cover
Contact Name
Slamet Santosa
Contact Email
slametsantosa@unhas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
slametsantosa@unhas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
BIOMA : Jurnal Biologi Makassar
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 25287168     EISSN : 25486659     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bioma mempublikasikan hasil penelitian dan kajian biologi: ekologi, botani, genetika, mikrobiologi, zoologi maupun biologi terapan dibidang agrokomplek dan medikal komplek. Bioma diterbitkan Departemen Biologi, FMIPA UNHAS, dan mempublikasikan artikel dua kali setahun , setiap bulan juni dan desember
Arjuna Subject : -
Articles 219 Documents
PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK CAIR (VOC) PADA BUDIDAYA TANAMAN KOL BUNGA Brassica oleraceae var. botrytis L.subvar. cauliflora DC. Juhriah Juhriah; Sri Suhadiyah; Muhtadin Muhtadin; Dewi Lestari
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v3i1.5492

Abstract

Penelitian tentang Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) pada Budidaya Tanaman KolBunga  Brassica oleraceae var. botrytis L. subvar. cauliflora DC. dilakukan  di Tombolo Pao, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Analisis kandungan tanah dilakukan di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Makassar. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan pupuk organik cair pada budidaya tanaman kol bunga dan  dosis yang optimal untuk pertumbuhan dan produksi  tanaman kol bunga Brassica oleraceae var. botrytis L. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan dan 3 kelompok. Analisis data menggunakan Analysis of variance. Hasil yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian  pupuk organik cair dengan dosis 30 ml/l air  memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat bunga, berat total tanaman, dan diameter bunga, serta berpengaruh nyata terhadap lebar daun, diameter batang dan panjang akar. Kata Kunci: Kol Bunga Brassica oleraceae var. botrytis L. subvar. cauliflora DC., Pupuk organik cair, budidaya.
PENGARUH PENAMBAHAN SUSU SAPI TERHADAP KADAR ASAM LAKTAT PADA PEMBUATAN YOGHURT JAGUNG MANIS OLEH Streptococcus thermophillus DAN Lactobacillus bulgaricus Aryati Abdul; Syams Kumaji; Faisal Duengo
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v3i2.5635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan susu sapi terhadap kadar asam laktat pada pembuatan yoghurt jagung manis oleh Streptococcus thermophillus dan Latobacillus bulgaricus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan 7 perlakuan (0%,10%, 20%,   30%, 40%, 50% dan 60%) dan 4 ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANAVA) dengan taraf kepercayaan 0.05% untuk membedakan antar perlakuan digunakan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukan penambahan susu sapi berpengaruh terhadap kadar asam laktat pada pembuatan yoghurt jagung manis oleh Streptococcus thermophillus dan Latobacillus bulgaricus.Kata Kunci:Susu Sapi, Sari Jagung, Asam Laktat, Yoghurt
ASPEK GENETIKA WARAN KULIT KELOMPOK KOMUNITAS TO BALO DI SULAWESI SELATAN Andi Arfan Sabran; Rosana Agus; Mochammad Hatta
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v3i1.5561

Abstract

To Balo adalah sebutan untuk satu komunitas masyarakat di Sulawesi Selatan yang memiliki kondisi hipopigmentasi khas pada kulitnya. Hipopigmentasi diduga piebaldism menimbulkan stereotype negatif pada kelompok masyarakat tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk analisa pedigree guna melihat aspek genetika karakter warna kulit pada komunitas To Balo. Dari hasi analisa pedigree ditemukan bahwa pola pewarisan sifat hipopigmentasi pada masyarakat To Balo adalah dominan autosom. Hal ini serupa dengan pola pewarisan sifat pada piebaldism.Kata Kunci : To Balo, piebaldism, analisis pedigree
PERAN MEDIA TANAM DAN PEMBERIAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN ANAKAN JABON MERAH Anthocepalus macrophyllus DI PERSEMAIAN Budirman Bachtiar
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v3i2.5650

