PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
PAUDIA is scientific journal about early childhood education; it hereby states that the publication of the articles is true research outcomes and it is scientifically. PAUDIA is a scientific journal about early childhood education. It belongs to PG PAUD Program of Science Education Faculty in Semarang PGRI University. It publishes twice a year; it is on July and October. This journal is research outcomes which are talking about early childhood educatio
Articles
300 Documents
UPAYA MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL JAMURAN PADA ANAK KELOMPOK B TK KUNCUP SARI SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Ulya Latifah;
Anita Chandra Dewi Sagala
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 Oktober (2014)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/paudia.v3i2 Oktober.515
Realita disekolah khususnya di TK Kuncup Sari Semarang menunjukkan bahwa interaksi sosial anak yang sudah dilakukan belum menunjukkan peningkatan yang cukup baik. Hasil pengamatan awal peneliti di kelompok B anak usia 5-6 tahun di TK Kuncup Sari Semarang, menunjukkan bahwa masih banyak anak yang memiliki kurang mampu berinteraksi secara baik. Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana masing siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Refleksi dilakukan untuk mengkaji kelebihan dan kelemahan serta menentukan ada tidaknya siklus selanjutnya. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas dapat disimpulkan bahwa sebelum diadakan penelitian tindakan kelas kondisi awal interaksi sosial anak pada kelompok B TK Kuncup Sari Semarang Tahun Pelajaran 2014/2015 masih rendah, sangat terlihat jelas kurangnya siswa dalam berinteraksi sosial dengan temannya. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, pada siklus I guru menggunakan permainan tradisional jamuran dengan membuat kelompok kecil dengan jumlah pemain 1-10 anak dan hasilnya hanya 10 anak dari 20 siswa dengan prosentase 50% dengan kategori baik. Sehubungan siklus I yang belum mencapai ketuntasan sesuai dengan yang ditargetkan maka dilanjutkan dengan siklus II guru menggunakan permainan tradisional jamuran dengan membuat kelompok besar dengan jumlah pemain 10-20 anak. Melalui siklus II hasil pencapaian ketuntasan sangat terlihat jelas adanya peningkatan interaksi sosial dengan hasil 16 siswa dari 20 siswa dengan prosentase 80% dengan kategori baik, dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa melalui permainan tradisional jamuran dapat meningkatkan interaksi sosial anak pada kelompok B TK Kuncup Sari Semarang. Berdasarkan penelitian hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui permainan tradisional jamuran dapat meningkatkan interaksi sosial anak pada kelompok B TK Kuncup Sari Semarang. Kata Kunci : Interaksi Sosial, Permainan Tradisional Jamuran
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MAJINATIF (MAJALAH PINTAR EDUKATIF) PADA PEMBELAJARAN SAINS UNTUK ANAK
Muhammad Yusuf Setia Wardana;
Suci Lintiasri
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/paudia.v5i1.1170
Pembelajaran sains untuk anak lebih ditekankan pada proses daripada produk. Sains pada anak usia SD dituangkan dalam mata pelajaran IPA. Sains untuk anak bertujuan untuk memupuk pemahaman, minat dan penghargaan anak didik terhadap dunia tempat hidup. Untuk mengenalkan itu perlu adalah media atau referensi yang menarik, variatif, dan mudah dipahami anak. Media dalam penelitian ini adalah media Majinatif (Majalah Pintar Edukatif). Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan untuk mengembangkan media pembelajaran majalah menjadi Majinatif untuk siswa kelas I SD. Hasil penelitian menunjukkan media Majinatif dinyatakan valid oleh ahli media dan materi dengan rata-rata persentase keidealan 94,53% dan 89,84% menunjukkan kriteria baik sekali, dan media Majinatif dinyatakan praktis berdasarkan respon guru dan siswa dengan rata-rata persentase keidealan 95,58% dan 93,60% dengan kriteria baik sekali. Media Majinatif dinyatakan layak sebagai media pembelajaran untuk siswa kelas I.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KESEIMBANGAN MELALUI PERMAINAN SIMPAI PADA KELOMPOK A TK NASIONAL PAKARTI LUHUR SEMARANG TAHUN AJARAN 2016/2017
