cover
Contact Name
DWI PRASETIYAWATI DIYAH HARIYANTI
Contact Email
duik_pdh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
paudiapgpaud@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 20891431     EISSN : 25984047     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PAUDIA is scientific journal about early childhood education; it hereby states that the publication of the articles is true research outcomes and it is scientifically. PAUDIA is a scientific journal about early childhood education. It belongs to PG PAUD Program of Science Education Faculty in Semarang PGRI University. It publishes twice a year; it is on July and October. This journal is research outcomes which are talking about early childhood educatio
Arjuna Subject : -
Articles 300 Documents
UPAYA MENGOPTIMALKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN FINGER PAINTING PADA ANAK KELOMPOK B TK PAMARDISIWI MRISEN KABUPATEN DEMAK TAHUN AJARAN 2012/2013 Peni Dwi Harsari; Maryadi .
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v3i1.1684

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan motorik anak TK Pamardisiwi Kabupaten Demak, melalui kegiatan finger painting. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah anak kelompok B TK Pamardisiwi Kabupaten Demak tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 26 anak. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui penugasan, observasi, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis kualitatif.Berdasarkan tindakan pada siklus I, dapat diketahui bahwa 20 anak mendapat hasil baik, dan persentase ketuntasan belajar mencapai 77%, sedangkan pada siklus II, 22 anak memperoleh hasil baik dan ketuntasan belajar mencapai 84%. Dengan hasil tersebut, maka siklus I dan II telah mencapai indikator keberhasilan. Dari hasil observasi kemampuan dan sikap anak selama pembelajaran mengalami peningkatan. Anak lebih aktif dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan finger painting, selain itu kemampuan guru dalam menyampaikan  pembelajaran melalui kegiatan finger painting juga mengalami peningkatan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan finger painting dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak kelompok B TK Pamardisiwi Mrisen Kabupaten Demak tahun ajaran 2012/2013. Kata Kunci: Perkembangan motorik halus,  finger painting.  
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PADA ANAK KELOMPOK B MELALUI ALAT PERMAINAN ROULATTE DI TK PERTIWI JRAGANAN KABUPATEN PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Debby Sara Meyrina; Agung Prasetyo; Dwi Prasetiyawati D.H.
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v6i2.2100

Abstract

ABSTRAKTujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis pada anak kelompok B melalui alat permainan Roulette di TK Pertiwi Jraganan Kabupaten Pemalang Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan pada semester I bulan Juli 2017 bertempat di TK Pertiwi Jraganan Kabupaten Pemalang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok B yang berjumlah sepuluh anak terdiri atas enam anak laki-laki dan empat anak perempuan. Prosedur penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu, 1) membuat perencanaan, 2) melakukan tindakan, 3) mengadakan pengamatan terhadap tindakan, 4) merefleksi hasil pengamatan tindakan, setiap siklus dilaksanakan 3 kali pertemuan. Data yang telah dikumpulkan dalam penelitian tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui instrumen penelitian lembar observasi. Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelah kegiatan menulis, menunjukkan adanya peningkatan dalam kegiatan bermain Roulette terhadap kemampuan menulis pada anak Kelompok B TK Pertiwi Jraganan Kabupaten Pemalang Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian dilakukan dengan dua siklus diperoleh hasil peningkatan kemampuan menulis pada anak, yaitu 20% pada siklus I dan mengalami peningkatan sebesar 60% sehingga mencapai hasil akhir sebesar 80% pada siklus II (indikator kinerja tercapai). Dapat disimpulkan bahwa “Bermain Roulette dapat meningkatkan Kemampuan menulis pada anak Kelompok B TK Pertiwi Jraganan Kabupaten Pemalang Tahun Pelajaran 2017/2018. Saran yang hendak peneliti sampaikan, sebaiknya pendidik dapat menggunakan Alat Permainan Edukatif Roulette untuk meningkatkan kemampuan menulis pada anak. Sehingga target pembelajaran tercapai.    ABSTRACT               This research was conducted in the first semester of July 2017 located at TK Pertiwi Jraganan Pemalang Regency. The subjects of this study were B group of ten students consisting of six boys and four girls. The research procedure uses a classroom action research consisting of two cycles. Each cycle consists of four stages: 1) planning, 2) taking action, 3) making observations on the action, 4) reflecting the observation result of action, each cycle is held 3 times meeting. The data that have been collected in the research are analyzed by using qualitative descriptive analysis technique. Data in this research is obtained through observation sheet research instrument. Based on the results of analysis of research data after writing activities, showed an increase in Roulette play activities on writing skills in children Group B TK Pertiwi Jraganan Pemalang District Lesson Year 2017/2018. The study was conducted with two cycles obtained by the increase of writing ability in children, that is 20% in cycle I and increased by 60% so as to reach the final result of 80% in cycle II (performance indicators achieved). It can be concluded that "Playing Roulette can improve Writing Ability in Children Group B TK Pertiwi Jraganan Pemalang District Lesson Year 2017/2018. The suggestion the researcher would like to make is that educators can use the Roulette Educational Game Tool to improve their writing skills. So that the target of learning is achieved.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI PERMAINAN BOLA ESTAFET DI TPA PERMATA BUNDA SEMARANG TAHUN AJARAN 2015/2016 Eva. R. Manalu; Muniroh Munawar
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 Oktober (2015): PAUDIA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v4i2 Oktober.814

