cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Biology Education
ISSN : 2540833X     EISSN : 22526579     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Journal of Biology Education [e-ISSN 2540-833X | p-ISSN 2252-6579 | DOI 10.15294/jbe | DOAJ toc/2252-6579 | Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang] publishes research articles and conceptual analysis of philosophy, education theory, biology education research, instrument of biology learning tools, biology of learning media, biological experiments developing, and evaluation of biology learning.
Arjuna Subject : -
Articles 956 Documents
PENGARUH MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Mawadah, Alaina; Irsadi, Andin; Utami, Nur Rahayu
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is for knowing the influence of student facilitator and explaining model to the activity and result of students studying about human motion system in SMPN 4 Demak. The population of this research is all students at first semester in VIII classes of SMPN 4 Demak in academic year 2012/2013. The sample used cluster random sampling way, by using this way, it was gotten two classes, The class was class VIII-G (experimental class) using Student Facilitator and Explaining and class VIII-H (control class) using speech and discusion. The calculation of t-test is got of thitung (3,86) > ttabel (2,00),approximately the level of activity of classycal student in experimental class is 90% and control class is 70 %. The classical finalisation of experimentalclass with KKM 70 is 83,33% and control class is 46,67%. Based the result of research could be concluded that Student Facilitator and Explaining model influenced to students activity and learning result about human motion system in SMPN4 Demak. The teacher could apply Student Facilitator and Explainingmodel to increase the students activity and studying result. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Student Facilitator and Expalining terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa materi sistem gerak manusia di SMPN 4 Demak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII Semester I SMPN 4 Demak tahun ajaran 2012/2013. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling, terpilih 2 kelas sampel yaitu kelas VIII-G (kelas eksperimen) menggunakan model Student Facilitator and Explaining dan kelas VIII-H (kelas kontrol) menggunakan model ceramah dan diskusi biasa. Hasil perhitungan uji t-test menunjukkan bahwa thitung(3,86) > ttabel (2,00), rata-rata tingkat aktivitas klasikal siswa kelas eksperimen sebesar 90%, dan kelas kontrol sebesar 70%. Ketuntasan hasil belajar siswadengan KKM 70 pada kelas eksperimen sebesar 83,33% dan kelas kontrol sebesar 46,67%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Student Facilitator and Explaining berpengaruh positif terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa materi sistem gerak manusia di SMPN 4 Demak. Guru dapat menerapkan model pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa, seperti model Student Facilitator and Explaining.
MODEL HANDS ON MINDS ON DENGAN BANTUAN MEDIA ASLI PADA MATERI SPERMATOPHYTA Siswati, Euis Komariah; Herlina, Lina; Budiyanto, Kuntoro
Journal of Biology Education Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH GUIDED INQUIRY BERBASIS PROYEK TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR Kurniawati, Atikah; Santosa, Kukuh; Isnaeni, Wiwi
Journal of Biology Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh metode guided inquiry berbasis proyek pada tema sistem ekskresi, diabetes mellitus dan penyembuhannya terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan desain Control Group, Pretest-Posttest Design. Populasinya adalah siswa kelas IX MTs WI Kebumen. Sampel yang digunakan adalah kelas IX C sebagai kelas kontroldan IX D sebagai kelas eksperimen. Pengambilan sampel menggunakan teknikrandomsampling. Data utama adalah aktivitas dan hasil belajar. 80% siswa menunjukkan aktivitas tinggi dan sangat tinggi, kemudian diuji perbedaan rata-rata aktivitas siswa menghasilkan thitung lebih besar dari pada ttabel (2.088 > 2.00). Hasil ketuntasan klasikal ranah kognitif pada kelas eksperimen sebesar 86,67% siswa tuntas, kemudian hasil uji T menunjukkan thitung> ttabel (6.153 > 2.00). Dalam ranah psikomotorik, ketuntasan kelas eksperimen sudah memenuhi target 85% siswa tuntas ranah psikomotorik. Pada ranah afektif 90% siswa mempunyai minat tinggi terhadap pembelajaran guided inquiry berbasis proyek. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode  guided inquiry berbasis proyek-dapat berpengaruh terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa.  The research purposed to examine the effect of guided inquiry-based project metodh on the theme of the excretion system, diabetes mellitus and its treatment on the activity and student result learning. Control Group, Pretest-Posttest Design is used on this research. Its population is students of class IX, MTs WI Kebumen. The sample used is class IX C as a the control class and IX D as the experimental class. Sampling technique is used random sampling. Primary data are the data activity and learning outcomes.80% of students showed high and very high activity, and then tested the difference in average student activity generates taccount> ttable (2.088>2.00). The results of the classical completeness cognitive experimental class was 86.67% students completed, then the test results showed taccount> t table (6.153> 2.00). In the psychomotor domain, completeness experimental class has met the target 85% of students completed psychomotor domains. In the affective domain 90% of students have a high interest in guided inquiry-based projects learning. Based on the researchs results,  it is concluded that the use of guided inquiry-based projects affects the students activities and learning outcome. 
