cover
Contact Name
trio saputra
Contact Email
trio_saputra@unilak.ac.id
Phone
+6285364465335
Journal Mail Official
jurnalniara@gmail.com
Editorial Address
jl. yos sudarso Km.08 Rumbai Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
jurnal niara
ISSN : 16933516     EISSN : 25287575     DOI : 10.31849
The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral finance, innovation, entrepreneurship, microfinance, human resource, knowledge management, leadership, strategic management, organizational development, institutionalization, organizational behavior, learning culture, fiscal policy, tax administration, international tax, politics of taxation, welfare and national security, and sustainable development
Articles 431 Documents
Tata Kelola Kepariwisataan Kebun Binatang Kasang Kulim Surya Dailiati; hernimawati hernimawati; Surdayanto
Jurnal Niara Vol. 14 No. 3 (2022)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.32 KB) | DOI: 10.31849/niara.v14i3.8926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis pelaksanaan tata kelola kepariwisataan Kebun Binatang Kasang Kulim serta usaha yang dilakukan untuk peningkatannya. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan tehnik analisis naratif. Kebun Binatang Kasang Kulim adalah salah satu kebun binatang yang ada di Kabupaten Kampar khususnya. Permasalahan yang terjadi adalah jumlah koleksi binatang yang masih kurang untuk kategori hewan buas seperti singa, harimau dan macan tutul, jumlah pengunjung yang masih kurang baik dari dalam Kota Pekanbaru maupun luar kota dan masih terdapat tempat penangkaran hewan yang masih kosong dan perlu perbaikan. Menurut Bambang Sunaryo (2013), pola manajemen dari penyelenggaraan pembangunan kepariwisataan yang berlanjut dan berwawasan lingkungan akan dapat dengan mudah dikenali melalui berbagai ciri penyelenggaraan yang berbasis pada prinsip pada partispasi masyarakat, keterlibatan segenap pemangku kepentingan, kemitraan kepemilikan lokal, pemanfaatan sumber daya secara berlanjut, mengakomodasikan aspirasi masyarakat, daya dukung lingkungan, monitor dan evaluasi, akuntabilitas lingkungan, pelatihan pada masyarakat terkait, promosi dan advokasi nilai budaya kelolakalan. Hasilnya, kebun Binatang Kasang Kulim sudah berjalan dengan baik karena memenuhi unsur tata pengelolaan kepariwisataan. Usaha peningkatan yang dapat dilakukan adalah dalam bentuk penambahan koleksi hewan dan pemberdayaan lingkungan.
Model Komunikasi City Branding Pariwisata Sumatera Barat Di Tengah Adaptasi Kebiasan Baru Pandemi Covid-19 Revi Marta; Ilham Havifi; Fikri Adha Safril
Jurnal Niara Vol. 15 No. 1 (2022)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.578 KB) | DOI: 10.31849/niara.v15i1.5135

Abstract

Sektor pariwisata sempat redup akibat pandemi Covid-19, hal ini karena kebijakan PSBB yang menutup segala kegiatan yang dapat menimbulkan keramaian. Pemerintah meminimalisir kemungkinan penularan virus corona dari cluster tempat wisata, segala aktifitas wisata dihentikan secara total. Namun demikian, pelaku usaha kini mulai dapat bernapas lega karena beberapa tempat pariwisata dibuka pada fase adaptasi kebiasaan baru (AKB) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru atau yang dinamakan dengan AKB, mulai diterapkan pemerintah semenjak Bulan Juli 2020. AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) ini sudah mulai disosialisasikan oleh pemerintah baik melalui media Televisi, Sosial Media, pusat informasi ke berbagai lembaga dan sosialisasi langsung ke pemerintah daerah setempat. Salah satu provinsi yang terdampak pandemi yaitu Sumatera Barat, terjadi penurunan kunjungan wisatawan yang tentunya berpengaruh pada branding pariwisata Sumatera Barat. Sebagai salah satu sektor yang terdampak, maka pemerintah khususnya provinsi Sumatera Barat harus mendesain model komunikasi komunikasi city branding pariwisata ditengah Adaptasi kebiasaan baru Pandemi Covid-19.
Kesakitan Berbasis Wilayah sutarto, sutarto; Miswar, Dedy; Puspita Sari, Ratna Dewi
Jurnal Niara Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.767 KB) | DOI: 10.31849/niara.v15i2.6504

