Jurnal Keperawatan Sriwijaya
Jurnal Keperawatan Sriwijaya berisi artikel-artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian maupun hasil studi pustaka meliputi ranah keilmuan, ilmu keperawatan dasar (konsep dasar keperawatan, teknik-teknik dan metodologi asuhan keperawatan, teknik komunikasi dan pendekatan budaya dalam asuhan keperawatan), ilmu dasar keperawatan (anatomi, fisiologi, fisika kedokteran, biokimia, patologi klinis, patologi anatomi, kimia medik,gizi klinik), keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan komunitas (komunitas, keluarga, lansia, kesehatan kerja), serta keperawatan paliatif.
Articles
318 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN KUALITAS HIDUP ANAK THALASEMIA
Dona Marnis;
Ganis Indriati;
Fathra Anis Nauli
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 5 No. 2 (2018): Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan: Thalasemia merupakan penyakit kelainan darah yang diwariskan dan merupakan kelompok penyakit hemoglobinopati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan kualitas hidup anak thalasemia. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak thalasemia yang rutin menjalani transfusi darah yaitu sebanyak 44 responden, yang diambil dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan kualitas hidup anak thalasemia (p value 0,021; α 0,05). Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan kualitas hidup anak thalassemia. Ibu dengan tingkat pengetahuan tinggi memiliki kualitas hidup anak yang normal dibandingkan ibu dengan tingkat pengetahuan rendah.
HUBUNGAN ANTARA KADAR VITAMIN D DALAM DARAH DENGAN TEKANAN DARAH USIA LANJUT DI NATAR LAMPUNG SELATAN
Dessy Hermawan;
Andoko
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 1 (2019): Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan: Hipertensi adalah penyakit yang sangat berbahaya, namun banyak yang tidak menyadari kalau dirinya menderita penyakit ini. Banyak penelitian yang melaporkan bahwa vitamin D berperan penting dalam pengaturan tekanan darah. Namun, masih banyak menimbulkan pertanyaan, khususnya untuk daerah tropisseperti di Indonesia.Jika benar vitamin D mampu menurunkan tekanan darah, seharusnya angka kejadian hipertensi di Indonesia rendah, namun kenyataannya justru makin meningkat. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari hubungan antara kadar vitamin D dalam darah dengan tekanan darah pada lansia.Metode: Penelitian ini adalah penelitian obeservasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang mempelajari hubungan antara kadar vitamin D dalam darah dengan kejadian hipertensi pada lansia. Subyek penelitian ini adalah semua lansia yang bersedia dan tinggal di panti werdha natar lampung selatan.Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar lansia mendeita hipertensi dan sebagian besar lansia mengalami kekurang vitamin D di dalam darahnya. Hasil penelitian juga mendapatkan ada hubungan yang signifikan antara kadar vitamin D dalam darah dengan kejadian hipetensi pada lansia (pValue 0,001). Simpulan: Adapun Saran dari penelitian ini adalah diharapkan para lansia untuk terus menjaga asupan vitamin D agar kadar vitamin D di dalam darahnya berada dalam batasan normal.
PENGARUH PUNISHMENT PADA ANAK TK YANG MENGALAMI SUSAH MAKAN
Jaji
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 1 (2019): Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan: Undang-undang Sisdiknas mengartikan bahwa 0-6 tahun mengkategorikan sebagai anak usia dini. Merupakan masa perkembangan dan pertumbuhan yang sangat menentukan perkembangan masa selanjutnya.Oleh karenanya harus di support oleh nutrisi seimbang yang adekuat. Penelitian ini mencari pengaruh punishment pada anak TK yang mempunyai pola makan susah.Metode: Pre Experimental Design dengan metode pendekatan satu group yang di beri perlakuan Pretest dan Posttests. Populasi penelitian yaitu anak-anak TK Arwana sebanyak 26 siswa, yang semuanya di jadikan sampel.Hasil: Hasil penelitian didapatkan responden terbanyak adalah berjenis kelamin wanita yaitu 16 (61,5 %) orang, konsumsi makan yang disajikan sebelum diberi perlakuan frekuensinya terbanyak yaitu makanan habis setengah 13 (50%), mengkonsumsi makanan yang disajikan pada siswa yang di beri punishment frekuensi terbanyak yaitu makanan habis semua 10 (38,5%), dan hasil uji bivariate diperoleh angka p=0.001, berartiterdapat perbedaan konsumsi makanan awal dengan konsumsi makanan dengan punisment secara signifikan.Simpulan: Modifikasi perilaku operan conditioning salah satunya punishment dapat di gunakan untuk mengatasi masalah pada anak, akan tetapi punishment yang digunakan harus sesuatu yang sifatnya memperbaiki.
