cover
Contact Name
DWI PRASETIYAWATI DIYAH HARIYANTI
Contact Email
duik_pdh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
paudiapgpaud@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
ISSN : 20891431     EISSN : 25984047     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PAUDIA is scientific journal about early childhood education; it hereby states that the publication of the articles is true research outcomes and it is scientifically. PAUDIA is a scientific journal about early childhood education. It belongs to PG PAUD Program of Science Education Faculty in Semarang PGRI University. It publishes twice a year; it is on July and October. This journal is research outcomes which are talking about early childhood educatio
Arjuna Subject : -
Articles 300 Documents
Melatih Konsentrasi Pada Anak TK-B Dengan Brain Gym Anindita, Diva Noverisa; Utami, Margaretha Sih Setija; Eriany, RA. Praharesti
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.17811

Abstract

AbstractThe aim of this research is to evaluate the use of brain gym techniques in increasing learning concentration in early childhood. The development of early childhood learning will be hampered if students' concentration or attention to the material taught by the teacher is not met, so that students cannot achieve the expected results. Brain gym has various benefits, especially in balancing left and right brain function, and can increase children's enthusiasm for learning. The method used in this research is Single Subject Research, where this method is a research design used to evaluate the impact of a treatment on one individual case. The results of this research show that the brain gym is quite effective in improving the concentration abilities of Kindergarten B students at TK-IT Harapan Bunda, which is indicated by changes in the subject's behavior after being given the brain gym for three weeks.Keywords: Concentrate; Early childhood; Brain gymAbstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pemanfaatan teknik brain gym dalam meningkatkan konsentrasi belajar anak usia dini. Pemahaman tentang pembelajaran anak usia dini akan terkendala apabila konsentrasi atau perhatian siswa terhadap materi yang diajarkan oleh guru tidak terpenuhi, sehingga siswa tidak dapat mencapai hasil yang diharapkan. Brain gym memiliki berbagai manfaat terutama dalam menyeimbangkan fungsi otak kiri dan kanan, serta dapat meningkatkan semangat belajar anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Single Subject Research dimana metode ini sebagai suatu desain penelitian yang digunakan untuk mengevaluasi dampak suatu perlakuan pada satu kasus individu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa brain gym dapat menstimulasi kemampuan konsentrasi siswa TK B di TK-IT Harapan Bunda yang ditunjukkan dengan adanya perubahan perilaku subjek setelah diberikan braing gym selama tiga minggu.Kata kunci: Konsentrasi, Anak usia dini; Senam otak
Implementasi Pengasuhan Positif Pada Anak Usia 5-6 Tahun Selama Pembelajaran Daring TK IT Ribathul Quran Semarang Widyanti, Juliana Dewi; Munawar, Muniroh; Kusumaningtyas, Nila
SAAT INI WEBSITE PAUDIA TELAH BERMIGRASI KE (https://journal2.upgris.ac.id/index.php/paudia) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v12i2.17326

Abstract

AbstractThe problem of this research focuses on how positive parenting is for children aged 5-6 years during online learning. The aim of the research is to determine positive parenting for children aged 5-6 years during online learning. This research uses descriptive qualitative. The research subjects were five parents and one teacher at the Ribatul Quran IT Kindergarten Semarang. Data was obtained through observation, interviews and documentation. The results of research at the Ribatul Quran Semarang IT Kindergarten show that positive parenting for children aged 5-6 years during online learning has been carried out well. During development, parents and teachers collaborate in providing positive care for children. This is supported by the achievement of positive forms of parenting, such as parents and teachers providing love, providing rights and protection to children, providing attention, teaching independence, providing primary needs, providing moral and religious education, fostering positive behavior, building attachment. emotional, stimulate children's growth and development and provide learning support.Keywords: Positive Parenting; Online Learning; AbstrakPermasalahan penelitian ini terfokus pada bagaimana pengasuhan positif pada anak usia 5-6 tahun selama pembelajaran daring. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengasuhan positif pada anak usia 5-6 tahun selama pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dengan jumlah lima orang tua dan satu orang guru di TK IT Ribathul Quran Semarang. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian di TK IT Ribathul Quran Semarang menunjukkan pengasuhan positif pada anak usia 5-6 tahun selama pembelajaran daring sudah terlaksana dengan baik. Dalam perkembangan, orang tua dan guru berkolaborasi dalam memberikan pengasuhan secara positif untuk anak. Hal ini di dukung oleh tercapainya bentuk-bentuk pengasuhan positif, seperti orang tua dan guru memberikan kasih sayang, memberikan hak dan perlindungan kepada anak, memberikan perhatian, mengajarkan kemandirian, memberikan kebutuhan primer, memberikan pendidikan moral dan agama, menumbuhkan perilaku positif, membangun kelekatan emosional, menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak serta memberikan dukungan pembelajaran.Kata kunci: Pengasuhan Positif; Pembelajaran Daring
Implementasi Pendidikan Karakter Religius di TK Al-Azam Semarang Sukmawati, Endah; Karmila, Mila; Hariyanti, Dwi Prasetiyawati Diyah
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.18398

