cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
EMPATI
ISSN : 24068691     EISSN : 25810677     DOI : -
Core Subject : Social,
EMPATI - Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan jurnal ilmiah hasil penelitian di bidang Bimbingan dan Konseling, yang diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling FIP Universitas PGRI Semarang. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun, dibulan April dan Oktober, untuk memasukkan artikel dapat dikirim melalui email empatibkupgris@gmail.com.
Arjuna Subject : -
Articles 212 Documents
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS X SMA INSTITUT INDONESIA SEMARANG Safitri Febriana; Yovitha Juliejantiningsih; Farikha Wahyu Lestari
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2018): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v5i1.2935

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving terhadap kemandirian belajar siswa kelas X SMA Institut Indonesia Semarang? Adapun tujuan yang hendak diacapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving terhadap kemandirian belajar siswa kelas X SMA Institut Indonesia Semarang.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan True Experimental model Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Institut Indonesia Semarang, yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah populasi 179 siswa. Satu kelas digunakan untuk try out, sedangkan sampelnya terdiri dari 6 kelas dengan mengambil 26 anak secara acak untuk dijadikan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling, metode pengumpulan data dalam penelitian ini melalui skala psikologis kemandirian belajar.Dari hasil perhitungan analisis skala kemandirian belajar pada kelompok eksperimen dengan menggunakan uji-t hasil posttest menunjukan rata-rata kelompok eksperimen sebesar 86,84 dan kelompok kontrol sebesar 80,46. Sehingga terjadi peningkatan rata-rata pada kelompok eksperimen sebesar 13,84. Pada perhitungan uji-t diperoleh hasil thitung sebesar 5,966, dan ttabel diperoleh dari dbN = (26) – 2 = 24 pada taraf signifikan 5% sebesar 1,711.Dengan hasil tersebut berarti thitung (5,966) > ttabel (1,711), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Demikian hipotesis dinyatakan diterima yang berbunyi “ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving terhadap kemandirian belajar siswa kelas X SMA Institut Indonesia Semarang”. Kata kunci         : Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Problem   Solving, Kemandirian Belajar.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA MINAT KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS XI DI SMK TEXMACO PEMALANG Dina Affiani Ika R; Siti Fitriana; Agus Setiawan
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2018): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v5i1.2930

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya minat kewirausahaan siswa kelas XI. Hal tersebut disebabkan kurangnya rasa percaya diri dalam diri siswa dan belum ada keberanian dalam membuka suatu usaha.Permasalahan dalam penelitian ini adalah faktor apa yang menyebabkan rendahnya minat kewirausahaan siswa? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab rendahnya minat kewirausahaan siswa kelas XI di SMK Texmaco Pemalang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan istrumen penelitian berupa pedoman observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi sebagai sumber data. Data-data tersebut bersifat kualitatif  karena tidak berupa angka, tetapi berupa kalimat-kalimat atau peenyataan yang berasal dari hasil observasi dan wawancara. Subyek yang diambil sejumlah 3 siswa yang berada di kelas XI Finishing 1, kelas XI TB 2 dan kelas TKJ 2. Pengambilan data menggunakan metode wawancara dan di dukung dengan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya minat kewirausahaan siswa kelas XI di pengaruhi oleh tiga faktor yaitu kepribadian, faktor keluarga dan faktor lingkungan. Tidak memiliki rasa kepercayaan dalam dirinya, kurangnya interaksi sosial dan komunikasi dengan orang lain merupakan faktor dari kepribadian. Faktor keluarga terdiri dari tidak ada dukungan dari orang tua dalam menumbuhkan rasa minat kewirausahaan pada diri siswa dan faktor lingkungan, tidak menyukai sesuatu hal yang baru atau tempat-tempa yang baru. Dari ketiga faktor tersebut yang paling dominan adalah Faktor kepribadian. Hal tersebut dari berbagai hasil yang menunjukkan bahwa faktor kepribadian sangat mempengaruhi minat kewirausahaan, seperti kurangnya interaksi sosial dan komunikasi, kurangnya rasa kepercayaan dalam dirinya, pemalu dan hasil yang di buat kurang puas. Hal inilah yang menyebabkan beberapa siswa yang kurang minat terhadap kewirausahaan.Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat di sampaikan adalah Dari beberapa faktor yang telah di jelaskan, di harapkan siswa mampu meningkatkan kembali  rasa minat kewirausahaan dan juga kemampuan yang di miliki supaya bisa di kembangkan untuk memulia sebuah usaha dari kemampuan siswa tersebut.
FAKTOR FAKTOR PENYEBAB REMAJA MELAKUKAN PROSTITUSI DI GAL PANAS DESA JATIJAJAR KABUPATEN SEMARANG Suci Marliana; Arri Handayani; Siti Fitriana
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2018): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v5i1.2931

