cover
Contact Name
Wawan Gunawan
Contact Email
wawan.gunawan@mercubuana.ac.id
Phone
+6282126992470
Journal Mail Official
format@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Format : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana, Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650 Tlp./Fax: +62215840816
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Format : Jurnal Imiah Teknik Informatika
ISSN : 20895615     EISSN : 27227162     DOI : http://doi.org/10.22441/format
Core Subject : Science,
Format : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika merupakan jurnal peer-review yang berasal dari hasil-hasil penelitian dan kajian ilmiah di bidang Ilmu Komputer khususnya Informatika. Cakupan naskah artikel yang dapat dipublikasikan difokukuskan pada bidang berikut (namun tidak terbatas): ICT, Rekayasa Perangkat Lunak, Sistem Informasi Geografis, Data mining and Big Data, Komunikasi Data, Mobile Computing, Kesercasan Buatan, E-Learning, Multimedia and Pengolahan Gambar, Sistem Keamanan dan Basisdata, IOT, dan Jaringan Komputer. Format : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika diterbitkan oleh Program Studi Informatika, Universitas Mercu Buana Jakarta. Periode penerbitan adalah setahun dua kali, yaitu pada bulan Januari dan bulan Juli.
Articles 175 Documents
Penerapan Fuzzy Logic Tsukamoto untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Tahu dan Tempe Dewi Anjani; Desi Novianti; Yogi Bachtiar
FORMAT Vol 15 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i1.005

Abstract

Penentuan jumlah produksi yang optimal merupakan aspek penting dalam pengelolaan usaha agar dapat menyeimbangkan antara permintaan pasar dan kapasitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah produksi tahudan tempe yang optimal pada Usaha Mandiri dengan menggunakan metode Fuzzy Logic Tsukamoto. Metode ini dipilih karena mampu mengolah data yang bersifat tidak pasti dan memberikan hasil yang lebih fleksibel berdasarkan variabel-variabel linguistik. Data yang digunakan meliputi jumlah permintaan, persediaan, dan kapasitas produksi. Proses analisis dilakukan melalui empat tahapan utama, yaitu fuzzifikasi, pembentukan basis aturan, inferensi fuzzy, dan defuzzifikasi. Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan, diperoleh bahwa jumlah produksi tahu yang optimal pada tanggal 1 November 2025 adalah sebanyak 16.064 potong. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Usaha Mandiri dalam pengambilan keputusan produksi yang lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan permintaan pasar
Implementasi Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) untuk Menentukan Kelayakan Pemberian Kredit pada Usaha Mikro Kecil Menengah John Suarlin; Soni Fajar Mahmud
FORMAT Vol 15 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i1.007

Abstract

Penilaian kelayakan kredit merupakan langkah penting bagi koperasi simpan pinjam dalam memastikan bahwa dana pinjaman diberikan kepada nasabah yang memiliki kemampuan dan komitmen untuk mengembalikan kredit. Namun, proses penilaian yang dilakukan secara manual sering menimbulkan bias, membutuhkan waktu lama, dan kurang konsisten karena melibatkan banyak kriteria yang bersifat kompleks. Penelitian ini mengimplementasikan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) untuk membantu proses pengambilan keputusan dalam menentukan kelayakan pemberian kredit kepada UMKM. Metode MPE dipilih karena mampu memberikan pembobotan yang lebih sensitif terhadap perubahan nilai setiap kriteria, sehingga menghasilkan perhitungan yang lebih objektif. Data nasabah yang mencakup lima kriteria utama, yaitu character, capacity, capital, collateral, dan condition, diolah menggunakan rumus eksponensial untuk memperoleh nilai total keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPE mampu membedakan kelayakan kredit secara jelas, ditunjukkan oleh nilai akhir yang memberikan peringkat kelayakan nasabah secara akurat. Dari lima nasabah yang dianalisis, tiga dinyatakan layak menerima kredit dan dua dinyatakan tidak layak berdasarkan batas nilai yang ditetapkan (>50.000). Temuan ini menunjukkan bahwa metode MPE dapat menjadi alat bantu yang efektif bagi koperasi dalam meningkatkan ketepatan dan konsistensi penilaian kelayakan kredit.
Decision Support System for Video Editing Staff Recruitment Using a Combination of Entropy and Simple Additive Weighting Methods Junhai Wang; Very Hendra Saputra; Ade Dwi Putra; M. Ghufroni Anars; A. Ferico Octaviansyah Pasaribu; Temi Ardiansah
FORMAT Vol 15 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i1.006