Abstract

AbstractThe focus of this research is to describe the implementation of religious character education at Al Azam Kindergarten Semarang, to find out the obstacles faced in implementing religious character education at Al Azam Kindergarten Semarang and to find out how to overcome the obstacles faced in implementing religious character education at Al Azam Kindergarten Semarang. This research is a descriptive study with a qualitative approach, namely an attempt to reveal a problem or situation or event as it really is so that it is simply to reveal facts. This research was conducted at Al Azam Kindergarten Semarang in connection with the implementation of religious character education. The results of this research are that the implementation of general character education at Kindergarten Al Azam Semarang is very good, in its implementation it has been designed in the vision, mission and objectives of the establishment of Kindergarten Al Azam Semarang. The methods of religious character education for Al Azam Kindergarten students in Semarang are appropriate, namely habituation, exemplary advice, attention and punishment. For the obstacles, namely lack of parental cooperation at home, children's different characters, the solution is to provide parents with information about existing programs at school, so that parents and teachers can help in nurturing children's religious character.Keywords: Character building; ReligiousAbstrakFokus penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter religius di TK Al Azam Semarang, untuk mengetahui kendala-kendala yang di hadapi dalam mengimplementasikan pendidikan karakter religius di TK Al Azam Semarang dan untuk mengetahui cara mengatasi kendala-kendala yang di hadapi dalam mengimplementasikan pendidikan karakter religius di TK Al Azam Semarang. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu suatu usaha mengungkapkan suatu masalah atau keadaan atau peristiwa sebagaimana adanya sehingga bersifat sekedar untuk mengungkapkan fakta. Penelitian ini dilakukan di TK Al Azam Semarang pada Tahun Ajaran 2019/2020 berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan karakter religius. Subjek dari penelitian ini meliputi kepala sekolah TK Al Azam Semarang,  staff guru dan karyawan TK Al Azam Semarang. Hasil penelitian ini yaitu pelaksanaan pendidik karakter di TK Al Azam Semarang sangat baik, dalam pelaksanaannya sudah terancang dalam visi misi serta tujuan umum pendirian TK Al Azam Semarang. Metode-meode pendidikan karakter religius pada anak TK Al Azam Semarang sudah sesuai yaitu adanya pembiasaan, keteladanan nasihat, perhatian, dan hukuman. Untuk kendala-kendalanya yaitu kurangnya kerjasama orangtua saat di rumah, karakter anak yang berbeda-beda, solusinya perlu menginformasikaan orangtua tentang program yang ada disekolah kepada orangtua, sehingga orangtua dan guru bisa bekerjasama dalam penanaman karakter religius anak.Kata kunci: Pendidikan Karakter; Religius
Komitmen Ibu Generasi Y Dengan Anak Usia Prasekolah Dalam Menjalankan Peran Ganda Handayani, Arri
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.17616