Mila Setianingrum;
Ismatul Khasanah
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1186
Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan keseimbngan anak. Hal ini disebabkan karena keterampilan dan keseimbangan anak pada saat melakukan gerakan fisik motorik belum stabil, anak juga belum mampu mempertahankan posisi tubuh tertentu untuk tidak bergoyang atau roboh. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana upaya meningkatkan keseimbangan anak usia dini melalui kegiatan bermain simpai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keseimbangan anak melalui permainan simpai di TK Nasional Pakarti Luhur SemarangTahun Ajaran 2016/2017. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan oleh peneliti sebagai fasilitator. Subjek penelitian adalah siswa umur 4-5 tahun yang berjumlah 18 anak dengan 10 laki-laki dan 8 perempuan. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui dokumentasi, observasi. Data penelitian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian melalui metode permainan lompat simpai pada kondisi awal hanya terlihat pada kriteria cukup sejumlah 5 anak (27,78%), kriteria kurang sejumlah 10 anak (55,56%), dan kriteria baik sejumlah 3 anak (16,67%). Setelah dilakukan pada siklus I hasilnya pada kemampuan keseimbangan melalui permainan lompat simpai yang dapat dilihat untuk kriteria baik sejumlah 11 anak (61,11%) kriteria cukup ada 4 anak (22,22%), dan untuk kriteria kurang berjumlah 3 anak (16,67%). Pada siklus II berkembang sangat baik dapat dilihat kriteria baik sejumlah 15 anak (83,33%) kriteria cukup sejumlah 2 anak (11,11%) dan kriteria kurang sejumlah 1 anak (5,56%). Penelitian tindakan kelas ini menyimpulkan bahwa permainan lompat simpai dapat meningkatkan kemampuan keseimbangan anak.
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS SENI RUPA ANAK TK MELALUI KEGIATAN BATIK CELUP PADA KELOMPOK A DI TK ARUM TEGALWANGI 26-31 TEGAL
Cita Widiastuti;
M. Kristanto
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2015): volume.4 No. 1 Juli (2015)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/paudia.v4i1.1658
Latar belakang yang mendorong peneliti ini adalah kreativitas seni rupa anak yang masih belum berkembang ini terlihat pada masalah ketika anak menggambar dan mewarnai anak masih belum memunculkan ide-ide sendiri masih diarahkan orangtua atau guru, sehingga tidak menutup kemungkinan hasil menggambar dan mewarnai anak tersebut bukan ide mereka sendiri akan tetapi ide dan dari arahan orang lain. Pada saat menggambar atau membentuk sesuatu anak masih sering mencontoh teman yang lain anak juga masih sering bertanya pada guru pada saat menggerjakan tugas. Disamping itu pembelajaran di kelas kurang menarik sehingga anak mudah bosan. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil dan proses pembelajaran kreativitas seni rupa anak kelompok A Tk Arum Tegalwangi 26-31 Tegal melalui kegiatan batik celup.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian kelompok A di Tk Arum Tegalwangi 26-31 Tegal Tahun Ajaran 2015/2016 yang berjumlah 15 anak. Data dalam Penelitian Tindakan Kelas in diperoleh melalui observasi dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian setelah melakukan kegiatan menggunakan batik celup, menunjukan adanya peningkatan terhadap kreativitas seni rupa anak pada kelompok A di Tk Arum Tegalwangi 26-31 Tegal tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini dilaksanakan dengan tindakan 2 siklus yaitu siklus I dan Siklus II, dan diperoleh 33,33% pada siklus I dan meningkat 82,22% pada siklus II. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kreativitas seni rupa anak Tk dapat ditingkatkan melalui kegiatan batik celup . oleh karena itu hendaknya guru harus lebih kreatif, inovatif, dan mampu membuat suasana kegiatan bermain sambil belajar yang menarik dan menyenangkan sehingga anak tidak mudah bosan.
UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK MELALUI METODE PROYEK PADA KELOMPOK A RA AL IKHLAS KECAMATAN SUBAH KABUPATEN BATANG TAHUN 2013/2014
Ulfatul Mujahidah;
Ellya Rakhmawati
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/paudia.v3i1.1690
Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya siswa dalam melakukan aktivitas pembelajaran bermakna untuk mengajak anak bermain, dan mengembangkan kemampuan dalam bersosialisasi, dan berempati, serta pengetahuannya dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal anak. Kurangnya pengalaman secara langsung bagi anak dalam pembelajaran, maka akan menghambat perkembangan anak dalam mempelajari ilmu.Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan dalam kecerdasan interpersonal anak supaya lebih ditingkatkan pada kelompok A RA Al Ikhlas Subah Batang yang berjumlah 20 siswa.Data dalam penelitian ini adalah data tentang peningkatan kecerdasan interpersonal anak melalui metode proyek pada kelompok A RA Al Ikhlas Subah Batang.Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan metode observasi dan dokumentasi.Data yang diperoleh dipengamatan dianalisis secara deskripsi kualitatif dengan mengolah data dari hasil pengamatan dalam kegiatan dan evaluasi kecerdasan interpersonal anak melalui metode proyek dalam bentuk prosentase.Hasil penelitian ini diperoleh bahwa hasil belajar kelompok A pada awalnya 35% disebabkan karena metode yang digunakan kurang tepat. Setelah diadakan perbaikan tindakan dengan mengguanakan kegiatan menghias keranjang sampah dengan hasil pada siklus I diperoleh sebesar 75% sedangkan pada siklus II kegiatan menghias tempat pensil deperoleh sekitar 85%.Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kecerdasan interpersonal pada kelompok A RA AL Ikhlas Subah Batang.Dalam penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa melalui metode proyek dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal anak kelompok A RA Al Ikhlas Subah Batang Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci: Kecerdasan Interpersonal dan Metode Proyek
PENGARUH KEGIATAN SENAM BEBEK TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI ANAK TK A DI TK ISLAM SULTAN AGUNG 01 SEMARANG
Rizkyana Kumalayanti;
Purwadi .;
Dwi Prasetiyawati D.H.
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/paudia.v6i2.2105
AbstrakLatar belakang yang mendorong penelitian ini adalah banyak dijumpai pada anak usia 4-5 tahun belum mempunyai sikap kepercayaan diri di sekolah seperti saat pagi hari tiba disekolah anak masih tidak bisa bergabung bermain dengan temannya hanya duduk/berdiam diri, saat circle time bagi anak yang kepercayaan dirinya masih belum ada anak tersebut saat membuat lingkaran hanya diam sampai anak tersebut diajak untuk bergandeng tangan membuat lingkaran, saat ada kejadian di dalam kelas anak yang kepercayaan dirinya kurang hanya berdiam diri melihat kegaduhan/keramaian yang ada, saat pembelajaran berlangsung bagi anak yang kepercayaan dirinya masih belum muncul anak tersebut berdiam tidak ada respon saat penyampaian materi seperti memberikan jawaban yang sangat singkat tidak diberi penjelasan, dan saat kegiatan akan pulang guru menanyakan apa saja yang telah dilakukan selama dikelas anak tersebut memberikan jawaban pelan sekali sampai kadang tidak terdengar suaranya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apakah terdapat pengaruh kegiatan senam bebek terhadap kepercayaan diri anak TK A di TK Islam Sultan Agung 01 Semarang. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kegiatan senam bebek terhadap kepercayaan diri anak TK A di TK Islam Sultan Agung 01 Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Quasi Experimental Design dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design.Populasi penelitian adalah seluruh TK di wilayah Kota Semarang. Sampel yang diambil adalah dua sekolah KB-TK Islam Sultan Agung 01 Semarang berjumlah 20 anak sebagai kelas eksperimen dan KB-TK Khodijah 04 Semarang berjumlah 20 anak sebagai kelas kontrol. Dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling bebentuk Purposive Sampling.Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji t diketahui thitung lebih dari ttabel (8,467463601> 1,71). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak. Dengan kata lain terdapat pengaruh kegiatan senam bebek terhadap kepercayaan diri anak TK A di KB-TK Islam Sultan Agung 01 Semarang. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah kegiatan senam bebek dapat digunakan sebagai media membangkitkan kepercayaan diri anak. Abstract The encouraging background of this research is found in children aged 4-5 years has not had the attitude of confidence in school as when the morning arrived at school children still can not join to play with her friend just sitting / silence, during circle time for children who trust he still has no child when making a circle just silent until the child is invited to join hands to make a circle, when there is an incident in the classroom a confident that the child is less just silent to see the noise / crowd that existed, while the lesson takes place for children with self confidence still not appear the child abide no response when the delivery of materials such as giving a very short answer was not given an explanation, and when the activity will go home the teacher ask what has been done during the classroom the child gave a slow answer once until sometimes not heard his voice. The problem in this research is whether there is influence of duck gymnastics activity to the confidence of kindergarten children in Islamic Kindergarten Sultan Agung 01 Semarang. The objectives to be achieved in this research is to find out whether there is influence of duck gymnastics activity to the confidence of the kindergarten children in Islamic Kindergarten Sultan Agung 01 Semarang. This type of research is quantitative research in the form of Quasi Experimental Design with the design of the study Nonequivalent Control Group Design.Populasi research is all kindergarten in the city of Semarang. Samples taken are two schools of KB-TK Islam Sultan Agung 01 Semarang amounted to 20 children as experimental class and Kindergarten Khodijah 04 Semarang is 20 children as control class. By using technique of Non Probability Sampling bebentuk Purposive Sampling.Data in this research obtained by interview, observation, questionnaire and documentation. The results showed that t test is known to be more than t table (8,467463601> 1.71). From these results it can be concluded that H0 is rejected. In other words there is the influence of duck gymnastics activities to the confidence of the kindergarten children in the Islamic Kindergarten of Sultan Agung 01 Semarang. Based on the results of this research suggestions that can be delivered is the activity of duck gymnastics can be used as a medium to generate confidence of children
UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN MAKANAN SEHAT MELALUI PENERAPAN SENTRA COOKING PADA KELOMPOK BERMAIN B DI PAUD BAITUS SHIBYAAN KECAMATAN BERGAS KABUPATEN SEMARANG TAHUN AJARAN 2014/2015
Dewi Nurchayati;
Ratna Wahyu Pusari
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 Oktober (2014)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/paudia.v3i2 Oktober.510
Berdasarkan realita lapangan menunjukkan bahwa dalam kegiatan belajar mengajar di PAUD Baitusshibyaan khususnya melalui kegiatan atau permainan akan membantu pengetahuan anak tentang makanan sehat. Kegiatan tersebut salah satunya melalui penerapan sentra cooking yang memberikan kesempatan kepada anak untuk meningkatkan pengetahuannya tentang makanan sehat. Tujuan umum penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang makanan sehat anak, sedangkan tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang makanan sehat anak di PAUD Baitusshibyaan melalui penerapan sentra cooking. Metode penelitian ini menggunakan metode demonstrasi. Obyek penelitian tindakan kelas ini adalah peserta didik KB B PAUD Baitusshibyaan Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang yang berjumlah 10 anak. Pengambilan data melalui wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Untuk memudahkan menghitung indikator kinerja, peneliti membuat skoring Baik (75% - 100%), Cukup (60% - 74%), dan Kurang (<60%). Data diolah untuk mengetahui indikator keberhasilan kinerja jika mencapai 75% ke atas menunjukkan bahwa pengetahuan anak meningkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan sentra cooking dapat meningkatkan pengetahuan tentang makanan sehat pada anak usia dini yaitu adanya peningkatan dalam ketercapaian indikator kinerja pada siklus I mencapai 0% dan pada siklus II mencapai 80%. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan, ?óÔé¼?ôPenerapan sentra cooking dapat meningkatkan pengetahuan makanan sehat pada anak KB B PAUD Baitusshibyaan Kecamatan Bergas Tahun Ajaran 2014/2015?óÔé¼?ØKata Kunci : Knowledge,Cooking.
