cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Eduarts: Journal of Arts Education
ISSN : 22526625     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 304 Documents
KREATIVITAS BERKARYA MOZAIK DENGAN MEDIA SAMPAH KULIT KERANG (STUDI KASUS PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI GRINTING 1 KABUPATEN BREBES) Arba, Syafaatunnisa; Syakir, Syakir
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 9 No 3 (2020): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduarts.v9i3.40503

Abstract

Kreativitas siswa dalam berkarya kurang muncul dikarenakan kurangnya kegiatan-kegiatan yang merangsang kreativitas anak. Mozaik merupakan salah satu teknik menempel yang dapat meningkatkan kreativitas anak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses kreatif berkarya dan kreativitas hasil berkarya mozaik dengan media sampah kulit kerang bagi siswa SD Negeri Grinting 1 Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian dan verifikasi karya. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hal-hal sebagai berikut: pertama, proses kreatif berkarya mozaik siswa kelas IV SD Negeri Grinting 1 melalui tahap perencanaan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan kreativitas anak akan muncul pada proses menemukan ide dan media kulit kerang yang digunakan. Kedua, hasil analisis kreativitas karya masing-masing memiliki keunikan pada ide gagasan, kualitas visual dan ketepatan teknik dalam berkarya seni mozaik dengan memanfaatkan media sampah kulit kerang. Saran yang dapat diajukan adalah agar siswa lebih dibebaskan dalam menuangkan segala kreativitasnya. Dengan dibatasi oleh tema yang telah ditentukan guru, siswa tidak bisa bebas mengungkapkan pemikirannya, mereka cenderung terpaku pada tema.
PROSES KREATIF KARTONO DALAM PENCIPTAAN SENI UKIR RELIEF DAN EKSPRESI ESTETIKNYA DI SANGGAR EGA JATI SENENAN JEPARA Saputra, Tomihendra; Triyanto, Triyanto; Haryanto, Eko
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 9 No 3 (2020): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduarts.v9i3.40509

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis masalah: (1) Proses kreatif Kartono dalam penciptaan seni ukir relief karya Ega Jati Desa Senenan Jepara, (2) Ekspresi estetik pada seni ukir relief karya Ega Jati Desa Senenan Jepara. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Pengabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, teknik atau pengumpulan data, dan waktu. Teknik analisis data dilakukan melalui langkah-langkah reduksi data, penyajian, dan data, verifikasi data atau penarikan simpulan. Hasil penelitian di Ega Jati Senenan, Jepara sebagai berikut. Pertama, Latar belakang pendidikan, pengalaman pribadi, dan tujuan penciptaan karya Kartono mempengaruhi proses kreatif dalam penciptaan karya seni ukir relief Kartono di Ega Jati Senenan, Jepara. Tahap-tahap penciptaan seni ukir relief Kartono di Ega Jati Senenan, Jepara adalah sebagai berikut: (1) Mbladok’i. (2) Membentuk. (3) Ngrawangi. (4) Mbalesi. (5) Ngalusi. (6) Mbatik. (7) Nyervis. Kedua, ekspresi estetik pada umumnya diartikan sebagai kemampuan dari karya seni untuk menimbulkan suatu pengalaman nilai estetis bagi pencipta maupun pengamat. Ekspresi estetik seni ukir relief karya Ega Jati ditampilkan melalui susunan unsur-unsur seni rupa yaitu garis, bentuk, tekstur, warna, ruang, cahaya/gelap terang dan komposisi prinsip-prinsip seni rupa yang terdiri dari kesatuan, keserasian, keseimbangan, irama, proporsi, dan aksentuasi. Seni ukir relief di Ega Jati menggunakan bahan kayu jati dan proses penciptaanya menggunakan teknik carving. Karya seni ukir relief Ega Jati Senenan, Jepara dapat dibedakan menjadi beberapa tema sebagai berikut: (1) Cerita keagamaan/religi. (2) Cerita Rakyat. (3) Cerita alam pedesaan, (4) Flora dan fauna.
