cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
agribisnisjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agribisnis
ISSN : 14124807     EISSN : 25034375     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Ruang Lingkup pada jurnal ini adalah semua yang berhubungan dengan kegiatan agribisnis pertanian dan semua yang berkaitan dengan dampak kegiatan agribisnis bagi masayarakat baik itu perencanaan usaha tani/agribisnis, kelayakan usaha tani/agribisnis, dll
Arjuna Subject : -
Articles 191 Documents
Analisis Loyalitas Konsumen Dalam Mengkonsumsi Es Krim IL TEMPO GELATO Di Yogyakarta Yunias Pramatia; Minar Ferichani; Ernoiz Antriyandarti
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 2 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.218 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i2.8693

Abstract

Perkembangan bisnis ice cream shop yang meningkat menuntut pelaku bisnis ice cream shop untuk dapat bertahan dan meningkatkan pasar. Salah satu pelaku bisnis ice cream shop adalah Il Tempo Gelato di Yogyakarta. Loyalitas konsumen menjadi acuan yang sangat penting bagi suatu usaha. Faktor yang dapat memengaruhi loyalitas konsumen adalah citra merek, kualitas pelayanan, harga, store atmosphere, cita rasa, kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis loyalitas kosumen dalam mengkonsumsi es krim Il Tempo Gelato di Yogyakarta. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Metode pengambilan lokasi dilakukan secara purposive dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan sampel berjumlah 100 responden. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan pencatatan. Metode analisis data menggunakan Binary Logistic Regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen, kualitas pelayanan tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen, harga tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen, store atmosphere berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen, cita rasa berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen, serta kepuasan konsumen berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen es krim Il Tempo Gelato di Yogyakarta
Sebuah Penanggulangan Kebakaran Gambut Berbasisi Kearifan Lokal Pada Petani Sagu Desa Tanjung Peranap: Penanggulangan Kebakaran Lahan Gambut Metri Oktaviana Rosmalinur
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 2 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.787 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i2.8825

Abstract

Desa Tanjung Peranap merupakan wilayah dengan sebaran lahan gambut yang cukup luas. Upaya paling efisien dalam menangani kebakaran lahan sesuai dengan mata pencaharian yaitu dengan kegiatan pencegahan kebakaran hutan agar lahan gambut tetap memiliki nilai ekonomi, masyarakat menanam tumbuhan yang cocok dengan ph lahan gambut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik petani sagu, menganalisis peran kearifan lokal yang masih ada dalam penanggulangan bekas kebakaran lahan gambut, serta mengetahui antara karakteristik petani sagu terhadap peran kearifan lokal dalam penanggulangan kebakaran lahan gambut di Desa Tanjung Peranap. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengambilan sampel menggunakan snowball sampling untuk mencari petani yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan dengan metode purposive sampling dan alat analisis skala likert, analisis deskriptif, dan analisis rank spearman. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa umur petani rata-rata mempunyai usia produktif dan berpendidikan, memiliki jumlah tanggungan keluarga petani yaitu berkategori sedang, dan memiliki luas lahan >2 Ha dengan status kepemilikan pribadi. Sedangkan instruktur pelatih atau penyuluh, dukungan tokoh masyarakat, peranan kelompok, media informasi dan komunikasi serta dukungan pemerintah termasuk kategori tinggi. Upaya penanggulangan kebakaran lahan gambut teridentifikasi pada kegiatan pengetahuan lokal, aspek nilai lokal, keterampilan lokal, sumber daya lokal, dan mekanisme pengambilan keputusan lokal. Karakteristik petani yang memiliki hubungan dengan peran kearifan lokal yaitu umur, media informasi dan komunikasi serta dukungan pemerintah kepada masyarakat.
KARAKTERISTIK PETANI MANGGIS DI DESA SEGATI KECAMATAN LANGGAM KABUPATEN PELALAWAN latifa siswati; Asgami Putri; hamdan yasid
Jurnal Agribisnis Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.647 KB) | DOI: 10.31849/agr.v23i2.8969

