cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23557265     EISSN : 26146134     DOI : -
Bhineka Tunggal Ika (BTI), p-ISSN 2355-7265, is an online peer-reviewed journal and aims to provide a forum for researchers, professionals, lecturer, and educational practitioners on all topics related to civics education or PPKn. Bhineka Tunggal Ika consists of high-quality technical manuscripts on advances in the state-of-the-art of civic education; both theoretical approaches and practical approaches are encouraged to submit. All published articles in Bhineka Tunggal Ika are freely accessible in that website. Published 2 issues per year (May and November).
Arjuna Subject : -
Articles 185 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKn MELALUI EMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DI KELAS IX C SMPN 2 INDRALAYA SELATAN Herlina Herlina
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v2i1.4555

Abstract

Hasil belajar yang baik hanya dapat dicapai melalui proses pembelajaran yang efektif. Jika proses belajar mengajar tidak optimal maka sulit untuk mencapai hasil belajar yang baik, untuk mencapai optimalisasi pembelajaran maka dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK), dengan tujuan meningkatkan hasil belajar PKn di kelas IX C SMP N 2 Indralaya  Selatan melalui  pembelajaran kooperatifTipe Number Head Together (NHT). Penelitian tindakan kelas dilaksanakan selama dua siklus setiap siklus diadakan dua kali pertemuan. Langkah-langkah yang dilaksanakan berupa perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi untuk setiap siklus. Hasil penelitian dari siklus I ke siklus II menunjukkan peningkatan terhadap hasil belajar siswa dari pra penelitian 48,48% , siklus 1 : 69,70% , siklus II: 87,88%.
PERSEPSI MAHASISWA PPKn FIS UNP TERHADAP KOMPETENS GURU PPKn Muspardi Muspardi
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v2i1.4556

Abstract

:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Persepsi  mahasiswa PPKn terhadap kompetensi peadagogik guru PPKn. (2)  Persepsi mahasiswa PPKn  terhadap kompetensi kepribadian guru PPKn. (3) Persepsi mahasiswa PPKn terhadap kompetensi sosial guru PPKn. (4) Persepsi mahasiswa PPKn  terhadap kompetensi professional guru PPKn. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa PPKn yang telah melaksanakan PPLK-K pada Semester Januari- Juni tahun 2011 berjumlah101 orang. Sampel berjumlah 51 orang yang dipilih melalui teknik sampling proporsional stratified random sampling. Data yang diperoleh, dianalisis dengan menggunakan rumus persentase.Hasil penelitian yaitu (1) persepsi mahasiswa PPKn terhadap kompetensi pedagogik guru PPKn masuk adalah baik 25,6%, cukup 43% dan kurang 31,4%.(2)persepsi mahasiswa PPKn terhadap kompetensi kepribadian guru PPKn masuk dalam kategori baik yaitu  29,4%, cukup 31,3% dan kurang 39,3%.(3)persepsi mahasiswa PPKn terhadap kompetensi sosial guru PPKn adalah baik 39,3%, cukup 31,4% dan kurang 29,3%.(4) Persepsi mahasiswa PPKn terhadap kompetensi professional guru PPKn adalah baik 27,5%, cukup35,3% dan kurang 37,2%.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PICTURE AND PICTURE PADA MATA PELAJARAN PKN Nurhadianto Nurhadianto
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v2i1.4557

Abstract

Peningkatan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran PKn dapat dicapai melalui model pembelajaran Picture and Picture. Tujuan dalam penelitian ini adalah penggunaan Picture and Picture dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran PKn. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan Picture and picture dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran PKn.  Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya aktivitas siswa pada saat pelaksanaan diskusi kelompok dan pada saat pelaksanaan pembelajaran picture and picture setiap melangkah kesiklus berikutnya siswa terlihat lebih bergairah dan bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran.
NILAI ANTINOMI NILAI SPIRITUALISME – NILAI MATERIALISME Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v2i1.4558

Abstract

Secara implisif maupun eksplisit, nilai sudah lama memegang peranan dalam pembicaraan dan diskusi-diskusi filsafat. Nilai spiritualisme adalah suatu ajaran yang menyatakan bahwa realitas mutlak alam dalam alam semesta adalah jiwa, yang menjadi dasar alam semesta dan memberikan penjelasan secara rasional. Sedangkan nilai materialisme adalah hanya benda (materi) yang merupakan kenyataan atau hal atau hal yang eksisten. Benda merupakan unsur primordial atau fundamental alam semesta. Perwujudan nilai spiritualisme dalam asas dapat dilihat di dalam sila pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Sedangkan perwujudan nilai materialisme dalam asas dapat dilihat di dalam sila kelima Pancasila yaitu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Perwujudan nilai spiritualisme dalam norma dapat dilihat dalam pasal-pasal UUD 1945 terutama dalam Pasal 29 UUD 1945 Amandemen. Sedangkan perwujudan nilai materialisme dalan norma dapat dilihat di dalam pasal 33 UUD 1945 Amandemen.
HUKUMAN MATI DAN JURISDIKSI INDONESIA DALAM SISTEM HUKUM INTERNASIONAL (Analasis Eksekusi Hukuman Mati Terhadap Terpidana Kasus Narkoba di Indonesia Tahun 2015) Sulkipani Sulkipani; Emil El Faisal
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v2i1.4559

