cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
agribisnisjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agribisnis
ISSN : 14124807     EISSN : 25034375     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Ruang Lingkup pada jurnal ini adalah semua yang berhubungan dengan kegiatan agribisnis pertanian dan semua yang berkaitan dengan dampak kegiatan agribisnis bagi masayarakat baik itu perencanaan usaha tani/agribisnis, kelayakan usaha tani/agribisnis, dll
Arjuna Subject : -
Articles 191 Documents
Analisis Kelayakan Produksi Tepung Keladi Pada Balai Kementerian Perindustrian Provinsi Riau Eddifa Rahman
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.019 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i1.6737

Abstract

Keladi atau talas merupakan salah satu komoditi yang memiliki peluang pengembangan dan peningkatan nilai tambah cukup menjanjikan dimasa mendatang. Hal ini tidak terlepas dari tingkat penggunaan tepung tersebut dalam berbagai produk pangan. Untuk mendapatkan nilai optimal dalam pengembangan dan peningkatan nilai tambah komoditi keladi atau talas, perlu dianalisa terlebih dahulu terhadap kelayakan ekonomi dan teknologi sehingga mampu berkelanjutan dalam masa yang panjang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis keberlangsungan komoditi keladi atau talas pada beberapa tahun kedepan melalui analisis kelayakan secara ekonomi dan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengembangan produk dan peningkatan nilai tambah keladi atau talas sudah layak secara ekonomi maupun teknologi. Dari segi rendemen, tepung yang dihasilkan berada pada angka 23,69% atau 5 Kg, dengan berat awal bahan baku adalah 21,1 Kg. apabila diasumsikan nilai jual tepung keladi atau talas adalah senilai Rp. 47.500 dan harga bahan baku adalah Rp. 8.000/Kg maka didapatkan keuntungan sebesar Rp. 143.476. Dapat disimpulkan jika sudah layak untuk diterapkan pada IKM pembuat dan pengolah tepung keladi atau talas untuk kategori ekonomi. Pada kategori teknologi, dengan alat pengolahan yang cukup sederhana dan tidak membutuhkan biaya besar maka kegiatan pengembangan produk dan peningkatan nilai tambah keladi atau talas akan sangat mungkin untuk dilakukan dalam lingkup industri kecil terutama yang berada di daerah.
Analisis Pendapatan Petani Karet Sistem Pemasaran Lelang di Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi Lailatul Budri
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.743 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i1.6757

Abstract

Salah satu komoditi unggulan sektor perkebunan adalah karet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi usahatani karet dan pendapatan bersih yang diterima serta menganalisis efesiensi usahatani karet sistem pemasaran lelang. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian dilaksanakan dengan metode survey dengan pengambilan sampel secara random sampling kepada 23 orang petani karet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi yang dikeluarkan petani karet sistem pemasaran lelang yaitu Rp 9.058.465,36/ha/tahun. Pendapatan bersih yang diterima yaitu Rp 6.983.482,79/ha/tahun. Nilai RCR (Return Cost Ratio) yaitu 1,77 hal ini berarti usahatani yang dilakukan memperoleh keuntungan serta dikatakan telah efisien karena nilai RCR yang diperoleh besar dari satu (RCR>1). RCR 1,77 artinya setiap biaya yang dikeluarkan petani Rp.1,00 akan menghasilkan pendapatan kotor sebesar Rp 1,77 dan pendapatan bersih sebesar Rp. 0,77. Kata kunci: Karet, Pendapatan, Lelang, Efisiensi
ANALISIS FAKTOR PRODUKSI USAHATANI PADI DENGAN METODE SALIBU DI KECAMATAN MADIUN KABUPATEN MADIUN JAWA TIMUR Yuhana Airiza Budianti Yuhana Airiza Budianti
Jurnal Agribisnis Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.656 KB) | DOI: 10.31849/agr.v23i2.6814