Abstract

Keadaan remaja jaman sekarang banyak terjadi tindakan melanggar hukum dan norma, seperti seks bebas, hamil di luar nikah, dan aborsi. Bahkan ada juga remaja sudah melakukan kegiatan prostitusi. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi remaja melakukan kegiatan prostitusi. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 2 orang usia remaja pelaku prostitusi di Gal Panas Desa Jatijajar Kabupaten Semarang. Teknik yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi remaja melakukan prostitusi yaitu faktor ekonomi dan faktor modeling. Faktor ekonmi terdiri dari adanya keinginan mengumpulkan kekayaan dan memenuhi kebutuhan materi. Faktor modeling terdiri dari adanya suatu hal yang ingin ditiru dengan alasan rasa penasaran. Remaja harusnya tetap dalam perlindungan orangtua dan keluarga supaya tidak mudah terjerumus dalam hal-hal yang negatif. Kata Kunci       :  Prostitusi, Remaja
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING PADA SISWA KELAS XI A¬Ph 1 SMK N I CEPU SEMESTER GASAL TAHUN 2017 / 2018 Christiyo Tri Yuniarwati
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2018): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v5i1.2926

Abstract

Christiyo Tri Yuniarwati, S.Pd “ Meningkatkan Motivasi Belajar Melalui Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Modeling Pada Siswa Kelas Kelas XI APh1 SMK N I Cepu  Semester Gasal Tahun 2017 / 2018 “ Rumusan Masalah : Bagaimana  meningkatkan motivasi belajar dengan Teknik Modeling  pada siswa  dan Bagaimanakah Dampak Penggunaan melalui Layanan Bimbingan Kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar  pada Siswa Kelas XI APh 1? Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui  peningkatan motivasi belajar dengan Teknik Modeling dan Untuk mengetahui dampak peningkatan motivasi belajar melalui Layanan Bimbingan Kelompok. Manfaat penelitian : bagi peneliti, memperbaiki mutu layanan yang diberikan kepada siswa,  Sekolah :  dapat menyelesaikan suatu masalah dengan dinamika kelompok, dan untuk mengawasi penyelenggaraan BK agar dapat berjalan sesuai kebutuhan siswa.. Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus, metode yang digunakan  angket, ceramah, tanya jawab, observasi, interview, dokumentasi. Subjek penelitian ini siswa kelas XI APh 1 SMK N I Cepu  Tahun 2017.    Hasil penelitian menunjukan bahwa ada peningkatan motivasi belajar, rata- rata dari semula 4677 menjadi 5320 Sedangkan rata-rata pencapaian persentase dari semula 70,73 menjadi 80,6.  Jadi rata- rata perubahan persentase subyek dalam menjawab sebesar 15, 23 %.Kata Kunci       :  Motivasi belajar, Bimbingan Kelompok, Teknik Modeling
ANALISIS KEPEMIMPINAN DIRI DALAM MENYUSUN SKRIPSI PADA MAHASISWA SEMESTER VII PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS PGRI SEMARANG ANGKATAN 2013 MA. Primaningrum Dian Marthaningtyas
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2016): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v3i2/ Ok.1164