Abstract

AbstractA career woman indirectly is committed to work and to taking responsibility for the family. This situation is not easy for career women with pre-school-aged children because children demand attention. This research describes the double-role commitment of Y-generation mothers with preschool-aged children in Semarang. This descriptive research took the population of career mothers with preschool-aged children. The researchers applied simple random sampling and found 87 respondents. The data collection  technique uses a scale. Then, the researchers analyzed the data univariately. The result showed that the double role commitments were high: both the commitment to the jobs and the child nurturing. From the aspects of the double role commitment, the researchers found the most observable commitment role was a strong belief toward the role commitment. Therefore, the targeted objectives would improve the career of mothers with preschool-aged children to be committed to the double roles. In particular, this reseach contributes to Y-generation mothers with preschool-aged children that to be able to commit to their double-roles, it is necessary to start with a goal to be achievedKeywords: Commitment; Y-generation; double role; preschool-aged childrenAbstrakKetika seorang perempuan bekerja, secara tidak langsung telah menentukan komitmen, bahwa selain bekerja juga dituntut untuk bertanggung jawab terhadap keluarga. Kondisi ini tidak mudah bagi ibu bekerja yang mempunyai  anak usia prasekolah, karena adanya tuntutan perhatian yang besar terhadap anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran komitmen ibu generasi Y dengan anak usia prasekolah di Kota Semarang dalam menjalankan peran gandanya.  Metode penelitian studi deskriptif dengan populasi penelitian ibu generasi Y dengan anak prasekolah. Teknik pengambilan sampel melalui simple random sampling  dengan sampel penelitian berjumlah 87 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala. Analisa data menggunakan analisa univariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen peran ganda responden termasuk kategori tinggi, baik komitmen terhadap pekerjaan maupun terhadap pengasuhan anak. Adapun jika dilihat dari aspek komitmen peran ganda, nampak bahwa aspek komitmen peran yang paling menonjol adalah kepercayaan yang kuat terhadap tujuan komitmen peran. Dengan demikian adanya tujuan yang akan dicapai akan menguatkan ibu bekerja dengan anak prasekolah untuk berkomitmen terhadap peran gandanya. Secara khusus penelitian ini memberikan kontribusi kepada ibu bekerja generasi Y dengan anak usia prasekolah bahwa untuk mampu berkomitmen terhadap  peran gandanya, perlu diawali dengan adanya tujuan yang akan dicapai.Kata kunci: Komitmen; generasi Y; peran ganda; anak usia prasekolah
Pemerolehan Bahasa Pertama Anak Usia 1 Tahun 7 Bulan dalam Bidang Fonologi Sari, Nur Ainun; Juanda, Juanda
SAAT INI WEBSITE PAUDIA TELAH BERMIGRASI KE (https://journal2.upgris.ac.id/index.php/paudia) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v12i2.16135

Abstract

AbstractThis research aims to examine the speech expressed by children aged 1 year 7 months based on aspects of the acquisition of vowels, consonants, and factors that influence the process of phonological acquisition. This research was conducted through a qualitative descriptive method. The data collection stage is the technique of observing, noting, and recording. The research subject was a 1 year-7-month-old child with the initials AR. The results show that two phonological acquisition processes were found that occurred in AR, namely, the stage of eliminating language sounds in words and the stage of changing the sound of words. This research concludes that children aged 1 year and 7 months can already pronounce language sounds and converse with people around them, although the speech spoken by children of this age is not completely perfect, especially in terms of phonology. This research can be used as reference material for language researchers who want to research language acquisition in early childhood, especially those aged two years and under. This research makes an important contribution to early childhood education  by showing that children aged 1 year and 7 months have begun to experience the process of acquiring language phonology which can be the basis of understanding for the development of more effective learning methods in early childhood education. It also provides insight into the stages of phonological development in early childhood, enabling teachers and parents to better support children's language development at this age. Also, this research contributes to parents or child caregivers by teaching them how to pronounce language sounds correctly in vocabulary pronunciation. Recommendations for further research can be carried out on children from various social strata.Keywords: Early childhood; Language acquisition; PhonologyAbstrakPenelitian ini bertujuan mengkaji tuturan yang diungkapkan anak usia 1 tahun 7 bulan berdasarkan aspek pemerolehan vokal, konsonan, dan faktor yang berpengaruh dalam proses pemerolehan fonologi. Penelitian ini dilaksanakan melalui metode deskriptif kualitatif. Tahap pengumpulan data adalah teknik simak, catat, dan rekam. Subjek penelitian adalah anak berusia 1 tahun 7 bulan yang berinisial AR. Hasil menunjukkan bahwa ditemukan dua proses pemerolehan fonologi yang terjadi pada AR, yaitu tahap penghilangan bunyi bahasa dalam kata dan tahap perubahan bunyi kata.  Kesimpulan penelitian ini adalah anak berumur 1 tahun 7 bulan sudah dapat menuturkan bunyi bahasa dan bertutur-tutur dengan orang yang berada di sekitarnya, walaupun ucapan yang dituturkan anak usia ini belum sempurna seutuhnya terkhusus dari segi tataran fonologinya. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan referensi peneliti bahasa yang ingin meneliti pemerolehan bahasa anak usia dini, khususnya usia dua tahun ke bawah. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pendidikan anak usia dini (PAUD) dengan menunjukkan bahwa anak usia 1 tahun 7 bulan sudah mulai mengalami proses pemerolehan fonologi bahasa yang dapat menjadi dasar pemahaman bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dalam PAUD. Penelitian ini juga memberikan wawasan tentang tahapan perkembangan fonologis pada anak usia dini, sehingga memungkinkan guru dan orang tua untuk lebih baik mendukung perkembangan bahasa anak pada usia tersebut. Selain itu, penelitian ini bekontribusi kepada orang tua atau pengasuh anak dengan mengajarkan cara melafalkan bunyi bahasa yang tepat dalam pengucapan kosakata. Rekomendasi penelitian selanjutnya dapat dilakukan pada anak yang berasal dari berbagai lapisan sosial.Kata Kunci: Anak usia dini; Fonologi; Pemerolehan bahasa
Apakah Guru PAUD Mampu Beradaptasi Pada Setiap Perubahan Kurikulum Yang Terjadi ? Anggraeni, Via; Sephiana, Rahma Shifa; Mauluddia, Yulia; Agustin, Mubiar
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.17459