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor produksi usahatani padi dengan metode SALIBU yang terdiri dari luas lahan, tenaga kerja, pupuk dan pestisida di Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode sensus. Penetapan daerah penelitian ini secara sengaja dengan pertimbangan bahwa menurut data BPS tahun 2020 Jawa Timur menempati peringkat pertama sebagai produsen padi terbesar di Indonesia serta menurut data BPS tahun 2019 Kabupaten Madiun menempati peringkat ke 8 sebagai wilayah penghasil padi terbanyak di Jawa Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani padi metode SALIBU yaitu sebanyak 10 petani, hal ini dikarenakan usahatani padi SALIBU tergolong metode baru yang belum banyak diterapkan oleh petani di Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun Jawa Timur. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian adalah dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer yang meliputi wawancara, kuisioner, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis fungsi produksi Cobb-Douglas dengan Software IBM SPSS statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor produksi usahatani padi SALIBU berpengaruh positif terhadap produksi padi SALIBU, serta seluruh variabel yaitu berupa luas lahan (X1), tenaga kerja (X2), pupuk (X3) dan pestisida (X4) berpengaruh positif terhadap variabel produksi padi. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan akan banyak petani yang menerapkan usahatani padi SALIBU, sehingga dapat meningkatkan hasil produksi padi di Indonesia. Kata kunci: Faktor Produksi, SALIBU, Luas Lahan, Tenaga Kerja, Pupuk, dan Pestisida
PENGARUH KARAKTERISTIK KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN PRODUK SAYUR ORGANIK DI PASAR MODERN (STUDI KASUS PASAR BUAH PEKANBARU) asgami
Jurnal Agribisnis Vol. 23 No. 1 (2021): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.491 KB) | DOI: 10.31849/agr.v23i1.6874

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik konsumen, hubungan karakteristik terhadap keputusan pembelian sayuran organic di pasar modern (studi kasus pasar buah pekanbaru). Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yang diterapkan adalah teknik wawancara dan observasi atau supervisi langsung pada Pasar Buah Pekanbaru. Pengarahan wawancara serta ketepatan pengumpulan data yang dibutuhkan berpedoman pada daftar pertanyaan terstruktur. Teknik penetapan sampling lokasi/wilayah dilakukan secara purposive sampling. Cara pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dimana pada saat itu tim langsung ke Pasar Buah Pekanbaru dan mewawancarai konsumen yang ada di pasar dan sedang membeli sayuran dan tidak. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis logistic binary. Hasil yang dari penelitian ini antara lain Jenis kelamin, Perempuan = 98 orang sedangkan responden Laki-laki = 2 orang; Usia, 37-42 tahun = 42 orang, 31-36 tahun = 34; Pendidikan terakhir, SMA = 69 orang, S1 = 29 orang,; Pekerjaan, Ibu Rumah Tangga (IRT) = 73 orang, Karyawan Swasta = 22 orang; Pendapatan, adalah Rp >500.000-1.499.000 yaitu sebanyak 15 orang atau 15%; pendapatan masyarakat yang terbanyak untuk membeli sayur organic di pasar buah pekanbaru dalam penelitian ini adalah sebesar >Rp. 3.000.000,-, yaitu sebanyak 43 konsumen atau sebesar 43%. Variabel independen yang menjadi faktor yang berpengaruh secara parsial ada 2 variabel independen yang berpengaruh yaitu pendidikan (X2) dan pendapatan (X4). Hal ini terjadi karena nilai sig masing-masing variable lebih kecil dari 0.05% Kata Kunci : Analisis logistic binary, Konsumen, sayur organik
Strategi Pengembangan Usahatani Nenas Di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Ilma Satriana Dewi; Darus; Bagus Prasetyo
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.965 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i1.7167

