cover
Contact Name
Nizaruddin
Contact Email
jp3@upgris.ac.id
Phone
+6224-8455461
Journal Mail Official
jp3@upgris.ac.id
Editorial Address
LPP Universitas PGRI Semarang, Jl. Lingga No. 8 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
ISSN : 24773387     EISSN : 25976516     DOI : -
Core Subject : Education,
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) memuat hasil penelitian, pengkajian dan pengembangan pendidikan dan profesi pendidik. Penelitian, pengkajian, dan pengembangan pendidikan dan profesi pendidik dapat dilakukan dalam lingkup pendidikan dasar sampai dengan pendidikan tinggi. Terbit dua kali setahun bulan November dan Mei, berisi tulisan ilmiah hasil penelitian, pengkajian dan pengembangan pendidikan dan profesi pendidik.
Arjuna Subject : -
Articles 151 Documents
TRANSFORMASI HASIL BELAJAR PPKN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STADIZALL Ramadhani, Tia; Herianto, Edy; Kurniawansyah, Edy
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.24716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran STADIZALL sebagai strategi inovatif di era Revolusi Industri 5.0. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang dipilih dengan purposive sampling, yaitu kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah melalui uji validitas, reliabilitas, daya beda, serta tingkat kesukaran. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat, meliputi uji normalitas (Shapiro-Wilk) dan homogenitas (Levene’s test), kemudian dilanjutkan dengan pengujian hipotesis menggunakan Independent T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 0,05 dengan rata-rata N-Gain kelas eksperimen (0,723) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (0,483). Temuan ini mengindikasikan bahwa model STADIZALL mampu mentransformasi hasil belajar siswa secara signifikan dengan meningkatkan pemahaman konseptual dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
ANALISIS KETERAMPILAN ARGUMENTASI ILMIAH SISWA MATERI USAHA DAN ENERGI MENGGUNAKAN INTRUMEN THREE TIER BERBANTUAN GOOGLE SITES Rahmawati, Wulan; Hayati, Muriani Nur; Fatkhomi, Fahmi
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.24066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi keterampilan argumentasi ilmiah menggunakan instrumen three tier berbasis google sites pada materi usaha dan energi. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII Tahun Ajaran 2024/2025 di salah satu SMP Kota Tegal. Metode pengumpulan data terdiri dari tes menggunakan instrumen three tier dan wawancara. Instrumen three tier terdiri dari tiga tingkatan dan dimodifikasi pada tahap kedua diberikan uraian alasan yang digunakan dalam mengukur argumentasi ilmiah siswa. Teknik analisis data argumentasi Ilmiah menggunakan level argumentasi Toulmin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen three tier mendapatkan kategori sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli materi sebesar 82% dan validasi ahli media google sites sebesar 99%. Keterampilan argumentasi ilmiah sebagian besar berada pada level 2 argumentasi sebanyak 40%, level 1 38%, level 3 18%, level 4 4%. Hal ini membuktikan bahwa argumentasi ilmiah siswa SMP materi usaha dan energi masih tergolong rendah dan perlunya upaya pelatihan untuk meningkatkan keterampilan argumentasi ilmiah siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS PADA FASE C KELAS V SD NEGERI 2 TURUNREJO Wahyuni, Innaky Anasagasti; Sundari, Riris Setyo; Patonah, Siti
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.25106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi numerasi siswa dalam pembelajaran IPAS pada Fase C kelas V SD Negeri 2 Turunrejo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 21 peserta didik kelas V dan guru kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa kelas V sudah berkembang cukup baik. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam pembelajaran, mampu mengolah data sederhana ke dalam bentuk tabel, dan keahliannya dengan konteks IPAS seperti kegiatan ekonomi. Namun, siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami bacaan yang panjang dan kompleks serta menafsirkan data dalam bentuk grafik. Guru berperan penting melalui penjelasan verbal, memberikan contoh konkret, serta pendampingan membaca data numerik. Kesimpulan penelitian ini adalah kemampuan literasi numerasi peserta didik masih perlu ditingkatkan melalui strategi pembelajaran berbasis masalah, praktikum, dan penggunaan media kontekstual.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SI POHUNG (SINAU MAWI PODCAST UNGGAH-UNGGUH) BERBASIS PjBL ELEMEN BERBICARA BAGI SISWA SMA Rahmah, Fitri Nofiana; Yuwono, Agus; Mujimin, Mujimin
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.24317

