cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23557265     EISSN : 26146134     DOI : -
Bhineka Tunggal Ika (BTI), p-ISSN 2355-7265, is an online peer-reviewed journal and aims to provide a forum for researchers, professionals, lecturer, and educational practitioners on all topics related to civics education or PPKn. Bhineka Tunggal Ika consists of high-quality technical manuscripts on advances in the state-of-the-art of civic education; both theoretical approaches and practical approaches are encouraged to submit. All published articles in Bhineka Tunggal Ika are freely accessible in that website. Published 2 issues per year (May and November).
Arjuna Subject : -
Articles 185 Documents
UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PLAGIARISME DI PERGURUAN TINGGI Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 2 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v3i2.4591

Abstract

Karya tulis ilmiah  identik dengan dunia akademisi karena ide atau gagasan yang muncul berawal dari pemikiran para akademisi yang harus diberi perlindungan baik secara hukum maupun etika. Pentingnya perlindungan terhadap pemikiran akademisi tersebut berhubungan erat dengan hak moralitas yang menunjukkan bahwa setiap karya seseorang tidak boleh dimanipulasi keasliannya karena setiap karya ilmiah yang dihasilkan harus mendapatkan penghormatan dan perlindungan dimana  ini sejalan dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. Perilaku mengutip sebagian atau seluruh karya orang lain tanpa mencantumkan sumber sangat mudah dilakukan terutama dengan  mudahnya akses media cetak dan internet saat ini. Peraturan Menteri No. 17 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Penaggulangan Plagiat di Perguruan Tinggi BAB 1 Pasal 1 menyatakan bahwa Plagiat adalah perbuatan secara sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan/atau karya ilmiah pihak lain yang mengutip sebagian atau seluruh karya dan/atau karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai. Diharapkan dengan adanya peraturan tersebut, para akademisi dapat berhati-hati dan lebih jujur dalam menghasilkan sebuah karya ilmiah.
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR SISWA YANG MENGULANG PELAJARAN DENGAN YANG TIDAK MENGULANG PELAJARAN DI RUMAH PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SMA NEGERI 9 PEKANBARU Jumili Arianto
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 2 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v3i2.4592

Abstract

Keberhasilan dalam meraih prestasi dalam pendidikannya khusus di SMA Negeri 9 Pekanbaru tidak hanya didukung oleh para instruktur atau guru yang handal. Akan tetapi yang lebih besar dipengaruhi oleh faktor diri siswa itu sendiri. Oleh karena itu siswa meraih prestasi belajar bagus, tidak semata-mata karena gurunya.  Dalam belajar dan pelajaran ketika berhasil, mereka tahu bagaimana cara dan metode belajar yang baik dan benar, termasuk mempelajari hal-hal atau pelajaran-pelajaran yang telah diberikan oleh guru mereka.  Belajar yang baik adalah belajar yang tidak terikat oleh waktu dan keadaan dan dilakukan secara terus-menerus. Kegiatan mengulang mata pelajaran ilmu-ilmu sosial khususnya PPKn di SMA Negeri 9 Pekanbaru, telah dilakukan walaupun masih dalam tingkat yang rendah. Kegiatan mengulang pada bidang studi tersebut telah dilakukan dengan semaksimal mungkin meskipun masih dalam taraf yang rendah.
KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN TRANSPARANSI BAGI MASYARAKAT Edwin Nurdiansyah
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 2 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v3i2.4593

Abstract

Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 yang mengatur tentang Keterbukaan Informasi Publik telah memenuhi salah satu hak asasi manusia serta memberikan harapan baru kepada setiap warga negara Indonesia dalam hal mendapatkan informasi, UU tersebut menjamin hak bagi setiap warga negara untuk memperoleh informasi. Melalui UU tersebut pemerintah diwajibkan untuk memberikan informasi secara rutin kepada warganya sehingga mereka dapat mengetahui hal apa saja yang telah dilakukan pemerintah, diharapkan melalui keterbukaan informasi tersebut tercipta peran aktif masyarakat baik dalam aspek pengawasan, aspek pelaksanaan serta aspek keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan. Melalui keterbukaan informasi akan terwujud transparansi kepada masyarakat, sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara pemerintah dan warga negara dalam upaya menjalankan pemerintahan.
PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR DI SMA NEGERI 1 TANJUNG BATU KABUPATEN OGAN ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN Anton Supriyanto
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 2 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v3i2.4594