Abstract

Buah nenas merupakan salah satu komoditas unggulan di kecamatan Tambang dan telah menjadi ikon untuk daerah tersebut. Namun, ada banyak faktor yang mempengaruhi berkembangnya usahatani nenas ini. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhinya yaitu luas lahan yang semakin berkurang karena adanya alih fungsi lahan baik untuk usahatani non nenas, pemukiman, infrastruktur dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal usahatani nenas serta strategi pengembangan usahatani nenas . Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT . Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor kekuatan pada usahatani nenas terdiri dari Kemampuan SDM yang tinggi, Menggunakan bibit unggul, Pemeliharaan tanaman nenas mudah, Lahan milik sendiri, dan Sarana produksi untuk usahatani nenas tersedia dan mudah diperoleh petani. Faktor kelemahan terdiri dari Produk tidak tahan lama, Penggunaan teknologi masih sederhana, Terbatasnya modal, Belum ada kelompok tani, dan Kegiatan penyuluhan atau pelatihan untuk usahatani nenas masih terbatas dilakukan. Faktor peluang terdiri dari Permintaan buah nenas meningkat, Tersedianya industri pengolahan, Dukungan pemerintah pada usahatani nenas, Kemajuan teknologi dalam usahatani nenas dan Pengembangan varietas baru. Faktor ancaman terdiri dari Buah-buahan impor, Serangan hama dan penyakit, Alih fungsi lahan untuk komoditas pertanian lainnya, Pembangunan infrastruktur atau pemukiman, Bencana alam, dan Persaingan dengan buah-buahan lokal lain. Strategi utama yang dapat diterapkan untuk usahatani nenas ke depannya berdasarkan analisis diagram SWOT adalah strategi SO yaitu, Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan SDM dalam teknologi budidaya nenas dan Meningkatkan luas lahan.
Analisis Manajemen Rantai Pasok Telur Ayam Ras Petelur di PT Samawa Gemilang Perkasa-NTB Mega Trishuta Pathiassana
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.363 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i1.7170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses manajemen rantai pasok produk telur di PT Samawa Gemilang Perkasa yang dihasilkan dari ayam ras petelur. Metode penelitian yang dilakukan adalah kualitatif deskriptif yang menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan partisipasi aktif berupa data mengenai keadaan umum perusahaan, konsumsi pakan, vaksinasi, dan pemberian obat. Sedangkan, data sekunder yang diperoleh meliputi data pasokan bahan baku ayam rasa petelur di PT Samawa Gemilang Perkasa, keadaan umum lokasi penelitian mulai dari sejarah awal berdirinya perusahaan, letak geografis, serta struktur organisasi dan tenaga kerja. Observasi dilakukan melalui kajian-kajian, seperti studi kasus serta melakukan kegiatan secara aktif pada perusahaan dengan melakukan beberapa kegiatan, meliputi kegiatan rutin dan khusus yang ditentukan oleh perusahaan. Lalu, wawancara dilakukan menggunakan daftar pertanyaan kepada manajer peternakan, pekerja lapanga, serta para karyawan secara langsung. Selanjutnya, data tersebut dianalisis dan diolah secara deskriptif. Dari penelitian ini diketahui bahwa sistem rantai pasok untuk telur ayam rasa petelur di PT Samawa Gemilang Perkasa, meliputi pengadaan bahan baku, hasil produksi, hingga sampai ke konsumen. Rantai pasok pada produk menggunakan pola mandiri, yaitu dijual ke pedagang pengumpul lalu dijual ke pedagang besar di pasar-pasar tradisional. Kemudian, proses rantai berlanjut pada pedangang ecer. Analisis ini penting untuk dilakukan untuk memastikan agar pelanggan mendapat produk dengan jumlah, kualitas, serta waktu yang tepat dan biaya yang sesuai.
Oil palm Analisis Capaian ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) Perkebunan Kelapa Sawit Pola Swadaya di Kabupaten Rokan Hulu: ACHIEVEMENT ANALYSIS OF ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) PALM OIL PLANTATIONS BY INDEPENDENT PATTERN IN ROKAN HULU DISTRICT Mifta Intan Sari Sari
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.188 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i1.7316

Abstract

Oil palm is one of the leading plantation commodities in Indonesia. The advantages of palm oil make Indonesia the most significant producer and exporter of palm oil in the world. The high global and international market demand for environmentally-friendly palm oil is one of the reasons for the Indonesian government to implement the ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) policy in 2011. The ISPO is the standard set by the Indonesian government for sustainable oil palm plantations. The ISPO certification must be made by all oil palm plantation merchants. This study aims to determine the achievements of implementing ISPO certification on independent oil palm smallholders in Rokan Hulu by looking at some of the principles in ISPO certification, namely plantation legality, plantation organization and management, environmental management and monitoring, and sustainable business improvement. This research was conducted in one of the districts in Riau Province, namely Rokan Hulu. The results of this study show that independent oil palm smallholders in Rokan Hulu are still unable to implement the best standards for oil palm plantations following the principles and criteria contained in ISPO certification. Keywords : ISPO, Oil palm, Replanting
Management of Peatland Fires Based on Local Wisdom for Sago Farmers in Sungai Tohor, Tebing Tinggi Timur District, Meranti Islands Regency Silvia Fransiska
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.355 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i1.7334

