisan yang diperoleh pada uji small group sebesar 4,41 dengan kategori sangat praktis . Adapun perbandingan hasil data test rata - rata kelas ujicoba dan non ujicoba berturut – turut sebesar 83,25 dan 77. Berdasarkan analisa data, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran ini dikategorikan valid, praktis dan efektif.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) PADA MATA PELAJARAN KIMIA KELAS XII IPA 2 SMA SRIJAYA NEGARA PALEMBANG Nursaid Fitria; K. Anom W.; A. Rachman Ibrahim
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v3i1.8192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Think Talk Write (TTW) mata pelajaran kimia kelas XII IPA 2 SMA Srijaya Negara Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam 3 siklus. Siklus I, II, dan III terdiri atas masing-masing 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi keaktifan dan tes hasil belajar siswa. Rata-rata keaktifan siswa dalam kelompok pada siklus I sebesar 54,07% siklus II sebesar 64,8% dan pada siklus III sebesar 80,06%. Rata-rata skor hasil belajar siswa sebelum dilakukan tindakan (T0) sebesar 68,05 dengan ketuntasan sebesar 54.28%. Rata-rata skor hasil belajar siswa pada siklus I (T1) sebesar 70,93 dengan ketuntasan sebesar 61,76 % meningkat dikarenakan penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Pada siklus II (T2)  sebesar 74,36 dengan ketuntasan sebesar 73,52% meningkat dikarenakan guru memotivasi siswa untuk memberikan pertanyaan serta tanggapan pada saat diskusi. Pada siklus III (T3) sebesar 85,04 dengan ketuntasan sebesar 85,71% dikarenakan siswa dibimbing menuliskan informasi atau pengetahuan yang diperolehnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa, sehingga disarankan bagi guru untuk menerapkan model pembelajaran Think Talk Write (TTW)  agar keaktifan dan hasil belajar meningkat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP KIMIA SISWA DI KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 1 TANJUNG BATU Susilawati Susilawati; Andi Suharman; Bety Lesmini
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v3i1.8290

Abstract

Penelitian tindak kelas ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Tanjung Batu melalui penerapan model pembelajaran Students Facilitator And Explaining (SFAE). Penelitian ini dilaksanakan dlam 3 siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Data didapat melalui tes pemahaman konsep siswa yang dilaksakan setiap akhir siklus. Hasil belajar dan ketuntasan belajar siswa sebelum tindakan adalah 50,20 dan 12,5%. Terjadi peningkatan pemahaman konsep siswa yang tercermin dari peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan penelitian rata-rata skor hasil belajar siswa pada siklus 1 sebesar  62,24 dengan ketuntasan belaajar siswa 20,83%. Pada siklus 2 (T2) rata-rata skor hasil belajar kimia siswa meningkat menjadi 74,84 dengan ketuntasan belajar siswa 58,33%. Pada siklus III (T3), rata-rata skor hasil belajar siswa meningkat menjadi 83,59 dengan ketuntasan belajar siswa 87,5%.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MULTIMEDIA PADA PEMBELAJARAN KIMIA DASAR FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA Maefa Eka Haryani; Rodi Edi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v6i1.8479

Abstract

Penelitian Pengembangan bahan ajar berbasis multimedia bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar yang valid dan praktis. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (development research) dengan menggunakan model ADDIE terdiri dari lima tahapan, yakni Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (penyampaian produk), Evaluation (evaluasi). Kuailitas produk dievaluasi dengan menggunakan metode evaluasi formatif Tessmer yang terdiri dari self evaluation, expert review, one to one evaluation, small group evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan expert review, dan angket.  Melalui tahap expert review dengan memperoleh skor kevalidan kevalidan materi sebesar 0,75 termasuk kriteria layak, kevalidan pedagogik sebesar 0,77 termasuk kriteria layak, kevalidan media sebesar 0,75 teramasuk kriteria layak, dapat disimpulkan bahwa Bahan ajar berbasis multimedia yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid. Berdasarkan ujicoba one to one diperoleh nilai sebesar 90,67% termasuk dalam kategori sangat baik dan small group diperoleh nilai sebesar 90,67% termasuk dalam kategori sangat baik, dapat disimpulkan bahwa Bahan ajar berbasis multimedia yang dikembangkan telah memenuhi kriteria praktis. Dapat disimpulkan bahwa LKPD interaktif yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS BERPIKIR KRITIS PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN DI KELAS XI IPA MADRASAH ALIYAH NEGERI SAKATIGA Tina Jayanti; Tatang Suhery; Desi Desi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v2i1.2881

