cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jendela Olahraga
ISSN : 25279580     EISSN : 25797662     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Jendela Olahraga merupakan terbitan ilmiah berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) dalam bidang pendidikan jasmani dan olahraga. Juurnal Jendela Olahraga diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah dalam bidang pendidikan jasmani dan olahraga kepada para praktisi pendidikan, praktisi olahraga dan masyarakat. Journal Jendela Olahraga Upgris dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Universitas PGRI Semarang yang diterbitkan 2 kali dalam satu tahun (bulan Januari dan Juli).
Arjuna Subject : -
Articles 170 Documents
Profil Tingkat Kebugaran Jasmani Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Gilang Nuari Panggraita; Idah Tresnowati; Mega Widya Putri
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.5924

Abstract

This research is about describing the level of  physical fitness of  Physical Education students class of 2019. The research method is quantitative descriptive method. The variable in this research was the level of physical fitness. The subjects in this research was students of Physical Education at University of Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan class of 2019, there were 19 participant. Data collection in the research was conducted using a research instrument in the form of a 2.4 km run test. The results of this research indicate that the physical fitness level of Physical Education students is in the category of very less as many as 7 people (36.8%), in the category of less than 3 people (15.8%), in the moderate category as many as 6 people (31.6%), and good category as many as 3 people (15.8%). The results of this study illustrate that the physical fitness level of Physical Education students in the moderate-good category is 47.4% and the students in the very-poor category is 52.6%. It was concluded that more than 50% of physical education study program students had poor physical fitness levels.Keywords: Physical Fitness, Students of Physical Education, Fitness, Physical EducationAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kebugaran jasmani mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan yaitu deksriptif kuantitatif. Variabel penelitian ini adalah tingkat kebugaran jasmani. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan angkatan tahun 2019 yang berjumlah 19 orang. Pengumpulan data pada penelitian dilakukan menggunakan instrumen penelitian berupa tes lari 2,4 km. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa progam studi Pendidikan Jasmani berkategori sangat kurang sebanyak 7 orang (36,8%), berkategori kurang sebanyak 3 orang (15,8%), berkategori sedang sebanyak 6 orang (31,6%), dan berkategori baik sebanyak 3 orang (15,8%). Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa tingkat kebugaran jasmani mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani kategori sedang-baik 47,4%  dan mahasiswa kategori kurang-sangat kurang 52,6%. Disimpulkan bahwa lebih dari 50% mahasiswa program studi pendidikan jasmani memiliki tingkat kebugaran jasmani yang kurang baik.Kata kunci: Kebugaran Jasmani, Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kebugaran, Pendidikan Jasmani
Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Kelas Atas Ditinjau Dari Keikutsertaan Dalam Ekstrakurikuler Fajar Bahari; Yulingga Nanda Hanief; Slamet Junaedi
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.6167

Abstract

It is not yet known the level of physical fitness of students who take extracurricular sports in SDN 2 Plemahan is the background of this study. The formulation of the problem taken is: What is the level of physical fitness of upper-class students at SDN 2 Plemahan?. This research is a quantitative descriptive study with survey techniques. The sample used upper-class students who participated in extracurricular basketball, volleyball, futsal, martial arts as many as 44 children. The research instrument used the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI), namely the 40-meter Running test, the elbow hanging, lying down, upright jumping, running 600 meters. The data analysis technique uses percentage analysis with the TKJI norm. The results of this study are: (1) The level of physical fitness of basketball extracurricular upper-class students falls into the medium category (2) The level of physical fitness of upper-class extracurricular volleyball clubs falls into the medium category, (3) The level of physical fitness of upper-class students futsal extracurricular entry in the medium category (4) The level of physical fitness of pencak silat extracurricular upper-class students falls into the medium categoryKeywords: Physical fitness, Student, Upper-class, Extracurricular, Sports AbstrakBelum diketahui tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga di SDN 2 Plemahan menjadi latar belakang penelitian ini. Rumusan masalah yang diambil adalah: Seberapakah tingkat kebugaran jasmani siswa kelas atas SDN 2 Plemahan?. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsitif kuantitatif dengan teknik survei. Sampel menggunakan siswa kelas atas yang mengikuti ekstrakurikuler bolabasket, bolavoli, futsal, pencak silat sebanyak 44 anak. Instrumen peneltian menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yaitu tes Lari 40 meter, Gantung siku, baring duduk, loncat tegak, lari 600 meter. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase dengan norma TKJI. Hasil penelitian ini adalah: (1) Tingkat kebugaran jasmani siswa kelas atas ekstrakurikuler bola basket masuk dalam kategori sedang (2) Tingkat kebugaran jasmani siswa kelas atas ekstrakurikuler bolavoli masuk dalam kategori sedang, (3) Tingkat kebugaran jasmani siswa kelas atas ekstrakurikuler futsal masuk dalam kategori sedang (4) Tingkat kebugaran jasmani siswa kelas atas ekstrakurikuler pencak silat masuk dalam kategori sedangKata kunci: Kebugaran jasmani, Siswa, Kelas atas, Ekstrakurikuler, Olahraga
Hubungan Kekuatan Otot Tungkai dan Otot Perut Terhadap Akurasi Shooting Pada Ekstrakurikuler Futsal Muhammad Ardiansyah
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.6240

