cover
Contact Name
Ponimin
Contact Email
ponimin.fs@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jadecs.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang Gedung E8 Ruang 206
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies)
ISSN : 20884419     EISSN : 25486543     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
JADECS (Journal of Arts, Design, Art Education and Culture Studies) contains scientific articles of research, conceptual ideas, assessment, creation, learning, related to art, design, multimedia, and culture. The published articles prioritize the analysis of the results of the research, including: the results of study or art creation, educational studies and art learning, or socio-cultural studies linked to art, design and multimedia.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2023)" : 9 Documents clear
PRODUCT PLACEMENT PADA VIDEO KLIP “ LEAVE ME ALONE” SEBAGAI MEDIA PROMOSI SEBUAH BRAND Firmansyah, Novian Wahyu; Listyowati, Saktianingrum; Albathoriq, Haris
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um037v8i22023p198-211

Abstract

Berangkat dari meninjau kekurangan tingkat kecintaan mahasiswa terhadap almamater kampus di Universitas Negeri Malang, diciptakan produk yang dapat dikenakan sehari hari oleh mahasiswa namun tetap terlihat kasual serta tidak memberikan kesan formal. Karena target yang dituju sebagian besar adalah mahasiswa, maka diperlukan sebuah media komunikasi dengan pendekatan secara lebih kasual agar dapat menjangkau hal tersebut. Yaitu sebuah video klip musik dengan product placement didalamnya. Video klip dipilih karena melalui data yang diperoleh menunjukan bahwa sebagian besar target audience merasa terganggu dengan iklan yang muncul secara terang-terangan. Menurut (Belch, 2004) product placement adalah sebuah cara untuk meningkatkan promosi sebuah produk atau jasa dengan menampilkan produknya dengan kesan bahwa keberadaan produk tersebut seolah-olah menjadi bagian dari cerita film dan acara televisi. Penelitian ini membahas mengenai bagaimana persepsi mahasiswa terhadap brand placement visori pada video klip “Leave Me Alone”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi mahasiswa tentang brand placement visori pada video klip “Leave Me Alone”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah melalui obsevasi, wawancara dan angket yang diperkuat dengan studi data video klip Leave Me Alone. Hasil penelitian ini adalah brand placement visori melalui video klip “Leave Me Alone” sudah memenuhi dimensi brand placement dengan baik. 
DEFORESTATION ISSUE CONSTRUCTION FROM THE TAKNALAWE’ EPIC OFDAYAKKAYAAN WEST KALIMANTAN Budi, Budi; Herdiani, Een; Heriyawati, Yanti
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um037v8i22023p138-151

Abstract

Takna' Lawe' is an oral tradition of the Kayaan people. Lii' Long and Ding Ngo wrote down this oral tradition in a book entitled Poetry Lawe'. The epic Takna' Lawe' is famous for the story of heroism and love from the figure of Lawe'. Apart from this story, there are also signs from the Takna' Lawe epic which constructs the issue of deforestation. This study is focused on the interpretation of the signs in the episode "Hingaan Stuck in Beraan". This episode is found in the book Poetry Lawe', which was rewritten in prose in Indonesian. The purpose of this research is to reveal the meaning behind the story in the hope that people will become aware of the dangers of deforestation that are currently happening in Kalimantan. This study uses qualitative methods with Paul Ricoeur's hermeneutical approach. The analysis is carried out through the stages of semantic meaning, phenomenological meaning, and ontological meaning to produce a new contextual meaning. The results of the research show that there is a meaning that leads to the issue of deforestation, namely exploitation and destruction of forests, the anger of nature, and disasters for natural destroyers, including actions against ancestral teachings.
KAMPANYE BAHAYA RASIS DAN KEKERASAN DALAM PERTANDINGAN SEPAK BOLA INDONESIA Arizal, Fariza Wahyu
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um037v8i22023p177-197

Abstract

Adanya, dan kekerasan dalam pertandingan sepak bola Indonesia seringkali menjadi hal yang mengganggu dan sulit dikendalikan keberadaannya. Selain dapat mengganggu jalannya pertandingan, juga dapat menjadi pemicu perseteruan antar suporter sepak bola. Sementara edukasi mengenai bahaya rasisme dan kekerasan dalam pertandingan sepak bola masih minim. Regulasi atau regulasi yang membatasi hal tersebut dirasa masih kurang jelas, sehingga dalam permasalahan ini keilmuan desain komunikasi visual dapat memberikan adanya solusi melalui media kreatif untuk membantu menyelesaikan permasalahan gejolak rasisme dan kekerasan di industri sepak bola Indonesia. Informasi dengan bahasa yang tepat akan lebih efektif karena suporter lebih kreatif terpikat dalam menyalurkan dukungan dan lebih peduli serta tidak merugikan tim yang didukung.
SEMIOTIKA DALAM TARI : STUDI KASUS TARI DOLALAK Indriyanto, R.; Laura, Pauline Lidya; Astuti, Budi
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um037v8i22023p164-176

