cover
Contact Name
Ibnu Fatkhu Royana
Contact Email
ibnufatkhuroyana@upgris.ac.id
Phone
+6285600886600
Journal Mail Official
majalahlontar@upgris.ac.id
Editorial Address
Universitas PGRI Semarang Jl. Sidodadi Timur No. 24 - Dr. Cipto Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Lontar
ISSN : 08530041     EISSN : 2654458X     DOI : -
Core Subject : Education,
- Penelitian Tindakan Kelas - Penelitian Desain Dikdaktis - Penelitian Kualitatif - Penelitian Kuantitatif
Articles 163 Documents
Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Kemampuan Mengajar Guru SD Negeri Gebangsari 01 Kota Semarang Ngatijan Ngatijan
MAJALAH LONTAR Vol 33, No 1 (2021): Majalah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v33i1.7810

Abstract

Tugas pokok guru adalah merencanakan pembelajaran, menyajikan program pembelajaran, mengevaluasi program pembelajaran, menganalisis hasil evaluasi, mengadakan perbaikan dan pengayaan serta bimbingan dan penyuluhan. Masalah yang muncul di SD Negeri Gebangsari 01 Semarang belum mampu melaksanakan tugas pokok tersebut dengan baik. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa nilai tertinggi 70, terendah 40 dengan rata rata 51,22, Nilai kurang 15 orang (88,2%) nilai cukup 1 orang (5,8%), dan nilai baik 1 orang (5,8%). Maka diadakan penelitiaan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan kelas dengan subjeknya guru-guru di SD Negeri Gebangsari 01 Semarang yang berjumlah 17 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kunjungan kelas, observasi, dan pertemuan individual. Berdasarkan hasil observasi, diperoleh data bahwa siklus 1 sebanyak 9 orang (52,5%) dalam kategori cukup dan 8 orang (47,5%) kategori baik. Pada siklus 2 sebanyak 4 orang (23,5%) kategori cukup, 11 orang (64,7%) kategori baik, dan 2 orang (11,7%) baik sekali. Rerata nilai guru dalam pembelajaran kondisi awal 51,22, naik menjadi 68,8 di siklus I, naik lagi menjadi 79,0 di siklus II. Maka dapat disimpulkan bahwa supervise akademik dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran. Kata Kunci: supervisi akademik, pembelajaran, guru
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Media Power point Pada Pembelajaran Perubahan Wujud Benda di Kelas 3 SDN Margomulyo Tahun Pelajaran 2020 / 2021 Ika Kusumawati
MAJALAH LONTAR Vol 32, No 1 (2020): Majalah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v32i1.7365

Abstract

Kusumawati,Ika. 2020 : Upaya meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Media Power Point Pada Pembelajaran Perubahan Wujud Benda di Kelas 3 SD Negeri  Margomulyo. Kata kunci : power point dan hasil belajarLatar belakang dalam penelitian adalah hasil belajar rendah dan pembelajaran daring hanya menggunakan wa group. Penelitian ini berhasil jika ketuntasan klasikal 90 % dan rata-rata kelas diatas 75. PTK ini terdiri dari 3 siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Analisis data dilakukan dengan deskripsi komparatif tiap siklus. Terbukti dari nilai rata-rata kelas dari kondisi awal pra siklus 83 dan ketuntasan klasikal 75 % , siklus I menjadi 87 dan ketuntasan klasikal 85 %, siklus II menjadi 90 dengan ketuntasan klasikal 85 %, siklus III menjadi 91 dengan ketuntasan klasikal100 %. Dengan demikian hipotesis yang peneliti ajukan dapat dibuktikan kebenarannya”.
Analisis Kegiatan Belajar Seni Tari Anak-Anak Desa Sendangagung Pada Masa Pandemi Covid- 19 Siti Rodliyah; Riris Setyo Sundari; Prasena Arisyanto
MAJALAH LONTAR Vol 32, No 2 (2020): Majalah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v32i2.7169