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik petani manggis di Desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan.Lokasi penelitian dipilih secara purposive sampling dimana lokasinya dipilih sengaja. Untuk penentuan sampel peneliti menggunakan metode pengambilan sampel purposive sampling dimana dengan kriteria yaitu dimana semua petani yang melakukan usahatani buah manggis yang berada di desa Segati kecamatan langgam kabupaten pelalawan. Jumlah petani yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 72 orang dimana petani ini adalah petani yang aktif dalam kelompok tani yang melakukan budidaya buah manggis. dimana untuk mengetahui karakteristik petani dilakukan dengan melakukan analisis deskriptif. Sehingga peneliti dapat mengetahui bagaimana karakteristik petani buah manggis di desa segati kecamatan langgam kabupaten pelalawan. Karakteristik petani yang dijadikan paramerer antara lain : usia, jenis kelamin, jumlah tanggungan keluarga, pendidikan, lama berusahatani. Dari hasil yang diperoleh dalam penelitian diketahui bahwa rata-rata umur dari petani yanglakukan usaha budidaya tanaman manggis 40-50 tahun sebanyak 57,53%; untuk jenis kelamin hasilnya adalah seluruh petani tersebut memiliki jenis kelamin yaitu pria; untuk tingkat pendidikan rata-rata petani memiliki tingkat pendidikan SLTA sebanyak 33% dari selurh responden; jumlah tanggungan keluarga sebanyak 4-6 orang sebanyak 66% dari keseluruhan responden yang ada; untuk pengalaman usaha tani rata-rata petani sudah melaksanakan usahatani selama 27-32 tahun yanitu sebanyak 41%
PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK KACANG PUKUL SEBAGAI OLEH OLEH KHAS ROKAN HILIR Asgami Putri; Hamdan yasid; Rini Nizar
Jurnal Agribisnis Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.794 KB) | DOI: 10.31849/agr.v23i2.8975

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana karakteristik konsumen yang membeli produk kacang pukul dan juga untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap produk kacang pukul yang dijadikan sebagai oleh-oleh khas Rokan Hulu. Lokasi penelitian dipilih secara purposive sampling dimana lokasinya dipilih sengaja dan itu adalah took yang menjual oleh-oleh khas Rokan Hulu.. Untuk penentuan sampel peneliti menggunakan metode pengambilan sampel accidental sampling yaitu dimana semua konsumen yang melakukan pembelian kacang pukul berhak menjadi sampel dalam penelitian. dengan jumlah responden sebesar 115 orang. Hasil dari penelitian antara lain Karakteristik reponden yaitu Jenis kelamin, Perempuan = 59 orang.; Usia, responden dari 21 – 15 sebanyak 47 responden, Pendidikan terakhir, SMA sebanyak 74 responden (64,3%); pendapatan 1 – 1,9 juta sebanyak 51 responden. Pengaruh variabel independen secara silmultan atau bersama-sama berdasarkan hasil penelitian adalah signifikan atau berpengaruh nyata dan untuk secara parsial variabel independen yang berpengaruh signifikan adalah citarasa produk (X1), kemasan (X3), lokasi (X7), distribusi produk (X8)
ANALISIS BISNIS PERUSAHAAN ROTI " PRIMA SARI" DI KELURAHAN LIMBUNGAN KECAMATAN RUMBAI PESISIR KOTA PEKANBARU Niken Nurwati; mufti mufti
Jurnal Agribisnis Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.639 KB) | DOI: 10.31849/agr.v23i2.8980

Abstract

Agroindustri pangan merupakan salah satu industri pengolahan hasil pertanian yang memegang peranan penting dalam hal diversifikasi pangan. Roti merupakan salah satu produk olahan dari agroindustri yang digemari masyarakat karena mudah dibawa kemana mana dan mudah untuk dikonsumsi. CV "Prima Sari" merupakan satu satunya perusahaan roti yang berada di Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilaksanakan secara sensus pada CV "Prima Sari". CV "Prima Sari" memproduksi beberapa varian/jenis olahan roti; roti isi kelapa, roti isi pisang, roti selai kacang, roti keju, roti selai sarikaya, roti selai nenas, roti tawar biasa dan roti tawar kupas. Banyaknya varian/jenis olahan roti yang dihasilkan oleh CV "Prima Sari", penting untuk diketahui biaya dan pendapatan serta keuntungan untuk masing masing varian produknya. Hasil penelitian terhadap keuntungan, BCR, BEP dan analisis volum -laba diperoleh hasil sbb: 1. Pendapatan bersih yang diperoleh untuk satu kali periode Rp 4.565.228,- untuk roti isi 5 dan Rp. 10.372.652 ; 2. Hasil perhitungan BEP (Q) untuk roti isi 5 sebesar 481 bungkus, BEP (Rp) Rp.2.405.147,- dan BEP (Q) 440 bungkus untuk roti tawar panjang. BEP (Rp) adalah Rp. 4.844.152 ; 3. NIlai RCR roti isi 5 sebesar 1,102 dan 1,178 untuk roti tawar panjang ; 4. Jika uasahatani ini merencanakan keuntungan sebesar RP. 25.000.000, maka jumlah penjualan roti isi ; 5 sebanyak 23.565 bungkus dan 7.665 bungkus untuk roti tawar panjang. Kegiatan pembuatan roti dan Pemasaran roti "prima Sari hendaklah : Menekan prosentase roti BS agar pendapatan bersih meningkat. 2. Melakukan modivikasi produk sesuai selere konsumen
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN YANG BERBELANJA SEMBAKO DI PASAR TRADISIONAL BERBASIS MODERN PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DIKABUPATEN KUANTAN SINGIN chezy wm vermila
Jurnal Agribisnis Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.57 KB) | DOI: 10.31849/agr.v23i2.8981