FAKTOR DETERMINAN ANKLE BRACHIAL PRESSURE INDEX (ABPI) PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG
Sukma Wicaturatmashudi
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 1 (2019): Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan: Ankle brachial pressure index adalah suatu metode non infasiv yang berfungsi untuk mendeteksi atau menyingkirkan dugaan adanya penyakit arteri perifer. Salah satu penyakit yang beresiko untuk terjadinya penyakit arteri perifer adalah Diabetes mellitus. Angka kejadian Diabetes mellitus makin meningkat seiring dengan perubahan gaya hidup. Dampak yang ditimbulkan sangat luas dan berimplikasi pada aspek fisik, psikologis dan financial. Pasien DM dengan kontrol Gula darah yang kurang baik memiliki resiko tinggi mengalami penyakit arteri perifer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor determinan yang mempengaruhi nilai ankle brachial pressure index pada pasien Diabetes mellitus Tipe II di RSI Siti Khadijah Palembang. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Diabetes mellitus Tipe II yang menjalani rawat jalan di RSI Siti Khadijah Palembang dengan jumlah sampel 50 responden. Analisis data dilakukan dengan univariat dan bivariat. Analisis bivariat dengan menggunakan independent t test, anova one way, korelasi dan regresi linier sederhana. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara usia, jenis kelamin, kadar gula darah dan merokok dengan nilai ABPI. Ada hubungan antara nilai MAP dengan nilai ABPI (p value 0.0005) dengan kategori hubungan kuat dan berpola positif (r = 0.710). Persamaan garis yang diperoleh cukup baik menjelaskan variasi dari nilai ABPI dengan nilai R2= 0.505. Simpulan: Ada hubungan yang bermakna antara mean arterial pressure dengan nilai ABPI dan memiliki pola hubungan positif dimana semakin tinggi nilai MAP maka semakin tinggi nilai ABPI.
PROTOTYPE SEDERHANA ALAT MONITORING ALIRAN DARAH NAIK KE SELANG INFUS A SIMPLE PROTOTYPE BLOOD FLOW MONITORING TOOL GOES UP TO THE INFUSION HOSE
Msy Hartina Ulfa;
Sigit Purwanto;
Hikayati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 1 (2019): Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan: Naiknya aliran darah ke selang infus masih menjadi masalah utama dalam pemantauan cairan infus. Darah tersebut akan membentuk bekuan darah (blood clotting) jika terlambat diketahui dan dapat berdampak serius bagi pasien dikemudian hari, sehingga sangat dibutuhkan suatu teknologi alat yang dapat membantu kerja perawat dalam memantau naiknya darah ke selang infus. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototype sederhana alat monitoring aliran darah naik ke selang infus. Metode: Penelitian dilakukan dalam dua tahap pelaksanaan, yaitu tahap pembuatan alat dan pengujian alat. Alat ini dilengkapi dengan rangkaian sensor LDR sebagai pendeteksi naiknya darah ke selang infus. Hasil: Hasil baca sensor alat ini berupa tanda peringatan dengan adanya bunyi alarm dan lampu LED merah menyala. Alat ini terbukti efektif dalam membaca kondisi cairan infus dengan rata-rata waktu mendeteksi yaitu 0,77 detik saat darah naik ke selang infus.