Abstract

ABSTRAKPandemi covid- 19 telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia saat ini, khususnya dalam dunia pendidikan. Sistem pembelajaran yang harus dilaksanakan secara daring di rumah masing-masing siswa. Berdasarkan kondisi tersebut beberapa kegiatan ekstrakurikuler tidak dapat dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan, manfaat, dan kendala kegiatan belajar seni tari anak-anak Desa Sendangagung pada masa pandemi covid- 19. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tari di Desa Sendangagung dapat mengembangkan bakat dan minat anak dalam bidang tari. Melalui tari anak juga dilatih untuk mengenal dan mencintai budaya tari terutama tari daerah. Anak dilatih untuk tetap berkarya selama masa pandemi dan dapat melestarikan tari. Proses belajar tari memiliki kendala mengenai hasil akhir latihan yaitu pementasan yang dilaksanakan secara virtual. Kesulitan anak dalam memperagakan gerakan tari dan menyesuaikan tempo antara gerakan dan iringan tari merupakan kendala dalam proses latihan tari. Namun,  pelatih mempunyai cara tersendiri dalam mengatasi kesulitan anak dalam belajar tari.  Kata Kunci: pandemi covid- 19, pembelajaran daring, seni tari ABSTRACT The Covid-19 pandemic has changed various aspects of human life today, especially in the world of education. A learning system that must be implemented online at each student's home. Based on these conditions some extracurricular activities cannot be carried out. This study aims to analyze the implementation, benefits, and constraints of the children of Sendangagung village's dance learning activities during the Covid-19 pandemic. The methods used in this research are observation, interviews, and documentation. The results showed that learning dance in Sendangagung Village could develop children's talents and interests in dance. Through dance, children are also trained to know and love dance culture, especially regional dance. Children are trained to keep working during the pandemic and can preserve dance. The process of learning dance has problems regarding the end result of the exercise, namely the performance which is carried out virtually. The difficulty of children in demonstrating dance movements and adjusting the tempo between movements and dance accompaniment is an obstacle in the dance practice process. However, coaches have their own way of overcoming children's difficulties in learning dance. Keywords : COVID-19 pandemic, online learning, the art of dance
Keefektifan Metode Mind Map Berbantu Media Konkret Pada Hasil Belajar Matematika Bangun Ruang Kelas VI SD Islam Diponegoro Mranggen jihan Mitha Rohma
MAJALAH LONTAR Vol 33, No 1 (2021): Majalah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v33i1.7535

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar Matematika dan motivasi belajar siswa yang kurang aktif. Hal tersebut disebabkan kurangnya pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana pengaruh metode Mind Map berbantu Media Konkret terhadap hasil belajar Matematika kelas VI materi bangun ruang di SD Islam Diponegoro Kecamatan Mranggen Tahun Pelajaran 2019/2020.  Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dalam bentuk True Eksperimental Design dengan desain Non-equivalent Control group Design. Desain ini menggunakan 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SD Islam Diponegoro Kecamatan Mranggen Tahun pelajaran 2019/2020. Sampel yang diambil adalah 30 siswa yang terdiri dari 15 siswa kelompok eksperimen dan 15 siswa kelompok kontrol. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes, dokumentasi, dan observasi. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil pretest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikansi antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Rata-rata hasil belajar kelompok kontrol dari 51,07 menjadi 67,97. Hal tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai saat pembelajaran menggunakan metode konvensional dilakukan. Pada kelompok eksperimen, rata-rata hasil belajar siswa sebesar 51,08 menjadi 77,3. Hal tersebut menunjukkan bahwa saat kelas diberi perlakuan menggunakan metode Mind Map berbantu media konkret mendapatkan nilai rata-rata lebih tinggi daripada sebelum diberi perlakuan. Adapun selisih antara hasil posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yaitu 9,33. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar materi bangun ruang pada siswa kelas VI antara kelompok eksperimen yang diberikan treatment atau perlakuan menggunakan metode Mind Map berbantu media konkret sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan treatment (menggunakan metode konvensional). Kesimpulannya bahwa Metode pembelajaran Mind Map berbantu Media Konkret efektif terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci: Keefektifan, Mind Map, Media Konkret
Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Tema 4 Sub Tema 2 Melalui Media Audio Visual Pada Peserta Didik Kelas V Di SD Negeri Sidasari 01 Kecamatan Cipari Enin Kustiani
MAJALAH LONTAR Vol 32, No 2 (2020): Majalah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v32i2.7352

