cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jendela Olahraga
ISSN : 25279580     EISSN : 25797662     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Jendela Olahraga merupakan terbitan ilmiah berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) dalam bidang pendidikan jasmani dan olahraga. Juurnal Jendela Olahraga diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah dalam bidang pendidikan jasmani dan olahraga kepada para praktisi pendidikan, praktisi olahraga dan masyarakat. Journal Jendela Olahraga Upgris dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Universitas PGRI Semarang yang diterbitkan 2 kali dalam satu tahun (bulan Januari dan Juli).
Arjuna Subject : -
Articles 170 Documents
Kontribusi Koordinasi Mata Tangan, Kekuatan Otot Lengan, dan Keseimbangan Terhadap Kemampuan Passing Bawah Pada Permainan Bola Voli Ikadarny Ikadarny; Achmad Karim
Jendela Olahraga Vol 5, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i1.4299

Abstract

Contribution of Eye Hand Coordination, Arm Muscle Strength, and Balance Against the Ability to Passing Down in Volleyball GamesThis study aims to prove the contribution of eye hand coordination, arm muscle strength, and balance to the ability to pass under. The method in this research is correlation with the type of descriptive research. The number of students was 30 students with a simple random sampling method. Measurement of hand eye coordination is done by ball throwing test, measurement of arm strength by push up test, balance measurement by dynamic balance test, measurement of bottom passing by bouncing the ball up with a minimum limit of 2.30 meters. The results showed hand eye coordination, arm muscle strength, balance, and passing under normal distribution (p> 0.05) with the results of the correlation value (r> 0.05). Correlation test results of hand eye coordination to the ability of under passing (r = 0.73). Correlation test results of arm muscle strength to the ability of under passing (r = 0.76). Balance correlation test results with the ability to pass under (r = 0.74). The results of the double correlation test of hand eye coordination, arm muscle strength, and balance to the ability of under passing (r = 0.89). The conclusion of the study is that proven eye hand coordination, arm muscle strength, and balance contribute to the ability to pass under the game of volleyball. Extracurricular activities in schools are one of the important things to train and foster students as well as physical ability factors that can be used as a reference in selecting athlete seeds to be trained towards achievement. Keywords: eye hand coordination, arm muscle strength, balance, ability to pass under Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan kontribusi koordinasi mata tangan, kekuatan otot lengan, dan keseimbangan terhadap kemampuan passing bawah. Metode dalam penelitian ini adalah korelasi dengan jenis penelitian deskriptif. Jumlah sampe sebanyak 30 siswa dengan metode pengambilan sampel simple random sampling. Pengukuran koordinasi mata tangan dilakukan dengan tes lempar tangkap bola, pengukuran kekuatan lengan dengan tes push up, pengukuran keseimbangan dengan tes keseimbangan dinamis, pengukuran passing bawah dengan cara melambungkan bola keatas dengan batas minimal 2,30 meter. Hasil penelitian menunjukkan koordinasi mata tangan, kekuatan otot lengan, keseimbangan, dan passing bawah terdistribusi normal (p>0,05) dengan hasil nilai korelasi (r>0,05). Hasil uji korelasi koordinasi mata tangan terhadap kemampuan passing bawah (r=0,73). Hasil uji korelasi kekuatan otot lengan terhadap kemampuan passing bawah (r=0,76). Hasil uji korelasi keseimbangan terhadap kemampuan passing bawah (r=0,74). Hasil uji korelasi ganda koordinasi mata tangan, kekuatan otot lengan, dan keseimbangan terhadap kemampuan passing bawah (r=0,89). Kesimpulan dari penelitian adalah terbukti koordinasi mata tangan, kekuatan otot lengan, dan keseimbangan berkontribusi terhadap kemampuan passing bawah pada permainan bola voli. Kegiatan ekstrakulikuler di sekolah merupakan salah satu hal penting untuk melatih dan membina siswa serta faktor kemampuan fisik yang dapat dijadikan acuan dalam memilih bibit atlet untuk dilatih ke arah pencapaian prestasi.Kata Kunci: koordinasi mata tangan, kekuatan otot lengan, keseimbangan, passing bawah
Pengaruh Model Team Game Tournament (TGT) Terhadap Peningkatan Responsibility siswa dalam Pembelajaran Penjas Kelas VIII SMP Negeri 4 Kota Tasikmalaya Resty Agustryani; Melya Nur Herliana; Novi Soraya
Jendela Olahraga Vol 5, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i1.5225