Abstract

Sejak memproklamirkan diri sebagai bangsa dan negara yang merdeka pada 17 Agustus 1945 silam, Indonesia telah bertransformasi menjadi negara yang berdaulat penuh, baik kedaulatan kedalam pada ranah kehidupan nasional, maupun keluar dalam kaitannya dengan hubungan Internasional. Berbagai upaya pertahanan nasional untuk mewujudkan dan mempertahankan kedaulatan sebagai negara yang merdeka ditempuh Indonesia. Ketegasan berupa sanksi hukuman mati terhadap gembong narkoba adalah salah satunya. Hukum positif Indonesia telah menyuarakan dengan tegas bahwa, kejahatan narkoba adalah kejahatan luar biasa yang akibat buruknya juga bersifat luar biasa. Sehingga, hukuman mati dinilai tepat dan tidak berlebihan bagi para pelakunya. Namun, pada kenyataannya Indonesia dihadapkan pada ujian jurisdiksi yang sejatinya harus ditegakkan terkait pelaksanaan hukuman mati, dan disisi lain terdapat nada sumbang dari negaranegara sahabat yang warganya telah divonis mati oleh pengadilan Indonesiaserta dari Organisasi PBB. Atas dasar Hak Asasi Manusia (HAM), pihak-pihak tersebutberusaha menyuarakan pengkajian ulang, penundaan,hingga pembatalan eksekusi hukuman mati tersebut.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN POLITIK BAGI WARGA NEGARA DALAM RANGKA MEWUJUDKAN DEMOKRATISASI DI INDONESIA Edwin Nurdiansyah
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v2i1.4560

Abstract

Proses reformasi membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan warga negara Indonesia, Indonesia menjadi negara demokrasi yang ditandai dengan adanya pemilihan presiden dan kepala daerah secara langsung oleh rakyat. Konsekuensi dari hal tersebut ialah warga negara Indonesia dituntut harus paham terhadap politik, salah satu yang dapat dilakukan ialah melalui pendidikan politik. Namun kenyataannya sekarang, warga negara Indonesia belum mendapatkan pendidikan politik secara maksimal, pengetahuan politik mereka masih sangat kurang sehingga hanya dijadikan komoditi politik oleh golongan tertentu. Hal ini menunjukkan pemerintah dan partai politik yang bertanggung jawab dalam melaksanakan pendidikan politik perannya masih kurang maksimal. Pendidikan politik yang tidak berjalan dengan baik akan berdampak pada pelaksanaan demokrasi yang tidak efektif bahkan berpotensi menimbulkan konflik sektoral.
PENGARUH PENERAPAN TEORI BELAJAR OPERANT CONDITIONING DALAM MATA PELAJARAN PPKn TERHADAP PERBAIKAN PERILAKU PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 6 KAYUAGUNG Ica Efilia Natasya; Mulkan Mulyadi HD; Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v2i1.4561

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan teori belajar Operant Conditioning pada matapelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan terhadap perbaikan perilaku peserta didik di SMP 6 Kayuagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMP 6 Kayuagung yang berjumlah 732 siswa. Adapun sampel yang ditetapkan adalah siswa kelas VII.5 yang berjumlah  30 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.6 yang berjumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data  yang digunakan adalah teknik dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah  t-tes sampel independen. Dari hasil t-tes menunjukkan  t > t table is2.952>2.002. Implementasi teori operant conditioning dapat menjadi salah satu teori belajar untuk memperbaiki perilaku siswa.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN MORAL REASONING TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKn DI SMA NEGERI 10 PALEMBANG Amrina Rosyada; Umi Chotimah; Sri Artati Waluyati
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v2i1.4562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan moral reasoning terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMA Negeri 10 Palembang. Populasi adalahseluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 10 Palembang berjumlah 415 orang. Teknik sampling yaitu purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 4 berjumlah 32 orang sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 5 berjumlah 32 orang sebagai kelas kontrol di SMA Negeri 10 Palembang. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan observasi. Sedangkan teknik analisa data dengan menggunakan uji-t. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan pendekatan moral reasoning terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMA Negeri 10 Palembang. Hal ini terbukti dari hasil analisis rerata observasi keaktifan belajar di kelas eksperimen 80% sedangkan pada kelas kontrol 77%. Teknik analisa data menggunakan SPSS versi 21 untuk uji hipotesis menggunakan rumus independent sample t-test. Dari hasil pengolahan data dan analisis hasil penelitian diketahui taraf keaktifan belajar siswa meningkat dengan kriteria sangat aktif yaitu uji-t menunjukan thitung > ttabel yaitu 4,844 >2.000. Oleh karena itu penerapan pendekatan moral reasoning dapat dijadikan salah satu pendekatan pembelajaran untuk meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN ACTIVE KNOWLEDGE SHARING TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATAPELAJARAN PPKn DI SMA MUHAMMADIYAH 2 PALEMBANG Siti Tiara Maulia; Alfiandra Alfiandra; Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v2i1.4563