Abstract

The purpose of this research is to find out whether the relation between leg muscle strength and abdominal muscle strength to shooting accuracy. This research uses a quantitative correlative approach, which explains the relation between variables by analyzing numerical data (numbers) using statistical methods through hypothesis testing. The test instruments are leg and back dynamometer test, sit-up test and goal target test. The data was tested by using the normality test and correlation test. The data obtained were analyzed using the application SPSS 16. The results of this research there is a significance value between leg muscle strength and abdominal muscle strength to shooting accuracy of 0,000 with a significance value <0.05 so there is a relationship between leg muscle strength and abdominal muscle strength shooting accuracy with Pearson correlation value of leg muscle strength to shooting accuracy of 0.887 with the percentage of 88% and the value of abdominal muscle strength to shooting accuracy of 0.850 with the percentage of 85%, while the relation of leg muscle strength and abdominal muscles to shooting accuracy is 1 with the percentage of 100% and has perfect correlation category. If have good leg muscle strength and abdominal muscle strength, shooting accuracy will get better too.Keywords: leg muscle strength, abdominal muscle strength, shooting accuracy AbstrakTujuan penelitian untuk mengetahui ada/tidaknya hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot perut terhadap akurasi shooting. Penelitian ini menggunakan pendekatan yang bersifat korelatif kuantitatif, yakni menjelaskan hubungan antara variabel dengan cara menganalisis data numerik (angka) menggunakan metode statistik melalui uji hipotesa. Instrumen tes yaitu tes leg and back dynamometer, tes sit up dan tes gawang bertarget. Data di uji menggunakan uji normalitas dan di uji korelasi. Data di analisis menggunakan aplikasi SPSS 16. Hasil penelitian ini terdapat  nilai signifikansi antara kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot perut terhadap akurasi shooting sebesar 0,000 dengan nilai signifikansi  <0,05 sehingga terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot perut terhadap akurasi shooting dengan nilai pearson correlation kekuatan otot tungkai terhadap akurasi shooting sebesar 0,887 dengan persentase 88% dan nilai kekuatan otot perut terhadap akurasi shooting sebesar 0,850 dengan persentase 85%, sedangkan hubungan kekuatan otot tungkai dan otot perut terhadap akurasi shooting sebesar 1 dengan persentase 100% dan memiliki katagori korelasi sempurna. Dengan kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot perut yang baik maka akurasi shooting akan semakin baik pula.Kata kunci: kekuatan otot tungkai, kekuatan otot perut, akurasi shooting
Survei Aktivitas Dosen Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Terhadap Pembiasaan Olahraga di IKIP Budi Utomo Malang Sulikan Sulikan; Ahmad Lani; Irwansyah Irwansyah
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.5312