HUBUNGAN PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN STRESS HOSPITALISASI PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. IBNU SOETOWO BATURAJA
Suparno;
Saprianto
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 1 (2019): Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan: Hospitalisasi pada anak adalah suatu keadaan krisis pada anak, saat anak sakit dan dirawat di rumah sakit. Keadaan ini terjadi karena anak berusaha untuk beradaptasi dengan lingkungan asing dan baru yaitu rumah sakit, sehingga kondisi tersebut menjadi faktor stressor bagi anak baik terhadap anak maupun orang tua dan keluarga. Penyebab stress dan kecemasan pada anak dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya perilaku yang ditunjukkan petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan perilaku caring perawat dengan stress hospitalisasi pada anak usia prasekolah di Ruang rawat Inap RSUD Dr.Ibnu Soetowo Baturaja. Metode: Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross- sectional.Tehnik pengambilan sampling menggunakan purposive sampling pada 39 orang tua yang anaknya berusia 3 – 6 tahun dan dirawat di Ruang perawatan anak RSUD Dr. Ibnu Soetowo Baturaja. Tehnik analisa data menggunakan uji chi-square dengan bantuan SPSS version 16,0. Hasil: Hasil uji statistic menunjukkan nilai p value = 0.042 < 0,05 ( Ho ditolak). Simpulan: Simpulan penelitian ini yaitu Ada hubungan perialku caring perawat dengan stress hospitalisasi pada anak usia prasekolah di Ruang Rawat Inap di RSUD Dr.Ibnu Soetowo Baturaja. Perilaku caringperawat yang baik akan meminimalkan stress hospitalisasi pada anak usia pra sekolah.
PENGARUH INHALASI AROMATHERAPI CITRUS TERHADAP EFEK NAUSEA DAN VOMITUS PASCA KEMOTERAPI PASIEN KANKER SERVIKS DI RSUP Dr. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG
Karolina Adhisty;
Firnaliza Rizona;
Maya Hudiyati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 1 (2019): Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan: Pasien kanker merupakan pasien dengan tanda gejala juga pengobatan yang memiliki kompleksitas tersendiri. Gangguan biopsikososial menjadi indikasi tersendiri baik pasca pengobatan maupun sebelum pengobatan tersebut. Mual dan muntah pasca kemotherapi menjadi masalah tersendiri bagi pasien kankeryang sedang menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui salah satu intervensi untuk mengatasi mual dan muntah dengan cara menggunakan teknik non farmakologi berupa pemberian aromatherapy citrus secara inhalasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment pre test-post test control group design. Pengambilan data menggunakan beberapa kuesioner yang digunakan untuk mengukur status kesehatan pasien kanker. Kuesioner yang digunakan antara lain kuesioner karakteristik responden, screening palliative performance scale, kuesioner EORTC QLQ-C30 dan kuesioner Rhodes INVR. Jumlah sampel sebanyak 34 responden dengan cara purposive sampling melalui pemilihan berdasarkan kriteria inkusi dan ekslusi yang ada. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada penurunan mual muntah pada kelompok intervensi dngan nilai median 2.00 dan uji statistik sebesar 0.000 yang menandakan adanya pengaruh dari intervensi aromatherapi citrus terhadap penurunan mual dan muntah pasien. Simpulan: Berdasarkan penelitian ini, tenaga kesehatan dapat memberikan terapi ini sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi mual dan muntah pada pasien.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN DIET ASUPAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS
Nurjana Rachmawati;
Dian Wahyuni;
Antarini Idriansari
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 1 (2019): Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan informasional, penilaian, instrumental dan emosionalterhadap kepatuhan diet asupan cairan pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian merupakan pasien GGK yang menjalani hemodialisis di RSI Siti Khadijah Palembang. Sampel diambil dengan metode non-probability sampling menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 54 orang. Data diperoleh melalui kuesioner dan lembar observasi.Hasil: Hasil analisis statistik didapatkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara dukungan informasional (p value= 0,665), dukungan penilaian (p value= 0,118), dukungan instrumental (p value= 0,184) dan dukungan emosional (p value= 0,983) terhadap kepatuhan diet asupan cairan. Simpulan: Penelitian ini merekomendasikan agar keluarga dan tenaga kesehatan lebih aktif lagi dalam meningkatkan kepedulian pasien terhadap pentingnya mematuhi anjuran diet asupan cairannya.