PEMBELAJARAN RAGAM HIAS FLORA PADA BAHAN TEKSTIL TOTEBAG SISWA KELAS VIIA SMP NEGERI 14 SEMARANG Purnomo, Wisnu Cahyo; Triyanto, Triyanto; Gunadi, Gunadi
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 9 No 3 (2020): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduarts.v9i3.40510

Abstract

Pembelajaran ragam hias flora pada bahan tekstil Totebag pada saat ini masih sangat jarang dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan proses pembelajaran ragam hias flora pada bahan tekstil Totebag siswa kelas VIIA SMP Negeri 14 Semarang, (2) Menganalisis hasil kreasi karya ragam hias flora pada bahan tekstil Totebag yang dihasilkan siswa kelas VIIA SMP Negeri 14 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data melalui teknik triangulasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan hal sebagai berikut. Pertama, proses pelaksanaan pembelajaran pembuatan ragam hias flora dengan bahan tekstil Totebag yang dilaksanakan di kelas VII A SMP Negeri 14 Semarang berlangsung melalui rangkaian kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan pembelajaran berlangsung dalam empat kali pertemuan. Secara normatif guru melaksanakan proses pembelajaran seperti biasa antara lain melalui tahap pendahuluan, inti, dan penutup. Keseluruhan karya siswa dapat dilihat berdasarkan beberapa kategori antara lain: sangat baik, baik, cukup, dan kurang. Berdasarkan kategori itu dapat diketahui peningkatan persentase dari tahap ke 1 menuju tahap ke 2 ada peningkatan pada pengamatan ke 2 yaitu kategori sangat baik dari 13% menjadi 16%, kategori baik dari 25% menjadi 37%, kategori cukup masih tetap 34%, dan kategori kurang mengalami penurunan dari 28% menjadi 13%. Berdasarkan kategori itu gambar yang dikatakan sangat bagus jika memenuhi kaidah menggambar ragam hias, kekayaan perbendaharaan gambar, warna yang variatif, dan kelancaran dalam kegarisan.
MODEL PEMBELAJARAN SENI GRAFIS CUKIL HARDBOARD PADA KELAS IX SMP NEGERI 1 BAWEN Putri, Yesi Puspita; Supatmo, Supatmo
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 9 No 3 (2020): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduarts.v9i3.40511

Abstract

Tujuan penelitian ini ingin mendeskripsikan dan menjelaskan pembelajaran seni grafis cukil hardboard pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Bawen, yang mencakupi: (a) perencanaan pembelajaran; (b) pelaksanaan pembelajaran; dan (c) evaluasi pembelajaran dan pemilihan serta penerapan model pembelajaran seni grafis cukil hardboard pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Bawen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, penelusuran dokumen. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran seni grafis cukil hardboard pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Bawen dilakukan melalui tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi; (2) Model pembelajaran seni grafis cukil hardboard pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Bawen guru menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning, dengan metode Jigsaw. Hasil karya seni grafis cukil hardboard menghasilkan karya kelas IX A skor terendah 60, skor tertinggi 93, skor rata-rata 78,3, dengan jumlah memenuhi KKM 24 siswa dan jumlah yang tidak memenuhi KKM 6 siswa. Kelas IX C skor terendah 67, skor tertinggi 93, skor rata-rata 83,23, dengan jumlah memenuhi KKM 28 siswa dan jumlah yang tidak memenuhi KKM 2 siswa.Kelas IX F skor terendah 67, skor tertinggi 93, skor rata-rata 83,26, dengan jumlah memenuhi KKM yaitu 27 siswa dan yang tidak memenuhi KKM 3 siswa. Kelas IX D skor terendah 70, skor tertinggi 93, skor rata-rata 79, dengan jumlah memenuhi KKM 29 siswa dan yang tidak memenuhi KKM 1 siswa, dikarenakan keluar. Kelas IX E skor terendah 70, skor tertinggi 93, skor rata-rata 81,2, dengan jumlah memenuhi KKM 29 siswa dan yang tidak memenuhi KKM 1 siswa kelas IX D SMP Negeri 1 Bawen.
