cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
FKIP e-PROCEEDING
Published by Universitas Jember
ISSN : 25275917     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 552 Documents
PENDEKATAN BRAIN-BASED LEARNING MELALUI BUKU AJAR MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Sutarto Sutarto; Jekti Prihatin; Candra Pratama Hervianto
FKIP e-PROCEEDING Vol 5 No 1 (2020): Prosiding Webinar Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan ajar atau materi pembelajaran (instructional materials) secara garis besar terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari siswa dalam rangka mencapai kompetensi inti yang telah ditentukan. Buku ajar dengan menggunakan pendekatan brain-based learning menghubungkan keterlibatan emosi siswa, penambahan musik, dan gerakan tubuh yang membuat kerja otak menjadi optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan pendekatan brain-based learning melalui bahan ajar pada materi sistem pernapasan manusia untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan one group pre-test post-test design. Subjek penelitian meliputi: siswa di, SMAN 3 Jember, SMAN 1 Prajekan Bondowoso, SMAN 1 Panarukan Situbondo, dan SMAN 1 Cluring Banyuwangi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan, terdapat peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa skor N-gain menunjukkan hasil sebesar 0,61 berkategori sedang. Nilai rata-rata pre-test ke empat sekolah sebesar 41,93 sedangkan nilai rata-rata post-test sebesar 83,03. Hasil analisis dengan menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan nilai taraf signifikansi sebesar 0,00 (< 0,05), dapat di artikan terdapat perbedaan rata-rata antara pre-test dengan post-test, sehingga mengindikasikan buku ajar dengan pendekatan brain-based learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
PROYEKSI DALAM TEKS SURAT KABAR INDONESIA Amrin Saragih
FKIP e-PROCEEDING 2017: SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyeksi merupakan representasi pengalaman linguistik ke pengalaman linguistik lain. Makalah ini menampilkan temuan penelitian tentang proyeksi ekspresi dari suatu sumber berita ke dalam teks berita surat kabar Indonesia berdasarkan teori linguistik fungsional sistemik (LFS). Makalah ini bertujuan mendeskripsi jenis proyeksi dalam pemberitaan, menemukan jenis proyeksi yang dominan, dan mengkaji konteks sosial yang memicu penggunaan proyeksi yang dominan. Sumber data adalah teks berita surat kabar tingkat nasional (harian Kompas, Republika) dan tingkat lokal atau provinsi (Waspada, Analisa), Sebanyak 28 teks berita keempat surat kabar itu dianalisis berdasarkan teori LFS dengan fokus pada analisis proyeksi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa di samping penggunaan proyeksi yang lazim, yakni lokusi parataksis (1 “2) seperti dia berkata, “Saya akan pergi”, lukosi hipotaksis seperti dia mengatakan bahwa dia akan pergi, ide hipotaksis seperti “saya akan pergi”, seperti dia berpendapat dia akan pergi Quasiproyeksi seperti saya akan pergi, katanya dominan digunakan dalam surat kabar Indonesia. Quasiproyeksi ini menunjukkan bahwa, bunyi, kata, frase, klausa, klausa-kompleks, paragraf dan teks dapat berfungsi sebagai frase dalam teks pemberitaan surat kabar. Temuan quasiproyeksi berimplikasi revisi terhadap definisi frase yang lazim dikenal dan keterkaitan dengan konteks sosial Indonesia.Kata Kunci: proyeksi, surat kabar, quasiproyeksi
MEDIA VIDEO EMOTIF SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN PUISI M. Syirojudin A‟malina Wijaya
