cover
Contact Name
Fuji Rahmawati
Contact Email
fujirahmawati@fk.unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
antariniidriansari@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23555459     EISSN : 26849712     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Sriwijaya berisi artikel-artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian maupun hasil studi pustaka meliputi ranah keilmuan, ilmu keperawatan dasar (konsep dasar keperawatan, teknik-teknik dan metodologi asuhan keperawatan, teknik komunikasi dan pendekatan budaya dalam asuhan keperawatan), ilmu dasar keperawatan (anatomi, fisiologi, fisika kedokteran, biokimia, patologi klinis, patologi anatomi, kimia medik,gizi klinik), keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan gawat darurat, keperawatan komunitas (komunitas, keluarga, lansia, kesehatan kerja), serta keperawatan paliatif.
Articles 318 Documents
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS MAKRAYU PALEMBANG Pome, Gunardi; Endriyani, Sri; Rizal, Fahmi
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Kecemasan merupakan masalah psikososial yang banyak dialami pasien hipertensi.Kecemasan yang dialami berupa kekhawatiran yang tidak jelas dan menyebar, yang berkaitan dengan perasaan tidak pasti dan tidak berdaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi progresif terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi di Puskesmas Makrayu Palembang.Metode: Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy experiment pre-post test with control group dengan intervensi relaksasi progresif. Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa relaksasi progresif.Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara lamahipertensi dengan tingkat kecemasan responden. Pada kejadian kecemasan penderita hipertensi, respon fisiologis terjadinya stres terutama pada sistem kardiovaskular, stimulasi adrenergik mengakibatkan vasokonstriksi perifer dan peningkatan tekanan darah sistemik.Simpulan: Terdapat penurunan tingkat kecemasan pasien hipertensi di Puskesmas Makrayu lebih besar pada kelompok yang intervensi yang mendapatkan terapi relaksasi progresif daripada kelompok kontrol (p value <0,05).
IDENTIFIKASI PELAKSANAAN CODE BLUE : LITERATURE REVIEW Rahmawati, Anisah; Emaliyawati, Etika; Kosasih, Cecep Eli
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Sistem code blue merupakan sistem komunikasi yang mampu memastikan dilakukannya panggilan cepat dan efektif untuk melakukan resusitasi pasien henti jantung paru. Sistem ini dibangun sebagai respon cepat terhadap kegawatan jantung paru di area rumah sakit, sehingga mampu memberikan resusitasi dan stabilisasi sesegera mungkin.Tim ini harus bekerja cepat dan efisien untuk mengoptimalkan pertolongan. Di sisi lain, kondisi kegawatan jantung paru seringkali menimbulkan stressor yang tinggi pada tim sehingga cukup mengganggu pelaksanaan. Literature review ini dilakukan untuk mengidentifikasi pelaksanaan code blue.Metode: Metode yang dilakukan dengan melakukan analisis kritis pada artikel penelitian berbahasa inggris tentang identifikasi pelaksanaan code blue tahun 2013-2018. Pencarian artikel dilakukan pada mesin pencarian Google Scholar, PubMed, serta Sciencedirect, dan dipilih dengan kriteria mudah diakses fulltexnya. Kata kunci yang digunakan adalah “Evaluation of Code blue”, “Implementation of Code blue”. Artikel diseleksi secara bertahap dengan menggunakan metode PRISMA dan didapatkan 10 artikel yang relevan.Hasil: Hasil menunjukkan tiga hal penting dalam pelaksanaan code blue, meliputi : identifikasi pasien yang tidak tepat, code blue efektif untuk meningkatkan ROSC (return of spontaneous circulation), dan pelaksanaan sesuai protokol akan memberi hasil lebih baik.Simpulan: Identifikasi pelaksanaan code blue menunjukkan tiga hal ini sangat bermanfaatbagi pelaksanaan code blue. Hal ini bisa untuk menjadi perhatian bagi pelaksanaan code blue di Indonesia, agar bisa mendapat hasil yang lebih baik.
EFEKTIFITAS MENDENGARKAN MUROTTAL DAN DOA TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RSUD WATES Alivian, Galih Noor; Purnawan, Iwan; Setiyono, Danang
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Pasien yang menjalani hemodialisis mengalami masalah fisik dan psikologi. Salah satu masalah psikologi yang timbul yaitu kecemasan. Kecemasan yang tidak teratasi dengan baik dapat berdampak buruk pada kualitas hidup mereka. Terapi murottal dan doa mampu menurunkan kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan terapi murottal dan doa untuk mengurangi skor kecemasan pada pasien hemodialisis. Metode: Penelitian quasy experiment ini menggunakan rancangan pretest-posttest with control group design. Penelitian ini menggunakan 30 responden yaitu 15 kelompok doa dan 15 kelompok murottal sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran skor kecemasan menggunakan Visual Analog Scale Anxiety (VASA) 0-100. Uji statistik menggunakan paired t test dan independent t test. Hasil: Terdapat perbedaan yang bermakna antara skor cemas sebelum dan sesudah mendengarkan terapi murottal dan doa dengan masing-masing p value < 0,001, sedangkan skor kecemasan antara kelompok murottal dan doa tidak terdapat perbedaan yang bermakna dengan p value 0,571. Simpulan: Terapi mendengarkan murottal dan doa secara statistik sama-sama mampu menurunkan skor kecemasan pada pasien hemodialisis, tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara terapi murottal dengan terapi doa.