Abstract

Pembangunan kesehatan bagian dari pembangunan nasional. Data morbiditas dari laporan pelayanan kesehatan sangat strategis untuk divisualisasikan menggynakan analisis spasial dan disandingkan dengan determinan lingkungan, sehingga tergambar potensi risiko di setiap wilayah. Analisis spasial ini merupakan analisis berdasarkan geografi wilayah, sehingga keadaan kawasan, baik dari kondisi kesehatan maupun lingkungan dapat dengan mudah dipahami. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pola distribusi penyakit dan determinannya.Metode menggunakan analisis spasial, data diperoleh dari tenaga kesehatan yang telah dibekali dalam pengambilan data spasial. Data disajikan dalam bentuk peta kartografi berupa sebaran penyakit dan determinannya. Hasil penelitian Pola sebaran morbiditas di Kabupaten Pringsewu hampir merata di setiap kecamatan pada pemukiman padat dan persawahan. Kecamatan tersebut adalah di Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu dan Ambarawa. Pola sebaran determinan terjadi di pemerintah pusat Kecamatan Adiluwih dan Pringsewu. Pola sebaran hubungan penyakit dan determinan, sama dengan pola kejadian morbiditas, letak fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah, ada kecenderungan terkonsentrasi pada kejadian morbiditas. Kondisi ini sangat wajar karena masyarakat saat ini lebih nyaman berobat ke puskesmas dan puskesmas pembantu milik pemerintah daerah dapat disimpulkan Kasus dan determinan terkonsentrasi pada pelayanan fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.
Strategi Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Beserta Youtuber dalam Memperkenalkan Objek Wisata Tepian Mahligai Ravi Oktafriansyah; Tantri Yazid; Anuar Rasyid
Jurnal Niara Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.986 KB) | DOI: 10.31849/niara.v15i2.6590