ANALISIS MUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM BUKU TEKS PELAJARAN IPA KURIKULUM 2013 PADA MATERI BIOLOGI KELAS VII SMP Siwi, Fatimah Dini Pamungkas; Peniati, Endah; Anggraito, Yustinus Ulung
Journal of Biology Education Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku Teks Pelajaran (BTP) adalah buku panduan peserta didik terbaru yang digunakan dalam Kurikulum 2013. Sekolah Menengah Pertama wajib menggunakan BTP berjudul “Ilmu Pengetahuan Alam SMP/ MTs Kelas VII Semester 1 dan 2 cetakan ke-2 2014” pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan pendidikan karakter pada BTP tersebut dengan menggunakan pendekatan semi kualitatif. Sumber data berupa dokumen yang didukung wawancara narasumber. Pengumpulan data menggunakan metode analisis muatan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan triangulasi data sesuai model analisis Miles & Huberman. Hasil penelitian membuktikan BTP IPA Kurikulum 2013 pada materi Biologi kelas VII SMP memuat nilai pendidikan karakter meliputi nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, gemar membaca, peduli lingkungan dan tanggung jawab. Nilai peduli sosial dan cinta damai tidak ditemukan baik di BTP Semester 1 ataupun 2. Hal ini dapat terjadi karena kedua nilai tersebut lebih mengarah pada kegiatan sosial, sedangkan IPA adalah ilmu yang mempelajari gejala alam. “Buku Teks Pelajaran” (BTP) is the newest textbook used in “Kurikulum 2013”. “Ilmu Pengetahuan Alam SMP/ MTs Kelas VII Semester 1 dan 2 cetakan ke-2 tahun 2014 (edisi revisi)” is a compulsory book used to teach Science in Middle School. The existence of character education inside BTP hasn’t been confirmed because previously there never been an analysis on BTP. This research will analyze the existence of character education in the textbook used to teach biology in middle school. Data used in this research were a textbook and an interview with a science teacher and the data gathering techniques are literature analysis, interviews, and documentation. Data reduction analysis was used in accordance to the Miles & Huberman analysis model. This research proved that the Biology textbook for 7th Grade Junior High School contains character education values in accordance with the indicators of character education essay that was published by Indonesian Ministry of Education in 2010. There were 16 character education values inside the textbook, those values are religious, honesty, independence, cooperation, creativity, discipline, democratic, curiosity, the national spirit, love of the homeland, appreciate the achievements, communication, passion to read, environmental awareness, and responsibility. The Biology textbook for 7th Grade Junior High School contains all character education values except for the social empathy and love for peace values.