PENGALAMAN KELUARGA MERAWAT ANGGOTA KELUARGA DENGAN PALLIATIVE CARE (STUDI FENOMENOLOGI) Jaji
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengeksplor perasaan anggota keluarga dalam merawat klien paliatif.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif.Hasil: Hasil analisis data didapatkan tujuh tema, yaitu: konsep sakit (modern dan tradisional), penyebab penyakit yang di derita, berusaha untuk membawa dan mengobati klien yang sakit, berusaha untuk memenuhi semua kebutuhan klien, kondisi klien sangat menyita waktu orang di sekitarnya, peralihan peran, semuanya di serahkan kepada sang pencipta (pasrah).Simpulan: Saran bagi para keluarga yang terdapat klien paliatif care, agar selalu bersabar dan berusaha memberikan yang terbaik bagi klien yang mengalami paliatif care.
PENGALAMAN PERSALINAN PERTAMA DENGAN RIWAYAT MENIKAH DINI DI KELURAHAN PAGAR DEWA KOTA BENGKULU Andari, Fatsiwi Nunik; Ayuningrum, Ratu
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan : Angka pernikahan dini di Indonesia tertinggi kedua di ASEAN. Kondisi rahim wanita pada usia 19 tahun ke bawah masih belum cukup kuat, sehingga kehamilan yang terjadi pada usia tersebut, memiliki risiko perdarahan bahkan keguguran serta rIsiko terjadinya pre-ekslamsi dan ekslamsi pada akhir kehamilan. Calon ibu yang menikah di usia dini, dikhawatirkan akan terjadi penyulit dalam kehamilan, seperti ukuran panggul sempit, tidak sabar menahan sakit saat mau melahirkan, tenaga untuk mengedan kurang, his kurang dan lain sebagainya, sehingga terkadang dokter menyarankan untuk memilihoperasi sectio caesarea. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengalaman melahirkan pertama pada wanita dengan riwayat menikah dini.Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode survey danwawancara mendalam. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pola pikir deduktif.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya ketidaksiapan yang dirasakan wanita dengan riwayat menikah dini saat akan bersalin atau melahirkan baik secara fisik, psikologis, maupun finansial.Simpulan: Pengalaman persalinan pertama pada wanita dengan riwayat menikah dini kurang baik yaitu tidakadanya kesiapan secara khusus baik secara fisik, psikologis, maupun finansial. Diharapkan kepada para remaja untuk memilih lingkungan yang baik dalam pergaulan agar terhindar dari seks bebas dan pernikahan dini.
PENGARUH SUPPORTIVE INTERVENTION TERHADAP BEBAN PERAWATAN DAN KUALITAS HIDUP KELUARGA PENDERITA KANKER SERVIKS Maulida, Mutia Nadra; Muharyani, Putri Widita; Adhisty, Karolin
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Kanker serviks merupakan keganasan yang paling banyak ditemukan dan merupakan penyebab kematian utama pada perempuan. Hal ini akan memberikan dampak yang besar tidak hanya bagi penderita namun juga berdampak terhadap keluarga. Keluarga merupakan support system utama bagi penderita yang juga perlu menjadi perhatian. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh supportive interventionterhadap beban perawatan dan kualitas hidup keluarga penderita kanker serviks. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis quasy experiment dengan rancangan penelitian Pretest Posttest with Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga penderita kanker serviks yang berada di wilayah Palembang. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling berjumlah 60 orang. Peneliti menggunakan kuesioner Zarit Caring Burden dan Caregiver Quality of Life Index-Cancer (CQoL-C). Hasil: Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa ada perbedaan signifikan dalam rerata skor beban perawatan (p=0,012) dan kualitas hidup (p=0,001) antara sebelum dan setelah diberikan intervensi.Simpulan: Ada pengaruh supportive intervention terhadap beban perawatan dan kualitas hidup keluarga penderita kanker serviks.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL (SHALAT) PASIEN RAWAT INAP DI RSUD Dr. IBNU SOETOWO BATURAJA KABUPATEN OKU TAHUN 2017 Gunardi Pome; Sumitro Adi Putro
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 7 No. 1 (2020): Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKS.v7i1.12218