Abstract

Penelitian peran media tanam dan pemberian pupuk kompos terhadap pertumbuhan anakan jabon merah Anthocepalus macrophyllus di persemaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antar perlakuan dosis kompos dan komposisi media tanam yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan anakan jabon merah di persemaian. Permberian pupuk kompos dilakukan dengan empat tingkat dosis yaitu, 30 g/anakan, 40 g/anakan, 50 g/anakan, dan 60 g/anakan. Sedangkan media tanam berupa campuran antara top soil,pasir,dan sekam padiyang dibuat dalam tiga macam komposisi dengan perbandingan 4:1:1, 3:1:1, dan2:1:1.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perlakuan dosis 50g/anakan yang dikombinasikan dengan media tanam pada perbandingan top soil : pasir : sekam padi (4:1:1) memberikan dampak yang terbaik terhadap pertumbuhan anakan jabon merah di persemaian.Kata kunci : media tanam; kompos;  jabon merah;  persemaian
KOMUNITAS BURUNG DI DAERAH ALIRAN SUNGAI WADUK SERMO KULON PROGO DAN STATUS KONSERVASINYA Yoga Putra Aliyani; Fajrin Septian Irsyad; Titha Monika Retno
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v3i2.5812

Abstract

Ekosistem Sungai outlet Waduk Sermo merupakan ekosistem buatan yang menjadi habitat bagi jenis ikan, tumbuhan, plankton, burung, mamalia, reptilia, serangga, dan amfibi hidup, berkembang biak, serta mencari makan.  Beberapa diantaranya juga merupakan jenis hewan dan tumbuhan endemik. Alasan pemilihan burung sebagai objek tidak terlepas dari peranan burung yang luar biasa dalam ekosistem dan perannya dalam bioindikator keanekaragaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman komunitas burung dan status konservasinya di daerah aliran sungai waduk Sermo. Metode penelitian ini menggunakan metode jelajah dengan analisis deskriptif. Dalam penelitian, berhasil dijumpai 20 spesies burung yang terdiri atas family Apoidae, Hirundinidae, Rallidae, Columbidae, Nectarinidae, Sylvidae, Pycnonotidae, Alcedinidae, Cuculidae, Estrildidae, Dicaeidae, Accipitridae, Ardeidae, Hemiprocnidae dan Rallidae dengan 2 spesies burung endemik, 1 spesies rawan secara internasional serta 1 spesies dilindungi di Indonesia. Dalam penelitian ini didapatkan nilai Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener sebesar 2,21 dan indeks Evenness sebesar 0,73. Daerah aliran sungai outlet waduk sermo merupakan wilayah penting bagi burung karena merupakan habitat bagi burung endemik dan dilindungi. Kata Kunci : Burung; Sungai  Waduk Sermo; Terancam punah  
POTENSI BAKTERI Lactobacillus acidophilus SEBAGAI ANTIDIARE DAN IMUNOMODULATOR Rusli Rusli; Fitri Amalia; Zaraswati Dwyana
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v3i2.5814

Abstract

Probiotik adalah kelompok mikroorganisme yang sangat menguntungkan bagi kesehatan tubuh manusia. Kelompok bakteri yang tergolong probiotik adalah kelompok bakteri asam laktat yang merupakan mikroflora alami pada saluran pencernaan manusia dan dapat memproduksi  bakteriosin yang dapat merangsang pembentukkan antibodi tubuh  dan dapat dimanfaatkan sebagai imunomodulator dan antidiare. Probiotik yang digunakan adalah Lactobacillus acidophilus dan dilakukan pengujian potensi antidiare dengan mengunakan metode difusi agar serta pengujian potensi imunomodulator dilakukan secara in vivo dengan hewan uji mencit. Hasil penelitian kemampuan antibakteri terhadap penyebab diare E.coli diketahui L.acidophilus dapat menghambat pertumbuhan E.coli pada semua konsentrasi dan terjadinya peningkatan aktivitas imunoglobulin setelah pemberian isolat bakteriLactobacillus acidophilus FNCC 005 pada hewan uji. Kata kunci : L.acidophilus, antidiare, imunomodulator 
PENGARUH JENIS BIOAKTIVATOR TERHADAP LAJU DEKOMPOSISI SERESAH DAUN JATI Tectona grandis L.f., DI WILAYAH KAMPUS UNHAS TAMALANREA Andriany Andriany; Fahruddin Fahruddin; As'adi Abdullah
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v3i2.5820