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi active knowledge sharing terhadap keaktifan belajar siswa pada matapelajaran PPKn di SMA Muhammadiyah 2 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi yaitu seluruh siswa SMA Muhammadiyah 2 Palembang. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas X IPS.1 berjumlah 33 orang sebagai kelas eksperimen dan X IPS.2 berjumlah 33 orang sebagai kelas kontrol. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu berdasarkan pertimbangan tingkat indikator keaktifan belajar siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan dokumentasi dan tes. Statistik yang digunakan adalah statistik parametris melalui uji hipotesis dengan menggunakan uji Independent Samples T-Test  dengan signifikansi α = .05. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai sig. sebesar  .020 dengan demikian hipotsis Ha  di terima kebenarannya bahwa terdapat pengaruh dari penerapan strategi active knowledge sharing terhadap keaktifan belajar siswa  pada matapelajaran PPKn di SMA Muhammadiyah 2 Palembang. Hal ini terlihat pada perbandingan hasil uji hipotesis yaitu .020  terhadap α = .05, nilai sig. .020 < α = .05. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat memvariasikan strategi pembelajaran yang diterapkan, salah satunya dengan cara menerapkan strategi active knowledge sharing sebagai strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa.
PENGEMBANGAN PRODUK PEMBELAJARAN MELALUI MEDIA ISPRING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKn) DI SMK NEGERI 2 PALEMBANG Alfiandra Alfiandra; Mulkan Mulyadi HD
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 1 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v3i1.4564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mencobakan, mengevaluasi dan merevisi produk pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaran (PPKn) berupa bahan ajar, Power Point Transparansi (PPT) dan soal soal latihan melalui pemanfaatan media perangkat lunak Ispring di SMK Negeri 2 Palembnag. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (development research). Model pengembangan yang digunakan adalah model ASSURE yang dimodifiasi dengan Evaluasi Formatif dari Tessmer melalui tahapan : (1) Analisa Karakteristik Siswa, (2) Menetapkan tujuan pembelajaran, (3) seleksi materi, metode dan media, (4) merancang produk pembelajaran yang meliputi bahan ajar, PPT, video animasi dan soal soal latihan yang kemudian dipublish dengan menggunakan media perangkat lunak Ispring. Adapun prosedur yang dilalui mengikuti prosedur evaluasi formatif Tessmer yang prosedurnya meliputi :self evaluation, ekspert riview, one to one evaluation, dan fild test. Pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, observasi, studi dokumentasi dan angket.Pengolahan data analisa data menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatatif. Target khusus yang ingin dicapai : (1) menghasilkan produk pembelajaran berupa bahan ajar, PPT, video animasi dan soal soal latihan mata pelajaran PPKn di SMK dengan menggunakan media Ispring , (2) meningkatkan kemampuan guru mengunakan teknologi informasi dan komunikasi (internet) sebagai media pembelajaran, (3) menganalisis dan menjelaskan keefektifan produk pembelajaran ini, dan (4) mencobakan produk pembelajaran ini pada siswa SMK. Hasil penelitian menunjukkan produk pembelajaran menggunakan media Ispring ini dinyatakan  valid oleh ahli sebagai validator, praktis setelah diuji cobakan melalui kegiatan one to one evaluation dan kegiatan small groupevaluation serta memilki dampak potensial terhadap motivasi belajar peserta didik setelah dilakukan uji lapangan atau field testpada siswa kelas XI Jurusan TKJ 1 SMK Negeri 2 Palembang.

Page 3 of 19 | Total Record : 185


Filter by Year

2014 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2023): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 9, No 2 (2022): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 9, No 1 (2022): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn Vol 8, No 2 (2021): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn Vol 8, No 1 (2021): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 2 (2020): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 1 (2020): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 6, No 2 (2019): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 6, No 1 (2019): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 5, No 2 (2018): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 5, No 1 (2018): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 2 (2017): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 1 (2017): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 2 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 1 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 2 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 1, No 2 (2014): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 1, No 1 (2014): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn More Issue