Abstract

Semakin tinggi jenjang pendidikan seseorang, semakin tinggi pula kriteria hasil yang harus dicapai.Bagi seorang mahasiswa, kriteria hasil yang harus dicapai adalah dengan menyelesaikan tugas akhir skripsi dan menjadi lulusan sarjana.Hanya saja, tidak semua mahasiswa mampu mencapai hasil tersebut secara amksimal. Terdapat pula mahasiswa yang terlambat kelulusannya, salah satu penyebabnya lamanya waktu proses penyusunan skripsi. Pada dasarnya, lama tidaknya proses penyusunan skripsi berdasarkan pada ada tidaknya potensi untuk memimpin dirinya sendiri yang terkait dengan aspek mampu memahami kelemahan dan kelebihan diri, mengelola skala prioritas, bersikap fleksibel, memiliki komitmen tinggi serta kemampuan untuk menerima pengetahuan dan belajar hal yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap kepemimpinan diri dalam menyusun skripsi pada mahasiswa semester VII program studi bimbingan dan konseling Universitas PGRI Semarang angkatan 2013. Berdasarkan hasil analisis terhadap kepemimpinan diri dalam menyusun skripsi, diperoleh hasil 7,7%  pada kategori sangat tinggi, 23% pada kategori tinggi, 47% pada kategori sedang, 15% pada kategori rendah dan 6,7% berada pada kategori sangat rendah. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa semester VII program studi bimbingan dan konseling Universitas PGRI Semarang angkatan 2013 berada pada kategori sedang, yang berarti bahwa adanya cukup potensi kepemimpinan diri yang dimiliki mahasiswa dalam menyusun skripsi. Kata Kunci : kepemimpinan diri, penelitian kuantitatif- deskriptif
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Sri Endrawati
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v6i1.4111

Abstract

Abstract, Motivasi belajar siswa sangat penting bagi keberhasilan belajar siswa dalam proses belajar mengajar di kelas, namun tidak semua siswa mempunyai motivasi belajar yang tinggi sebagaimana pada siswa kelas IX B SMP Negeri 1 Sayung masih banyak siswa yang memiliki motivasi rendah yaitu sebanyak 18 (56,25%) siswa dari 32 siswa, sedang yang lainnya yaitu 14 (43,75%) siswa mempunyai motivasi belajar yang bagus. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan motivasi belajar dan guru BK menawarkan metode layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) dengan menggunakan metode kuntitatif yang berkiatan dengan angka dan kulitatif untuk mendeskripsikan hasil penelitian. Penelitian ini menghasilkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa dari pra siklus yang hanya ada 14 (43,75%) siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi, siklus 1 meningkat menjadi ada 25 (78,13%) siswa dan siklus 2 sudah mencapai 29 (90,63%) dari 32 siswa. Dengan kata lain, siswa yang mempunyai motivasi belajar rendah secara otomatis menurun, mulai dari pra siklus 18 (56,25%) siswa, siklus 1 menurun menjadi menjadi 7 (21, 87%) siswa dan pada siklus 2 menjadi 3 (9,38%) siswa saja. Kata kunci: Motivasi, Bimnbingan, Peningkatan
KONSELING SINGKAT BERFOKUS SOLUSI DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENGENDALIKAN COMPULSIVE INTERNET USE SISWA Yuli Nurmalasari
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2016): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v3i2/ Ok.1159

Abstract

Penelitian ini didasari oleh banyak ditemukannya siswa sekolah menengah yang mengalami compulsive internet use (CIU), yaitu tindakan mengakses internet yang kurang terkendali dan tidak tepat guna. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas konseling singkat berfokus solusi dalam mengembangkan kemampuan mengendalikan compulsive internet use yang dilakukan terhadap empat siswa SMP Istiqamah Bandung. Penelitian menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain single subject model  A/B. Analisis data menggunakan grafik dan the two standar deviation rule untuk mengetahui signifikansi penurunan compulsive internet use siswa. Hasil penelitian menunjukkan konseling singkat berfokus solusi efektif mengembangkan kemampuan mengendalikan compulsive internet use pada tiga dari empat siswa yang menjadi subjek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, rekomendasi ditujukan kepada Guru Bimbingan dan Konseling untuk mengimplementasikan konseling singkat berfokus solusi dalam mengembangkan kemampuan siswa mengendalikan compulsive internet use; kepada program studi bimbingan dan konseling untuk merumuskan pengayaan kurikulum yang relevan dengan compulsive internet use; dan kepada peneliti selanjutnya untuk menggunakan single subject dengan model multiple baseline. Kata kunci: konseling singkat berfokus solusi, compulsive internet use.
MENINGKATKAN KONSEP DIRI POSITIF SISWA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEHNIK MIND MAP PADA SISWA KELAS X.MIPA.9 SMA 1 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Priti Uning Wiyarti
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v6i1.4117