Abstract

The recruitment process for video editing staff is a strategic stage in ensuring the quality of professional and competitive content production. However, candidate assessment often faces challenges of subjectivity and inaccuracy in decision-making when evaluators rely solely on intuitive judgment without a measured approach. This study aims to develop a decision support system based on Multi-Criteria Decision Making (MCDM) by integrating the Entropy method for objective determination of criteria weights and the Simple Additive Weighting (SAW) method in calculating the preference values of alternatives. Five evaluation criteria are used in the selection process, namely Editing, Creativity, Experience, Discipline, and Teamwork, with the final weights obtained through the Entropy method being 0.2867, 0.2248, 0.2573, 0.0685, and 0.1626. The study results show that the SAW method is capable of processing candidate evaluation scores comprehensively based on these weights, producing final scores that indicate the best candidates, namely Eko Firmansyah (0.986), Indra Mahendra (0.9699), and Candra Wijaya (0.9662) as the three candidates with the highest eligibility. This study demonstrates that the integration of the Entropy–SAW method is effective in creating a selection mechanism that is objective, transparent, and scientifically accountable, thus making a significant contribution to decision-making in the field of human resource management
Implementasi YOLOv8 dan FaceNet untuk Sistem Keamanan Real-Time Berbasis IoT Ery Kurniawan; Rifqi Rahmandhani; Dimas Rizkiansyah; Ika Kurniawati; Waeisul Bismi; Riza Fahlapi
FORMAT Vol 15 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i1.009

Abstract

Sistem keamanan CCTV konvensional umumnya hanya berfungsi sebagai perekam pasif tanpa kemampuan analisis otomatis, yang menyebabkan keterlambatan deteksi karena proses identifikasi dilakukan secara manual. Keterbatasan ini menimbulkan latensi tinggi dan akurasi deteksi yang rendah, sehingga menjadi masalah krusial dalam kebutuhan keamanan modern. System keamanan yang baik dapat mencegah tindak kejahatan yang bisa merugikan penghuni rumah baik fisik maupun materiil. Penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem keamanan cerdas berbasis Internet Of Things (IoT) dengan integrasi deteksi wajah menggunakan YOLOv8 dan pengenalan wajah FaceNet menggunakan modul ESP32-CAM. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi wajah secara real-time, identifikasi individu secara otomatis, serta pengiriman notifikasi instan melalui Telegram ketika terdeteksi wajah yang tidak dikenal. Metode penelitian ini meliputi perancangan arsitektur IoT, pengambilan dataset wajah, preprocessing menggunakan MTCNN, FaceNet untuk menghasilkan facial embeddings, serta implementasi YOLOv8 sebagai detektor wajah real-time. Evaluasi kinerja pengenalan wajah dilakukan dengan menerapkan metode 5-fold cross-validation pada dataset embedding FaceNet menggunakan pengklasifikasi k-NN. Hasil eksperimen menunjukan bahwa sistem mampu mendeteksi wajah dengan tingkat respon tinggi dan mengenali individu dengan akurasi yang konsisten pada pencahayaan dan jarak bervariasi. Hasil pengujian training rata-rata accuracy Top-1 mencapai 0.96 dan rata-rata accuracy Top-5 sebesar 0.99, YOLOv8 menunjukkan kemampuan deteksi wajah yang akurat dan cepat dengan waktu respon 1,86 detik pada server berbasis CPU Intel Core i5 dan GPU Intel UHD Graphics 620. Performa pengujian akurasi FaceNet dengan pengklasifikasi k-NN menghasilkan akurasi 99.35%, presisi 99,35%, recall 98,94%, F1-score 99,11%, dan FPR (False Positive Rate) 0,08%, hal ini menunjukkan bahwa sistem memiliki akurasi pengenalan wajah yang sangat tinggi dan konsisten. Sistem yang dikembangkan mampu memberikan peringatan instan kepada pengguna melalui Telegram saat terdeteksi wajah yang tidak dikenal, sehingga meningkatkan waktu respons terhadap potensi ancaman. Dengan performa yang stabil dan tangguh serta biaya implementasi yang rendah, sistem ini menawarkan solusi keamanan modern yang lebih adaptif, proaktif, efektif, dan efisien dibandingkan CCTV konvensional.
Applied Informatics in SME Digital Transformation: Integrating Bai Salam Islamic Contracts with Odoo ERP System in the Garment Industry Dicky Octaviano
FORMAT Vol 15 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i1.010

Abstract

In the era of digitalization, Small and Medium Enterprises (SMEs) in Indonesia face challenges in managing Sharia-compliant transactions efficiently. This study applies informatics principles to integrate Bai Salam contracts (prepaid forward sales in Islamic finance) into the open-source Odoo ERP system at a garment SME in Bekasi. Using a qualitative descriptive case study with mixed methods, we customized Odoo modules for transaction recording, inventory management, and real-time reporting to ensure Sharia compliance and operational transparency. Results show a 13% improvement in financial performance ratios (from 1.15 to 1.28) and reduced transaction errors by 85%, demonstrating the efficacy of applied informatics in enhancing SME efficiency. This framework provides practical guidelines for informatics-driven digital transformation in Sharia-based SMEs.
Perancangan Sistem Informasi Administrasi di Sekolah MA Miftahul Ulum Menggunakan Metode Extreme Programming Berbasis Situs Web Nurhosen; Nur Azizah; Firman Jaya
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.002