Abstract

This study aims to determine the habituation of male lecturers' physical education and recreation physical education activities at IKIP Budi Utomo Malang. The method used is descriptive method and the form of research used is a survey, the sample in this study were 35 male lecturers of physical education and recreation IKIP Budi Utomo Malang. The technique for obtaining data is by spreading questionnaire respondents to health and recreation physical education lecturers who are male and data analysis techniques using Presentation Analysis Norms (%). The results of overall data analysis of the sports activities of the lecturers of physical education and recreation IKIP Budi Utomo Malang in conducting sports habituation activities found 58.142% Very good, 32.142% good, 9,142% Good enough, 0.714% Not good, and 0% Very not good . Based on the results it can be drawn a conclusion that the lecturer in physical education and recreation IKIP Budi Utomo Malang is still very good in carrying out sports activities.Keywords: Survey, Activity, Sports, Lecture, Physical Education Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembiasaan aktivitas olahraga dosen laki-laki pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi IKIP Budi Utomo Malang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan bentuk penelitian yang digunakan adalah survei, Sampel dalam penelitian ini adalah 35 orang dosen laki-laki pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi IKIP Budi Utomo Malang. Teknik untuk memperoleh data yaitu dengan cara menyebar angket responden terhadap dosen pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi yang berjenis kelamin laki-laki dan teknik analisis data menggunakan Norma Analisis Presentasi (%).  Hasil analisis data secara keseluruhan terhadap aktivitas olahraga dosen Pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi IKIP Budi Utomo Malang dalam melakukan aktivitas pembiasaan olahraga didapatkan hasil 58,142% Sangat baik, 32,142% baik, 9,142% Cukup baik, 0,714% Tidak baik, dan 0% Sangat tidak baik. Berdasarkan hasil tersebet dapat ditarik suatu kesimpulan bahawa dosen pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi IKIP Budi Utomo Malang masih sangat baik dalam melakukan aktivitas pembisaan olahraga.Kata kunci: Survei, Aktivitas, Olahraga, Dosen,Pendidikan Jasmani
Pengaruh Air Kelapa Hijau (Cocos Nucifera) Sebelum Aktifitas Fisik Aerobik Terhadap Pemulihan Denyut Nadi Pada Atlet Atletik Jamaludin Yusuf; Ainun Muthoharoh; M. Ghilang Maulud Setyawan
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.6164

Abstract

Athletics is a sport with many numbers of matches, every athlete can take 2 numbers, this requires a nutrient that can help restore the pulse faster, especially in running numbers. The objective of this study is to determine the effect of green coconut water on the decrease in recovery pulse at the 5th, 7th, and 9th minute. The research method used in this study is pre-experimental design with one-group pretest-posttest design. The population of the study was athletes in Pekalongan Regency with 13 total sample. Materials / research tools used are whistles, measuring cups, pencils, notebooks, green coconut water. The study was conducted in February 2020 at Widya Manggala Krida Stadium, Pekalongan Regency. This study uses two research variables: (1) independent variables: mineral water and green coconut water (2) dependent variables: recovery pulse (5th, 7th, 9th minutes). The research data analysis technique was independent t-sample test. The test was carried out at a significant level of p = 0.05. Statistical test results from the t-sample show that there is a difference in recovery pulse at the 5th minute (p = 0.002), recovery pulse at the 7th minute (p = 0,000), recovery pulse at the 9th minute (p = 0.001 ). The conclusion in this study is that there is an effect of giving green coconut water drink before aerobic physical activity on the recovery pulse. Keywords: mineral water, green coconut water, aerobic physical activity, recovery pulse AbstrakAtletik merupakan cabang olahraga dengan banyak nomor pertandingan, setiap atlet dapat mengikuti 2 nomor pertandingan, hal ini dibutuhkan suatu nutrisi yang dapat membantu memulihkan denyut nadi lebih cepat terutama dinomor lari. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh air kelapa hijau terhadap pemulihan denyut nadi dimenit lima, tujuh dan sembilan. Metode penelitian menggunakan pre Experimental Design melalui One Group Pretest - Posttest Design. Populasi menggunakan atlet atletik Kabupaten Pekalongan dengan jumlah sampel 13. Bahan/alat penelitian yang digunakan adalah peluit, gelas ukur, pensil, buku catatan dan air kelapa hijau. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2020 di Stadiun Widya Manggala Krida Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Variabel Penelitian: 1) Variabel bebas terdiri dari air mineral dan air kelapa hijau (cocos nucifera), 2) Variabel terikat menggunakan pemulihan denyut nadi pada menit kelima, ketujuh dan kesembilan. Analisis data menggunakan t-sample independent dengan taraf signifikan p=0,05. Uji statistik t-sample memperlihatkan adanya perbedaan pemulihan denyut nadi dimenit lima p=0,002., menit ketujuh p=0,000., dan menit kesembilan p=0,001. Simpulan penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh pemberian air kelapa hijau sebelum melakukan aktifitas fisik aerobik terhadap pemulihan denyut nadi.Kata kunci: air mineral, air kelapa hijau, aktivitas fisik aerobik, pemulihan denyut nadi
Model Permainan Perseptual Motorik Melalui Ban Motor Bekas Dalam Pendidikan Jasmani Pada Siswa Sekolah Dasar Asriansyah Asriansyah; Agung Mahendra
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.6208