Abstract

Kesulitan siswa dalam berbicara menggunakan unggah-ungguh bahasa Jawa menjadi latar belakang pada penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan siswa dan guru terhadap model pembelajaran, untuk membuat konsep model pembelajaran berbasis proyek, dan untuk mengetahui hasil uji validasi ahli model dan ahli materi. Model yang digunakan adalah penelitian RD teori sugiyono yang dibatasi hanya sampai 5 langkah. Data yang digunakan antara lain, data kebutuhan siswa dan guru terhadap model pembelajaran, data penilaian dan saran dari validasi ahli model serta ahli materi. Terdapat 32 siswa kelas XI di SMA Negeri 14 Semarang dan dua ahli validator yang menjadi subjek penelitian. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini dilaksanakan melalui observasi awal, wawancara dan penyebaran angket. Instrument yang digunakan diambil dari beberapa sumber yang diformulasikan menjadi satu. Teknik kualitatif dan kuantitatif digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil analisis kebutuhan guru dan siswa menunjukan perlu adanya inovasi pada model pembelajaran yang menyesuaikan karakteristik peserta didik, yakni praktik secara langsung. Hasil konsep model pembelajaran SI POHUNG berdasarkan pada 6 komponen model pembelajaran. Hasil validasi ahli model dan materi menunjukan bahwa model SI POHUNG valid berdasarkan rata-rata dari kedua ahli dengan presentase 81%, sehingga pengembangan model SI POHUNG dikatakan layak untuk diterapkan dalam pembelajaran dan dapat dikembangkan lebih lanjut.
INVESTIGATING THE EFFECT OF DIGITAL-GAME BASED LEARNING ON EFL STUDENT’S MOTIVATION
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.23784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana DGBL “menggunakan aplikasi Quizizz” mempengaruhi motivasi siswa EFL dalam belajar bahasa Inggris dan mengidentifikasi persepsi siswa tentang metode pengajaran ini terhadap motivasi mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dikombinasikan dengan desain kuasi-eksperimental. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan skala likert 5 poin, mulai dari “sangat tidak setuju” hingga “sangat setuju”. Penelitian ini dilakukan selama satu semester di sebuah sekolah menengah atas negeri di Jakarta, dengan melibatkan sampel sebanyak 72 siswa kelas XI. Para siswa dibagi menjadi dua kelompok: 36 orang dalam kelompok kontrol yang menjalani metode pembelajaran tradisional, dan 36 siswa dalam kelompok eksperimen yang terlibat dengan platform Quizizz yang menggunakan pendekatan Digital Game-Based Learning (DGBL). Hasil kuesioner motivasi menunjukkan bahwa Digital Game-Based Learning (DGBL) meningkatkan motivasi siswa untuk belajar, baik dari perspektif intrinsik maupun ekstrinsik dengan skor rata-rata motivasi intrinsik (IM) siswa (M= 3,7-3,9), dan pada dimensi motivasi ekstrinsik (EM), respon siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dengan kisaran (M= 4,0-4,4) dan kuesioner persepsi siswa terhadap DGBL cenderung positif. Kesimpulannya adalah siswa lebih termotivasi untuk belajar bahasa Inggris menggunakan metode DGBL dibandingkan dengan metode tradisional. Siswa tidak hanya tertarik dan dapat menerima, tetapi juga meningkatkan motivasi dan partisipasi selama proses pembelajaran, serta pembelajaran berbasis permainan.
FROM COHESION TO COHERENCE: HOW DO THEY ATTAIN TEXT TEXTURE?
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.25052

Abstract

Having good writing competence is essential for both students and professionals for writing reports, completing academic assignments, and expressing ideas. However, to be able to write well, writers often face various challenges related to text structure, logical flow, and interference from the native language structure especially when writing in a foreign language. The logical flow in writing can be effectively realized through cohesion and coherence in the text. The objective of this research is to know the realization of both grammatical and lexical cohesion, and coherence strategies employed by students in their writing to perform text texture. This research adopts a qualitative descriptive design using a content analysis (document review) approach. The data were obtained from documents in the form of narrative paragraphs written by English department students. The data were analyzed using the cohesion theory of Halliday and Hasan (1976). The results of the analysis show that the students applied grammatical cohesion in the form of references (55.93%), substitution (0%), conjunctions (33.05%), and ellipsis (11.01%), as well as lexical cohesion in the form of reiteration (56.04%) and collocation (43.96%) in their writing. As for coherence, the students employed strategies such as the repetition of key words (35.07%), the use of pronouns (2.65%), the use of transitions (30.89%), and logical order (8.59%). These results reflect the quality of students’ writing and demonstrate how their flow of ideas are organized coherently and cohesively, resulting in messages to be well-delivered, clear, and unambiguous.
DOMESTIC CULTURE SHOCK:A PHENOMENOLOGICAL STUDY OF THE EXPERIENCES OF STUDENTS PARTICIPATING IN A STUDENTS EXCHANGE PROGRAM IN SEMARANG
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.24561