Abstract

The Effect of Team Game Tournament (TGT) Model on Increasing Student Responsibility in Physical Education Class VIII Junior High School Public 4 of Tasikmalaya CityThis study aimed to determine the effect of Team Game Tournament (TGT) Cooperative Learning on Increasing Students' Responsibility in physical education learning. The research variables were as follows: 1) TGT and conventional learning methods as the independent variables, 2) eight grade students of SMPN 4 Tsikmalaya as the attribute variable, and 3) increased responsibility as the dependent variable. The results of this study were Mann-Whitney test results obtained in the control group before being given a small ranking treatment that is 90 and a large ranking that is 102, as well as in the small ranking experimental group that is 90 and a large ranking that is 102. Whereas in the control group after being given rank treatment the small one is 90 and the big ranking is 108, and in the experimental group the small ranking is 105 and the big ranking is 120. Conclusion of this study that there is an increase in the questionnaire score of the attitude of responsibility before and after treatment is given. Test the effect of treatment on the value of post responsibility between the control group and the experimental group obtained significant results that there are differences that affect the responsibility of students of SMP N 4 Tasikmalaya City.Keywords: Responsibility, Learning Model, Team Game Tournament (TGT) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT) Terhadap Peningkatan Responsibility Siswa dalam Pembelajaran Penjas. Variabel penelitian sebagai berikut: 1) variabel bebas yaitu model pembelajaran Team game tournament dan konvensional. 2) variabel atribut yaitu kelas VIII SMP Negeri 4  Kota Tasikmalaya. 3) variabel terikat: peningkatan responsibility. Hasil penelitian ini adalah Hasil uji test Mann-Whitney  didapat pada kelompok control sebelum diberikan perlakuan rangking yang kecil yaitu 90 dan rangking yang besar yaitu 102, serta pada kelompok eksperimen rangking yang kecil yaitu 90 dan rangking yang besar yaitu 102. Sedangkan pada pada kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan rangking yang kecil yaitu 90 dan rangking yang besar yaitu 108, serta pada kelompok eksperimen rangking yang kecil yaitu 105 dan rangking yang besar yaitu 120.  Kesimpulan dalam peneliain ini bahwa terdapat peningkatan skor angket sikap tanggung jawab sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Uji efek perlakuan terhadap nilai sikap tanggung jawab post antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen didapatkan hasil yang signifikansi yaitu terdapat perbedaan sehingga memberikan pengaruh terhadap responsibility siswa SMP N 4 Kota Tasikmalaya.Kata kunci: Responsibility, Model Pembelajaran, Team Game Tournament (TGT)
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Group Tournament) Terhadap Kecerdasan Emosi Siswa MAN 2 Makassar Muhammad Akbar Syafruddin; Herman Herman
Jendela Olahraga Vol 5, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i1.4267