Abstract

AbstractTeachers need time and careful preparation in dealing with curriculum changes. The purpose of this study is to identify the challenges and barriers faced by teachers, especially early childhood teachers, in dealing with curriculum changes. This study used a systematic literature review method by reviewing various articles published in the last 10 years (2013-2023). To formulate the research objectives, the collected literature was analyzed. The selection process began with a search through google scholar which resulted in 60 literatures, then the selection was focused based on the number of sinta 2-5 and the result was 15 articles that were considered relevant. The results of this study are in accordance with the author's assumption at the beginning, which states that teachers have the ability to adapt to curriculum changes. However, the findings show that this adaptation requires time and readiness along with various factors that can affect it both internally and externally. This research makes an important contribution to the government in formulating new curriculum policies, taking into account the field realities as perceived by early childhood teachers. This research contributes to highlighting the role of teachers as curriculum developers, who function as facilitators in guiding children's learning towards achieving PAUD goals.Keywords: Early childhood teachers; change; curriculumAbstrakGuru membutuhkan waktu dan kesiapan yang matang dalam menghadapi perubahan kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh guru, khususnya guru PAUD dalam menghadapi perubahan kurikulum. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan mengkaji berbagai artikel-artikel yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir (2013-2023). Untuk merumuskan tujuan penelitian dilakukan analisis terhadap literatur yang telah dikumpulkan. Proses seleksi dimulai dengan pencarian melalui google scholar yang menghasilkan 60 literatur, kemudian pemilihan difokuskan berdasarkan jumlah sinta 2-5 dan hasilnya adalah 15 artikel yang dianggap relevan. Hasil penelitian ini sesuai dengan asumsi pendapat penulis diawal, yang menyatakan bahwa guru memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan kurikulum. Namun, temuan menunjukan bahwa adaptasi ini membutuhkan waktu dan kesiapan seiring dengan berbagai faktor yang dapat mempengaruhinya baik dari segi internal maupun eksternal. Penelitian ini bekontribusi pada pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan baru khususnya kebijakan kurikulum untuk mempertimbangkan bagaimana keadaan sebenarnya di lapangan yang dirasakan oleh guru-guru PAUD. Penelitian ini memberikan kontribusi yang penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan kurikulum baru, dengan memperhatikan realitas lapangan yang dipersepsikan oleh para guru PAUD. Penelitian ini turut berkontribusi dalam menyoroti peran guru sebagai pengembang kurikulum, yang berfungsi sebagai fasilitator dalam memandu anak-anak belajar menuju pencapaian tujuan PAUD.Kata kunci: Guru PAUD; perubahan; kurikulum
Pengenalan Pendidikan Seksual Melalui Media Audio-Visual pada Anak Usia 5-6 Tahun Widyastuti, Listya; Khasanah, Ismatul; Rakhmawati, Ellya; Prasetyo, Agung
SAAT INI WEBSITE PAUDIA TELAH BERMIGRASI KE (https://journal2.upgris.ac.id/index.php/paudia) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v12i2.17568