Abstract

Makalah ini berjudul “pengembangan dan pemanfaatan sumber belajar di SMA Negeri 1 Tanjung Batu Ogan Ilir” disusun berdasarkan referansi buku dan observasi lapangan. Tujuan disusunnya makalah ini adalah memberikan gambaran konsepsi pengembangan dan pemanfaatan sumber belajar, memberikan gambaran pelaksanaan pengembangan dan pemanfaatan sumber belajar di SMA Negeri 1 Tanjung Batu Khususnya Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) serta memberikan alternatif solusi kendala dalam pengembangan dan pemanfaatan sumber belajar di SMA Negeri 1 Tanjung Batu khususnya mata Pelajaran PPKn. Hasil pembahasan dari makalah pemanfaatan dan pengembangan sumber belajar di SMA Negeri 1 Tanjung Batu adalah sebagai berikut :sumber belajar meliputi; sumber belajar yang telah disediakan dan sumber belajar yang hasil swakarsa dan swa usaha atau berwira usaha.Sumber belajar dalam upaya pengembangan dan pemanfaatannya di SMA Negeri 1 Tanjung Batu telah dilakukan,  namun belum maksimal sesuai dengan yang diharapkan. Pengembangan dan pemanfaatan sumber belajar sangat memerlukan kesadaran bagi para peserta didik dan pendidik, apabila pendidik dan peserta didik menyadari bahwa sumber belajar yang telah disediakan dan mandiri keberadaannya sangat diperlukan, maka sarana dan prasarana yang dimaksud akan dapat dimanfaatkan lebih lama dan pengembangannya akan lebih optimal.
PERSEPSI GURU PAMONG TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KOMPETENSI PROFESIONAL MAHASISWA DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM PENGEMBANGAN DAN PENGEMASAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DI SMP DAN SMA/SMK SE-KABUPATEN OGAN ILIR Widya Miftahul Sholeha; Umi Chotimah; Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 2 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v3i2.4595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru pamong terhadap kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional mahasiswa dalam melaksanakan program pengembangan dan pengemasan perangkat pembelajaran di SMP dan SMA/SMK SeKabupaten Ogan Ilir. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru pamong di SMP dan SMA/SMK Se-Kabupaten Ogan Ilir yang berjumlah 137 guru pamong. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 94 guru pamong yang diperoleh menggunakan teknik cluster sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dan teknik kuisioner/angket. Uji analisis instrumen yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan terhadap data penelitian didapatkan persentase skor > 62.5% yaitu 78.1%, yang berarti bahwa guru pamong mempunyai persepsi positif terhadap kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional mahasiswa dalam melaksanakan program pengembangan dan pengemasan perangkat pembelajaran di SMP dan SMA/SMK SeKabupaten Ogan Ilir.
KOMPETENSI GURU PPKn DALAM MENERAPKAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI KOTA PALEMBANG Widiawati Widiawati; Alfiandra Alfiandra; Sri Artati Waluyati
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 2 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v3i2.4596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi guru PPKn dalam menerapkan rencana pelaksanaan pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 di SMP Negeri kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu guru PPKn SMP Negeri kota Palembang yang berjumlah 155 orang. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah narasumber sebanyak enam orang guru PPKn. Data dikumpulkandengan menggunakan teknik dokumentasi, wawancara dan observasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah  teknik analisa data deskriptif kualitatif melalui tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Pengujian keabsahan data melalui uji credibility, uji transferability, uji dependability, dan uji confirmability. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan terhadap data penelitian diketahui bahwa kemampuan guru menerapkan rencana pelaksanaan pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 di SMP Negeri kota Palembang sudah baik, jika dilihat dari presentasenya yaitu delapan puluh empat koma lima sembilan persen (84,59%) artinya guru dapat menerapkan rencana pelaksanaan pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 dalam proses belajar mengajar.
KEMAMPUAN GURU MENERAPKAN PENILAIAN AUTENTIK DALAM PEMBELAJARAN PPKn (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 INDRALAYA) Ari Astriyandi; Umi Chotimah; Emil El Faisal
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 2 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v3i2.4597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru menerapkan penilaian autentik dalam pembelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Indralaya. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian sebanyak dua orang yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi, wawancara dan observasi. Uji keabsahan data dengan uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diketahui bahwa kemampuan guru menerapkan penilaian autentik dalam pembelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Indralaya adalah dalam kategori kurang baik. Hal ini dibuktikan dengan angka persentase penerapan penilaian autentik sebesar 46.8%, kurang sesuainya soal uraian dengan materi yang diajarkan serta tidak adanya rubrik penilaian pada instrumen penilaian sikap dan keterampilan.
PENGARUH UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) PRAMUKA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER JUJUR MAHASISWA UNIVERSITAS RIAU Jumili Arianto
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 1 (2017): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v4i1.4598

Abstract

Tujuan pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pemerintah Indonesia mencanangkan pembangunan budaya dan karakter bangsa yang diawali dengan dideklarasikannya Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa sebagai gerakan nasional awal Januari 2010. Pencanangan ini ditegaskan kembali dalam pidato presiden pada peringatan hari pendidikan nasional 2 Mei 2010. Tujuan  dari pelitian ini adalah  untuk  mengetahui apakah Unit Kegiatan Mahaisswa (UKM) Pramuka berpengaruh terhadap pembentukan karakter jujur mahasiswa anggota Pramuka Universitas Riau. metodologi dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Kemudian yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Pramuka yang aktif Gugus Depan Universitas Riau Tahun 2016 yang berjumlah  80 orang. hasil rekapitulasi ditemukan bahwa responden lebih dominan memilih pernyataan Tidak merasa terbebani dalam mengerjakan seatu/tugas yaitu 64 responden atau 80%, sedangkan yang kurang dominanan yaitu pernyataan Berkata jujur dan sopan kepada orang tua, sebanyak  5 responden atau 6,25%. Jika data yang menjadi tolak ukurnya adalah Sangat Sering (SS) dan Sering (S) maka totalnya adalah 80,41%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat kejujuran  anggota Unit Kegiatan  Mahasiswa yaitu  Pramuka berada pada kategori sangat baik.
PEMAHAMAN GURU MENGENAI IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM MATA PELAJARAN PPKn Derry Nodyanto; Aim Abdulkarim; Kokom Komalasari
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 1 (2017): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v4i1.4599