Abstract

The Effect of TGT (Team Group Tournament) Type Cooperative Learning Model on the Emotional Intelligence of MAN 2 Makassar StudentsThis study aims to examine the effect of the TGT (Team Group Tournament) type of cooperative learning model on the emotional intelligence of MAN 2 Model Makassar students. The population in this study is the total number of MAN 2 Makassar students with a sample of 35 (1 class) randomly selected people, treated using the TGT (Team Group Tournament) type of cooperative learning model. Data on emotional intelligence of students taken using questionnaires. Data were analyzed using the T test with the help of the SPSS 20 application which previously passed the prerequisite test for normal and homogeneity tests. Based on the research results, the following conclusions are made: There is an effect of the TGT (Team Group Tournament) cooperative learning model on students 'emotional intelligence and the TGT (Team Group Tournament) type of cooperative learning model is more effective than conventional learning models in increasing students' emotional intelligence.Keywords: TGT (Team GroupTournament) Type of Cooperative Learning Model, Physical Education, Emotional Intelligence Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Group Tournament) terhadap kecerdasan emosi siswa MAN 2 Model Makassar. Populasi pada penelitian ini adalah jumlah keseluruhan dari siswa MAN 2 Model Makassar dengan sampel berjumlah 35 (1 kelas) orang yang dipilih secara acak, dengan perlakuan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Group Tournament). Data kecerdasan emosi siswa diambil menggunakan kuisioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji T dengan bantuan aplikasi SPSS 20 yang sebelumnya melewati uji prasyarat tes normal dan homogenitas. Berdasarkan hasil penelitian maka dihasilkan kesimpulan sebagai berikut : Terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Group Tournament) terhadap kecerdasan emosi siswa dan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Group Tournament) lebih efektif dibandingkan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kecerdasan emosi siswa.Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team GroupTournament), Pendidikan Jasmani, Kecerdasan Emosi
Struktur Tubuh Anak Usia 11-14 Tahun Berdasarkan Wilayah Tempat Tinggal (Dataran Tinggi, Perkotaan Pesisir Pantai) Sufitriyono Sufitriyono; Andi Amry Yahya
Jendela Olahraga Vol 5, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i1.4262

Abstract

Body Structure for Children Aged 11-14 Years by Area of Residence (Plateau, Coastal Urban)This study aims to determine the body structure of children aged 11-14 years who live in highland, urban, and coastal areas. The method in this study is a survey method with cross-sectional design. This type of research is a comparative descriptive study with a sample of 60 children who live in highlands, 60 children who live in urban areas, and 60 children who live in coastal areas. Measurement of body structure is a measurement of body weight. height. limb length. chest circle. and thigh circle. The results of the average t-score calculation of body structure measurements for highland areas are 238.6, for urban areas is 263.8, for coastal areas is 252.8. A child's body structure is assessed from the aspect of height. weight. limb length. chest and thigh circles both children in the highlands. urban. and the coast is classified as medium classification.Keywords : Body structure, highland, urban, and coastal areas Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur tubuh anak usia 11-14 tahun yang bertempat tinggal di daerah dataran tinggi, perkotaan, dan pesisir pantai. Metode dalam penelitian ini adalah metode survei dengan desain crossectional. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif komparatif dengan jumlah sampel 60 anak yang bertempat tinggal di daerah dataran tinggi, 60 anak yang bertempat tinggal di daerah perkotaan, dan 60 anak yang bertempat tinggal di daerah pesisir pantai. Pengukuran struktur tubuh yakni pengukuran berat badan. tinggi badan. panjang tungkai. lingkaran dada. dan lingkaran paha. Hasil dari rata-rata perhitungan t-score pengukuran struktur tubuh untuk daerah dataran tinggi adalah 238.6, untuk daerah perkotaan adalah  263.8, untuk daerah pesisir pantai adalah 252.8. Struktur tubuh anak dinilai dari aspek tinggi badan. berat badan. panjang tungkai. lingkaran dada dan lingkaran paha baik anak yang berada di daerah dataran tinggi. perkotaan. dan pesisir pantai tergolong klasifikasi sedang.Kata Kunci: Struktur tubuh, dataran tinggi, perkotaan, pesisir pantai.
Studi Eksperimen Pengaruh Latihan Jump In Place Terhadap Kemampuan Smash Bola Voli Zuhar Ricky
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.6230