Abstract

Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah apakah permainan bola estafet dapat meningkatkan keterampilan sosial anak? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatan keterampilan sosial anak melalui permainan bola estafet di TPA Permata Bunda Semarang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian inia adalah anak TPA permata Bunda usia 4-5 tahun dengan jumlah 15 orang teknik pengumpulan data berupa observasi mengenai keterampilan sosial anak, dan wawancara terhadap guru kelas anak. Observasi dilakukan dengan menggunakan lembar observasi untuk mengetahui keterampilan sosial anak.Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas dalam keseluruhan pembahasan dan analisis yang telah dilakukan dapat dibuktikan bahwa permainan bola estafet dapat meningkatkan keterampilan sosial pada anak usia 4-5 tahun TPA Permata Bunda Semarang tahun ajaran 2015/2016. Hal tersebut ditandai dari peningkatan nilai rata-rata pada kondisi awal rata-rata hasil nilai anak 2,3 dengan persentase hasil belajar sebesar 40% kemudian pada siklus I hasil belajar anak 2,6 dan persentase 60 % sehingga dapat dikatakan terjadi peningkatan pada siklus I. Pada siklus II hasil belajar anak sebesar 2,9 dengan persentase meningkat menjadi 87 %.Saran yang dapat peneliti sampaikan hendaknya pendidik melakukan permainan bola estafet untuk meningkatkat ketermpilan sosial anak. Bagi Kepala Sekolah lebih memotivasi guru agar memiliki motivasi dalam menerapkan model-model pembelajaran yang bermakna. Selebihnya, pemberian kesempatan untuk mengikuti penataran, workshop, dan sejenisnya kepada guru perlu mendapat perhatian.
MENINGKATKAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MEMASAK PADA SISWA KELOMPOK B TK KARTIKA III-41 DEMAK TAHUN AJARAN 2015 / 2016 Uci Kartika Wati; Ellya Rakhmawati
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i1.1176

Abstract

Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di TK, dibutuhkan kegiatan motorik halus yang diajarkan kepada anak sejak prasekolah karena sangat penting bagi anak usia dini. Fungsi motorik halus sebenarnya bukan sekedar untuk melatih keterampilan gerak kedua tangan akan tetapi untuk mengembangkan aspek perkembangan anak, terutama mengembangkan koordinasi kecepatan tangan dengan gerakan mata dan melatih penguasaan emosi. Kegiatan motorik halus bisa digunakan melalui metode demonstrasi yang dilakukan anak usia dini melalui kegiatan memasak yang dapat melatih motorik halus anak, seperti mengembangkan koordinasi kecepatan tangan dengan gerakan mata saat mengupas dan memotong buah dan melatih penguasaan emosi. Masalah penelitian tindakan kelas adalah motorik halus anak pada kelompok B usia 5-6 tahun yang perlu ditingkatkan, kemampuan anak dalam motorik halus belum terbentuk dengan baik, anak masih bermain dengan teman yang menurut mereka nyaman, beberapa anak belum melakukan aturan bermain yang telah disepakati. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil evaluasi dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil observasi yang dilakukan pada pra siklus diperoleh hasil 20% dimana anak masih kurang dalam melakukan kegiatan motorik halus yang disebabkan karena metode dan pendekatan yang digunakan kurang tepat. Setelah diadakan perbaikan pada siklus I melalui kegiatan memasak diperoleh hasil sebesar 26,67% dengan kegiatan memetik sayur bayam sedangkan pada siklus II dengan tingkat kesulitan dengan membuat sate buah diperoleh sekitar 53,33%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan motorik halus anak melalui kegiatan memasak di siklus I dan II pada anak kelompok B usia 5-6 tahun dapat disimpulkan bahwa dengan kegiatan memasak dapat meningkatkan motorik halus anak.
UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSI ANAK MELALUI BERMAIN PERAN PADA KELOMPOK B TK DHARMA WANITA TAMPINGAN KABUPATEN KENDAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Aulia Sari; Anita Chandra Dewi Sagala
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2013): PAUDIA Vol 2 No 2 Oktober 2013
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v2i2.1638