Abstract

Tujuan: Manusia terdiri dari bio, psiko, sosial dan spiritual yang merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lain. Jika ada salah satu unsur dari ke empat aspek tersebut akan mempengaruhi yang lainya. Perawat perlu meneliti apakah ritual atau ibadah yang klien anut telah terganggu akibat penyakit atau perawatan di Rumah Sakit. Klien yang beragama islam mungkin berkeinginan untuk ritual sembahyang (shalat) mereka ke dalam rutinitas perawatan kesehatan, untuk memastikan kepastian ketenangan jiwa bagi klien dan keluarganya. Survei awal yang dilakukan peneliti pada bulan oktober 2016 di 3 Ruang rawat inap di RSUD dr. H. Ibnu Sutowo Baturaja (18 orang pasien) didapatkan dari 36 responden didapatkan 4 pasien (12%) menyatakan masih rutin shalat, 7 pasien (19%) menyatakan jarang melakukan shalat, dan sisanya 25 pasien (69%) menyatakan tidak pernah melakukan shalat selama dirawat. Penelitian bertujuan melihat faktor yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan spritual (shalat) bagi pasien yang dirawat di RRI RSUD dr. Ibnu Sutowo Baturaja. Metode: Variabel yang diteliti adalah pemenuhan kebutuhan shalat, pengetahuan, kebiasaan, sarana dan sikap/dukungan perawat dalam pemenuhan kebutuhan spritual (shalat) pasien. Penelitian ini menggunakan desain Cross sectional dengan populasi 488 pasien rawat inap sampel diambil dengan teknik Simple Random Sampling menggunakan Rumus Stanley Lemeshow (presisi mutlak) didapatkan sampel minimal 109 responden. Penelitian dilakukan di Ruang rawat inap penyakit dalam dan bedah sebanyak 4 ruangan. Hasil: Hasil penelitian dari 109 responden didapatkan 80,7% (88 pasien) selama dirawat pasien tidak pernah mengerjakan shalat. Sedangkan ketika di rumah hanya 5,5% (6 orang) yang tidak pernah mengerjakan shalat. Untuk tingkat pengetahuan 53,2% (58 pasien) mempunyai pengetahuan kurang tentang shalat. Sarana ada 73,2% tersedia, sikap perawat tidak mengingatkan untuk shalat 81,7% (89 pasien). Hasil uji statistik menggunakan Chi Square didapatkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan pemenuhan kebutuhan spritual (shalat) pasien di Ruang Rawat inap RSUD dr.Ibnu Sutowo Baturaja tahun 2017. Analisis Multivariat didapatkan faktor sikap perawat yang dominan pempengaruhi perilaku pemenuhan kebutuhan spiritual (shalat pasien). Simpulan: Disarankan Pihak Rumah Sakit melalui PKMRS, untuk memberikan penyuluhan kepada pasien dan keluarga tenang hubungan kebutuhan ibadah dan proses penyembuhan. Bidang Diklit dan bidang pembinaan mental dapat membuat pelatihan bagi tenaga kesehatan khususnya perawat yang paling lama berinteraksi dengan pasien untuk diadakan pelatihan membimbing pasien dalam pemenuhan kebutuhan spiritualnya.
PENGARUH MEDIA BOOKLET TERHADAP SELF CARE PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMALANREA JAYA KOTA MAKASSAR Sri Wahyuni; Sri Darmawan
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 7 No. 1 (2020): Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKS.v7i1.12219