Abstract

Sampah dari seresah daun di kampus telah menjadi masalah setiap hari, alternatif pengolahannya adalah menjadikan daun sebagai bahan pengomposan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jenis bioaktivator terhadap laju dekomposisi seresah daun jati Tectona grandis L.f., dan beberapa perubahan parameter terkait selama proses dekomposisi meliputi warna kompos, suhu, kadar air kompos, pH, laju dekomposisi, dan rasio C/N. Adapun perlakuan sebagai berikut: PA daun Jati Tectona grandis L.f., (1 kg) ditambah 20% kotoran sapi, PB daun Jati Tectona grandis L.f., (1 kg) ditambah 20% kotoran ayam, PC daun Jati Tectona grandis L.f., (1 kg) ditambah 20% EM4 dan P0 daun Jati Tectona grandis L.f., (1 kg) tanpa bioaktivator sebagai kontrol. Pengamatan dilakukan selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan jenis bioaktivator dapat mempengaruhi proses dekomposisi seresah daun Jati Tectona grandis L.f., dimana pada perlakuan PC menunjukkan laju dekomposisi tertinggi yaitu 0,65, dibandingkan dengan perlakuan PA yang hanya 0,62 dan PB serta kontrol hanya 0,50. Sedangkan parameter lain seperti suhu semua perlakuan berpruktuasi, kandungan air cenderung naik pada semua perlakuan, pH mendekati netral pada semua perlakuan, dan rasio C/N memenuhi SNI pada perlakuan PA, PB, dan PC yaitu 10-20.Kata kunci: bioaktivator; kompos; dekomposisi; Tectona grandis
FITOREMEDIASI LOGAM BERAT MERKURI (Hg)PADA TANAH DENGAN TANAMAN Celosia plumosa (Voss) Burv. Juhriah Juhriah; Mir Alam
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v1i1.1349

Abstract

Merkuri merupakan logam berat yang sangat toksik terhadap organisme. Penggunaannyadalam aktivitas tertentu menyebabkan merkuri disebarkan ke lingkungan diantaranya melaluibahan pertanian, obat-obatan, cat, kertas, pertambangan serta sisa buangan industri.Penelitian bertujuan untuk melakukan fitoremediasi logam merkuri (Hg) pada tanahmenggunakan tanamanCelosia plumosa(Voss) Burv. Penelitian menggunakan RancanganAcak Kelompok dengan 4 perlakuan (sumber tanah) dan 3 kelompok, 5 tanaman Celosiaplumosa (Voss) Burv. setiap unit penelitian. Analisis kandunga merkuri (Hg) tanah (sebelumdan setelah fitoremediasi) dan jaringan tanaman menggunakan Spektrofotometer SerapanAtom. Data yang diperoleh diolah secara statistik dengan Analisi variansi (Anova) dan ujilanjut Beda Nyata terkecil (BNT). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa kandunganmerkuri (Hg) pada tanah dan tanaman setelah fitoremediasi tidak berbeda nyata. Keempatjenis tanah tersebut memiliki kandungan merkuri (Hg) tinggi diatas ambang bataskandungan merkuri (Hg) alami tanah. Fitoremediasi menggunakan Celosia plumosa (Voss)Burv. mampu menurunkan kandungan merkuri (Hg) pada keempat jenis tanah(81,25sampai 98,68%), bahkan pada tanah kebun dan tanah sawah reduksi kandungan merkuri(Hg) mencapai nilai dibawah ambang batas kandungan merkuri (Hg) alami tanahKata kunci: fitoremediasi, merkuri, tanah, Celosia plumosa
PENGARUH INTERVAL DOSIS 2,44-19,53 µg/mL EKSTRAK N-HEKSANA DARI HYDROID AglaopheniacupressinaLAMOUREOUX TERHADAP AKTIVITAS PERTUMBUHAN SELHELA Sjafaraenan Sjafaraenan; Eva Johannes; Siti Nadya Wulandari
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v4i1.6039