Abstract

Objek Wisata Tepian Mahligai merupakan salah satu objek wisata yang sering menjadi tujuan wisata pengunjung yang berasal dari Kabupaten Kampar maupun di luar Kabupaten Kampar. Objek Wisata Tepian Mahligai terletak di Kecamatan XIII Koto Kampar, yang artinya berada di batas wilayah Riau dan Sumatra Barat. Tepian Mahligai sendiri menyajikan berbagai panorama alam yang dapat memanjakan mata para pengunjungnya, seperti taman seribu bunga yang terdapat di Tepian Mahligai sendiri. Selain nuansa alam yang menyejukkan mata, akses menuju objek wisata Tepian Mahligai juga menjadi salah satu penunjang hadirnya pengunjung, akses yang sangat mudah ditempuh dan ditemui tentunya menjadi harapan semua pengunjung sebelum memutuskan pilihan untuk berwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kabupaten Kampar dan Youtuber dalam merencanakan pesan dalam memperkenalkan objek wisata Tepian Mahligai, untuk mengetahui strategi promosi Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kabupaten Kampar dan Youtuber dalam menentukan sasaran dalam memperkenalkan objek wisata Tepian Mahligai, serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kabupaten Kampar dan Youtuber dengan menggunakan keindahan Tepian Mahligai sebagai strategi pembuatan pesan promosi. Adapun kendala yang menjadi pokok masalah pada Dinas dalam prmosi Tepian Mahligai adalah anggaran dinas yang terbatas serta terjadinya ketidakjelasan kontrak kerja dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar
Pengaruh Pengeluaran Bidang Pendidikan, Kesehatan Dan Infrastruktur Jalan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Di Provinsi Riau Zudrun Maryozi; B. Isyandi; Ando Fahda Aulia
Jurnal Niara Vol. 15 No. 1 (2022)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.167 KB) | DOI: 10.31849/niara.v15i1.7380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengeluaran pendidikan, kesehatan dan infrastruktur jalan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2006 – 2019. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linier Berganda dengan teknik analisis kuadrat terkecil sederhana (Ordinary Least Square (OLS). Pengujian dilakukan terhadap hipotesis dan data kelayakan (asumsi klasik) menggunakan taraf signifikan 5%.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa belanja pendidikan berpengaruh positif signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Riau, artinya belanja pendidikan dapat mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Riau, sektor kesehatan berpengaruh positif signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Riau, artinya belanja kesehatan dapat mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia ( IPM) Provinsi Riau. Infrastruktur jalan berpengaruh positif signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Riau, artinya infrastruktur jalan dapat mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Riau
Analisis Strategi Bersaing Pada Indonesian Creative School Pekanbaru Miko Irawan
Jurnal Niara Vol. 15 No. 1 (2022)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.373 KB) | DOI: 10.31849/niara.v15i1.7381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi bersaing sekolah yang berbasis kurikulum internasional yaitu Indonesian Creative School yang berada di kota Pekanbaru. Dalam perkembangannya hal ini digunakan untuk memperoleh strategi dalam menghadapi persiangan bisnis pendidikan di kota Pekanbaru karena semakin banyak munculnya pesaingan yang memiliki program yag sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mennggunakan konsep analisis SWOT yang sebelumnya melalui perhitungan matriks IFE, Matriks EFE, dan Matriks IE. Menggunakan factor lingkungan internal dan lingkungan eksternal seperti manajeman kebijakan, mutu pendidikan, sarana dan prasarana, sumber daya manusia, dan fasilitas sebagai acuan mendapatkan startegi bersaing yang teapat. Berdasarkan analisis pada tahap masukan, matriks IFE menghasilkan total skor sebesar 3,20 (posisi internal kuat), matriks EFE menghasilkan total skor sebesar 3,00 (posisi eksternal tinggi), matriks SWOT menghasilkan 7 alternatif strategi berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman usaha dan matriks IE menghasilkan 3 alternatif strategi bersaing, yaitu strategi penetrasi pasar, strategi pengembangan pasar, dan strategi pengembangan produk.
Efektivitas Pelaksanaan e-Office Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian Pengembangan Provinsi Riau Rissa Oktaviana; Febri Yuliani; Adianto
Jurnal Niara Vol. 15 No. 1 (2022)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.565 KB) | DOI: 10.31849/niara.v15i1.7387

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan efektivitas pelaksanaan e-Office serta menganalisis faktor penghambat pelaksanaan e-Office pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian Pengembangan Provinsi Riau. Jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa efektivitas pelaksanaan e-Office pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian Pengembangan Provinsi Riau ditinjau dari kriteria ketepatan kebijakan, ketepatan pelaksanaan, ketepatan target, ketepatan lingkungan,, dan ketepatan proses adalah tidak efektif. Faktor penghambatnya yaitu lemahnya komitmen para pelaksana, keterbatasan anggaran untuk kegiatan sosialisasi, serta faktor kepemimpinan
Kualitas Pelayanan Pemeriksaan Kapal Dalam Karantina Pada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Dumai Jumani; Meyzi Herianto; Hasim As'ari
Jurnal Niara Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.652 KB) | DOI: 10.31849/niara.v15i2.7388