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dalam perkembangan emosi, proses modeling terhadap lingkungan mikro dapat terbentuk ketika anak mendapat stimulus berupa pengalaman-pengalaman emosi dari orang-orang yang ada di sekitarnya. Perkembangan emosi berhubungan dengan seluruh aspek perkembangan anak. Permasalahan yang terjadi di kelompok B TK Dharma Wanita Tampingan Kabupaten Kendal Tahun Pelajaran 2013/2014 adalah rasa percaya diri anak dalam mengerjakan tugas masih kurang ditunjukkan pada saat anak melakukan tugas bermain peran masih malu, mereka belum bisa mengendalikan amarah seperti dalam bermain peran anak masih sering marah dan kurang sabar, anak-anak masih kurang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugas yang diberikan seperti memainkan peran tidak sampai selesai dan tidak mau merapikan mainan setelah digunakan, dan belum bisa menyesuaikan diri dengan baik. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kecerdasan emosi anak melalui bermain peran pada kelompok B TK Dharma Wanita Tampingan Kabupaten Kendal Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah kelompok B TK Dharma Wanita Tampingan Kabupaten Kendal tahun pelajaran 2013/ 2014 yang berjumlah 26 anak. Penelitian tindakan Kelas  ini  dilaksanakan dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari empat tahap yakni Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Refleksi. Peningkatan kecerdasan emosi anak melalui bermain peran pada kelompok B TK Dharma Wanita Tampingan Kabupaten Kendal tahun pelajaran 2013/ 2014 pada penelitian ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan prosentase pada siklus I yaitu 42,31% anak dalam kategori baik dan karena ada penyempurnaan dari beberapa kekurangan siklus I pada siklus II meningkat menjadi 88,5%. Dapat disimpulkan bahwa dengan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan melalui bermain peran dapat meningkatkan kecerdasan emosi anak kelompok B TK Dharma Wanita Tampingan Kabupaten Kendal. Saran dari hasil penelitian ini adalah hendaknya para pendidik anak usia dini menerapkan metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan kepada anak untuk meningkatkan kecerdasan emosi anak.Kata kunci : Kecerdasan emosi, bermain peran.
UPAYA MENINGKATKAN KESEIMBANGAN TUBUH ANAK MELALUI BERMAIN ENGKLEK PUTAR DI TK B BUNGA BANGSA TAHUN AJARAN 2015/2016 Tiara Sari Dewi S.; Ellya Rakhmawati
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2015): volume.4 No. 1 Juli (2015)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v4i1.1665

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang meningkatkan keseimbangan anak melalui bermain engklek putar. Salah satu upaya meningkatkan keseimbangan anak TK B Bunga Bangsa Semarang. Berdasarkan realita di lapangan keseimbangan anak masih terbilamg kurang, dikarenakan metode dan kegiatan yang kurang menarik bagi anak.  Untuk itu penulis melakukan penelitian dengan bermain engklek putar untuk meningkatkan keseimbangan.Tujuan penelitian ini secara khusus yaitu untuk meningkatkan keseimbangan anak pada TK B  Bunga Bangsa Semarang, sedangkan secara umum yaitu untuk meningkatkan keseimbangan anak melaui bermain engklek putar. Diharapkan  melalui bermain engklek putar keseimbangan anak dapat meningkat.Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas melalui bermain engklek putar, penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian  TK B yang berjumlah 11 anak , dengan 3 laki-laki dan 8 perempuan. Penelitian ini di lakukan dalam 2 siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, diskusi dengan guru serta dokumentasi.Hasil penelitian pada kondisi awal anak yang mempunyai keseimbangan baik mecapai 45,60%  yang mempunyai keseimbangan cukup memperoleh 18,10% dan yang mempunyai keseimbangan kurang yaitu 36,60%. Hasil penelitian pada siklus I yaitu anak yang mempunyai keseimbangan baik mencapai 54,54% yang mempunyai keseimbangan cukup yaitu 27,30% dan yang mempunyai keseimbangan kurang yaitu mencapai 18,16%. Pada hasil penelitian di siklus II mengalami kenaikan yaitu anak yang mempunyai keseimbangan tubuh baik yaitu 81,82% yang mencapai keseimbangan cukup yaitu 18,18% dan yang mempunyai keseimbangan kurang yuaitu 0%. 
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FILM ANIMASI TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA KELOMPOK A TK NURUL HUDA DEMAK TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Gita Nur Jannah; Anita Chandra Dewi. S
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v6i1.1866