Abstract

Dolalak Dance is a dance themed around the joy of Dutch soldiers. Dolalak Dance serves as a sign that displays specific meanings perceived by the community as a sign that interprets symbolic meanings. The Dolalak Budi Santoso group also offers symbolic meanings in their performance. The purpose of this research is to understand the semiotics of the Dolalak Dance performance in Kaliharjo Village, Purworejo Regency. This research utilizes a descriptive qualitative approach, semiotic approach, and etic-emic approach. The main focus of this research is to explore the symbolic meanings of a performance through a semiotic approach. With a semiotic approach, the Dolalak performance is placed as a sign and understood as a signifier by the community. Data validity is ensured through triangulation technique. Data analysis involves description and interpretation techniques. The results of this research show that the semiotics of Dolalak Dance can be seen through symbolic meanings in the form of presentational symbols and discursive symbols within the elements of the performance. Dolalak Dance presents presentational symbols through visual and auditory elements depicting the joy and agility of Dutch soldiers. The discursive symbols of Dolalak Dance are revealed through non-iconic elements of the performance, representing values of goodness and life. In conclusion, the semiotics of Dolalak Dance manifest in the symbolic meanings that arise from the perception of individuals or the community towards the form of the Dolalak Dance performance
THE ROLE OF PRINCIPLES OF DESIGN IN THE AESTHETICS OF LINEAR FORMATIONS IN THE KISWAH OF KAABA Alashari, Duaa Mohammed
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um037v8i22023p212-221

Abstract

The linear formations in the Kaaba's covering are characterized by several design principles that have effectively contributed to giving the Holy Kaaba's covering an aesthetic appearance. Therefore, this study aims to reveal the technical design foundations of the covering of the Kaaba, according to a methodological and analytical perspective. The method used in this study is the descriptive-analytical method. This study is classified under applied field studies. The study concluded that the linear formations present in the covering of the Holy Kaaba enjoy several design foundations of an artistic and aesthetic nature. These foundations are balance, supremacy, rhythm, unity, contrast, coordination, proportionality, symmetry, and sequence. The study also concluded that artistic design principles had been applied to the highest degree to achieve the aesthetic goal of designing the linear formations in the cladding and to enhance the artistic dimensions through a functional and aesthetic rhythm.
Keplithet : Sebuah Komposisi Musik Akustik Gamelan Dalam Pertunjukan Virtual Muhammad, Bagas Surya; Sukerna, I Nyoman
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um037v8i22023p152-163

Abstract

Penelitian ini membedah karya berjudul “Keplithet”, sebuah karya komposisi gamelan ciptaan Setyawan Jayantoro.  Melihat keadaan yang belum memperbolehkan penyelenggarakan konser musik secara langsung, memaksa konser musik dilakukan secara virtual, dengan segala keterbatasaanya.  Untuk itu Setyawan Jayantoro sebagai pengkarya mencoba untuk menghadirkan pengalaman estetika ruang akustik pada video publikasinya, seperti halnya menonton secara langsung.  Penelitian ini bermaksud mengungkap model penuangan ide komposisi musik akustik Gamelan pada pertunjukan Virtual di masa Pandemi Covid-19, kemudian bagaimana Setyawan Jayantoro menghadirkan bunyi dan suasana ruang bunyi yang autentik dalam dokumentasi karyanya. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan sebagai partisipan observer.  Hasil penelitian menunjukan bahwa Setyawan Jayantoro dalam karyanya ingin mengungkap bahwa dalam permainan gamelan Jawa terdapat teba garap bunyi yang luas, ketika keluar dari kebiasaan kebiasaan konvensional yang mengikat, seperti halnnya pithetan yang membatasi bunyi dalam permainan gamelan tradisi.  Dalam menghadirkan ruang akustik, Setyawan Jayantoro sangat memperhatikan integrasi dalam tata ruang, tata suara, dan tata reproduksi suara yang dinyatakan pada dokumentasi karya yang dipublikasikan.  Penelitian ini berkontribusi dalam membuka peluang baru bidang komposisi gamelan yang ditampilkan secara virtual, sehingga pola integrasi estetika ruang akustik sajian pertunjukan gamelan virtual dapat diketahui dan digunakan oleh peneliti lain dalam melakukan kajian sejenis terutama bidang kajian estetika ruang bunyi gamelan dalam format rekaman digital.
MAKNA BENTUK VISUALISASI KEINDAHAN TOPENG PANJI DAN KLANA Al Aziz, Iqbal Syahrul Akbar
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um037v8i22023p115-124