Abstract

The purpose of this study was to test and determine the effect of jump in place exercises on the volleyball smash ability. The research method used was Quasi-Experiment, while the design was a time series experiment. The sample in this study consisted of 32 male volleyball players from the Dharmas University of Indonesia. The research instrument used was a diagonal and frontal smash ability test. Data description and hypothesis testing in this study is to use descriptive and inferential statistics with the t test formula. First the requirements analysis test is carried out, that is data normality and homogeneity and the t test can only be used to test the mean difference of two samples taken from normal populations and homogeneous groups. Based on the results of the t-test group calculations performed treatment of jump in place exercises significantly influence the ability of volleyball smash with a value of t count 8.93> t table 2.040. Keywords: Training, plyometrics, Jump in Place, smash abilities, Volleyball AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menguji coba dan mengetahui pengaruh latihan jump in place terhadap kemampuan smash bola voli. Motode penelitian yang digunakan yaitu Quasi-Experimen, sedangkan rancangannya adalah time series experiment Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang pemain bola voli putera Universitas Dharmas Indonesia. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan smash diagonal dan frontal. Pendeskripsian data dan pengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah dengan memakai statistik deskriptif dan inferensial dengan rumus uji t. Terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan analisis, yaitu normalitas data dan homogenitas dan uji t hanya dapat digunakan untuk menguji perbedaan mean dari dua sampel yang diambil dari populasi yang normal dan kelompok yang homogen. Berdasarkan hasil dari perhitungan uji-t kelompok yang dilakukan perlakuan yaitu latihan jump in place berpengaruh signifikan terhadap kemampuan smash bola voli dengan nilai t hitung 8,93 > t tabel 2,040. Keywords: Latihan, plyometrics, Jump in Place, Kemampuan Smash, Bola Voli
Pemanfaatan Aplikasi Smartphone untuk Meningkatkan Daya Tahan Kardiovaskuler dan Self-efficacy Arfin Deri Listiandi; Moh. Nanang Himawan Kusuma; Didik Rilastiyo Budi; Rohman Hidayat; Rafdlal Saeful Bakhri; Irpan Abdurahman
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.5442

Abstract

Kemajuan teknologi menjadikan manusia mendapatkan kemudahan-kemudahan yang membuat berkurangnya aktivitas fisik. Akan tetapi dibalik negatifnya kemajuan teknologi masih ada hal positif yang bisa digunakan misalnya adalah maraknya aplikasi aktivitas fisik pada smartphone. ada permasalahan pada masiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) di STKIP Bina Mutiara Sukabumi khususnya mahasiswa laki-laki yaitu masih kurangnya daya tahan kardiovaskuler atau VO2Max nya.. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan kemajuan teknologi khususnya yang bisa diakses melalui aplikasi smartphone untuk meningkatkan daya tahan kardiovaskuler dan self-efficacy pada mahasiswa PJKR STKIP Bina Mutiara Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen pretest-postest desain. Data diperoleh dari hasil pretest dan posttest dengan menggunakan instrument bleep test dan angket self-efficacy. Subjek penelitian adalah 30 orang mahasiswa PJKR STKIP Bina Mutiara Sukabumi. Hasil penelitian akan menyimpulkan tingkat peningkatan daya tahan kardiovaskular dan self-efficacy.
Akurasi Aplikasi Penghitung Langkah (Pedometer) Pada Smartphone Berbasis Android Fakhrur Rozy
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.6134

Abstract

The purpose of this study is to determine the accuracy of the Android-based step counter application to provide an overview of the accuracy in step counting. This research is a descriptive research. The population in this study is Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar students year 2017 amounting to 82 students. The results showed that the step counter application (pedometer) on an Android-based smartphone is not accurate. Of the five applications, the average number of steps detected is not the same as that done by respondents. Application 1 records the steps taken outdoors 7.40% higher than the actual calculations and 0.77% lower than the actual calculations performed outdoors. Application 2 records a higher step both outdoors and indoors, which is 4.92% and 0.73%. Application 3 records steps taken outdoors 0.69% higher and indoor ones 1.79% lower than the actual calculation. Application 4 records the steps taken outdoors 0.33% higher than the actual calculation and 4.80% lower in the room than the actual calculation. Application 5 records lower than the actual calculation of 6.50% outdoors and 10.85% indoors.Keywords: Pedometer, Step Counter Application, Smartphone, Android, Accuration AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui akurasi aplikasi penghitung langkah berbasis android untk memberikan gambaran tentang akurasi dalam penghitungan langkah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar angkatan 2017 berjumlah 82 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi penghitung langkah (pedometer) pada smartphone berbasis android tidak akurat. Dari kelima aplikasi tersebut rata-rata mendeteksi jumlah langkah tidak sama dengan yang dilakukan oleh responden. Aplikasi 1 mencatat langkah yang dilakukan di luar ruangan 7.40% lebih tinggi dari perhitungan sebenarnya dan 0.77% lebih rendah dari perhitungan sebenarnya yang dilakukan diluar ruangan. Aplikasi 2 mencatat langkah lebih tinggi baik yang di luar ruangan maupun yang di dalam ruangan yaitu sebesar 4.92% dan 0.73 %. Aplikasi 3 mencatat langkah yang dilakukan di luar ruangan 0.69% lebih tinggi dan yang di dalam ruangan 1.79% lebih rendah dari perhitungan sebenarnya. Aplikasi 4 mencatat langkah yang dilakukan di luar ruangan 0.33% lebih tinggi dari perhitungan sebenarnya dan lebih rendah 4.80% di dalam ruangan dari perhitungan sebenarnya. Aplikasi 5 mencatat lebih rendah dari perhitungan sebenanrnya yaitu 6.50% di luar ruangan dan 10.85% di dalam ruangan.Kata kunci: Pedometer, Aplikasi Penghitung Langkah, smartphone, android, akurasi
Analisis Tingkat Percaya Diri dan Motivasi Pencak Silat Pada Popda Kota Cirebon Tahun 2018 Mia Rosalina; Wahyu Adi Nugroho
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.6075