Abstract

This research can be concluded that animated film media influence to children speaking skill of group A TK Nurul Huda Demak Lesson Year 2016/2017. Suggestions that researchers should convey this research can be applied in schools as a proof of Hasil observasi di TK Nurul Huda Demak, banyak dijumpai pada anak usia 4-5 tahun menunjukkan bahwa keterampilan berbicara anak masih kurang, terlihat dari cara anak dalam menyampaikan apa yang diinginkannya masih malu-malu, anak menjadi pasif, kurang keberanian anak dalam berbicara. Peneliti memilih film animasi Adit Sopo Jarwo sebagai media yang digunakan dalam penelitian karena film ini mengandung nilai edukatif yang tinggi, kesederhanaan perkampungan, gotong royong, kebersamaan dan kegiatan bermain keseharian anak-anak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media film animasi terhadap keterampilan berbicara kelompok A TK Nurul Huda Demak Tahun Pelajaran 2016/2017.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi experimental design. Desain penelitian ini menggunakan the non ekuivalen, pretest-posttes design. Dalam penelitian ini sebagai populasi adalah anak-siswi Kelompok A TK Nurul Huda Demak tahun pelajaran 2016/2017. Sampel dalam penelitian ini adalah anak-siswi kelompok A yaitu kelompok A 1 dan kelompok A 2 TK Nurul Huda Demak yang terdiri dari 15 anak Kelompok A 1 dan 15 anak Kelompok A 2. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi.Hasil perhitungan menunjukkan uji-t diperoleh sebesar 37,0667 sementara ttabel dengan db= n-1 = 15 – 1 =14 dengan taraf signifikan 5% sebesar 1,76. Karena thitung> ttabel yakni 37,0667 > 1,76 maka dapat disimpulkan adanya treatment terhadap keterampilan berbicara. Jadi hipotesis (Ha) yang berbunyi terdapat pengaruh media film animasi terhadap keterampilan berbicara pada kelompok A TK Nurul Huda Demak diterima dengan taraf signifikan 5%.Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media film animasi berpengaruh terhadap keterampilan berbicara anak kelompok A TK Nurul Huda Demak Tahun Pelajaran 2016/2017. Saran yang peneliti sampaikan hendaknya penelitian ini dapat diterapkan di sekolah sebagai bukti inovasi guru professional. Observation in Nurul Huda Demak kindergarten, many found in children aged 4-5 years shows that children's speaking skills are still lacking, seen from the way the child in conveying what he wants is still shy, the child becomes passive, lack of courage in talking children. Researchers chose the animated film Adit Sopo Jarwo as a medium used in research because this film contains high educational value, the simplicity of the village, gotong royong, togetherness and daily play activities of children.The purpose of this study was to determine the effect of animation film usage on the speaking skills of group A TK Nurul Huda Demak Lesson Year 2016/2017.The method used in this research is quasi experimental design method. The design of this study used the non-equivalent, pretest-posttes design. In this study as a population is a student of Group A TK Nurul Huda Demak academic year 2016/2017. The samples in this study were A group A children and group A 2 TK Nurul Huda Demak consisting of 15 children of Group A 1 and 15 children of Group A 2. The data in this research was obtained through observation, interview, documentation.The result shows that t-test is obtained at 37,0667 while t table with db = n-1 = 15 - 1 = 14 with 5% significant level equal to 1,76. Because thitung> ttabel ie 37.0667> 1.76 then it can be concluded the existence of treatment of speech skills. So the hypothesis (Ha) which reads there is the influence of animated film media on the skills of speaking in group A TK Nurul Huda Demak accepted with a significant level of 5%.innovation of professional teachers
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK KELOMPOK A MELALUI METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL)DI PAUD DAQU SCHOOL SEMARANG TAHUN AJARAN 2013/2014 Yeni Frasiska M; Maryadi .
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 Oktober (2014)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v3i2 Oktober.516