Abstract

Penelitian berjudul Upaya Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Tema 4 Sub Tema 2 Melalui Media Audio Visual pada Peserta Didik Kelas V di SDN Sidasari 01 Kec. Cipari .Dengan subyek penelitian berjumlah 30 anak terdiri dari 17 laki laki dan 13 perempuan.Penelitian ini dilakukan karena prestasi belajar siswa rendah pada kondisi prasiklus dengan nilai rata rata 50 %.Penelitian ini dilaksanakan dua siklus ,tiap tiap siklus menggunakan menggunakan model pembelajaran Saintific.Pengumpulan data dilakukan melalui angket,tes,dan observasi .Indikator keberhasilan dalam penelitian ini jika 85 % dari siswa tuntas belajar serta menunjukan keaktifan.Hasil penelitian menunjukan peningkatan aktifitas dan hasil belajar siswa dari siklus 1 dan siklus II yaitu pada siklus I mencapai skor 60 % masuk pada kategori baik meningkat menjadi  85 % masuk pada kategori  sangat baik pada siklus II.Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan.Hasil prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan.Hasil prestasi belajar siswa pada siklus I mencapai rata-rata 60 % dan meningkat pada siklus II menjadi 85.Dari hasil penelitian ketuntasan belajar mengalami peningkatan pada siklus I (10 %) dan pada siklus II ( 100%),terjadi peningkatan ketuntasan belajar sebesar(25%).Penerapan model pembelajaran Saintific dapat meningkatkan aktifitas dan prestasi belajar siswa. Kata kunci :,Saintific,motivasi, hasil belajar
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENCERITAKAN KEMBALI SECARA LISAN ISI CERPEN MELALUI METODE COOPERATIVE SCRIPT Fatkhurokhman Fatkhurokhman
MAJALAH LONTAR Vol 32, No 1 (2020): Majalah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v32i1.6447

Abstract

Berbicara merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan proses belajar yang dialami siswa.Dalam menceritakan kembali cerpen yang dibacakan biasa dilakukan di MTs NU wahid HASYIM Talang dengan menggunakan metode cooperative script. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menguji  penggunaan metode cooperative script dalam pembelajaran berbicara bahasa Indonesia di kelas IX. Metode penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan di atas adalah penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan penelitian ini dirancang dengan menggunakan du siklus. Setiap siklus terdiri dari tiga tahap yakni (1) perencanaan tindakan, (2)pelaksanaan tindakandiserati observasi, dan (3) refleksi. Kedua siklus tersebut merupakan satu kesatuan yang paling berkaitan. Dari penelitian yang penulis lakukan diperoleh melalui hasil proses belajar mengajar selama dua siklus. Penelitian dilaksanakan di kelas IX F MTs NU WAHID Hasyim Talang. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa kemempuan berbicara menunjukkan peningkatan mulai dari hasil tes formatif siklus 1 sampai siklus 2. Akhirnya bisa disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode cooperative script dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswaKata kunci : keterampilan berbicara, metode cooperative script
Spektogram Tuturan Bahasa Indonesia Kalimat Interogatif Kata Tunggal Peserta Didik SDLB Kelas 4 Septiana, Ika
MAJALAH LONTAR Vol 33, No 2 (2021): Majalah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v33i2.8256