Abstract

Abstrak  : Penelitian ini adalah penelitian tindakan (actionresearch) bimbingan konseling. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X.MIPA.9 yang berjumlah 9 (sembilan) siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) efektifitas tehnik Mind Map dalam meningkatkan konsep diri positif siswa pada kelas X.MIPA.9 SMA Negeri 1 semarang. (2) Seberapa besar peningkatan konsep diri positif siswa melalui tehnik Mind Map pada kelas X.MIPA.9 SMA Negeri 1 Semarang.Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan Layanan bimbingan kelompok dengan tehnik mind map terbukti dapat meningkatkan konsep diri positif siswa. Berdasarkan hasil pengukuran skala psikologis konsep diri positif siswa dari pra siklus ke siklus 1 terjadi peningkatan 3,33%, dan dari siklus 1 ke siklus 2 terjadi peningkatan 3,24%. Kata kunci : Konsep Diri Positif Siswa, Bimbingan Kelompok, Tehnik Mind Map
KEEFEKTIFAN PENERAPAN LAYANAN DASAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN ANAK TENTANG KEKERASAN SEKSUAL Ayu Safriyana; Desi Maulia
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v6i2.4284

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan dasar untuk meningkatkan pemahaman tentang kekerasan seksual pada siswa kelas VA SDN Sawah Besar 01 Semarang. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif pre-eksperiment dengan desain pre-test post-test one group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Sawah Besar 01 Semarang. Jumlah sampel 40 siswa. Validitas data menggunakan rumus product moment dan part whole corelation, sedangkan reliabilitas data menggunakan rumus alpha cronbach. Berdasarkan hasil diperoleh hasil uji t sebesar -11,603 dan nilai p sebesar 0,000 < 0,01 dengan demikian adanya perbedaan yang sangat signifikan antara hasil post-test 77,79 > hasil pre-test 64,52 dengan kenaikan sebesar 13,27 pada taraf signifikan 5%, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa layanan dasar efektif untuk meningkatkan pemahaman tentang kekerasan seksual pada siswa kelas VA SDN Sawah Besar 01 Semarang. Kata kunci : Layanan Dasar, Pemahaman Kekerasan Seksual
PENERAPAN PENGUASAAN KONTEN MELALUI METODE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP REGULASI DIRI SISWA Suhendri Suhendri; Khasanatul Lidayati
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v6i2.4278

Abstract

Kemampuan siswa meregulasi diri dalam belajar sangat penting, hal ini untuk dapat merumuskan dan mencapai tujuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari penerapan layanan penguasaan konten melalui metode two stay two stray terhadap regulasi diri siswa. Metode penelitian yaitu metode kuantitatif true experimental, desain pretest-posttest control group design. Populasi 288 siswa dan sampel 62 siswa dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, teknik sampling cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala psikologis tentang regulasi diri.Hasil pre test kelompok eksperimen rata-rata 65,56 sedangkan kelompok kontrol rata-rata 64,93. Sedangkan hasil post test kelompok eksperimen rata-rata 68,1 sedangkan kelompk kontrol rata-rata 64,5. Selanjutnya dilakukan analisis uji t diperoleh thitung 2,526 sementara ttabel dengan db =(n1+n2)-2 = (30+31)-2= 59 dan taraf signifikan 5% (0,05) sebesar 1,671. Karena jumlah thitung > ttabel yakni 2,526 > 1,671. Maka disimpulkan bahwa penguasaan konten melalui metode two stay two stray dapat mempengaruhi secara positif regulasi diri siswa. Kata Kunci : Penguasaan Konten, Two Stay Two Stray, Regulasi Diri.

Page 8 of 22 | Total Record : 212