Abstract

Aglaophenia cupressina Lamouroux adalah salah satu spesies Hydroid yang ada di perairan pantai Indonesia yang hidup melekat pada substrat berupa sponge dan karang. Berdasarkan penelitian sebelumnya, diketahui Aglaophenia cupressina Lamourouxmengandung 3 golongan senyawa dari hasil fraksi N-Heksana yaitu asam heksadekanoat, β-sitosterol dan senyawa alkaloid baru yang diberi nama Aglao E. Unhas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktvitas sitotoksik ekstrak Hydroid Aglaophenia cupressina Lamouroux dengan menggunakan N-Heksana sebagai bahan pelarut. Uji sitotoksik dilakukan menggunakan metode MTT (Methyltiazol Tetrazolium) terhadap sel HeLa. Hasil uji MTT menunjukkan aktivitas sitotoksik terhadap sel HeLa yaitu nilai IC50= 2,7941 µg/mL, sehingga dinyatakan bahwa ekstrak Hydroid Aglaophenia cupressina Lamouroux menggunakan pelarut N-Heksana memiliki kemampuan antikanker yang baik.Kata kunci: Aglaophenia cupressina Lamouroux, N-Heksana, Sitotoksik, Sel HeLa, Uji MTT.     
STRUKTUR VEGETASI DAN ZONASI MANGROVE DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN KWANDANG KABUPATEN GORONTALO UTARA PROVINSI GORONTALO Dewi K Baderan
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v4i1.6133

Abstract

 Ekosistem hutan mangrove bersifat kompleks dan dinamis, namun juga labil. Dikatakan kompleks karena ekosistemnya dipenuhi oleh vegetasi mangrove, juga merupakan habitat berbagai satwa dan biota perairan. Ekosistem mangrove adalah suatu sistem di alam tempat berlangsungnya kehidupan yang mencerminkan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya dan diantara makhluk hidup itu sendiri, terdapat pada wilayah pesisir, terpengaruh pasang surut air laut, dan didominasi oleh spesies pohon atau semak yang khas dan mampu tumbuh dalam perairan asin/payau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur vegetasi dan zonasi mangrove di wilayah pesisir Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo. Pengambilan data struktur vegetasi mangrove dengan cara membuat transek segi empat dengan panjang transek dibuat dengan ukuran 30 m  x30 m (total transek sebanyak 31 transek).Hasil penelitian menemukan 16 spesies yang mendiami hutan mangrove di wilayah pesisir Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara yakni spesies Rhizophora mucronata Blume, Rhizophora Apiculata Lamk, Ceriops decandra (Griff.) Ding Hou, Ceriops tagal (Perr.) C.B.Rob, Brugueira gymnorrhiza (L) Lamk, Bruguiera paviflora (Roxb) W&A, Sonneratia alba J.E. Smith, Soneratia caseolaris (L) Eng,  Xylocarpus mulocensis (Lamk) Roem, Xylocarpus granatum Koen (niri), Avecennia alba Blume, Avecennia marina (Forsk) Vierh, Avicennia officinalis (L) Lamk, Acanthus ilicifolius L, Heritiera littoralis Dryand. Ex  W.Ait, Aegiceras corniculatum (L.) Blanco.Profil zonasi di wilayah ini masuk pada zonasi sederhana (satu zonasi atau zonasi campuran) dimana dari pinggir pantai sampai pedalaman daratan setiap spesies saling berasosiasi dalam satu lapisan. Profil zonasi di wilayah pesisir Kecamatan Kwandang tidak terdiri atas beberapa zonasi, karena tidak ada zonasi yang murni satu genus saja, yang ditemukan hanya satu zonasi yang merupakan campuran (mixel), dimana setiap spesies tumbuh berulang sampai kearah daratan, dan tumbuh saling bercampur antara 16 spesies tersebut.Keseluruhan spesies yang ditemukan terdapat spesies Ceriops decandra yang merupakan spesies langka secara global sehingga diperlukan perhatian khusus dalam pengelolaan hutan mangrove di wilayah pesisir Kecamatan Kwandang.Kata Kunci : Struktur Vegetasi, Zonasi, Spesies Mangrove  

Page 4 of 22 | Total Record : 219