UPAYA MENINGKATKAN MORAL ANAK MELALUI METODE BERCERITA PADA KELOMPOK B TK PURWORINI DESA PURWOKERTO BRANGSONG KABUPATEN KENDAL TAHUN AJARAN 2015/2016
Nila Rahmawati;
Ratna Wahyu Pusari
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 Oktober (2015): PAUDIA
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/paudia.v4i2 Oktober.819
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan moral anak melalui mtode bercerita pada kelompok B di TK Purworini Desa Puwokerto Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini dilaksanakan pada semester I yang dimulai dari tanggal 9-29 Juli 2015. Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah anak kelompok B TK Purworini yang berjumlah 22 anak terdiri atas 11 anak perempuan dan 11 anak laki-laki. Prosedur penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu 1) membuat perencanaan, 2) melakukan tindakan, 3) mengadakan pengamatan terhadap tindakan, 4) merefleksikan hasil pengamatan tindakan, setiap siklus dilaksanakan 4 kali pertemuan. Data yang telah dikumpulkan dalam penelitian tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moral anak dapat ditingkatan melalui metode bercerita. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah anak yang dapat membedakan perbuatan salah dan benar dalam bertindak dalam setiap kali pertemuan baik siklus I maupun sikus II. Pada awal tindakan terdapat 12 anak yang menunjukkan perilaku moral baik dengan penilaian baik. Sedangkan pada akhir tindakan 19 anak dapat menunjukkan perilaku moral dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa moral anak didi kelompok B TK Purworini Desa Purwokerto Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal semester I Tahun Ajaran 2015/2016 dapat ditingkatkan melalui metode bercerita.
ANALISIS NILAI MORAL KISAH TELADAN DALAM MAJALAH TAWAKAL DI RA MANDA NGALIYAN SEMARANG SEMESTER GASAL TAHUN AJARAN 2016/2017
Soraya Rosna Samta;
Mila Karmila
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1649
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral kisah teladan dalam majalah tawakal. Peneliti berharap penelitian ini memberikan pembelajaran moral bagi anak-anak, terutama anak usia dini. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivime, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah. Metode pengumpulan data, menggunakan wawancara, simak catat dan dokumentasi. Tekhnik keabsahan data trianggulasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, seleksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat banyak nilai moral yang terkandung di kisah teladan dalam majalah tawakal. Nilai moral tersebut diantaranya nilai moral positif seperti: tanggung jawab, tolong menolong, peduli, sabar, keberanian, dan kebijaksanaan serta nilai moral yang negatif: kejam dan berprasangka buruk. Saran yang peneliti berikan sebaiknya orang tua memberikan tauladan moral yang baik kepada anaknya. Bagi guru menerapkan dan memberi contoh nilai-nilai moral melalui berbagai media yang bervariasi. Bagi PD IGRA sebaiknya menuliskan sebuah kisah teladan dalam majalah tawakal lebih menarik bergambar dan berwarna.Kata kunci: nilai moral, kisah teladan
UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN VISUAL SPASIAL ANAK MELALUI KEGIATAN KONSTRUKTIF BALOK PADA KELOMPOK A PAUD TAMAN BELIA CANDI SEMARANG TAHUN AJARAN 2012/2013
Isna Rizky Mubarokah;
Nila Kusumaningtyas
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2013): PAUDIA Vol 2 No 2 Oktober 2013
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/paudia.v2i2.1645
Penelitian ini dilatarbelakangi dari kecerdasan visual spasial anak TK A kelompok Buncis yang belum terasah secara optimal. Hal tersebut dapat terlihat dari strategi pembelajaran dan media yang digunakan oleh guru masih belum bervariasi, sehingga gambaran anak terhadap informasi yang guru berikan kurang tertangkap oleh anak dengan jelas. Saat anak membangun, anak terlihat masih bingung dengan bangunan seperti apa yang akan anak bangun nantinya. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan alat pengumpulan data berupa penugasan, dokumentasi, tanya jawab dan pengamatan. Hasil akhir yang dicapai oleh dari dua siklus diperoleh hasil peningkatan kecerdasan visual spasial anak, yaitu mencapai 37,5 % pada siklus pertama dan 75% pada siklus kedua (indikator kinerja tercapai). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan konstruktif balok dengan menggunakan media pembelajaran yang bervariasi dapat meningkatkan kemampuan guru dalam upaya meningkatkan kecerdasan visual spasial anak dan mengurangi kebiasaan serta kejenuhan anak dalam kegiatan pembelajaran.Kata kunci : kecerdasan visual spasial, konstruksi balok, balok