FKIP e-PROCEEDING 2017: SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan pemanfaatan media elektonik sebagai sarana pendidikan karakter pada siswa. Pendidikan karakter merupakan proses pembentukan karakter yang memberikan dampak positif terhadap perkembangan emosional, spiritualitas, dan kepribadian seseorang. Dengan cara menampilkan media video emotif diharapkan dapat merangsang rasa emosional pada diri siswa. Rangsangan emosi yang mengena pada diri siswa akan tersimpan kuat pada ingatan siswa sehingga dapat membentuk karakter pada diri siswa. Video emotif adalah media yang menyajikan audio dan visual yang bersifat menimbulkan emosi pada diri siswa. Media video emotif sangat cocok untuk ditampilkan pada saat pembelajaran puisi. Puisi yang merupakan karya sastra yang mewakili ekspresi perasaan penulisnya. Sehingga media video emotif dapat ditampilkan pada saat pembelajaran puisi, serta sifat video emotif yang menggunah rasa emosional dapat digunakan sebagai sarana pendidikan karakter pada diri siswa.Kata Kunci: media video emotif, pendidikan karakter, puisi
MITOS TENTANG RAJA-RAJA MAYA DI GUA LAWA TRENGGALEK PADA ZAMAN NUSANTARA PURBA Sukatman Sukatman
FKIP e-PROCEEDING 2017: SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerita lisan yang berkembang di masyarakat menerangkan bahwa bangsa Nusantara adalah bangsa yang sangat tua. Cerita lisan tersebut bertolak belakang dengan catatan sejarah Indonesia. Raja Nusantara baru dikenal ada sejak abad ke lima. Peneliti dari UGM menemukan bahwa nenek moyang bangsa Nusantara memilih Kendenglembu Banyuwangi untuk tinggal pertama kali dan telah lama ada. Kesenjangan informasi tersebut berdampak negatif bagi pengembangan teori kebudayaan dan  identitas bangsa Indonesia. Salah satu cara mengatasi masalah kesenjangan kebudayaan tersebut adalah dengan menelusur jati diri bangsa melalui penelitian dengan memanfaatkan tradisi lisan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan kualitatif-multidisipliner. Sasaran penelitian ini adalah cerita lisan yang terdapat dalam Gua dan situs megalitikum di kawasan Trenggalek. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode dokumenter, observasi, dan wawancara bebas mendalam. Data penelitian  berupa cerita rakyat, nama tempat, nama kota, nama bangunan megalitikum, tuturan masyarakat tentang hal yang terkait dengan budaya lisan purba, dan situs Gua. Sumber data penelitian (a) masyarakat penutur cerita lisan, (b) juru kunci gua, (c) bangunan megalitikum di Gunung Jompong, dan (d) gua dan bukit purba di kawasan Trenggalek. Hasil penelitian menginformasikan bahwa terdapat berbagai cerita lisan yang terkait dengan situs gua Lawa.  Batu purba  Trenggalek memuat  nama raja dalam penyamaran. Kronogram di Gua Lawa menyatakan bahwa Gua Lawa dibangun sebagai situs peribadatan Raja Elang atau Raja Garuda tahun 9991 Pra Saka atau 9913 SM. Bangunan purba kawasan Trenggalek memuat nama (a) Raja Elangsura alias Raja Sulahimana yang menyamar, (b) Raja Elang Kawi, (c) Raja Nagamaya, dan (d) Raja Dhawang Agung. Pemerintahan zaman purba di sekitar Trenggalek cenderung bergaya pemerintahan spiritual. Perlu  dilakukan penggalian, pelestarian, dan pengemasan situs megalitikum di kawasan Trenggalek menjadi sumber belajar dan wisata budaya secara terpadu. Kata Kunci: Mitos, Tradisi Lisan, Kronogram, Batupurba 
METODE AUDIO-LINGUAL PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MAHASISWA REGIONAL POLYTECHNIC INSTITUTE TECHO SEN TAKEO, KAMBOJA Exti Budihastuti Budihastuti
FKIP e-PROCEEDING 2017: SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan Metode Audio-Lingual pada pembelajaran BIPA yang digunakan di RPITS Takeo pada Maret-Juni 2016. Takeo terletak delapan puluh lima kilometer dari Phnom Penh, ibukota Kamboja. Mahasiswa RPITS Takeo belum mengenal Indonesia, hampir lima puluh persen dari mereka belum lancar membaca huruf Latin dan tidak menguasai bahasa Inggris. Penelitian ini mengunakan teori pembelajaran bahasa Abdul Chaer dan teori metode pengajaran BIPA Ridwan Abdullah Sani dan Nuny Sulistiany Idris. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengamatan dan studi pustaka. Responden yang diamati adalah 175 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan pengamatan selama empat bulan siswa dapat mengucapkan salam, memperkenalkan diri, dan menyebutkan hari, bulan, dan tahun, serta angka satu sampai dengan sepuluh dalam bahasa Indonesia.Kata Kunci: BIPA, Pembelajaran Bahasa, Metode-Audio Lingual, RPITS Takeo