ETOS KERJA PETANI SEBAGAI INSPIRASI SENI LUKIS CAT AIR Sa’iidah, Alfu; Syakir, Syakir; Mujiyono, Mujiyono
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 10 No 1 (2021): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan tema proyek studi terinspirasi dari ketertarikan penulis pada relasi antara manusia dengan alam. Petani merupakan seseorang yang pekerjaannya memiliki keterikatan dengan alam. Relasi antara petani dengan alam begitu dekat. Alam bukan semata-mata diraup sebagai sumber daya, melainkan menjadi bagian dari kehidupan. Indonesia sebagai negara agraris belum mampu melindungi para petani dari kasus kekerasan. Tidak sedikit nama petani yang menjadi korban kekerasan, namun gairah serta nama mereka gaungnya begitu nyaring bahkan dihormati dan menginspirasi. Penulis berupaya merefleksikan etos kerja petani sebagai inspirasi berkarya. Bahan berupa kertas aquarel 300 GSM, cat air, sabun batang, air, masking fluid. Alat yang digunakan ialah kuas, palet, pensil, penghapus, selotip kertas, kain dan wadah air. Adapun teknik yang digunakan adalah wet on wet dan wet on dry. Proses penciptaan karya diawali dengan konseptualisasi, visualisasi (pengamatan, sket, pewarnaan, finishing) dan penyajian karya. Penulis membuat 10 karya berukuran A3 yang terdiri dari 8 karya landscape, dan 2 karya portrait. Pendekatan penciptaan karya seni lukis yang digunakan yaitu dadaisme karena dapat menjadi jembatan bagi penulis untuk melakukan dekonstruksi atas ide/gagasan dari subjek sehari-hari dengan visualisasi karya yang absurd. Penulis berharap para apresiator dapat menginterpretasikan karya dengan cara yang beragam serta lebih membuka diri terhadap realitas kehidupan petani.
IMPIAN KECILKU DALAM LUKISAN Andini, Widea Hening; Purwanto, Purwanto
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 10 No 1 (2021): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek studi ini sebagai hasil dari ekspresi penulis yang dituangkan di dalam seni lukis dengan gagasan atau ide awal yaitu ingatan dan keinginan penulis bagaimana ia seharusnya melewati masa kanak – kanak. Hal tersebut hadir menjadi suatu impian kecil dan keinginan penulis di masa kanak – kanak. Orang tua terkadang melupakan betapa pentingnya memberikan keleluasaan dan kebebasan kepada anak terkait dengan ruang, sarana, dan waktu untuk anak dapat bermain, belajar mengenal lingkungan sekitar, dan berinteraksi dengan teman sebaya. Di mana hal – hal tersebut mendukung perkembangan seorang anak. Dalam perkembangannya seorang anak memiliki dunia yang ia ciptakan sendiri berdasarkan dengan imajinasi yang ada di dalam dirinya sendiri, melalui imajinasinya seorang anak cenderung memiliki keinginan untuk menguasai segala hal. Dalam karya seni lukis yang dihadirkan adalah sosok anak – anak,hal ini dilakukan sebagai sebuah keinginan untuk memposisikan diri dan memvisualisasikan segala hal yang ingin dirasakan oleh penulis perihal yang ingin ia rasakan ketika melewati masa – masa kecilnya. Karya seni lukis tercipta karena adanya media terkait bahan, alat, dan teknik. Penulis menggunakan bahan cat akrilik, crayon, dan kertas duplek. Alat yang digunakan kuas, palet, pisau palet, dan lain sebagainya. Teknik yang digunakannya yaitu teknik basah yang dipadu padankan dengan teknik palet. Metode berkarya seni lukis melalui proses pelahiran gagasan dan proses visualisasi gagasan. Proyek studi ini menghasilkan lima belas karya seni lukis dengan judul karya seperti Menang Bertarung, Keingintahuanku, dan lain sebagainya. Penulis memiliki harapan terutama bagi mahasiswa Seni Rupa semoga melalui karya seni lukis ini dapat memberikan pengetahuan dan inspirasi.