Abstract

The purpose of this study was to determine how much the level of confidence and motivation of Cirebon POPDA 2018 martial arts athletes ". The method used is quantitative descriptive. The population in this study were 8 Cirebon martial arts athletes who were members of the Regional Student Sports Week (POPDA). Data collected through questionnaires and analyzed using percentages manually. The results of the study showed the score of the level of confidence and achievement motivation of martial arts athletes in POPDA the highest value of 8.75, then with a fairly high category has a value of 8.625, and a moderate category of 8.125. While the concentration is included in the low category of 5,625. This explains that the level of confidence and achievement motivation of the majority of pencak silat athletes in POPDA is classified as very high. Keywords : Confidence, Motivation, Pencak Silat AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar tingkat keyakinan dan motivasi atlet pencak silat Cirebon POPDA 2018”. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 8 atlet pencak silat Kota Cirebon yang tergabung dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA). Data yang dikumpulkan melalui angket dan dianalisis dengan menggunakan persentase secara manual.Hasil penelitian menunjukkan skor tingkat keyakinan dan motivasi berprestasi atlet pencak silat dalam POPDA nilai tertinggi sebesar 8,75, kemudian dengan kategori cukup tinggi mempunyai nilai 8,625, dan kategori sedang sebesar 8,125. Sementara konsentrasi termasuk dalam kategori rendah sebanyak 5,625. Hal ini menjelaskan bahwa tingkat keyakinan dan motivasi berprestasi mayoritas atlet pencak silat dalam POPDA tergolong sangat tinggi. Kata Kunci : Keyakinan, Motivasi, Pencak Silat
Perbedaan Tingkat Daya Tahan Kardiorespirasi Pada Peserta Ekstrakulikuler Bolavoli dan Bola Basket Jeff Agung Perdana; Yudo Harvianto
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.6183

