cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
EMPATI
ISSN : 24068691     EISSN : 25810677     DOI : -
Core Subject : Social,
EMPATI - Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan jurnal ilmiah hasil penelitian di bidang Bimbingan dan Konseling, yang diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling FIP Universitas PGRI Semarang. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun, dibulan April dan Oktober, untuk memasukkan artikel dapat dikirim melalui email empatibkupgris@gmail.com.
Arjuna Subject : -
Articles 212 Documents
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK RASIONAL EMOSI KEPERILAKUAN UNTUK MENGURANGI PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS XII MIPA SMA N 2 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Desi Haryanti; Tri Hartini
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2016): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v3i2/ Ok.1165

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang memiliki prokrastinasi tinggi. Siswa yang memiliki prokrastinasi tinggi seperti tidak suka membaca tetapi lebih senang bermain game dengan teman-teman, tidak bisa fokus dalam belajar seperti pengaturan waktu belajar yang tidak efektif  dan malas. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui keefektifan konseling kelompok rasional emosi keperilakuan terhadap penurunan perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas XII MIPA SMA N 2 Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA SMA N 2 Semarang yang berjumlah 170 siswa.Sampel yang diambil sebanyak 20 siswa yang dibagi 10 kelompok eksperimen dan 10 kelompok kontrol.Data dalam penelitian ini diperoleh melalui instrumen penelitian skala psikologis prokrastinasi akademik dengan empat alternatif jawaban.Desain penelitian yang digunakan adalah nonequivalent control group desaign.Dari perhitungan Signt Test Wilcoxon diperoleh = 55 selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel pada taraf signifikan 5% dengan = 8, maka >. Dengan demikian koefisien  sebesar 55 adalah signifikan pada taraf 5%.Dengan demikian berarti (Ha) diterima dan (Ho) ditolak sehingga penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Konseling Kelompok rasional emosi keperilakuan efektif untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik pada siswa kelas XII MIPA SMA N 2 Semarang. Kata Kunci : Prokrastinasi Akademik, Konseling Kelompok Rasional Emosi Keperilakuan.
KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK PSIKODRAMA TERHADAP RESOLUSI KONFLIK SISWA Vita Purnamasari; Desi Maulia
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v6i1.4127

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat resolusi konflik sesudah diberi treatment konseling kelompok dengan teknik psikodrama, untuk mengetahui  tingkat resolusi konflik  pada kelompok yang tidak diberikan treatment konseling kelompok dengan teknik psikodrama, untuk mengetaui seberapa besar pengaruh konseling kelompok dengan teknik psikodrama terhadap resolusi konflik siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan metode penelitian true eksperimental design denganbenrukpretest-posttest control group design. Sampel yang diambil sebanyak 20 siswa, 10 siswa untuk kelompok eksperimen dan 10 siswa untuk kelompok control dengan menggunakan multistage sampling yang merupakan kombinasi dua sampling yaitu cluster sampling dan purposive sampling atau sampel bertujuan. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui instrumen penelitian berupa skala psikologi resolusi konflik. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-test, treatment, dan post-test. Treatment dilaksanakan sebanyak lima kali pada sampel.Hasil penelitian kelompok eksperimen setelah diberikan treatment meningkatdari 49,7 dan menjadi 69,6dan kelompok control meningkat dari 50,1 menjadi 61,2. Sehingga terjadi peningkatan rata-rata pada kelompok eksperimen sebesar 19,9. Hasil uji hipotesis diperoleh hasil thitung= 4,482. Dikonsultasikan dengan ttabel taraf signifikansi 5% (0.05) yaitu2,306. Hal tersebut menunjukkan bahwa thitung =4,482>ttabel = 2,306. Disimpulkan bahwa ada pengaruh konseling kelompok ada pengaruh konseling kelompok dengan teknik psikodrama terhadap resolusi konflik siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Petarukan tahun ajaran 2018/2019. KATA KUNCI: Konseling Kelompok, Teknik Psikodrama, Resolusi Konflik.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PROBLEM SOLVING TERHADAP PRESTASI BELAJAR AFEKTIF SISWA KELAS X TT SMK NEGERI 3 PEKALONGAN Ana Rizki Amalia Putri; Anton Sukarno; G. Rohastono Ajie
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2016): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v3i2/ Ok.1191