Abstract

AbstractThe background of the research is that the high rate of sexual violence every year in Indonesia makes the community uneasy about the conditions of child development. This makes researchers interested in researching the prevention of child sexual violence through sexual education using audio-visual learning media. The focus of the research is the introduction of sexual education through audio-visual media for children aged 5-6 years at Kuncup Sari Kindergarten Semarang. The research objective was to provide an understanding of the importance of introducing sexual education to children, and information on the introduction of sexual education to children aged 5-6 years through audio-visual media. Researchers used a descriptive qualitative research approach. The research data consisted of four children consisting of two boys and two girls. Data collection techniques through observation, interviews, documentation and triangulation of sources. The results showed that the introduction of sexual education to children aged 5-6 years at Kuncup Sari Kindergarten Semarang can be given through audio-visual media. The introduction of sexual education that can be given is in the form of gender differences, habituation of toilet training, introducing parts of the body that can and cannot be touched, introducing parts of the body that must be covered with clothes, identifying negative behaviors of others, and how to refuse invitations from strangers.Keywords: Sexual Education, Audio- Visual Media, Children Aged 5-6 Years.AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah tingginya angka kekerasan seksual pada anak di Indonesia khususnya di Semarang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kekerasan seksual anak melalui pendidikan seksual. pendidikan seksual yang diajarkan pada anak usia 5-6 tahun dapat dilakukan melalui bantuan media pembelajaran, yaitu media auido-visual. permasalsah dalam penelitian ini adalah kasus kekerasan seksual anak semakin meningkat setiap tahunnya, salah satu upaya pencegahan kekerasan seksual melalui pendidikan seksual, pendidikan seksual yang diajarkan pada anak usia 5-6 tahun melalui media pembelajran, yaitu media audio-visual. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan deskriptis bersifat kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan berupa reduksi data, penyajian data berupa teks deskriptif dan tabel, penarikan kesimpulan dan verification. Hasil penelitian menunjukkan pengenalan pendidikan seksual pada anak usia 5-6 tahun di TK Kuncup Sari Semarang dapat diberikan melalui media audio-visual. Materi yang dapat diberikan pada pengenalan pendidikan seksual bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh. bagian tubuh yang harus tertutup pakaian, mengidentifikasikan perilaku negatif orang lain, cara menolak ajakan orang tidak dikenal.Kata kunci: Pendidikan Seksual, Media Audio-Visual, Anak Usia 5-6 Tahun.
Upaya Mengembangkan Perilaku Toleransi Pada Pendidikan Anak Usia Dini di TK Rausyan Kids Syahputri, Nabila Dwi
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.17378