Abstract

The purpose of this research is to produce perceptual motoric games as an effort to anticipate students from perceptual motoric disorders due to the rise of online games, to stimulate creativity and innovation of physical education teachers in developing learning materials for Physical Education. This research method use is research and development. Small-scale trial was conducted at the Integrated Islamic elementary School in Mus'hab Bin Umair. Large-scale trials were carried out in the Palembang Elementary School 222, and the Palembang Elementary School 225. Data collection techniques using a questionnaire that was assessed by experts and practitioners. Data anlisis technique is done that is descriptive quantitative analysis and qualitative descriptive analysis. This study produced five types of Perceptual Motoric games namely, Balap Ban Games, Estafet Ban Games, Panjat Ban Games, Lompat Ban Games and Triple Ban Games. Based on the results of the assessment of experts and practitioners that the perceptual motoric game model is categorized as very good and effective, so this game model can be applied in Physical Education learning for elementary school students.Keywords: games, perceptual motoric, physical education, studentAbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan permainan perceptual motoric sebagai upaya antisipasi siswa dari gangguan perseptual motorik karena maraknya game online, menstimulus kreatifitas dan inovasi guru pendidikan jasmani dalam mengembangkan materi pembelajaran Pendidikan Jasmani. Penelitianmenggunakan metode penelitian dan pengembangan. Uji coba kelompok kecil dilakukan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Mus’hab Bin Umair. Uji coba kelompok besar dilakukan di Sekolah Dasar Nitegeri 222 Palembang, dan Sekolah Dasar 225 Palembang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dinilai oleh para ahli dan praktisi. Teknik analisis data terdiri dari teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan lima macam permainan perceptual motoric yakni Permainan Balap Ban, Permainan Estafet Ban, Permainan Panjat Ban, Permainan Lompat Ban dan, Permainan Triple Ban. Berdasarkan hasil penilaian dari para ahli dan praktisi bahwa model permainan perseptual motorik berkategori sangat baik dan efektif, dengan demikian model permainan ini dapat diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani pada siswa sekolah dasar.Kata Kunci: permainan, perseptual motorik, pendidikan jasmani, siswa
Pengembangan Alat Tes Pengukuran Kelincahan Mengunakan Sensor Infrared Aditya Gumantan; Imam Mahfud
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.6165

Abstract

The aim of this development was to develop a product design of measuring tools agility became a software and hardware program as an innovation of stopwacth. There were three items of agility test, such as Dodging run, Bomerang Run and Agility Runing Test.The method that was used were research and development method from Brog and Gral which consisted of ten steps. The subject of this research was the physical education students of Teknokrat Indonesia University which had been evaluated by the experts, a trial, revision and also validated by media experts, material and practice by using the questionnaire which consisted of some questions. The result of the effectiveness of this product showed 85% material expert, 96% media expert, and 85% practicioners.It can be concluded that the development of measuring tools agility was effective to be used for being the basic of developing physical technolgy science.Keywords: Agility, Measuring Agility, Dodging run, Bomerang Run Test, Agility Runing Test , Infrared AbstrakPengembangan ini bertujuan mengembangkan suatu rancangan produk alat ukur kelincahan menjadi software program dan hardware sebagai pembaruan alat ukur stopwacth, dimana ada tiga item tes kelincahan yaitu Dodging run, Bomerang Run Test dan Agility Runing Test. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari Borg dan Gall yang terdiri dari sepuluh langkah. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan olahraga Universitas Teknokrat Indonesia model yang telah di evaluasi ahli, uji coba dan revisi serta divalidasi oleh para ahli media, materi dan praktisi melalui angket yang terdiri dari berbagai macam pertanyaan. Efektifitas produk pengembangan alat ukur kelincahan memilki hasil 85% ahli materi, 96% ahli media dan 85% oleh praktisi, Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa pengembangan alat ukur kelincahan efektif digunakan untuk menjadi dasar pengembangan ilmu teknologi olahragaKata kunci: Kelincahan, Alat Ukur Kelincahan, Dodging run, Bomerang Run Test, Agility Runing Test, Infrared
Pengaruh Latihan Nebraska Agility Drill Terhadap Kelincahan Dribble Sepakbola Rizqi Harapan Wihantono; Galih Dwi Pradipta; Fajar Ari Widiyatmoko
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.5142