Abstract

Abstract: Indonesia has many diverse cultures, one of which is masks. The mask is a cultural and spiritual cultural heritage that functions as a face covering. This study aims to describe the ocular meaning of the character structure of the masks of Panji Asmarabangun and Klana Sewandana which includes the appearance of the two masks as objects. This research will focus more on the visualization meaning of Panji and Klana masks through discursive symbols. The approach used is a structuralism approach and a symbolic interpretation of culture. The method in this study used a qualitative descriptive method. Data were collected through observational techniques and analyzed by Miles and Huberman's interactive theory from three stages, one of which was data reduction. Data reduction can be used by summarizing, then identifying the data that is the subject of discussion in the researcher. After that, the researcher presents the data, and draws conclusions until the data is completely saturated. The results of this study indicate that the Panji Asmarabangun mask has a good character embodiment in terms of aesthetics and meaning in the shape of the mask. Meanwhile, the Klana Sewandana mask has the embodiment of an evil character, full of anger through the interpretation of the aesthetic form of the mask.
PERTUNJUKAN SENI BENJANG ANAK SEBAGAI EDUKASI MEMBANGUN KARAKTER ANAK-ANAK DESA CIPOREAT Darmadi, Dedi; Precillia, Monita
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um037v8i22023p222-232

Abstract

Tulisan berjudul PERTUNJUKAN SENI BENJANG ANAK SEBAGAI EDUKASI MEMBANGUN KARAKTER ANAK-ANAK DESA CIPOREAT menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian mengamati, mengumpulkan informasi, dan menyajikan data penelitian. beberapa tahapannya adalah menentukan objek (Populasi dan Sampel), teknik pengumpulan data (Studi Pustaka, wawancara, dokumentasi), analisis data. Pertunjukan seni benjang anak sangat menarik untuk diteliti. Sebab, pertunjukan benjang dimainkan oleh orang dewasa pada umumnya, berbeda dengan benjang anak yang seluruh pemainnya adalah anak-anak. Pertunjukan seni benjang anak juga di jadikan sebagai sarana edukasi dalam membentuk karakter anak-anak desa Ciporeat. Dua fenomena ini dapat dijadikan landasan dasar mengapa pertunjukan seni benjang anak menjadi permasalahan yang urgensi untuk di teliti saat ini. Tulisan ini bertujuan menganalisis bentuk pertunjukan seni benjang anak dan bagaimana seni benjang sebagai sarana edukasi yang membangun karakter anak-anak yang tergabung dalam kelompok putra budaya. Proses membangun karakter bukan hanya terdapat di dalam pertunjukan saja tetapi penerepan-penerapan nilai moral, agama, serta budaya juga dilakukan ketika proses latihan benjang.
ANALISIS KAITAN DESAIN DENGAN LATAR BELAKANG KARAKTER PADA WEBTOON “NGOPI, YUK!” MENGGUNAKAN TEORI SEMIOTIKAROLAND BARTHES Estigade, Aneke Putri; Mansoor, Alvanov Z.
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um037v8i22023p125-137

Abstract

Komik adalah suatu hal yang cukup digemari oleh masyarakat, mulai dari anak muda hingga dewasa. Saat ini, sudah ada berbagai macam situs dan aplikasi untuk membaca komik secara online, salah satunya adalah Line Webtoon. Line webtoon menyediakan komik dengan format scroll down sehingga bisa dibaca seperti sedang bermain sosial media. Mereka menyediakan ratusan judul komik dengan genre yang bermacammacam, salah satunya adalah webtoon ringan yang menceritakan tentang keseharian di warung kopi. Pada kesempatan kali ini, penulis akan meneliti salah satu komik webtoon yang berjudul “ Ngopi, yuk!” karya Romy Hernadi dan Sisifafa. Karakter adalah sesuatu elemen penting yang ada pada komik, oleh karena itu desain karakter harus dibuat sebaik mungkin demi keberlanjutan cerita agar makin berwarna. Menentukan trait atau elemen dasar sebelum membuat karakter adalah suatu hal yang paling penting karena akan menentukan bagaimana sifat karakter dan bagaimana karakter tersebut akan bertindak. Setelah penelitian ini dilakukan, ditemukanlah beberapa elemen dasar dan mitos yang peneliti lihat bisa dipakai untuk membangun sebuah karakter. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rupa visual karakter dipengaruhi oleh latar belakang dan juga sifat dasar dari sang karakter. Kata kunci: Webtoon, Desain Karakter, Semiotika, Roland Barthes

Page 1 of 1 | Total Record : 9