HUBUNGAN BIMBINGAN BELAJAR SWASTA DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI Ristanti, Atika; Sukaesih, Sri; Indriyanti, Dyah Rini
Journal of Biology Education Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the correlation tutoring activities and achievement motivation with the results of biological studies. The population in this study were students of class XII SMA Negeri 1 Pemalang. Samples were determined using purposive sample, the class XII science student XII IPA 1 to 5, total 195 students. This type of research is a correlational study. The research data includes data tutoring activities and motivation derived from the scale of student motivation, data motivate students attend private tutoring obtained from interviews and the results of learning from the teacher. Data were analyzed by descriptive quantitative SPSS 16. The study results who that student who attendtutorial private institutions were 60.5% and students who only attend school tutoring were 39.5%. There was a correlation between the activities of tutoring and student learning outcomes (r = 0.148). There was a correlation between learning motivation and learning outcomes of students (r = 0.249). Tutoring activities and motivation indicate a correlation to student learning outcomes (r = 0.284). The process of learning from school guidance sufficient to improve student learning outcomes. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan kegiatan bimbingan belajar swasta dan motivasi belajar dengan hasil belajar biologi.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Pemalang. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sample, yaitu siswa kelas XII IPA 1 - XII IPA 5 yang berjumlah 195 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Data penelitian meliputi data kegiatan bimbingan belajar dan motivasi belajar yang diperoleh dari skala motivasi belajar siswa, data motivasi siswa mengikuti bimbingan belajar swasta diperoleh dari hasil wawancara serta hasil belajar dari guru. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan SPSS 16.Hasil penelitian yang diperoleh yaitu siswa yang mengikuti lembaga bimbingan swasta sebesar 60.5% dan siswa yang hanya mengikuti bimbingan belajar di sekolah sebesar 39.5%. Ada hubungan antara kegiatan bimbingan belajar swasta dan hasil belajar siswa (r=0.148). Terdapat hubungan antara motivasi belajar dan hasil belajar siswa (r=0.249). Kegiatan bimbingan belajar swasta dan motivasi belajar menunjukkan adanya hubungan terhadap hasil belajar siswa (r=0.284). Proses bimbingan belajar dari sekolah cukup untuk meningkatkan kemampuan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN ASESMEN OTENTIK BAGI GURU BIOLOGI SMA/MA Khasanah, Rita Ariyana Nur; Prasetyo, Andreas Priyono Budi; Susilowati, Sri Mulyani Endang
Journal of Biology Education Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Buku panduan asesmen otentik yang disusun oleh Direktorat Pembinaan SMA (2013) menunjukkan ‘kurang tepat’ untuk digunakan oleh guru biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan asesmen otentikbagi guru biologi SMA/MA dan mendeskripsikan validitas, kelayakanisi, keterbacaan dan implementasi buku tersebut. Penelitian ini adalah Research and Development (R &D). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pecangaandan SMA Negeri 1 Jepara dengan 5 orang guru biologi yang menerapkan kurikulum 2013 sebagai responden. Buku panduan divalidasi oleh 2 ahli (ahli media danahlimateri). Data diambil menggunakan teknik wawancara dan observasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Buku panduan yang disusun oleh Direktorat Pembinaan SMA (2013) disusun untuk guru secara umum dan guru biologi pada kenyataannya mengalami kesulitan dalam menyusun instrument dan rubric untuk pembelajaran biologi dengan tepat. Guru  biologi membutuhkan buku panduan asesmen otentik yang khusus untuk biologi agar  dapat menerapkan asesmen otentik sesuai dengan pembelajaran biologi dan tujuan pendidikan sains. Buku panduan asesmen otentik yang dikembangkan diklasifikasikan ‘sangat valid’, ditinjau dari segi media (95,875%) dan materi (95,31%). Buku panduan tersebut juga diklasifikasikan ‘sangal layak’ ditinjau dari kelayakanisi (95,31%) dantingkat keterbacaannya ‘tinggi’ (79,2%) oleh guru biologi. Keterterapan buku panduan tersebut diklasifikasikan dalam criteria baik. Meskipun demikian, guru biologi belum bias melaksanakan asesmen, utamanya asesmen afektif dan psikomotorik karena berbagai kendala.   Abstract ___________________________________________________________________ The authentic assessment guidebook  compiled by Direktorat Pembinaan SMA showed ‘less appropriate’. This study  was aimed  at   developing an authentic assessment guidebook  for senior high school biology teachers and   describing its validity, worthiness, legibility, and implementation.  This study was Research and Development modified from Borg & Gall (2003). This research was conducted at SMA Negeri 1 Pecangaan and SMA Negeri 1 Jepara, with  5  biology teachers that applied the Curriculum of 2013 as respondents. The Guidebook was validated by experts on media and subject matters. Data were collected by interview and observation techniques. Data were analyzed by descriptive analysis of quantitative and qualitative. The guidebook was compiled  for teachers in general and biology teachers in particular who had  difficulty in preparing  instruments and rubrics for biology appropriately. Biology teachers need authentic assessment guidebook  specifically for biology to apply authentic assessment appropriate for biology learning and science education goals. The guidebook was  classified  ‘very valid’ in term of both the media (96,875%) and materials (95,31). The guidebook was also classified ‘very appropriate’ (95,31%) and  high level of legibility  (79,2%) by  biology teachers. Implementation of authentic assessment guidebook  was  under good criteria. However, biology teachers was unable to apply authentic assessment mainly  on affective and psychomotor aspects effectively because of   various constraints. .