PERSEPSI GURU TK AL-AZHAR 14 SEMARANG TERHADAP EKSPRESI ESTETIK ANAK DAN PEMBELAJARANNYA Nandani, Dela Siti; Sugiarto, Eko
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 10 No 1 (2021): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan mengenai persepsi guru di TK Al-Azhar 14 Semarang terhadap ekspresi estetik anak di TK dan menjelaskan persepsi guru di TK Al-Azhar 14 Semarang terhadap pembelajaran yang berkaitan dengan ekspresi estetik anak di TK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dokumentasi, dan data tambahan yaitu kuisoner untuk memperkuat hasil dari penelitian. Data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen grafis, foto-foto, rekaman, dan video. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data yang digunakan adalah uji kredibilitas yang meliputi triangulasi sumber dan teknik serta member check, uji transferability, uji dependenability, dan uji comfirmability. Hasilpenelitian menunjukkan beberapa hal: (1) persepsi guru TK Al-Azhar 14 semarang dalam hal ide atau gagasan menyatakan bahwa guru lebih mengerti dan memahami ekspresi estetik gambar anak secara umum ketimbang ekspresi estetik gambar anak secara lebih spesifik, sedangkan persepsi guru terhadap karakteristik/corak gambar anak menunjukkan bahwa guru lebih mengerti karakteristik/corak gambar anak seperti hasil dari goresan anak yang memiliki makna, corak gambar dibuat berdasarkan kepribadian anak, mengetahui tentang gambar anak memiliki tahapan-tahapan tetapi belum menegaskan secara spesifik apa saja tahapan-tahapannya, tipe-tipe gambar anak, dan sebagainya, (2) persepsi guru terhadap materi pembelajaran yang berkaitan dengan ekspresi estetik anak mengarah kepada materi pembelajaran yang berkaitan dengan ekspresi estetik anak dalam konteks yang lebih umum ketimbang materi pembelajaran yang berkaitan dengan ekspresi estetik anak.
PERANCANGAN POSTER DENGAN ELEMEN GAMBAR ILUSTRASI TENTANG GADGET DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT Wahyuningrum, Ani Friska Nur; Gunadi, Gunadi
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 10 No 1 (2021): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penciptaan karya ini dibuat atas dasar fenomena penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan pengaruh yang muncul dari gadget yang beragam, sehingga menjadi inspirasi dalam perancangan poster dengan elemen gambar ilustrasi. Tujuan tugas akhir ini yaitu mengasah dan menghasilkan karya dengan memvisualisasikan objek gadget yang dipersonifikasikan dalam sebuah poster. Metode berkarya yang digunakan dalam pembuatan perancangan poster melalui tahapan praproduksi mencari refrensi, produksi proses pembuatan karya dengan teknik digital, pasca produksi mempersiapkan pameran proyek studi. Hasil dari proyek studi ini adalah gambar ilustrasi dalam bentuk poster. Penciptaan ilustrasi tersebut menyajikan tokoh gadget yang diolah menjadi suatu ide visual. Selain itu gambar ilustrasi ini menceritakan kegiatan atau hal yang dilakukan masyarakat dalam menggunakan gadget. Sehingga masyarakat dapat memahami manfaat penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari. Bentuk dari gambar yang digunakan penulis yaitu bentuk pengayaan kartunal, agar gambar ilustrasi yang ditampilkan mampu merangsang dan menarik perhatian para pembaca dan menimbulkan keinginan untuk segera mengetahui isi atau pesan dalam poster tersebut. Kesimpulan dari proyek studi ini yaitu membantu memberikan informasi kepada masyarakat agar mengetahui dampak negatif dan manfaat penggunaan gadget untuk kehidupan sehari-hari. Dengan adanya proyek studi gambar ilustrasi ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan pembaca dalam memanfaatkan gadget.