Abstract

AbstractThe role of educators and parents is the main thing in instilling the value of tolerance in young children. It is at this time that it is appropriate to develop good character values, one of which is a sense of tolerance which can shape a child's character. The aim of this research is to develop better tolerant behavior in children at Rausyan Kids Kindergarten. The method used in this research is descriptive qualitative. Interviews, documentation and observation are the information gathering strategies used in this review. The technique is descriptive qualitative. The results of the research show that a tough personality can be formed through adaptation techniques in training, for example getting children used to not disturbing friends, giving food to friends, using play equipment alternately, lining up while washing their hands, being orderly in lining up. The obstacles encountered in creating AUD tolerant behavior in Rausyan Kids Kindergarten are when dealing with children with special needs and problems between parents and educators.Keywords: Developing; Tolerance; Early ChildhoodAbstrakPeran pendidik dan orang tua merupakan hal utama dalam menanamkan nilai toleransi pada anak usia dini. Pada masa inilah yang tepat untuk mengembangkan nilai-nilai karakter yang baik salah satunya adalah rasa toleransi yang dapat membentuk karakter anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan perilaku toleransi yang lebih baik pada anak-anak di Taman Kanak-kanak Rausyan Kids. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Wawancara, dokumentasi dan observasi adalah strategi pengumpulan informasi yang digunakan dalam tinjauan ini. Teknik yang dadalah deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian tangguh dapat dibentuk melalui teknik penyesuaian diri dalam latihan, misalnya membiasakan anak untuk tidak mengganggu teman, memberikan makanan kepada teman, menggunakan alat permainan secara bergantian, berbaris sambil mencuci tangan, tertib dalam berbaris. Hambatan yang ditemui dalam menciptakan perilaku toleransi AUD di TK Rausyan Kids adalah ketika menangani anak-anak dengan kebutuhan khusus dan masalah di antara wali murid dan pendidik.Kata kunci: Perilaku; toleransi; Anak Usia Dini
Dampak Positif Kurikulum Emosional Pada Perkembangan Emosional Anak Usia Dini Wijayanti, Catur Menik; Fauzi, Fauzi
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i1.15629

Abstract

AbstractThe emotional curriculum in early childhood has significant importance. The emotional curriculum for early childhood provides meaningful insight into understanding children's emotional and social development over a period of time. This can of course help in deepening understanding of how children understand and manage their emotions, the development of social relationships, and the way they learn in emotional contexts. This research aims to determine the positive impact of the emotional curriculum on the emotional development of early childhood. This type of research is phenomenology with a qualitative approach. Qualitative research is said to be a series of research that is capable of producing data in the form of words, either written or verbal, from objects or human behavior that can be observed. The subjects of this research were Kindergarten students in Sokanegara Village, teachers, school principals and parents in their support for the implementation of the emotional curriculum in early childhood. The data collection techniques used in this research were interviews, observation and documentation. The data analysis technique in this research is through three channels of qualitative data analysis, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. That to design an emotional curriculum for early childhood is possible through a curriculum of creative games and processes that support children's growth and development in terms of emotional skills. In identifying effective strategies in supporting children's emotional development, the emotional curriculum in early childhood has a significant positive impact. Overall, this research makes a meaningful contribution in increasing understanding, developing effective pedagogy, improving social interactions, and demonstrating the role of positive models for all parties involved in early childhood education.Keywords: curriculum; emotional; early childhoodAbstrakKurikulum emosional pada anak usia dini memiliki kepentingan yang signifikan. Kurikulum emosional pada anak usia dini memberikan wawasan yang bermakna dalam memahami perkembangan emosional dan sosial anak pada satu periode. Hal ini tentu saja dapat membantu dalam memperdalam pemahaman tentang bagaimana anak- anak memahami dan mengelola emosi mereka, perkembangan hubungan sosial, dan cara mereka belajar dalam konteks emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak positif dari kurikulum emosional pada perkembangan emosional anak usia dini.. Jenis Penelitian ini adalah fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif dikatakan sebagai rangkaian penelitian yang mampu menghasilkan data berupa kata- kata, baik secara tertulis ataupun lisan dari objek atau perilaku manusia yang dapat diamati. Subjek penelitian ini adalah siswa/siswi TK Kelurahan Sokanegara, guru, kepala sekolah dan orang tua murid dalam dukungannya terhadap penerapan kurikulum emosional pada anak usia dini.Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah melalui tiga jalur analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Bahwa untuk merancang sebuah kurikulum emosional bagi anak usia dini adalah dapat melalui kurikulum permainan kreatif dan proses yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak- anak dalam hal kecakapan emosional. Dalam mengidentifikasi strategi yang efektif dalam mendukung perkembangan emosional anak, kurikulum emosional pada anak usia dini memiliki dampak positif yang signifikan. Secara keseluruhan penelitian ini memberikan kontribusi yang bermakna dalam meningkatkan pemahaman, pengembangan pedagogi yang efektif, memperbaiki interaksi sosial, dan menunjukkan peran model yang positif bagi semua pihak yang terkibat dalam pendidikan anak usia dini.Kata kunci: kurikulum; emosional; anak usia dini
Profil Pendidik Pos Paud Kota Semarang Ditinjau dari Kompetensi Pedagogik dan Profesional Rasiman, Rasiman; Dwijayanti, Ida; Koyimah, Siti
SAAT INI WEBSITE PAUDIA TELAH BERMIGRASI KE (https://journal2.upgris.ac.id/index.php/paudia) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v12i2.16556