Abstract

This study aims to explore the dynamics of adaptation among students participating in the Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Program in Semarang, particularly in the Modul Nusantara activities. Using a qualitative approach with a phenomenological method, this study involved three participants who were interviewed using a semi-structured approach, then analyzed using thematic analysis. The results of the study indicate that the adaptation process of students follows the stages of Lysgaard's model (1955), namely honeymoon, crisis, recovery, and adjustment. In the initial stage, students prepare administratively, mentally, physically, and financially, and build expectations about the new culture. The honeymoon phase is characterized by enthusiasm for the local environment and culture, followed by the crisis phase, which brings about culture shock due to differences in language, food, and social norms. Recovery strategies include observation, asking questions, and building relationships with local students. In the final stage, students feel comfortable, consider the destination city as a second home, and appreciate diversity. The Nusantara module is deemed crucial in introducing local culture, fostering nationalism, and promoting tolerance. These findings underscore the role of PMM as an effective cross-cultural learning tool in the domestic Indonesian context.
OPTIMALISASI ARANSI KELAS DAN MOTIVASI SISWA TERHADAP PENGELOLAAN KELAS 4A SDN PALEBON 03
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.25423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aransi kelas dan motivasi belajar terhadap pengelolaan kelas 4A di SDN Palebon 03, Semarang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengelolaan kelas sebagai faktor penentu keberhasilan pembelajaran di sekolah dasar. Penataan ruang dan motivasi siswa dianggap berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meskipun efektivitasnya masih perlu dibuktikan secara empiris. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian melibatkan seluruh siswa kelas 4A yang berjumlah 28 orang, dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi dan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aransi kelas dan motivasi belajar memiliki hubungan positif namun tidak signifikan terhadap pengelolaan kelas, baik secara parsial maupun simultan. Nilai signifikansi aransi kelas (X1) sebesar 0,522 dan motivasi belajar (X2) sebesar 0,718, keduanya lebih besar dari 0,05. Secara simultan, nilai signifikansi sebesar 0,780 juga menunjukkan tidak adanya pengaruh yang signifikan. Meskipun demikian, kedua variabel tetap berkontribusi positif dalam menciptakan suasana kelas yang nyaman dan kondusif. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas pengelolaan kelas kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kompetensi pedagogik guru, gaya komunikasi, dan iklim kelas. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pengembangan strategi manajemen kelas yang lebih efektif di tingkat pendidikan dasar.
FLIPPED CLASSROOM DAN EDPUZZLE: SINERGI PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.24239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui model flipped calssroom dengan pendekatan saintifik berbantuan Edpuzzle. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi-eskperimen dengan melibatkan dua kelas VIII di salah satu SMP di Kabupaten Brebes. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian berdasarkan indikator Polya. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen sebesar 0,421 (katergori sedang), sedangkan kelas kontrol sebesar 0,240 (kategori rendah). Uji independent sample t-test menunjukkan perbedaaan yang signifikan antara kedua kelompok (p=0,002). Penemuan ini mengindikasi bahwa flipped classroom dengan pendekatan saintifik berbantuan Edpuzzle lebih baik dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dibanding model problem based learning.
PENERAPAN GERAK KINESTETIK TARI BERBANTUAN CONGKLAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIS SISWA KELAS I SDN SUKOSEWU
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.23930

Abstract

Adanya berbagai permasalahan dalam proses pembelajaran matematika sepertii kurangnya keaktifan siswa dalam proses belajar, kurangnya inovasi media guru dalam mengajar, dan kurangnya kemampuan matematis siswa menjadi latar belakang dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hasil dan peningkatan kemampuan matematis siswa dalam penerapan gerak kinestetik tari melalui congklak. Metode yang dipilih adalah penelitian tindak kelas (PTK) dengan tiga siklus. Hasiil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gerak kinestetik tari berbantuan media congklak dapat meningkatkan kemampuan matematis siswa, terutama dalam konsep penjumlahan dan pengurangan. peningkatan kemampuan matematis siswa terlihat dari hasil tes yang diilakukan selama penelitian yaitu, dengan presentasi 87.5% siswa yang tuntas di siklus III. Penelitian ini menyimpulkan bahwa, penerapan gerak kinestetik tari dengan media congklak dapat menjadi alternatif metode pembelajaran matematika yang efektif.