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan spektogram tuturan bahasa Indonesia kalimat interogatif kata tunggal peserta didik SDLB kelas 4. Peserta didik SDLB mencakup bebarapa karakteristik anak berkemampuan khusus, salah satunya anak autis. Dalam artikel ini peserta didik SDLB yang dimaksud adalah anak SDLB yang berkategori anak autis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mendeskripsikan spektogram tuturan bahasa Indonesia kalimat interogatif kata tunggal anak autis. Tuturan anak autis SDLB Talitakum Semarang kelas 4 merupakan sumber data penelitian ini dengan data berupa tuturan bahasa Indonesia kalimat interogatif kata tunggal. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan program Praat untuk mengetahui spektogram tuturan bahasa Indonesia kalimat interogatif kata tunggal anak autis. Hasil  tuturan kosa kata anak autis tidak dapat disamakan dengan anak normal dalam kegiatan komunikasi atau berbicara sehari-hari. Begitu juga dengan sesama anak autis juga memiliki kemampuan berbahasa yang berbeda. Hal itu karena setiap anak autis memiliki kesulitan berbahasa yang tidak sama. Anak autis menghasilkan tuturan dengan berbagai jenis kalimat. Salah satu tuturan yang hasilkan adalah kalimat interogratif kata tunggal. Anak autis masih mengalami kesulitan menuturkan kalimat Panjang. Tuturan yang dihasilkan sebagian besar terdiri atas satu kata sehingga dalam kalimat  interogratif kata tunggal ini kalimat interogratif yang dituturkan anak berupa kata tanya yang terdiri satu kata. Kalimat tanya dalam bahasa Indonesia meliputi apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana. 
Peningkatan Keterampilan Menulis Kalimat Peserta Didik Tema 4 Subtema 2 Dengan Media Kartu Kata Pada Kelas 1 SD Negeri 1 Karangtengah Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2020/2021 Fitri Arbanginah
MAJALAH LONTAR Vol 32, No 1 (2020): Majalah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v32i1.7392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media kartu kata dalam meningkatkan kemampuan menulis kalimat sederhana peserta didik kelas I Sekolah Dasar Negeri 1 Karangtengah. Subjek penelitian sebanyak 18 peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Model penelitian yang digunakan model Kemmis and Taggart. Dalam mencapai tujuan tersebut digunakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Setiap siklus ada satu pertemuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kegiatan belajar siswa. Pada tahap  Siklus I nilai rerata yang diperoleh 70 dan pada siklus II peserta didik memperoleh hasil tes diatas KKM sebesar 87. Dari hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan dari siklus I hingga Siklus II, persentase hasil belajar siswa dari 61% menjadi 100%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu kata dapat meningkatkan kemampuan menulis kalimat sederhana siswa kelas I SDN 1 KarangtengahKata kunci : Media Kartu Kata, Menulis Kalimat Sederhana
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA TEKS MELALUI METODE BERMAIN PERAN DI KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI JATISAWIT 02 KECAMATAN BUMIAYU KABUPATEN BREBES TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Esti Priatiningsih
MAJALAH LONTAR Vol 32, No 2 (2020): Majalah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v32i2.7294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca teks pada pembelajaran di kelas 2 SD Negeri Jatisawit 02 Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes Tahun Pelajaran 2020/2021. Data yang digunakan adalah hasil dari observasi unjuk kerja siswa yang dilakukan oleh observer. Fokus penelitiannya adalah penerapan metode bermain peran pada keterampilan membaca teks. Kegiatan penelitian tindakan dilakukan melalui tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 2 SD Negeri Jatisawit 02 Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes Tahun Pelajaran 2020/2021. Instrumen yang digunakan adalah rubrik penilaian unjuk kerja keterampilan membaca teks berupa lembar observasi yang diisi oleh observer serta dokumentasi berupa foto dan video.Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa (1) penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan keterampilan membaca teks, dan (2) siswa memberikan respon positif terkait penerapan metode bermain peran.  Kata kunci : metode bermain peran, membaca teks.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantu Media Audio Visual Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Siswa Kelas V SD N Tlogowungu 03 Pada Tema 6 Panas Dan Perpindahannya Subtema 1 Gessia Wahyu Murti
MAJALAH LONTAR Vol 33, No 1 (2021): Majalah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v33i1.7512

Abstract

Model Problem Based Learning Problem Based Learning (PBL) adalah proses pembelajaran. Dalam kurikulumnya, dirancang masalah-masalah yang menuntut siswa mendapat pengetahuan yang penting. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Design dengan menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besar keefektifan model PBL berbantu media audiovisual terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dilihat dari pemecahan masalah materi tema 6 subtema 1 siswa kelas V SDN Tlogowungu 03. Penelitian ini diperoleh melalui wawancara, tes, dan dokumentasi. Dari hasil mata pelajaran Tema 6 subtema 1 siswa yang tuntas hanya 20% dan tidak tuntas sebesar 80%, siswa masih kesulitan dalam memahami cara menyelesaikan soal berpikir kritis, selain itu pada saat proses pembelajaran belum menggunakan media secara maksimal. Hasil analisis data, rata-rata nilai posttest lebih tinggi dibandingkan rata-rata nilai pretest  (79,60>53,05). Hasil analisis uji-t satu pihak diperoleh = 8,800 dan = 1,729 pada taraf signifikasi 5% . karena >  yaitu 8,800 > 1,729 sehingga  ditolak. Maka disimpulkan bahwa model PBL berbantu media audiovisual efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Saran yang dapat disampaikan adalah supaya model pembelajaran PBL dapat digunakan sebagai alternatif guru dalam pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.Kata kunci : Berpikir Kritis, Problem Based Learning, Media audiovisual.

Page 9 of 17 | Total Record : 163


Filter by Year

2002 2024