Abstract

Kebakaran lahan gambut di Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan kejadian pertama kali bagi masyarakat setempat. Kanalisasi di lahan gambut menjadi penyebab utama kekeringan di lahan gambut. Akibat yang ditimbulkan merugikan petani dari aspek perekonomian, kesehatan, serta sosial. Ekosistem gambut juga mengalami kerusakan. Mata pencaharian utama masyarakat Desa Sungai Tohor yaitu sebagai petani sagu. Upaya penanggulangan dilakukan dengan kearifan lokal setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik petani sagu, menganalisis peran kearifan lokal yang masih ada dalam menanggulangi kebakaran lahan gambut serta menganalisis hubungan antara karakteristik individu petani dengan peran kearifan lokal dalam menanggulangi kebakaran lahan gambut. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengambilan sampel menggunakan snowball sampling untuk mencari petani yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan dengan metode purposive sampling dan alat analisis skala likert, analisis deskriptif, dan analisisi rank spearman. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa umur petani umumnya berada pada usia produktif dan berpendidikan, memiliki pendapatan yang tinggi, memiliki luas lahan 5-10 Ha dengan status kempemilikan pribadi dan jarak lokasi lahan 1-3 km dengan pemukiman. Sedangkan instruktur pelatih atau penyuluh, dukungan tokoh masyarakat, peranan kelompok, media informasi dan komunikasi serta dukungan pemerintah termasuk kategori sedang. Upaya penanggulangan kebakaran lahan gambut teridentifikasi pada kegiatan pengetahuan lokal, aspek nilai lokal, keterampilan lokal, sumber daya lokal, dan mekaniasme pengambilan keputusan lokal. Karakteristik petani yang memiliki hubungan dengan peran kearifan lokal yaitu umur, tingkat pendidikan, pendapatan, instruktur pelatih atau penyuluh, dukungan tokoh masyarakat, media informasi dan komunikasi serta dukungan pemerintah.
Pengaruh Marketing Mix Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Sayur Hidroponik di Kabupaten Lima Puluh Kota: Pengaruh Marketing Mix Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Sayur Hidroponik di Kabupaten Lima Puluh Kota Yuliatin attin
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.458 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i1.7393

Abstract

Generally vegetable plants are cultivated conventionally, but with the development of knowledge, they finally began to be cultivated with hydroponic technology. One of the efforts to develop a hydroponic business is in terms of marketing by using a marketing tool known as the marketing mix which has a role that has an impact on the quantity of sales and future development of the hydroponic business. The purpose of this study is to identify the variables of the marketing mix that have a simultaneous, partial and dominant effect on the purchase of hydroponic vegetables in Lima Puluh Kota Regency. The research method used is a quantitative method. The method of data collection is by using a closed questionnaire, in which the answers have been provided by. The number of respondents as many as 90 people with purposive sampling method or in accordance with certain criteria. The data analysis technique used is validity test, reliability test, classical assumption test, multiple regression analysis, coefficient of determination, simultaneous test and partial test. The results of the data that have been processed indicate that the research variables that have no effect on consumer purchasing decisions are the promotion variable (X3) and the place/distribution variable (X4). The variable obtained an increase in the significance value of 0.121 and the place/distribution variable of 0.170. The variables that have an effect are the product variable (X1) and the price variable (X2) because each has a significance value of 0.000 and is also the most dominantly influential variable. Keywords: Hydroponic vegetables, Marketing mix, consumer purchasing decisions
Agribisnis Upaya Peningktan Produksi Kakao ( Theobroma cacao L.) Guna Menunjang Hasil Olahan Rangka Memperbaiki Perekonomian Warga Di Kabupaten Gunung Kidul Kadarwati Budihardjo
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.939 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i1.7477

Abstract

Dalam upaya memperbaiki perekonomian petani kakao salah satunya dengan cara upaya peningkatan produktivitas Pengolahan biji kakao yang dilakukan warga dukuh gumawang dan nglanggeran kecamatan pathuk, Gunung Kidul selain coklat bubuk, warga juga bekerjasama dengan Dinas dan Lembaga penelitian berinovasi mengolah biji coklat menjadi dodol dan permen coklat. Produk ini dapat dirasa dapat meningkatkan nilai ekonomi dibandingkan jika hanya menjual biji kakao. Tujuannya dilakukan penelitian ini adalah bagaimana pengaruh pemeliharaan tanaman terhadap produktifitas kakao di dukuh gumawang dan nglanggeran, Gunung Kidul dan Bagaimana pengaruh produktifitas tanaman terhadap peningkatan pendapatan petani kakao dari produk hasil olahannya. .Metode pelaksanaan penelitian dimulai dari survey ke lokasi, melakukan observasi, dan melakukan wawancara kepada ketua kelompok tani. Dari hasil penelitian yang dilakukan maka variabel pemupukan dan pemangkasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas, sedangkan variabel naungan dan pembuatan rorak berpengaruh negative tetapi tidak signifikan.