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya prestasi belajar afektif siswa. Bentuk dari rendahnya prestasi belajar afektif siswa antara lain (1)siswa sulit menumbuhkan  semangat belajarnya, (2)kurang serius dalam mengikuti pembelajaran, (3)siswa suka membuat gaduh (ramai) pada saat proses pembelajaran, (4)jika materi kurang jelas, siswa tidak mengajukan pertanyaan dengan guru, (5)pekerjaan rumah yang seharunya dikerjakan di rumah malah diselesaikan di sekolah, (6)ada sebagian siswa malah menyontek dengan temannya. Salah satu alternatif yang dapat meningkatkan prestasi belajar afektif siswa adalah layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving. Masalah pokok yang dikaji adalah adakah pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving terhadap prestasi belajar afektif siswa kelas X TT SMK Negeri 3 Pekalongan? Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan true experimental yang menggunakan Randomized Control-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X TT SMK Negeri 3 Pekalongan yang berjumlah 147 siswa. Sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Sampel yang digunakan adalah 30 siswa, yang masing-masingdiambil 15 untuk kelompok eksperimen dan 15 untuk kelompok kontrol. Hasil analisis skala likert prestasi belajar afektif siswa pada post-testkelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan menggunakan penghitungan Uji t-test diperoleh thitung sebesar 1,929 sementara ttabel dengan db (n1 + n2) ± 2 = db(15+15)-2= 28 dan taraf signifikan 5% (0,05) sebesar 1,701. Karenathitung>ttabelyakni 1,929 > 1,701 maka dapat diartikan lebih besar maka Ha diterima. Jadi, thitung>ttabelmaka Ha diterima dan Ho ditolak, maka hipotesis berbunyi ada pengaruh layanan bimbingankelompok dengan teknik problem solving terhadap prestasi belajar afektif siswa kelas X TT SMK Negeri 3 Pekalongan.Kata kunci: Layanan bimbingan kelompok teknik problem solving, prestasi belajar afektif
PROFIL ASERTIVITAS MAHASISWA Padmi Dhyah Yulianti
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v6i1.4116

Abstract

Abstrak. Mahasiswa perguruan tinggi, sebagian besar dapat dikategorikan dalam batasan remaja akhir. Namun demikian dalam kenyataannya masih banyak remaja akhir yang kurang mampu mengenali diri dengan baik serta kurang mampu bersikap tegas ketika mengadapi situasi.Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif terhadap 130 mahasiswa dalam kategori remaja akhir. Subyek penelitian terdiri dari 35 laki – laki dan 95 perempuan. Berdasarkan hasil peneltian diperoleh hasil bahwa dari 130 orang mahasiswa memiliki tingkat asertivitas dalam kategori sedang sebanyak 67 orang, mahasiswa yang memiliki asertivitas agak rendah sebanyak 7 orang, mahasiswa yang memiliki asertivitas cukup tinggi sebanyak 50 orang dan yang memiliki asertivitas tinggi sebanyak 6 orang. Pada kedua jenis kelamin tidak terdapat perbedaan asertivitas, baik laki – laki maupun perempuan memiliki asertivitas yang berada dalam kategori sedang.Kata kunci: Asertivitas, remaja akhir
LAYANAN KONSELING KELOMPOK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY TERHADAP HARGA DIRI SISWA KORBAN SELF INJURY Terisa Sari Ulum; Wiwik Kusdaryani; Padmi Dhyah Yulianti
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v6i2.4279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok rational emotive behavior therapy terhadap harga diri siswa korban self-injury. Jenis penelitian ini adalah penelitian desain eksperimen semu (pre eksperimental design). Populasi dalam penelitian ini adalah 271 siswa kelas VII, sampel yang  digunakan adalah purposive sampling, dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 6 siswa dengan kategori siswa korban self-injury dengan harga diri yang rendah. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, penyebaran angket kebutuhan peserta didik, dan angket harga diri siswa korban self-injury,serta menggunakan skala psikologis harga diri siswa korban self-injury. Desain penelitian yang digunakan adalah one-group pretest-posttest design. Hasil analisis uji-t harga diri siswa korban self-injury menunjukan mencapai thitung= 6,475> ttabel= 2,200, maka HO ditolak dan Ha diterima dengan db=n+n-1, dan α=5%, artinya ada pengaruh layanan konseling kelompok rational emotive behavior therapy terhadap harga diri siswa korban self-injury kelas VII SMP Negeri 32 Semarang. Kata kunci: Layanan konseling kelompok rational emotive behavior therapy, Harga diri, Self-Injury.
PENERAPAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN METODE BRAINSTORMING TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA KELAS X SMA SANTO MICHAEL SEMARANG TAHUN AJARAN 2014/2015 Irma Oktaviani
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2016): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v3i2/ Ok.1166