Abstract

Perkembangan pesat teknologi informasi berdampak pada berbagai sektor, termasuk bidang pendidikan. Namun, banyak sekolah, terutama di tingkat Madrasah Aliyah, masih mengelola administrasi secara manual, sehingga kurang efisien dalam mengelola data dan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi administrasi berbasis website di MA Miftahul Ulum guna meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam mengelola data akademik dan non-akademik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Extreme Programming (XP), yang melibatkan tahap perencanaan, desain, pengkodean, dan pengujian secara berulang. Extreme Programming dipilih karena mampu menghasilkan sistem yang fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi yang dirancang berhasil meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam mengelola data administrasi siswa, guru, dan sekolah. Selain itu, sistem ini juga memudahkan akses informasi bagi sekolah, sehingga proses administrasi menjadi lebih terstruktur dan transparan. Penerapan sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi sekolah dalam mengatasi kendala pengelolaan data serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Model Klasifikasi Penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Berbasis Data Sosial Ekonomi : Model Klasifikasi Penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Berbasis Data Sosial Ekonomi Gunadi; Juliandri Saputra; Edi Purwanto
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.001

Abstract

Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberian bantuan pangan kepada keluarga yang memenuhi kriteria tertentu. Permasalahan yang masih sering dihadapi dalam penyaluran BPNT adalah ketidaktepatan sasaran akibat proses seleksi penerima yang masih bergantung pada penilaian manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan inklusi maupun eksklusi. Penelitian ini bertujuan menerapkan algoritma Naïve Bayes untuk menentukan kelayakan penerima BPNT berdasarkan data sosial ekonomi masyarakat. Data yang digunakan berasal dari basis data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kabupaten Rokan Hulu tahun 2024 sebanyak 2.055 data rumah tangga yang mencakup berbagai atribut demografi, sosial, dan ekonomi. Metode penelitian meliputi tahapan pengumpulan data, praproses data, pembentukan model klasifikasi menggunakan algoritma Naïve Bayes, serta evaluasi kinerja model menggunakan confusion matrix dan nilai akurasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMOTEN dan optimasi parameter pada algoritma Naïve Bayes mampu meningkatkan kemampuan model dalam mengenali kelas penerima BPNT yang memiliki jumlah data lebih sedikit. Peningkatan nilai recall dari 53,33% menjadi 60,00% menunjukkan bahwa model lebih sensitif dalam mengidentifikasi rumah tangga yang berpotensi layak menerima bantuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dihasilkan layak digunakan sebagai pendukung keputusan dalam proses identifikasi penerima BPNT berbasis data sosial ekonomi.
LENS: Platform Marketplace Peer-To-Peer Penyewaan Peralatan Fotografi Berbasis Web Hernalom Sitorus; Eddy Soeryanto Soegoto; Tri Utomo Wiganarto; Airine Hananiah
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.003

Abstract

Perkembangan industri kreatif dan media sosial telah meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap peralatan fotografi seperti kamera, lensa, lighting, dan perangkat pendukung lainnya. Namun, tingginya harga peralatan fotografi menjadi hambatan bagi kreator pemula, mahasiswa, maupun pelaku UMKM untuk memiliki peralatan secara mandiri. Di sisi lain, banyak pemilik peralatan fotografi yang tidak memanfaatkan asetnya secara optimal sehingga menciptakan peluang bisnis berbasis sharing economy melalui mekanisme penyewaan. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah proses penyewaan masih dilakukan secara manual melalui media sosial dan aplikasi pesan instan sehingga sering menimbulkan keterlambatan respons, ketidakjelasan ketersediaan alat, serta rendahnya keamanan transaksi. Penelitian ini bertujuan merancang platform startup marketplace bernama LENS yang menghubungkan pemilik alat dan penyewa secara peer-to-peer (P2P) melalui sistem berbasis web. Pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall yang terdiri dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Platform dirancang dengan fitur verifikasi identitas, verifikasi portofolio, manajemen inventaris alat, sistem booking, monitoring transaksi, pengingat pengembalian alat, serta pengelolaan komisi otomatis sebagai model bisnis platform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan sistem mampu mendukung proses transaksi penyewaan yang lebih aman, transparan, dan efisien dibandingkan proses manual. Selain itu, model bisnis fee commission yang diterapkan memungkinkan platform memperoleh pendapatan secara berkelanjutan tanpa harus memiliki inventaris alat secara langsung.
Klasifikasi Multi-Label Postur Tubuh Berbasis Mediapipe dengan Perbandingan Model Machine Learning Fridy Mandita; Abdul Azizur Rokhman
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.007