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DENGAN MIND MAPPING Marpuah, Siti; Rahayuningsih, Margareta; Sukaesih, Sri
Journal of Biology Education Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  bertujuan mendiskripsikan efektivitas model pembelajaran CIRC dengan mind mapping pada materi Invertebrata terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Wirosari. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X IPA 1 dan X IPA 2 SMA Negeri 1 Wirosari tahun pelajaran 2014/2015 menggunakan metode Quasi experimental design dengan desain Nonequivalent control group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA (1, 2, 3, 4, dan 5). Sampel penelitian ini ditentukan secara Purposive sampling, yaitu siswa kelas X IPA 1 dan X IPA 2. Data hasil belajar dianalisis menggunakan uji t dan normalitas gain, sedangkan data aktivitas dianalisis menggunakan uji t dan deskriptif persentase. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa setelah mengikuti pembelajaran nilai hasil belajar dan aktivitas kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Terdapat perbedaan signifikan hasil belajar dengan t hitung 6,65 > t tabel 1,66, juga terdapat perbedaan signifikan pada aktivitas siswa dengan t hitung 6,65 > t tabel 3,07. Purpose of this research to describe the effectiveness of the learning model CIRC with mind mapping on Invertebrates material on the activities and results of class X student of SMAN 1 Wirosari. This study was carried out in class X  IPA 1 and X IPA 2 SMA Negeri 1 Wirosari 2014/2015 school year using Quasi experimental design with Nonequivalent control group Design. The reasearch population was all students of class X IPA (1, 2, 3, 4, and 5). The research sample was determined by purposive sampling, namely class X IPA 1 and 2. Learning outcome data were analyzed using the t test and normality gain, while activity data were analyzed using the t test and descriptive percentages. Based on the analysis of the data found that after participating in the learning values ​​learning outcomes and activities of the experimental class is larger than the control class. There are significant differences in learning outcomes by t count of 6.65 > 1.66 t table, there are also significant differences in the activity of students with t count 6.65 > 3.07 t table.
PENGARUH PENDEKATAN PROBLEM-BASED LEARNING DALAM MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN TERHADAP KEMAMPUAN ANALISIS Isnaeni, Wiwi; Budi Prasetyo, Andreas Priyono; Atikasari, Sandra
Journal of Biology Education Vol 1 No 3 (2012)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendekatan Problem-based Learning (PBL) dalam pembelajaran terhadap kemampuan analisis siswa SMA 1 Ambarawa. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimental Design dengan pola Pre and Post-test Design yang diterapkan pada kelas X-7 sebagai  kelompok  kontrol  dan  X-8 sebagai  kelompok  eksperimen,  pada  materi  pencemaran lingkungan.  Teknik Pengambilan sampel  menggunakan  purposive  sampling.  Data  tingkat keterlaksanaan  PBL  diperoleh  melalui  lembar  observasi.  Data  jumlah  solusi  siswa  dikumpulkan dengan  angket  dan  lembar  observasi.  Data  kemampuan  analisis  siswa  dikumpulkan  dengan  tes. Data dianalisis secara kuantitatif. Data dianalisis dengan uji t dan uji regresi linier sederhana. Hasil observasi  menunjukkan  tingkat  keterlaksanaan  PBL  tergolong  tinggi  (81,1%).  Hasil  uji  t menunjukkan perbedaan yang nyata dari kedua kelompok (thitung>ttabel). Uji regresi linier sederhana mengindikasikan bahwa PBL berpengaruh nyata pada kemampuan analisis siswa (nilai sig.<0,05, r kuadrat  0,281).  Simpulan  dari  penelitian  ini  adalah  penerapan  pendekatan  PBL  berpengaruh positif terhadap kemampuan analisis siswa.   This research aimed to determine the effect of the implementation of Problem-based Learning (PBL) approaches of teaching on student’s analysis skills at SMA 1 Ambarawa. This study was a Quasi Experimental Design with Pre and Post-test Design which was applied on X-7 as a control group and  X-8 as a experimental group. The subject studied was Environmental Pollution. Sample was collected with a purposive sampling technique. Data  of  the  implementation  of  PBL  approaches  were  collected  by  observation  sheet.  Questionaire  and observation sheet were used to collect student’s solutions skills. Test was used to collect data of student’s analysis skills scores. Data were analyzed by using quantitative methods. Data were analyzed by t-test and simple linear regression test. The findings showed that level of implementation of PBL approaches were high (81.1%). T-test result showed that there was a significant difference between both groups (tcount>ttable). Simple linear regression test indicated that PBL brought a significant effect on students’s analysis s kills (probability sig.<0.05, r square 0.281). The conclusion of this research was that implementation of PBL approaches had a positive effect on student’s analysis skills