FENOMENA GLOBAL DALAM PROSA FIKSI INDONESIA Endang Sriwidayati
FKIP e-PROCEEDING 2017: SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangsa Indonesia telah bergaul dengan  bangsa-bangsa lain di dunia sebelum abad ke 20. Pergaulan tersebut mengakibatkan saling  pengaruh dan mempengaruhi.  Saling pengaruhmempengaruhi terjadi pula di dalam karya sastra  di Indonesia,  seperti Mahabarata dan Ramayana (pengaruh dari India yang beragama Hindu) atau bangsa Indonesia yang mempengaruhi bangsa lain, dengan cerita Panji yang dikenal luas di Malaysia, di Hindia Belakang. Pengaruh mempengaruhi inilah yang menjadikan  fenomena prosa fiksi Indonesia  saat ini menjadi  global. Fenomena global yang  dikemukakan pengarang prosa fiksi tersebut  menarik untuk dicermati, dan diapresiasi,agar dalam era globlalisasi saat ini, kita sebagai warga masyarakat sastra, mampu  beradaptasi maupun  berkreasi  sesuai keinginan  zamannynya. Berdasarkan pada apa yang telah diuraikan, maka rumusan masalahnya adalah: Bagaimanakah Fenomena global  dalam prosa fiksi Indonesia dalam karya-karyanya. Fenomena  prosa fiksi Indonesia setelah dicermati  menunjukkan bahwa prosa  fiksi  Indonesia baik sebelum Perang  Dunia Kedua sampai dengan  prosa fiksi Indonesia modern, dan  kontemporer  berfenomena globlal. Simpulan yang diperoleh  menunjukkan; Jika seseorang mampu menghayati makna global dalam prosa fiksi, baik dari sisi isi, pandangan dan sikap hidup, bahasa dan ide kreatif yang dikemukakan pengarang, maka dapat dipastikan dapat menyiasati  arus globlalisasi saat ini maupun yang akan datang. Kata Kunci: fenomena global, prosa fiksi, Indonesia 
ELEMEN DETAIL WACANA BERITA POSITIF TENTANG COVID-19 PADA MEDIA ON LINE Rusdhianti Wuryaningrum
FKIP e-PROCEEDING 2021: BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA DI ERA BERKELIMPAHAN
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kini, peran utama bahasa dalam pemberitaan di media sosial sangat diperlukan sebagai alat kontrol sosial. Wacana berita negatif dan positif memiliki dampak yang sama secara sosial, yaitu mengubah atau mengarahkan kognisi. Melalui pengamatan terhadap elemen detail wacana berita positif, dapat diperoleh informasi secara akurat mengenai kondisi riil yang menggembirakan dan sikap pemerintah terhadap kondisi pandemi. Data kajian ini adalah wacana berita positif tentang covid 19 pada portal berita CNN Indonesia, CNBC Indonesia, dan Kompas.com. Melalui kajian elemen detail akan diperoleh unsur bahasa yang digunakan dalam menyampaikan pemberitaan positif, termasuk di dalamnya kutipan dari pernyataan pejabat dan pakar tentang pandemi covid 19. Berdasarkan kajian terbatas pada elemen detail, diperoleh konstruksi yang digunakan dalam wacana berita positif tersebut, yaitu tuturan deklaratif, paparan kausalitas, penjelasan solusi, kata hiperbolik, dan gaya bahasa sinekdoke. Kata Kunci: Wacana Covid-19, Wacana Berita, Analisis Wacana Berita
PERAN BAHASA DAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI PEMBANGUN CITRA DIRI DI ERA GLOBAL Tia Puspita Sari; Angga Wahyu Ajeng
FKIP e-PROCEEDING 2017: SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial kini menempati puncak teratas dalam akses pencarian berita, maupun dalam interaksi sosial. Bahkan, dalam perkembangannya, media sosial juga dimanfaatkan dalam dunia pendidikan. Selain itu, media sosial juga memiliki pengaruh besar terhadap bahasa masyarakat. Masyarakat bisa memperoleh perbendaharaan kata baru melalui media sosial. Oleh karena itu, penggunaan bahasa di media sosial perlu diperhatikan oleh para penggunanya. Dalam hal ini, bahasa melalui media dapat dijadikan sebagai pembangunan citra positif bagi orang-orang yang memiliki kepentingan. Pencitraan tersebut merupakan motif salah satu pihak untuk mendapatkan perhatian dari masyarakat. Misalnya, bahasa dalam media yang dimanfaatkan dalam urusan politik. Banyak orang yang berkepentingan mencitrakan dirinya melalui media agar dikenal oleh masyarakat, mendapatkan simpati, kepercayaan, dan segala hal yang ingin menguntungkan orang tersebut. Salah satu media sosial yang kini digemari mulai dari kalangan pejabat hingga remaja adalah Instagram. Pembahasan dalam makalah ini adalah analisis wacana kritis terhadap caption yang diunggah oleh akun @ridwankamil sebagai bentuk pembangunan citra diri sebagai kepala daerah.Kata Kunci: media sosial, instagram, citra diri