Abstract

Cardiorespiratory endurance in sports is very important. Because cardiorespiration is closely related to human activities doing work and moving. This research is motivated by cardiorespiratory fitness which is closely related to human activities doing work and moving and exercising. This study aims to determine the differences in cardiorespiration endurance among students who take extracurricular volleyball and basketball. This study uses a comparative research design with the test method. The subjects of this study were 19 basketball basketball extracurricular students and 20 volleyball extracurricular students. Data collection techniques in this study used a measurement test. The instrument used in this study was a multistage fitness test. The analysis technique used is the t-test (Paired t-Test). The results of statistical analysis showed that there was a significant difference between cardiorespiration endurance between students who took extracurricular volleyball and basketball with male students t count = 3.354 greater than t (0.05) (9) = 2.36 and female students that t arithmetic = 3.053 is greater than t (0.05) (8) = 2.31 at a significance level of 5%. The difference in cardiorespiration endurance between students who take extracurricular volleyball and basketball is male students by 13.31% and female students 18.64%.Keywords: Basketball, volleyball, cardiorespiration, Sport, Student AbstrakKetahanan kardiorespirasi dalam berolahraga sangatlah penting. Sebab kardiorespirasi erat kaitannya dengan kegiatan manusia melakukan pekerjaan dan bergerak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebugaran kardiorespirasi yang erat kaitannya dengan kegiatan manusia melakukan pekerjaan dan bergerak serta berolahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaaan daya tahan kardiorespirasi antara  peserta didik yang mengikuti ekstrakutikuler bolavoli dan bolabasket. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kompratif dengan metode tes. Subjek penelitian ini adalah 19 siswa ekstrakurikuler bolabasket dan 20 siswa ekstrakurikuler bola voli.  Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tes pengukuran. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah multistage fitness test. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji-t ( Paired t-Test ). Hasil analisis statistika diperoleh hasil bahwa ada perbedaan yang signifikan antara daya tahan kardiorespirasi antara  peserta didik yang mengikuti ekstrakutikuler bolavoli dan bolabasket dengan siswa putra t hitung = 3,354 lebih besar dari t(0,05)(9)  = 2,36 dan siswa putri bahwa t hitung = 3,053 lebih besar dari t(0,05)(8)  = 2,31 pada taraf signifikansi 5%. Perbedaan daya tahan kardiorespirasi antara peserta didik yang mengikuti ekstrakutikuler bolavoli dan bolabasket adalah siswa putra sebesar 13,31% dan siswa putri 18,64%.Kata kunci: Bola basket, bola voli, kardiorespirasi, olahraga, siswa
Profil VO2 Max Atlet Tapak Suci Kota Pekalongan Muhammad Riski Adi Wijaya; Jamaludin Yusuf
Jendela Olahraga Vol 5, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v5i2.6003

Abstract

The aspect of physical conditions is a major aspect of maximum performance to achieve achievement in the sport of Pencak Silat. The College tapak suci of Pekalongan has a achievement coaching program to prepare the athletes in the competition. Before the training program is arranged, first conducted tests to find the initial physical condition, so that the program to be prepared and delivered appropriately according to the athlete's condition. Research aims to find the VO2 Max profile. Athlete of the city of Pekalongan. VO2 Max. The maximum capacity of cardiorespiration in the processing of oxygen to realize the power (energy) needed by the body for work activities or exercise without excessive fatigue. Method of research is the study of non-experimentation with a quantitative descriptive approach. This research sample amounted to six athletes tapak suci city of Pekalongan. Data retrieval to know the profile of VO2 Max. In the study using the Multystage fitness Test (MFT). Results of this study were obtained VO2 Max profile data. With an average of 38.18 ml/kgBB/min. So the conclusion that the average VO2 Max. Athletes Pencak Silat tapak suci of Pekalongan in the category below average.Keyword : VO2 Max, Physical conditioning, pencak silat, tapak suci, MFTAbstrakAspek kondisi fisik merupakan aspek utama dalam penampilan maksimal untuk meraih prestasi di cabang olahraga pencak silat. Perguruan Tapak Suci Kota Pekalongan memiliki program pembinaan prestasi untuk mempersiapkan atlet - atletnya dalam mengikuti kejuaraan. Sebelum program latihan tersusun, terlebih dahulu dilakukan tes untuk mendapati kondisi fisik awal, sehingga program yang akan disusun dan disampaikan tepat sesuai keadaan atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mendapati profil VO2 Max. atlet Tapak Suci Kota Pekalongan. VO2 Max. yaitu kapasitas maksimal kardiorespirasi dalam mengolah oksigen untuk mewujudkan daya (energi) yang dibutuhkan tubuh untuk aktivitas kerja ataupun berolahraga tanpa rasa lelah berlebih. Metode penelitian ini adalah penelitian kuatitantif non eksperimen menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini berjumlah enam atlet Tapak Suci Kota Pekalongan. Pengambilan data untuk mengetahui profil VO2 Max. pada penelitian ini menggunakan tes Multystage fitness Test (MFT). Hasil penelitian ini diperoleh data profil VO2 Max. dengan rata-rata sebesar 38,18 ml/kgBB/menit. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa rata-rata VO2 Max. atlet pencak silat Tapak Suci Kota Pekalongan dalam kategori di bawah rata-rata.Kata kunci : VO2 Max, kondisi fisik, pencak silat, tapak suci, MFT

Page 10 of 17 | Total Record : 170