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pasar tradisional di Indonesia berjumlah14.182 unit dan masih mendominasi dibandingkan toko modern sebanyak 1.131 unit maupun pusat perbelanjaan sebanyak 708 unit. Saat ini, persebaran pasar tradisional terbanyak terdapat di Jawa Timur (1.823 unit), Jawa Tengah (1.482 unit), dan Sulawesi Selatan (940 unit). Sedangkan daerah yang paling sedikit memiliki pasar tradisional adalah Kepulauan Bangka Belitung (54 unit), Kepulauan Riau (55 unit ), Karakteristik konsumen produk sembako dipasar Tradisional berbasis modren konsumen berada pada usia produktig yaitu rentang usia 21-35 sebanyak 40,00%, dengan lama pendidikan 10-12 tahun 34,28%, rata-rata pekerjaan yang ditemui pada ssat penelitian yaitu IRT (Ibu Rumah Tangga) sebanyak 40,00%, jumlah anggota keluarga 3-4 orang sebanyak (57,14%), dan pendapatan keluarga berkisar pada Rp.1.500.000 – Rp 2.500.000 sebanyak 60,00%. Prilaku konsumen sembako secara keseluruhan produk di pasar tradisional berbasisi modren Kabupaten Kabupaten Kuantan Singingi berada pada kategori puas. Yang mana pada Produk sembako kategori I Sangat Puas dengan nilai 33,33%. Produk sembako pada kategori II konsumen merasa Kurang puas yaitu sebanyak 50,00%, dan produk sembako pada kategori III berada pada kategori kurang puas sebanyak 50,00 %.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPEGARUHI PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN IKAN PATIN DI PASAR KODIM KECAMATAN SENAPELAN KOTA PEKANBARU zargustin dedi; Asgami Putri
Jurnal Agribisnis Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.913 KB) | DOI: 10.31849/agr.v23i2.8983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli ikan patin di Pasar Kodim Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru dan mengetahui variabel-variabel yang dominan dipertimbangkan konsumen dalam membeli ikan patin di Pasar Kodim Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. Penentuan daerah penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive) , yaitu di Pasar Kodim Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling. Sampel yang diambil berjumlah 100 orang. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis faktor dengan prengkat lunak SPSS (Statistical Product and Service Solution) 22 Hasil analisis faktor menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor yang dipertimbangkan konsumen dalam membeli ikan patin di Pasar Kodim Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru. Ketiga faktor tersebut adalah faktor harga menjelaskan data sebesar 25,11% varians ke-10 variabel, Faktor tempat menjelaskan data sebesar 14,123% varians ke-10 variabel dan Faktor produk menjelaskan data sebesar 12,687% varians ke-10 variabel. Sementara ini variabel-variabel yang dominan dipertimbangkan konsumen dalam membeli ikan patin di Pasar Kodim Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru pada masing-masing faktor adalah variabel harga ikan patin pada faktor harga, variabel jarak pasar pada faktor tempat dan variabel kandungan gizi pada faktor produk.
Penanggulangan Kebakaran Lahan Gambut Berbasis Kearifan Lokal Pada Petani Sagu Di Desa Lukun Kecamatan Tebing Tinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti febri febri
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 2 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.055 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i2.9045

Abstract

ABSTRAK Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau rutin terjadi setiap tahun. Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu desa yang terjadi kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan berbagai macam masalah, mulai dari aspek kesehatan, aspek sosial dan aspek ekonomi. Salah satu bentuk pencegahan kebakaran lahan gambut adalah dengan kearifan lokal yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik petani sagu, menganalisis peran kearifan lokal yang masih ada dalam menanggulangi kebakaran lahan gambut serta menganalisis hubungan antara karakteristik individu petani dengan peran kearifan lokal dalam menanggulangi kebakaran lahan gambut. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengambilan sampel menggunakan snowball sampling untuk mencari petani yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan dengan metode purposive sampling dan alat analisis skala likert, analisis deskriptif, dan analisisi rank spearman. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa umur petani umumnya berada pada usia produktif dan berpendidikan, memiliki pendapatan yang tinggi, memiliki luas lahan 2-6 Ha dengan status kempemilikan pribadi dan jarak lokasi lahan 1-4 km dengan pemukiman. Sedangkan instruktur pelatih atau penyuluh, dukungan tokoh masyarakat, peranan kelompok, media informasi dan komunikasi serta dukungan pemerintah termasuk kategori sedang. Upaya penanggulangan kebakaran lahan gambut teridentifikasi pada kegiatan pengetahuan lokal, aspek nilai lokal, keterampilan lokal, sumber daya lokal, dan mekaniasme pengambilan keputusan lokal. Karakteristik petani yang memiliki hubungan dengan peran kearifan lokal yaitu umur, tingkat pendidikan, pendapatan, instruktur pelatih atau penyuluh, dukungan tokoh masyarakat, media informasi dan komunikasi serta dukungan pemerintah. Kata kunci : lahan gambut, petani sagu, kearifan lokal, upaya penanggulangan kebakaran
MODEL PEMASARAN KARET ALAM PETANI SWADAYA DI KABUPATEN KAMPAR: PENDEKATAN STRUKTUR, PERILAKU DAN KINERJA PASAR Detri Karya; Heriyanto; Asrol
Jurnal Agribisnis Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.069 KB) | DOI: 10.31849/agr.v23i2.9209