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kedisiplinan siswa yang rendah  di sekolah yang disebabkan oleh faktor dominan yang mempengaruhi dan membentuk disiplin itu sendiri. Kedisiplinan siswa yang rendah akan menjadikan siswa kurang memiliki sikap disiplin. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah penerapan layanan bimbingan kelompok dengan metode brainstorming terhadap kedisiplinan siswa yang rendah. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bimbingan kelompok dengan metode brainstorming efektif untuk meningkatkan kedisiplinan siswa kelas  Kelas X SMA Santo Michael Semarang.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain pre-eksperimental design dan rancangan penelitian yang digunakan One Group Pretest-Posttest. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Santo Michael Semarang dengan jumlah 33 siswa, sampel yang digunakan sebanyak 10 siswa dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui instrumen penelitian berupa skala psikologis kedisiplinan siswa yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan sign test wilxocon dengan taraf signifikan 5%.Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelah mendapat perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok dengan metode brainstorming sebanyak lima kali, menunjukkan adanya peningkatan dalam kedisiplinan siswa di SMA Santo Michael Semarang  Tahun aaran 2014/2015. Nilai hitung Thitung (55)>Ttabel(7) dengan taraf signifikan 5%. Peningkatan rata-rata kedisiplinan siswa terlihat dari sebelum treatment dengan jumlah , dengan rata-rata dan sesudah treatment dengan jumlah, dengan rata-rata , sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini telah berhasil mengetahui layanan bimbingan kelompok dengan metode brainstorming efektif untuk meningkatkan kedisiplinan siswa kelas X SMA Santo Michael Semarang Tahun Ajaran 2014/2015. Kata Kunci: Bimbingan kelompok metode brainstorming, kedisiplinan siswa.
KEEFEKTIFAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK SELF INSTRUCTION DAN THOUGHT STOPPING UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM KORBAN BULLYING Dewi Rostiana; Mungin Eddy Wibowo; Edy Purwanto
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v6i2.4274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan konseling kelompok teknik self instruction dan thought stopping untuk meningkatkan self esteem korban bullying siswa kelas VII di MTs Al Hikmah Proto Kedungwuni Kota Pekalongan. Metode penelitian yang digunakan eksperimen, desain randomized pretest- posttest control group design dengan melibatkan subjek penelitian sebanyak 21 orang yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan teknik self instruction yang terintegrasi dengan teknik thought stopping  jauh lebih  efektif untuk meningkatkan self esteem korban bullying. siswa MTs Al Hikmah Proto Kedungwuni Kota Pekalongan.Kata kunci: konseling kelompok, teknik self instruction, teknik thought stopping, self esteem korban bullying.
PROFIL KARAKTER KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA SEMESTER III PROGRAM STUDI BK FIP UNIVERSITAS PGRI SEMARANG TAHUN AKADEMIK 2016/2017 Agus Setiawan
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2016): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v3i2/ Ok.1167