Abstract

Berdasarkan latarbelakang dan realita di lapangan menunjukkan bahwa keterampilan berbicara anak masih kurang, terlihat pada saat kegiatan pembelajaran masih ada anak yang belum terlihat jelas dalam mengucapkan kalimat, anak cenderung pasif, pendiam, kurang komunikatif, kurang tanggap dan kurang jelas dalam menyampaikan pesan. Guru sudah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan keterampilan berbicar anak, tetapi metode pembelajaran yang digunakan kurang tepat. Hal tersebut mengakibatkan kegiatan pembelajaran tidak terjadi secara maksimal dan tujuan dari pembelajaran belum tercapai. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dikondisi awal oleh peneliti, permasalahan tersebut diakibatkan oleh belum tepatnya penggunaan metode pembelajaran yang diberikan oleh guru di dalam kelas. Untuk itu, metode CTL dengan melalui kegiatan bercerita dapat dijadikan alternatif untuk menjadikan pembelajaran lebih bermakna. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak kelompok A di PAUD DaQu School Semarang melalui suatu metode CTL (Contextual Teaching and learning) dengan melalui kegiatan bercerita. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Obyek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelompok A PAUD DaQu School Semarang yang berjumlah 13 anak diantaranya 8 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui instrumen penelitian tentang keterampilan berbicara anak melalui metode CTL dengan kegiatan bercerita. Berdasarkan hasil analisis data setelah penelitian ini dilakukan, keterampilan berbicara anak meningkat yaitu dapat dilihat dari ketuntasan pada kondisi awal yaitu 15,38% dan yang tidak tuntas 84,62% dan menigkat pada siklus I yaitu ketuntasan 61,54% dan yang tidak tuntas 38,46% dan meningkat lagi pada siklus II yaitu ketuntasan anak mencapai 84,62% dan yang tidak tuntas 15,38%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa melalui metode pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) dengan kegiatan bercerita dapat meningkatkan keterampilan berbicara anak pada kelompok A PAUD DaQu School Semarang Tahun Ajaran 2013/2014Kata Kunci : Metode CTL, Kontekstual, Oral motor, Berbicara
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DI TK TERHADAP KREATIVITAS ANAK DI KOTA SEMARANG Purwadi Purwadi; Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i1.1171

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah Perbedaan model pembelajaran yang digunakan di TK menimbulkan hasil atau output yang berbeda juga pada anak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran terhadap kreativitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan t-test sebagai teknik analisis datanya. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua TK yang ada di Semarang. Purposive sampling adalah cara yang digunakan untuk metode pengambilan sampel. Dimana sampel yang diambil adalah sekolah yang menggunakan model pebelajaran area dan sentra. Hasil perhitungan dengan menggunakan uji t maka diperoleh hasil thitung ¬sebesar 38,6068 dan ttabel sebesar 1,645, hal ini berarti thitung > ttabel maka Ho ditolak, sehingga bisa disimpulkan model pembelajaran sentra lebih baik dibandingkan model pembelajaran area, ditinjau dari kreativitas anak. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran memiliki pengaruh dalam mengembangkan kreativitas anak.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK PADA MATA KULIAH DASAR-DASAR MATEMATIKA DAN SAINS Ismartoyo Ismartoyo; Yuli haryati; Nurmawati Nurmawati
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1187

Abstract

Berdasarkan observasi di pokjar SMPN 39 dan pokjar terang bangsa Semarang tahun 2015 menunjukkan bahwa proses pembelajaran mata kuliah dasar-dasar matematika dan sains S-1 PGPAUD belum menggunakan pendekatan matematika realistik dengan dikaitkan dengan contoh-contoh konkret di kehidupan nyata. Sehingga mahasiswa kurang faham aplikasi dari materi kuliah tersebut dalam kehidupan nyata, kemudian belum dimaksimalkannya media berbasis komputer dalam proses pembelajaran, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian yang berkaitan dengan masalah tersebut. Dengan rumusan masalah bagaimana mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata kuliah dasar-dasar matematika dan sains yang valid. Dari hasil penelitian ini telah dihasilkan suplemen materi meliputi 6 buah bab dengan software lectora yang telah divalidasi oleh ahli materi dan media dari UNISSULA dan UPGRIS dengan skor rata-rata 88,5 dan 92,5 yang termasuk kategori sangat layak untuk digunakan dalam proses tutorial..

Page 11 of 30 | Total Record : 300


Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 12, No 1 (2023): Juli 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 11, No 1 (2022): Juli 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2020): Juli 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 8, No 2 (2019): Desember 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Juli 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 1 (2015): volume.4 No. 1 Juli (2015) Vol 4, No 2 Oktober (2015): PAUDIA Vol 4, No 1 Oktober (2015): PAUDIA Vol 3, No 2 Oktober (2014) Vol 3, No 1 Oktober (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 2, No 2 (2013): PAUDIA Vol 2 No 2 Oktober 2013 Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 1, No 1 (2011) Vol 1, No 1 (2011) More Issue