Abstract

Tujuan: Penyakit gagal ginjal kronik atau penyakit renal tahap akhir (ESRD) adalah merupakan penyakit dimana gagalnya tubuh dalam mempertahankan metabolism dan keseimbangan cairan dan elektrolit, atau dikenal juga sebagai Chronic Kidney Disease (CKD) yang sering disertai dengan penyakit kardiovaskular (CVD). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Media Booklet terhadap Selfcare Penderita Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Therapy Hemodialisis. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasy Experimen dengan pendekatan Pre-post test design di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya Kota Makassar. Populasi yaitu penderita Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang Hasil: Hasil penelitian didapatkan nilai signifikan 0.003, karena sig < 0.05. Simpulan: Bahwa ada pengaruh Media Booklet terhadap Selfcare Penderita Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Therapy Hemodialisis. Saran peneliti pasien dapat meningkatkan upaya kebutuhan self care untuk mempertahankan dan mengoptimalkan fungsi tubuh dalam melakukkan aktivitas sehari-hari dengan cara disiplin dalam mengatur dan mengontrol kondisi kesehatannya.
PENGARUH SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TEHNIQUE DAN SUPPORTIVE THERAPY TERHADAP TINGKAT STRES PASIEN KANKER SERVIKS Sri Maryatun
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 7 No. 1 (2020): Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKS.v7i1.12220

Abstract

Tujuan: Kanker serviks saat ini masih menjadi masalah kesehatan bagi wanita yang mengancam kehidupan. Penderita kanker serviks dihadapkan pada masalah fisik dan psikologis. Masalah fisik seperti nyeri, kehilangan berat badan, kehilangan minat seksual, menopause dini, kelelahan, kesulitan tidur, dan neuropati perifer. Sedangkan masalah psikologis adalah stres, marah, mengingkari, takut akan kematian, kecemasan, depresi, kesepian, isolasi, dan keputusasaan. Oleh karena itu masalah penanganan stres pada pasien kanker perlu mendapat perhatian khusus (Husni, 2012). World Cancer Declaration (2013) menyatakan bahwa salah satu tujuan dari penanganan pasien kanker adalah mengurangi nyeri dan manajemen stres. Bentuk kombinasi manajemen stres yang baik adalah menguatkan koping internal dan eksternal pasien.Koping internal pasien diberikan dengan terapi SEFT dan koping ekternal diberikan dengan dukungan orang lain melalui terapi supportive therapy.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh SEFT dan supportive therapy terhadap perubahan tingkat stres pada pasien kanker serviks. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental dengan pendekatan nonequivalent control group design. Jumlah sampel sebanyak 24 responden yang terdiri dari 12 kelompok intervensi dan 12 kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Instrument pengukuran tingkat stres menggunakan kuesioner tingkat stres yang di modifikasi dari DASS 42. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan tingkat stres sebelum dan sesudah dilakukan SEFT pada kelompok intervensi (p-value = 0,000). Simpulan: Pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan tingkat stres sebelum dan sesudah dilakukan SEFT (p-value = 0, 0561), sedangkan untuk tingkat stres sesudah dilakukan SEFT antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol terdapat perbedaan penurunan tingkat stres antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan (p-value = 0,000).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU BULLYING PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI BANDAR LAMPUNG Fakhri Rizki; M. Agung Akbar
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 7 No. 1 (2020): Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKS.v7i1.12221

Abstract

Tujuan: Salah satu permasalahan atau perilaku menyimpang ini marak terjadi terutama pada remaja dan di lingkungan sekolah yaitu perilaku bullying. Hal ini berhubungan dengan penolakan teman sebaya yang menyebabkan munculnya perilaku bullying yang merupakan bentuk khusus agresi di kalangan teman sebaya.Perilaku bullying merupakan masalah yang terjadi hampir di semua sekolah.Tujuan Penelitian ini Untuk Mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Bullying Sekolah Menengah Pertama. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi ini adalah siswa SMP 2 Muhammadiyah Bandar Lampung yang berjumlah 109 siswa dan sampelnya total sampling yaitu semua anggota pupulasi digunakan sebagai sampel. Sampel penelitian ini berjumlah 92 responden sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan untuk analisa variat distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan ujichi square. Hasil: Pada penelitian ini menunjukkan distribusi frekuensi responden dengan 44 responden yang mempunyai harga diri rendah didapatkan 38 (84,6%) berilaku bullying, Sebanyak 50 responden mempunyai keluraga yang kurang baik didapatkan 44 (88%) berilaku bullying, Sebanyak 49 responden mempunyai teman sebaya yang kurang baik didapatkan 39 (79,6%) berilaku bullying dan untuk perilaku bullying dan harga diri (p value 0,000), perilaku bullying dan keluarga (p value 0,000), perilaku bullying dan teman sebaya (p value 0,000). Simpulan: Pada penelitian ini menunjukkan adanyahubungan antara faktor harga diri, keluarga dan teman sebaya dengan perilaku bullying pada siswa SMP 2 Muhammadiyah Bandar Lampung Tahun 2018.