Abstract

Pemahaman Guru Mengenai Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Mata Pelajaran PPKn. Penelitian ini membahas tentang pemahaman yang dimiliki oleh guru mengenai implementasi pendekatan saintifik dalam mata pelajaran PPKn pada  SMA Negeri di Kabupaten Bangka. Pemahaman tersebut dilihat dari beberapa aspek yaitu perbedaan pendekatan pembelajaran dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dengan pendekatan dalam kurikulum 2013, pengertian pendekatan saintifik, tujuan pembelajaran pendekatan saintifik, prinsip-prinsip pembelajaran pendekatan saintifik, langkah-langkah pendekatan saintifik, model-model pembelajaran dalam pendekatan saintifik, dan pentingnya pendekatan saintifik dalam mata pelajaran PPKn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data melalui teknik wawancara. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Temuan hasil penelitian: pemahaman guru mengenai implementasi pendekatan saintifik dalam mata pelajaran PPKn adalah cukup, namun perlu ditingkatkan pada pemahaman pemilihan model-model pembelajaran yang tepat. Penelitian ini merekomendasikan kepada guru untuk lebih mempelajari pemilihan model pembelajaran yang tepat dalam mata pelajaran PPKn.
KAJIAN KRITIS PELAKSANAAN HUKUMAN MATI DALAM KERANGKA NEGARA HUKUM DI INDONESIA Kurnisar Kurnisar
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 1 (2017): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v4i1.4600

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah menganalisis pelaksanaan hukuman mati dalam kerangka Negara Hukum di Indonesia, dengan kondisi penegakan hukum masih sangat memerlukan penataan sungguh-sungguh ditengah-tengah gejolak politik yang sangat dinamis, maka kontroversi tidak hanya berkembang di “wilayah hukum”, tetapi juga memasuki “wilayah politik” dengan berbagai interpretasi dan dugaan-dugaan. Ada beberapa pandangan tentang pelaksanaan hukuman mati yaitu: menurut pandangan Islam, menurut hukum HAM internasional, menurut konstitusi dan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Didalam hukum positif (yang berlaku) di Indonesia, baik dalam KUHP Nasional maupun perundangundangan, hukuman mati ada tercantum dengan jelas, bahkan tata cara pelaksanaannya pun juga telah diatur dengan jelas. Maka dari sudut hukum (legalistik) tidak ada hal yang harus diperdebatkan. Dalam menyikapi tentang hukuman mati dikaitkan dengan 3 (tiga) tujuan hukum, yaitu : keadilan, kepastian hukum dan manfaat/kegunaan. Dari aspek keadilan, maka penjatuhan hukuman mati seimbang dengan tindak kejahatan yang dilakukannya. Dari aspek kepastian hukum, yaitu ditegakkannya hukum yang ada dan diberlakukan, menunjukkan adanya konsistensi, ketegasan, bahwa apa yang tertulis bukan sebuah angan-angan, khayalan tetapi kenyataan yang dapat diwujudkan dengan tidak pandang bulu. Dari aspek manfaat/kegunaan, hukuman mati akan membuat efek jera kepada orang lain yang telah dan akan melakukan kejahatan, serta juga dapat memelihara wibawa pemerintah dan penegak hukum. Dalam Hukum Islam mengatakan, bahwa “Islam mengajarkan agar umat Islam memelihara akal, keturunan, harta, nyawa, dan agama, sebagai prinsip Islam yang wajib dijaga dan jangan sampai dirusak oleh siapapun.” Tindak kejahatan pembunuhan, narkoba, terorisme adalah perbuatan yang merusak apa yang harus dan wajib dipelihara. Berkaitan dengan hak asasi manusia bahwa hak asasi juga mengandung kewajiban asasi, hak seseorang dibatasi oleh kewajiban menghargai dan menghormati hak orang lain.

Page 6 of 19 | Total Record : 185


Filter by Year

2014 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2023): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 9, No 2 (2022): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 9, No 1 (2022): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn Vol 8, No 2 (2021): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn Vol 8, No 1 (2021): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 2 (2020): Bhinneka Tunggal Ika: Kajian Teori & Praktik Pendidikan PKn Vol 7, No 1 (2020): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 6, No 2 (2019): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 6, No 1 (2019): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 5, No 2 (2018): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 5, No 1 (2018): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 2 (2017): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 1 (2017): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 2 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 1 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 2 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 1, No 2 (2014): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 1, No 1 (2014): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn More Issue