Abstract

Penelitian pengembangan (Development Reseach) yang dilakukan di MAN Sakatigaini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbentuk modul berbasis berpikir kritis yangmemiliki kriteria valid, praktis dan efektif dalam pembelajaran kelarutan dan hasil kalikelarutan. Dalam proses pegembangannya melalui tahap self evaluation, expert review, one toone, small group dan field evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan lembarvalidasi, angket, dan tes hasil belajar. Lembar validasi digunakan untuk mengetahui gambarantentang kevalidan modul berbasis berpikir kritis yang telah dikembangkan, pemberian angketbertujuan untuk mengetahui kepraktisan modul berbasis berpikir kritis, dan tes hasil belajarbertujuan untuk mengetahui efektivitas modul berbasis berpikir kritis. Validitas materi sebesar44 dikategorikan baik, validitas pedagogik sebesar 49 dikategorikan baik, validitas desainmodul sebesar 21 dikategorikan sangat baik, praktikalitas sebesar 81%, dan efektivitasketuntasan belajar sebesar 82%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis berpikirkritis yang dikembangkan untuk pembelajaran kelarutan dan hasil kali kelarutan di kelas XIIPA MAN Sakatiga telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X SMA NEGERI 13 PALEMBANG Risa Wardani; S. Sanjaya; D. Desi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i1.8197

Abstract

Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas X SMA Negeri 13 Palembang.Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap hasil belajar kimia siswa kelas X SMA Negeri 13 Palembang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu. Sampel yang digunakan siswa kelas kelas X MIA 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 7 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) memiliki pengaruh terhadap hasil belajar kimia siswa kelas X SMA Negeri 13 Palembang..Hasil analisis uji hipotesis menggunakan uji t dengan program SPSS 18. Diperoleh nilai t hitung sebesar 2,278 t tabel sebesar 1,991, dengan  = 0,05. Disarankan bagi guru, agar dapat memilih model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS).
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) PADA PELAJARAN KIMIA SISWA KELAS XI IPA SMA YAYASAN IBA PALEMBANG Wenny Prima Garini; H Hartono; Effendi Nawawi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v5i2.8439

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran Group Investigation (GI) pada pelajaran kimia siswa kelas XI IPA I SMA Yayasan IBA Palembang. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPA I SMA Yayasan IBA Palembang yang berjumlah 20 siswa terdiri dari 13 orang perempuan dan 7 orang laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) dapat memberikan kesempatan siswa untuk berperan secara aktif serta memotivasi siswa, mendorong siswa dalam keterlibatan belajar dan memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun dalam keterampilan proses kelompok. Dari data hasil observasi pertemuan pertama 75,91%, pertemuan kedua dan ketiga 63,18%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti menyarankan agar model pembelajaran Group Investigation (GI) ini dapat diterapkan oleh guruguru kimia lainya dengan baik sehingga aktifitas dan hasil belajar siswa lebih efektif.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP KIMIA SISWA KELAS XI IPA 3 SMA SRIJAYA NEGARA PALEMBANG Gilang Herjuna; S Sanjaya; Andi Suharman
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i2.8465

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad (Student Teams Achievement Division) Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Kimia Siswa Kelas XI IPA 3 SMA Srijaya Negara Palembang. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia siswa melalui penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division) di kelas XI IPA 3 SMA Srijaya Negara Palembang pada materi asam-basa. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Penerapan Model Student Teams Achievment Division dikelas XI IPA 3 SMA Srijaya Negara Palembang dapat meningkatkan pemahaman konsep kimia siswa. Peningkatan pemahaman konsep siswa terlihat dari makin meningkatnya nilai Gain dari siklus I sebesar 0,369 menjadi 0,506 siklus II dan pada siklus III meningkat menjadi 0,719. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa Model Student Teams Achievment Division dapat meningkatkan pemahaman konsep kimia siswa. .
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP TO GROUP EXCHANGE TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA PADA MATERI ASAM BASA DI SMAN 1 INDERALAYA UTARA Zainal Zainal; S Sanjaya; D Desi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v3i2.8159

Abstract

Pengaruh Model Pembelajaran Group to Group Exchange Terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa pada Materi Asam Basa di SMAN 1 Inderalaya Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Group to Group Exchange (GGE) terhadap hasil belajar kimia siswa pada materi Asam Basa kelas XI SMAN 1 Inderalaya Utara. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu (quasy experimental) dengan desain penelitian non equivalent (pretest and posttest) control group design. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata posttest untuk 2 pertemuan pada masing- masing kelas yaitu, kelas eksperimen adalah 76.968 dan kelas kontrol adalah 72.656. Nilai posttest kelas eksperimen dan kontrol berdistribusi normal dan kedua varians tergolong homogen. Teknik analisis menggunakan uji-t pada taraf signifikan 5%, diperoleh bahwa t(hitung) >t(tabel), yakni (3,023) > (1,671). Hasil analisis data observasi menunjukkan rata-rata aktivitas siswa kelas eksperimen sebesar 70.25% dan kelas kontrol 61,60%. Hal tersebut menunjukkan bahwa dengan menggunakan Model pembelajaran GGE dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Berdasarkan uji statistik, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran GGE berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar kimia siswa pada materi Asam Basa kelas XI SMAN 1 Inderalaya Utara oleh karena itu dapat dijadikan model pembelajaran alternatif bagi Guru khususnya dalam pembelajaran kimia pada materi asam basa.

Page 9 of 18 | Total Record : 177