Abstract

Salah satu fungsi dari kantor kesehatan pelabuhan adalah pemeriksaan kedatangan kapal dalam karantina (In Clearance). Hal ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 06 Tahun 2018 tenang kekarantinaan kesehatan. kegiatan Kekarantinaan Kesehatan di Pintu Masuk dan diwilayah dilakukan melalui kegiatan pengamatan penyakit dan Faktor Risiko Kesehatan Masyarakat terhadap Alat Angkut, orang, Barang, dan/atauIingkungan, serta respons terhadap Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dalam bentuk tindakan Kekarantinaan Kesehatan. Tujuan penelitian dari penelitian ini adalah Menganalisis kualitas pelayanan pemeriksaan kapal dalam karantina. Untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam pemberian pelayanan pemeriksaan kapal dalam karantina pada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Dumai. Penelitian ini dilakukan pada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Dumai. Informen dalam penelitian ini antar lain adalah kepala kantor kesehatan pelabuhan kelas III Dumai atau yang mewakili, Kepala Seksi PKSE Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Dumai, ketua asosiasi keagenan kapal serta agen kapal yang ikut serta dalam pelaksanaan pelayanan pemeriksaan kapal dalam karantina. Dengan hasil penelitian bahwa Kualitas Pelayanan Pemeriksaan Kapal Dalam Karantina Pada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Dumai telah baik dan di analisa dari 5 indikator yaitu Tangibles, Emphaty, Reliablity, Respinsiveness, Assurance serta hambatan dari pelaksanaan pemerikasaan kapal dalam karantina Kantor Kesehatan Pelabuhan Dumai Kelas III Dumai adalah petugas yang kurang kompeten dalam menjalankan tugas, serta Tenaha SDM yang masih kurang dan kurangnya koordinasi antara petugas dan kapal dan sarasa prasarana pemeriksaan yang masih belum memadai
Efektivitas Pelaksanaan Musrenbang Melalui Aplikasi E-Planning Di Kantor Kecamatan Dumai Kota Yessi Hayati
Jurnal Niara Vol. 15 No. 1 (2022)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.045 KB) | DOI: 10.31849/niara.v15i1.7391

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan dalam penginputan dan memverifikasi usulan prioritas hasil musrenbang tingkat Kecamatan melalui aplikasi e-planning. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan musrenbang dan faktor penghambat dalam mengefektifkan pelaksanaan musrenbang melalui aplikasi E-Planning di Kantor Kecamatan Dumai Kota, mengambarkan kenyataan dilapangan oleh sebab itu peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan melalui hasil wawancara, observasi partisipan dan dokumentasi. Metode penelitian kualitatif merupakan penelitian proses yakni peneliti terlibat langsung dalam proses kegiatan yang menjadi objek penelitian. Adapun hasil penelitian ini adalah terdapat lima kategori efektivitas dari pelaksanaan Musrenbang melalui aplikasi E-Planning ini yaitu Produksi, efesiensi, Kepuasan, keadaptasian, dan perkembangan yang menjelaskan bahwa Musrenbang melalui aplikasi E-Planning ini berjalan dengan efektif sehingga e-Planning dapat memudahkan proses Perencanaan dan Pembangunan daerah. Faktor penghambat dari Musrenbang melalui Aplikasi E-Planning ini adalah Penginputan ulang pengusulan untuk data musrenbang yang tidak di akomodir ditahun sebelumnya (n-1), Jaringan (server) dan waktu yang dibatasi dengan terkuncinya aplikasi, dan Partisipasi yang kurang aktif dari stakeholder dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Musrenbang tingkat Kelurahan dan tingkat Kecamatan
Analisis Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa Di Kabupaten Indragiri Hulu Amarta Dwi Wulandari; B Isyandi; Hendro Ekowrso
Jurnal Niara Vol. 15 No. 1 (2022)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.613 KB) | DOI: 10.31849/niara.v15i1.7426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam partisipasi masyarakat desa di Kabupaten Indragiri Hulu. Penelitian ini merupakan penelitian primer yang pengumpulan datanya menggunakan kuesioner penelitian. Jumlah populasi penelitian adalah jumlah populasi di 5 kecamatan yaitu 159.449 orang, kemudian dengan menggunakan rumus Slovin dengan taraf 10% diperoleh jumlah sampel sebanyak 100 responden. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala likert dan alat analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat partisipasi masyarakat desa di Kabupaten Indragiri Hulu mencapai skor 51,84 yaitu antara 40-60% dan dapat dikatakan dalam kategori sedang. Dapat diketahui bahwa faktor-faktor yang menentukan partisipasi masyarakat adalah sumbangan tenaga, sumbangan materi atau materi, sumbangan pikiran dan sumbangan uang.