SENSITIVITAS KAKI PENDERITA DIABETES MELITUS ANTARA DUA PERLAKUAN
Herliawati
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 1 (2019): Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan: Penyakit diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang angka kejadiannya meningkat terutama di zaman kemajuan sekarang ini dan dapat menimbulkan komplikasi pada penderitanya berupa kecacatan bahkan sampai kepada kematian. Komplikasi yang sering terjadi akibat penyakit DM adalah ulkus diabetikum yang dapat berubah menjadi gangren. Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi kronik diabetes berupa luka melalui dermis dan dapat berubah menjadi gangren yang dapat terjadi akibat meningkatnya kadar glukosa darah. Ulkus diabetikum dapat di antisipasi dengan melakukan pengukuran nilai sensitivitas kaki penderita DM secara terus menerus.Terapi komplementer yang dapat dilakukan untuk memperbaiki sensitivitas kaki penderita DM yaitu gerakan senam kaki diabetes dan progressive muscle relaxation.Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai sensitivitas kaki penderita diabetes melitus setelah dilakukan berbagai terapi komplementer dilakukan di wilayah kerja puskesmas pembina dengan jumlah sampel 30 orang. Uji statistik dalam penelitian ini adalah uji t berpasangan dan anova one way dengan P-Value < 0,05.Hasil: Hasil penelitian ini adalah adanya perubahan nilasi sensitivitas kaki setelah di lakukan berbagai terapi dan terapi senam kaki diabetik dapat meningkatkan nilai sensitivitas kaki dengan nilai terbesar.Simpulan: Diharapkan terapi kompelementer ini dapat dilakukan di puskesmas pembina serta menjadi intervensi keperawatan.
PENGARUH SUPPORT GROUP DENGAN MODEL KEPERAWATAN KOLCABA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2
Fuji Rahmawati;
Putri Widita Muharyani;
Angeline Tarigan
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 1 (2019): Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan: Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 selain mempunyai keluhan fisik, juga menunjukkan keluhan psikologis yaitu kecemasan. Untuk itu, penanganan yang diberikan kepada penderita DM Tipe 2 hendaknya bukan hanya berfokus pada aspek fisik, namun juga psikologis. Konsep teori kenyamanan Kolcaba adalah teori keperawatan yang mengedepankan kenyamanan. Salah satu strategi dari teori kenyamanan Kolcaba yaitu intervensi sosial dengan menggunakan support group. Support group dilakukan dengan tujuan agar para penderita DM Tipe 2 dapat sharing pengalaman, berbagi informasi, saling belajar dan menguatkan antar sesama penderita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Support Group dengan Model Keperawatan Kolcaba terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2.Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pra eksperimen dan desain one group pretest posttest. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 responden yang merupakan penderita DM Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Simpang Timbangan. Tingkat kecemasan diukur dengan menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS). Data kemudian dianalisis menggunakan uji statistik paired T-test.Hasil: Ada pengaruh yang signifikan support group dengan model keperawatan Kolcaba terhadap penurunan kecemasan penderita DM Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Simpang Timbangan (p value = 0,002).Simpulan:. Support Group dapat menjadi salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat dilakukan guna pendampingan dalam pengobatan DM Tipe 2 sekaligus dapat menemukan dan meningkatkan kebermaknaan hidupnya sehingga responden dapat beradaptasi dengan sakit yang dideritanya dan memunculkan koping positif terhadap sakit yang dideritanya.