PENGEMBANGAN MEDIA “WOODY PUZZLE” UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI STRUKTUR JARINGAN TUMBUHAN Kurniawati, Intan; Rahayu, Enni Suwarsi
Journal of Biology Education Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract _________________________________________________________________ The aim of the research was to develop, to test the validity and effectiveness, and analyze the application media in the form of  woody puzzle. The design of this research was research and development (R&D). Woody puzzle media was validated by material and media experts. The effectiveness of product was tested using motivation, activity and student learning outcomes whereas the aplication was tested using teacher and students response. The result of the research  showed that woody puzzle media was valid, effective and can be applicated. The application of woody puzzle media increased the motivation, activity, students learning outcomes and can be applicated.Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kevalidan dan keefektifan serta menganalisis keterterapan media pembelajaran berbentuk “woody puzzle”. Penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Woody puzzle divalidasi oleh validator materi dan media. Keefektifan ditentukan berdasarkan motivasi, aktivitas, dan hasil belajar siswa sedangkan keterterapan ditentukan berdasarkan respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media woody puzzle yang dikembangkan sangat valid, efektif dan dapat diterapkan. Penerapan media woody puzzle dapat meningkatkan motivasi, aktivitas dan hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media woody puzzle layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran di SMA Negeri 2 Kendal kelas XI.  
ASESMEN DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 BOJA Kurniati, Eka; Widianti, Tuti; Prasetyo, Andreas Priyono Budi
Journal of Biology Education Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan asesmen yang dilakukan di SMP Negeri 1 Boja, mengidentifikasi hambatan dalam melaksanakan asesmen dan menganalisis hasil belajar siswa. Sumber data penelitian ini tiga guru IPA/Biologi, waka kurikulum dan sepuluh siswa kelas VII & VIII yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data tentang pemahaman asesmen dan penerapannya, kemampuan guru menyusun dan menggunakan instrumen, kesesuaian asesmen, hambatan melaksanakan asesmen, kualitas soal dan ketuntasan hasil belajar diperoleh dengan wawancara, observasi dan dokumentasi; data respon siswa dan peran sekolah terhadap asesmen dengan wawancara. Data dianalisis menggunakan metode kualitatif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan guru telah paham asesmen, menyusun instrumen dan menerapkan tes (pilihan ganda, menjodohkan, uraian), portofolio, dan unjuk kerja, tetapi belum sesuai kurikulum KTSP. Pelaksanaan asesmen terhambat oleh kurangnya waktu, banyak siswa dan tugas administrasi. Kualitas soal UTS dan UKK belum memenuhi syarat. Ketuntasan siswa rata-rata 60%. Respon siswa kurang baik, sistem penilaian guru tidak terbuka. Simpulan pelaksanaan asesmen di SMP Negeri 1 Boja belum memenuhi prinsip-prinsip penilaian, terkendala oleh banyaknya siswa dan kesibukan guru, hasil belajar rendah. This research was to deepen an understanding of biology learning assessment at Sekolah Menengah Negeri 1 Boja, to describe characteristics and problems faced by its biology teachers in the implementation of competency-based assessment and analyze students’ learning achievement. The prime resource persons of this research were three biology teachers, a vice school principal, and ten grade VII & VIII students selected by purposive sampling technique. Data an understating of assessment and its implementation, ability teachers’ in making and using instrument, uniformity of assessment, barriers impending assessment, quality test, and mastery learning outcomes were collected through observation, interview and documentation study; data of student responses and the role of schools in assessment were collected through interview. Data was analyzed by Miles & Huberman’s methode. The findings showed that teachers theoretically understood the nature of better assessment, making instrument, and applying test (multiple choice, matching, and essay), portfolio, and lab-work/demonstration but not yet fully implemented in accordance with the demands of school-based competency curriculum (KTSP). Iimplementation of classroom assessment impeding by time, students size, and load of teachers administration work. The quality UTS and UKK test not yet fully standart. The average of mastery learning result was 60%. Students respons were unfavorable, teachers didn’t transparant. In sum, implementation assessment at SMP Negeri 1 Boja not yet fully assessment principles, constrained students size and teachers’ activity, students’ learning achievement was low.

Page 3 of 96 | Total Record : 956