TARI HUDOQ SEBAGAI OBJEK BERKARYA SENI LUKIS Trisnawati, Jesita; Purwanto, Purwanto
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 10 No 1 (2021): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Projek studi yang berjudul Tari Hudoq sebagai Objek Berkarya Seni Lukis merupakan refleksi tanggung jawab penulis sebagai putra daerah Kalimantan Selatan yang dituntut harus bepartisipasi dalam pelestarian kesenian daerah, di sisi lain menjadi tantangan bagi penulis untuk mengembangkan potensi seni daerah tersebut menjadi karya seni yang kreatif. Berdasar pikiran tersebut tujuan dari projek studi ini adalah menghasilkan karya seni lukis bercorak respresentatif merespon Tari Hudoq. Tari Hudoq adalah bentuk tari persembahan masyarakat Dayak pada para dewa yang diyakini berpengaruh bagi kehidupan mereka. Tujuan tari tersebut adalah permohonan keselamatan atas alam, dan pertanian. Metode penciptaan projek studi ini penulis lakukan dengan tahapan pencarian gagasan dengan observasi, membaca buku, dan wawancara dengan tokoh masyarakat Dayak. Dari gagasan tersebut penulis memvisualisasikan kedalam lukisan sejumlah delapan karya dengan ukuran yang bervariasi. Delapan karya tersebut berjudul Urung Tonggaep, Urung Tingang, Urung manuk 1, Urung Manuk 2, Hajoh, Senjata, Sesajen, dan Syarat. Dari proses berkarya projek studi ini penulis mendapatkan pengalaman yang menarik yaitu dapat memahami dan menghayati salah satu kekayaan budaya nusantara yang ada di bumi Dayak yaitu Tari Hudoq. Dalam hal tersebut kualitas religius serta penghargaan masyarakat Dayak terhadap alamnya yang begitu besar dapat dipahami.
PEMBELAJARAN SENI GRAFIS CETAK TINGGI DENGAN MEDIA BUSA HATI PADA SISWA KELAS IX A SMP NEGERI 2 SUBAH KABUPATEN BATANG Setianingrum, Dewi; Syafii, Syafii
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 10 No 1 (2021): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah proses berkarya seni grafis pada siswa kelas IX SMP Negeri 2 Subah Kabupaten Batang jarang dilakukan, padahal berkarya seni grafis perlu dilaksanakan pada pembelajaran seni rupa siswa kelas IX, selain berkarya seni lukis dan patung. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan proses pembelajaran, (2) menganalisis hasil karya, dan (3) menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran seni grafis dengan media busa hati pada siswa kelas IX A SMP Negeri 2 Subah Kabupaten Batang. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengamatan terkendali, menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) proses pembelajaran seni grafis cetak tinggi dengan media busa hati pada siswa kelas IX A SMP Negeri 2 Subah dilakukan dalam tiga tahapan meliputi: pertama perencanaan yaitu peneliti dan guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Kedua, tahap pelaksanaan yang terdiri dari tahap pendahuluan, inti dan penutup. Ketiga yaitu tahap evaluasi pengetahuan, sikap, dan hasil karya. (2) Pembelajaran tersebut menghasilkan 32 karya seni, dengan nilai rata-rata 75,8 dengan kategori cukup. (3) Faktor yang mempengaruhi pembelajaran yaitu: faktor pendukung internal meliputi minat dan sikap siswa, faktor pendukung eksternal meliputi ketersediaan media pembelajaran dan kondisi lingkungan sekolah. Faktor penghambat internal meliputi rasa percaya diri dan kurangnya pengembangan tema oleh siswa, faktor penghambat eksternal meliputi latar belakang pendidikan guru dan permasalahan teknis pada pengolahan bahan berkarya.