Abstract

ABSTRACTThe majority of POS PAUD teachers in Semarang City mostly have the educational background at the high school level, which is 806 people from 1181 people. This leads to a lack of pedagogic and professional competence. The purpose of the study was to analyze the profile of POS PAUD teachers in Semarang City in terms of pedagogic and professional competence. This study used a mixed method collaborating qualitative and quantitative method. Data collection techniques: documentation, questionnaires, and interviews. The sample was taken as many as 88 teachers and two respondents.  Findings: (1). Teachers’ Profile Pedagogical competence: the results of quantitative : having pedagogic competence in the medium category of 77.3%, high category 12.5%, and low competence of 10.2%. These results are reinforced by qualitative analysis: teachers have the necessary knowledge, skills and attitudes, they can design and implement effective learning activities and encourage early childhood development. (2). Professional competence teacher profile: quantitative analysis, that mostly still have moderate professional competence, 81.82%, high and low professional competence 9.09%. Qualitative analysis : teachers must have a strong commitment to ethical and professional standards, including maintaining confidentiality, respecting cultural diversity, promoting social justice, ongoing professional development, and best practice skills in early childhood education.Keyword: POS PAUD, Competence, Pedagogic, Professional ABSTRAKTenaga pendidik Pos PAUD di Kota Semarang mayoritas memiliki latar belakang pendidikan pada jenjang SMA yaitu sejumlah 806 orang dari 1181 orang. Hal ini menyebabkan kurangnya kompetensi pedagogik dan profesional. Tujuan Penelitian, menganalisis profil pendidik POS PAUD Kota Semarang ditinjau dari kompetensi pedagogik dan profesional. Penelitian ini menggunakan  metode campuran  antara metode kualitatif dengan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data: dokumentasi, angket, dan wawancara. Sampel yang diambil sebanyak 88 guru dan  responden dua orang.  Hasil penelitian: (1).Profil Pendidik  kompetensi pedagogi: hasil analisis kuantitatif, disimpulkan bahwa pendidik  menunjukkan: memiliki kompetensi pedagogik dalam katagori sedang sebesar 77,3%,  katagori  tinggi mencapai 12,5 % , dan kompetensi  rendah sebesar 10,2%.  Hasil ini diperkuat analisis kualitatif:  guru memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan, mereka dapat merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang efektif serta mendorong perkembangan  anak-anak  usia dini. (2). Profil Pendidik  kompetensi profesional: hasil analisis kuantitatif, pendidik menunjukkan sebagian besar masih memiliki kompetensi profesional yang sedang yaitu mencapai 81,82 %,   kompetensi profesional tinggi maupun rendah mencapai 9,09 %. Sedangkan hasil analisis kualitatif:  pendidik harus memiliki komitmen yang kuat terhadap standar etika dan profesional, termasuk menjaga kerahasiaan, menghormati keragaman budaya, mempromosikan keadilan sosial, pengembangan profesional berkelanjutan, dan  keterampilan praktik terbaik dalam pendidikan anak usia dini.Kaca Kunci: PAUD; Kompetensi; Pedagogik; Profesional

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2024): Juli 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 12, No 1 (2023): Juli 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din Vol 11, No 1 (2022): Juli 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 10, No 2 (2021): Desember 2021: PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2021): Juli 2021 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 9, No 2 (2020): Desember 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2020): Juli 2020 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 8, No 2 (2019): Desember 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Juli 2019 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 1 (2015): volume.4 No. 1 Juli (2015) Vol 4, No 2 Oktober (2015): PAUDIA Vol 4, No 1 Oktober (2015): PAUDIA Vol 3, No 2 Oktober (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3, No 1 Oktober (2014) Vol 2, No 2 (2013): PAUDIA Vol 2 No 2 Oktober 2013 Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA Vol 1, No 1 (2011) Vol 1, No 1 (2011) More Issue