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of Nebraska agility drill training on dribble agility in football games. The design in this study used a randomized pretest posttest control group design. Until this study students at SSB Semarang SSS with 18 students aged 13 years were taken by purposive sampling. The results showed there were differences between control and experimental data with a sig (2-tailed) value of 0.033 <0.05. Thus it can be concluded that there are differences in nebraska agility drill able to increase the agility of football dribbles. Keywords: Nebraska Agility Drill, Dribble Agility, footballAbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan nebraska agility drill terhadap kelincahan dribble dalam permainan sepakbola. Desain dalam penelitian ini menggunakan randomized prestest postest control group design. Sampe penelitian ini siswa di SSB SSS Semarang yang dengan jumlah 18 siswa kelompok umur 13 tahun diambil dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan antara data kelompok kontrol dan eksperimen dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,033 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan nebraska agility drill mampu meningkatakan kelincahan dribble sepakbola. Kata Kunci: Nebraska Agility Drill, Kelincahan Dribble, sepakbola
Evaluasi Program Pembinaan Senam Artistik Sekolah Dasar Di Kabupaten Pemalang Idah Tresnowati; Gilang Nuari Panggraita
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.6055

Abstract

The determination of this research is to support the artistic gymnastics coaching program in Pemalang district of Central java. The approach used in the assessment of this program is the CIPP Model of Daniel Stufflebeam in terms of context, input, process, and product. There are three elementary schools that thrived in representing the name of Pemalang Regency to become champions in the artistic gymnastics competition in Central Java, the schools are from SDN Padek 01, SDN Pamutih 02 and MI Muhammadiyah. The collecting data used observation technique, interviews and documentation in the form of archives as supporting data. While the informant sources were the Principal, sport teacher/trainer, students as the gymnasts and parents of students. The analysis technique used is descriptive analysis. The results of the study show that: At the input stage, the athlete recruitment as a trainee was done voluntarily in accordance with the interests and talents sought since he/she entered first grade, for the determined criteria are applied well, inadequate facilities, insufficient and simple infrastructure. Keywords: Evaluation, Artistic Gymnastics Development Program, Elementary School AbstrakTujuan Penelitian ini untuk mengevaluasi program pembinaan senam artistik di kabupaten pemalang.  Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian evaluasi program ini  adalah CIPP Model (Daniel Stufflebeam’s) ditinjau dari tahap  context, input, proces, dan product. Ada tiga sekolah dasar  yang berhasil membawa nama kabupaten pemalang untuk menjadi juara dalam kompetisi senam artistik  tingkat Jawa Tengah, yaitu dari SDN Padek 01, SDN Pamutih 02 dan MI Muhammadiyah. Pengumpulan data menggunakan teknik  Pengamatan(observasi), wawancara (interview) dan dokumentasi berupa arsip sebagai data pendukung. Sedangkan informan yang digunakan adalah Kepala Sekolah, Guru Penjasorkes/pelatih, siswa sebagai pesenam serta orang tua siswa. penelitian menunjukan bahwa: Pada tahap input  perekrutan atlet sebagai peserta pelatihan secara suka rela sesuai dengan minat dan bakat dicari sejak dia masuk kelas satu,untuk kriteria yang ditetapkan dilaksanakan dengan baik,fasilitas yang kurang memadai,sarana prasarana kurang memadai dan sederhana. Kata kunci: Evaluasi, Program Pembinaan Senam Artistik, sekolah Dasar
Pengembangan Media Elektronik Book Sebagai Sarana Sosialisasi Olahraga Futsal Pada Siswa Tingkat Tsanawiyah Budijanto Budijanto; Guntur Firmansyah; Rubbi Kurniawan
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.5325

Abstract

AbstractAmong the students of Futsal sports are well-liked, it is seen by the number of schools that present extracurricular Futsal games, and the many futsal championships between students. On the other side of this futsal sport does not require a large place to play it. The purpose of this research is to socialize futsal sports using electronic book media. The product produced in this development research is in the form of an E-Book that uses computers as learning media. Based on the product developed in the form of a futsal game E-Book it has been declared eligible to be displayed, with the results of data analysis 89.31%.Keywords: Media, Electronic Book, Futsal Di kalangan pelajar olahraga Futsal banyak digemari, hal tersebut tampak dengan banyaknya sekolah-sekolah yang menyajikan ekstrakurikuler permainan Futsal, dan banyaknya kejuaraan-1kejuaraan futsal antar pelajar. Dilain sisi olahraga futsal ini tidak membutuhkan tempat yang luas untuk memainkannya. Tujuan dari penelitianini adalah untuk mensosialisasikan olahraga futsal menggunakan media elektronik book. Produk yang diperoleh  dari penelitian pengembangan ini adalah berupa E-Book sebagai media pembelajaran. Berdasarkan produk yang dikembangkan berupa E-Book permainan futsal telah dinyatakan layak untuk di tampilkan, ini sesuai dengan hasil analisis data yang diperoleh dari hasil porsentase sebesar 89, 31 %.Kata kunci: Media, Elektronik Book, Futsal

Page 11 of 17 | Total Record : 170