KONSEP PEMERKAYAAN KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA DAN POLITIK BAHASA DALAM DINAMIKA GLOBAL Ahmad Sirulhaq; Muhammad Syukri; Syamsinas Djafar
FKIP e-PROCEEDING 2017: SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di satu sisi, keberadaan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) makin meneguhkan status (perbendaharaan) kosakata dasar maupun derivasional bahasa Indonesia.  Di sisi lain hal ini seolaholah mengekslusi bentuk potensial yang muncul dalam bahasa Indonesia, baik itu berupa bentuk potensial yang kemunculannya disebabkan oleh kreativitas penutur bahasa dan atau bentuk potensial yang kemunculannya disebabkan karena memiliki potensi untuk menjadi perbendaharaan kata dalam bahasa Indonesia karena memenuhi standar Kaidah Pembentukan Kata (KPK) bahasa Indonesia. Sehubugan dengan itu, makalah ini bertujuan untuk membahas bentuk-bentuk potensial dalam bahasa Indonesia, yang diharapkan  dapat dijadikan pijakan alternatif pengembangan dan atau pemerkayan perbendaharaan kata (dasar dan bentukan) dalam bahasa Indonesia yang dituangkan dalam KBBI. Selain itu, dalam makalah ini, akan dibahas pula peran pemerkayaan  KBBI sebagai bentuk politik bahasa dalam dinamika global. Untuk melihat potensipotensi yang sudah dan atau bisa muncul sebagai bahasa yang kongkret, makalah ini bertumpu pada teori morfologi generatif. Berdasarkan teori ini, suatu bahasa memiliki (1) list of morphemes (daftar morfem, selanjutnya disingkat DM); (2) word formation rules (kaidah/aturan pembentukan kata, selanjutnya disingkat KPK); (3) dan filter (saringan, penapis, tapis). Saringan inilah yang menetukan apakah daftar morfem bisa lolos menjadi bahasa kongkret yang terdapat direkomendasikan sebagai daftar lema dalam kamus atau tidak.  Kata Kunci: pemerkayaan, KBBI, KPK, bentuk potensial,
STRATEGI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA CALON GURU BAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN ONLINE Fendi Setiawan
FKIP e-PROCEEDING 2021: BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA DI ERA BERKELIMPAHAN
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi informasi memiliki dampak terhadap perubahan seluruh aspek kehidupan, khususnya dalam bidang pendidikan. Interaksi antara pendidik dengan peserta didik saat ini memiliki perbedaan dari sebelumnya. Di mana proses pembelajaran langsung mulai bergeser menjadi interaksi pembelajaran online. Rasionalnya adalah bahwa pembelajaran konvensional dirasa kurang tepat pada kondisi pendemi Covid-19 seperti sekarang ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang fokus pada strategi keterampilan berpikir kritis mahasiswa calon guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran online. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah transkrip wawancara Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia STKIP AL Hikmah Surabaya. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan strategi keterampilan mahasiswa calon guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran on line. Hasil penelitian adalah ada beberapa strategi keterampilan berpikir kritis mahasiswa calon guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran online diantaranya: (1) mengembangkan model; (2) melakukan inovasi; dan (3) evaluasi pembelajaran secara online. Dengan strategi keterampilan berpikir kritis mahasiswa calon guru diharapkan memberikan kemudahan dalam pembelajaran. Sehingga tujuan pendidikan nasionaldalam UU No. 20 Tahun 2003 dapat dicapai dengan maksimal. Kata Kunci: Strategi, Pembelajaran Online, Mahasiswa Calon Guru