Abstract

Kabupaten Kampar memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap perekonomian Provinsi Riau pada sektor pertanian disubsektor perkebunan. Karet merupakan komoditi unggulan yang mempunyai peran penting, baik secara ekonomi, sosial, penyerapan tenaga kerja. Usahatani karet dikelola rumahtangga secara swadaya. Aspek pemasaran karet swadaya merupakan hal penting dalam mendukung peningkatan pendapatan petani karet. Penelitian ini bertujuan menganalisis Model Pemasaran Karet: Pendekatan Struktur, Perilaku dan Kinerja Pasar. Tujuan spesifiknya yakni: (1) mengidentifikasikan saluran pemasaran; (2) mengetahui struktur pasar; (3) mengetahui perilaku pasar; dan (4) mengetahui penampilan pasar. Penentuan sampel petani sebanyk 60 orang dilakukan secara multy stage purposive sampling berdasarkan jaraknya terhadap pabrik. Sampel pedagang karet menggunakan metode snowball sampling. Analisis pemasaran karet secara deskriptif dan kuantitatif melalui pendekatan (1) market share, konsentrasi rasio, indeks Herfindahl untuk mengetahui struktur pasar; (2) korelasi dan elastisitas transmisi harga (3) marjin pemasaran dan share keuntungan. Teknik wawancara dan observasi berpedoman pada daftar pertanyaan terstruktur. Hasil penelitian adalah (1) saluran pemasaran karet terdiri dari dua saluran, yang terbaik saluran II dimana petani bergabung dalam wadah koperasi selanjutnya menjual ke pabrik sehingga harga ditingkat petani lebih tinggi; (2) struktur pasar bersifat oligopsoni konsentrasi sedang yang menunjukkan bahwa pedagang memiliki tingkat kekuasaan yang sedang dalam mempengaruhi pasar; (3) perilaku pasar, sempurnanya keterpaduan harga karet pada pasar yang satu dengan harga karet pada pasar yang lain, baik secara horizontal maupun vertikal; dan (4) penampilan pasar ditunjukkan dengan marjin pemasaran yang relatif besar dan didominasi oleh share keuntungan tidak merata. Hal ini menunjukkan bahwa pemasaran hasil karet belum efisien.
Saluran Distribusi Tahu Pada Industri Tahu Tempe Bintang Salma Papua Barat Arga Ramadhana
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 2 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.356 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i2.9366

Abstract

Tahu adalah jenis olahan dari bahan baku kacang kedelai tanpa melewati proses fermentasi. Pendistribusian merupakan kunci dalam suatu kegiatan berbisnis pada suatu perusahaan. Pendistribusian sangat berpengaruh pada tingkat kenaikan atau penurunan suatu produk pada pelanggan. Pendistribusian dapat dapat dibagi menjadi 2 yaitu distribusi secara langsung dan tidak langsung. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk memperjelas jenis saluran distribusi yang diterapkan serta masalah yang dihadapi yang berkaitan dengan saluran distribusi pada Industri Tahu Tempe Bintang Salma. Tingkat saluran distribusi yang di gunakan oleh industri ini adalah saluran distribusi tingkat nol, dan tingkat satu. Saluran distribusi tingkat nol pada Industri Tahu Tempe Bintang Salma disalurkan di pasar terdekat (pasar remu), distribusi keliling dan distribusi langsung di pabrik. Saluran distribusi tingkat satu pada Industri Tahu Tempe Bintang Salma disalurkan pada perantara seperti, warung/kios, yang disebut pengecer sebelum produk diterima konsumen. Masalah yang dihadapi oleh Industri Tahu Tempe Bintang Salma yang berkaitan dengan saluran distribusi yaitu berasal dari masalah internal mengenai sarana yang disediakan oleh industri dalam menunjang proses saluran distribusi tahu, yaitu alat transportasi dan masalah tekstur tahu yang terlalu lembut.