Abstract

       Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran umum profil karakter kewirausahaan mahasiswa, dimana ini penting dalam mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil karakter kewirausahaan mahasiswa. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi BK semester III TahunAkademik 2016/2017 FIP Universitas PGRI Semarang yang berjumlah 155 mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan skala profil karakter kewirausahaan.       Data yang telah diperoleh memberikan hasil bahwa profil karakter kewirausahaan mahasiswa, yaitu; 3 mahasiswa atau 7.5 % memiliki profil karakter kewirausahaan kategori sangat tinggi, 36 mahasiswa atau 90 % memiliki profil karakter kewirausahaan kategori tinggi, dan 1 mahasiswa atau 2.5 % memiliki profil karakter kewirausahaan kategori cukup tinggi. Sedangkan hasil analisis data berdasarkan rata-rata per aspek indikator profil kewirausahaan, didapatkan hasil bahwa kondisi profil karakter kewirausahaan mahasiswa semester III program studi BK berada pada kategori “tinggi” dan “sangat tinggi”. Adapun untuk kategori tinggi terdapat indikator; kepercayaan diri, orientasi tugas dan hasil, berani mengambil resiko, dan orisinalitas. Sedangkan untuk indikator kepemimpinan dan orientasi masa depan berada pada kategori sangat tinggi. Kunci:Karakter kewirausahaan, Mahasiswa Prodi BK
REGULASI DIRI MAHASISWA DITINJAU DARI KEIKUTSERTAAN DALAM SUATU ORGANISASI Yuli Setiyawati
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v6i1.4115

Abstract

Abstrak. Regulasi diri merupakan sebuah proses yang berasal dari dalam diri individu yang dalam perilakunya selalu dikendalikan oleh dirinya sendiri. Regulasi diri ini akan muncul ketika seseorang merasakan perilaku yang dialami tidak sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan sendiri sejak awal. Dengan adanya kegiatan organisasi yang tidak diwajibkan menjadikan perbedaan kegiatan mahasiswa yang satu dengan yang lainnya. Penelitian ini dilakukan untuk melihat perbedaan tingkat regulasi diri mahasiswa ditinjau dari keikutsertaan dalam suatu organisasi. Penelitian ini dilakukan di Universitas PGRI Semarang dengan subjek penelitian 9 mahasiswa. Teknik pengambilan data adalah dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan mahasiswa yang mengikuti organisasi memiliki tingkat regulasi diri yang baik. Kata kunci: regulasi diri, mahasiswa, organisasi
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK MODELLING SIMBOLIK UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Rizky Fitriani
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2019): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v6i2.4280

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif melalui metode penelitian true eksperimental design dengan model pretest-posttest control group design. Sampel yang digunakan terdiri dari kelas VII B dan kelas VII C yaitu terpilih 20 peserta didik yang mempunyai penyesuaian diri tinggi, rendah, sangat rendah. Teknik yang digunakan yaitu cluster random sampling. Alat pengumpulan data yang dipergunakan adalah skala kemandirian belajar.Berdasarkan hasil analisis uji hiptesis diperoleh thitung = 3,103. Selanjutnya dikonsultasikan dengan ttabel dengan taraf signifikan 5% (0,05) yaitu 2,10092. Hal tersebut menunjukkan bahwa thitung = 3,103 > ttabel = 2,10092. Atas dasar perhitungan tersebutmaka hipotesis alternative (Ha) yang berbunyi “Ada Pengaruh Layanan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Modelling Simbolik Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Kelas VII Smp Walisongo 2 Semarang” diterima kebenarannya pada taraf signifikan 5%. Dengan demikian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik modeling simbolik dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa.Kata kunci: Bimbingan Kelompok Teknik Modelling Simbolik, Kemandirian Belajar

Page 9 of 22 | Total Record : 212