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi multi-label untuk mengenali indikasi Forward Head Posture (FHP), Postural Kyphosis (PK), Rounded Shoulder Posture (RSP), dan Normal Posture (NP) melalui analisis citra postur statis berdiri yang dapat merepresentasikan perubahan postural berkaitan dengan gaya hidup sedentari. Meskipun demikian, pengukuran dilakukan melalui analisis citra postur statis dalam posisi berdiri untuk mengamati keselarasan kepala, bahu, tulang belakang, dan panggul. MediaPipe Pose digunakan untuk mengekstraksi 33 landmark tubuh dari setiap citra. Dataset awal terdiri atas 933 citra yang diperoleh dari dataset publik POLAR dan hasil kurasi mandiri. Setelah pemeriksaan kualitas citra dan kelengkapan landmark, sebanyak 54 citra dikeluarkan sehingga diperoleh 879 citra valid. Data dibagi menggunakan Iterative Stratified Split dengan rasio 80:20 untuk mempertahankan distribusi kombinasi label. Sebanyak 132 atribut mentah hasil ekstraksi landmark dan 54 fitur hasil feature engineering membentuk 186 fitur awal. Seleksi fitur menggunakan Mutual Information pada data latih menghasilkan 60 fitur terpilih. Model yang dibandingkan meliputi Light Gradient Boosting Machine, Support Vector Machine, dan Artificial Neural Network. Hasil pengujian menunjukkan bahwa SVM memberikan performa terbaik dengan F1-score macro sebesar 0,76, F1-score micro sebesar 0,79, dan Hamming Loss sebesar 0,19. FHP menjadi kelas dengan performa tertinggi, sedangkan PK menjadi kelas yang paling sulit dikenali karena keterbatasan landmark dua dimensi pada area vertebra torakal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi MediaPipe Pose, feature engineering, dan machine learning berpotensi mendukung pengembangan sistem pemantauan indikasi postur secara waktu nyata.
Analisis dan Evaluasi Risiko Kerentanan Aplikasi Web Berbasis OWASP WSTG dan CVSS Eka Safari; Desi Ramayanti
FORMAT Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/format.2026.v15.i2.004

Abstract

Meningkatnya ancaman terhadap aplikasi berbasis web mendorong perlunya evaluasi yang terstruktur terhadap keamanan aplikasi web perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerentanan, menilai tingkat risiko, serta menyusun rekomendasi perbaikan pada aplikasi web PT.XYZ menggunakan metodologi Open Web Application Security Project Web Security Testing Guide (OWASP WSTG) versi 4.2. Penelitian dilaksanakan menggunakan pendekatan Black Box Testing untuk menguji tiga kategori, yaitu Information Gathering, Configuration and Deployment Management Testing, dan Error Handling Testing, mengingat objek penelitian merupakan static company profile website tanpa form input maupun mekanisme otentikasi. Pengujian dilakukan menggunakan kombinasi tools seperti Whatweb, DNS recon, Fierce, Nmap, Nikto, WAFW00F, dan curl, dengan setiap temuan divalidasi secara manual untuk mengeliminasi false positive, sebelum dinilai tingkat risiko menggunakan Common Vulnerability Scoring System (CVSS) versi 3.1. Hasil pengujian dan validasi menunjukkan dua belas kerentanan yang tervalidasi, terdiri atas tiga kerentanan berkategori High dengan rentang skor 7,0 hingga 8,6, enam kerentanan berkategori Medium dengan rentang skor 4,0 hingga 5,9, dan dua kerentanan berkategori Low dengan rentang skor 2,6 hingga 3,1, tanpa ditemukan kerentanan berkategori Critical. Temuan dengan tingkat risiko tertinggi meliputii kondisi Dangling DNS pada subdomain yang mengarah ke infrastruktur pihak ketiga, penggunaan versi PHP yang telah mencapai status End-of-Life pada subdomain, serta eksposur layanan basis data yang dapat diakses dari jaringan publik. Sebanyak enam temuan berkorelasi dengan kategori A05:2021-Security Misconfiguration dan empat temuan dengan kategori A06:2021-Vulnerable and Outdated Components pada OWASP Top 10:2021, yang mengindikasikan bahwa kesalahan konfigurasi dan pemeliharaan komponen perangkat lunak merupakan sumber risiko dominan, dibandingkan dengan kerentanan pada logika aplikasi. Penelitian ini merekomendasikan pemutakhiran komponen perangkat lunak yang telah usang, pengetatan kontrol akses jaringan pada layanan basis data dan antarmuka administratif, serta pengelolaan siklus infrastruktur DNS secara berkala sebagai langkah mitigasi guna meningkatkan struktur keamanan aplikasi web secara berkelanjutan.