cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 548 Documents
EDUKASI SANITASI LINGKUNGAN DENGAN MENERAPKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA KELOMPOK USIA PRASEKOLAH DI TAMAN ASUH ANAK MUSLIM AR-RIDHO TASIKMALAYA Intania Ihsani; Meilanny Budiarti Santoso
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v6i3.22987

Abstract

Tahun 2015 kondisi sanitasi di Indonesia masih dalam kondisi buruk. Masih banyak kegiatan yang mengakibatkan tercemarnya sanitasi, salah satunya yaitu BABs. Perilaku BAB di area terbuka seperti sungai telah menjadi kebiasaan yang sering dilakukan oleh kebanyakan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Aktivitas tersebut mengakibatkan terkontaminasinya sumber air. Pada umumnya masyarakat menengah kebawah masih menganggap bahwa masalah hidup bersih dan sehat merupakan urusan pribadi yang tidak terlalu penting. Berdasarkan kondisi tersebut, edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai bagian dari peningkatan kesadaran terhadap sanitasi lingkungan sangat diperlukan tidak hanya untuk kelompok usia dewasa, tapi juga kelompok usia prasekolah. Karena pada kisaran umur pada kelompok tersebut, manusia belajar melalui pengamatan terhadap lingkungan sekitar termasuk kegiatan yang dilakukan oleh orang tua dan gurunya. Maka dari itu peran orang tua di rumah dan guru di sekolah sangatlah penting dalam memberikan edukasi mengenai sanitasi lingkungan. Edukasi dapat disampaikan tidak hanya dalam bentuk formal, namun pemberian contoh dalam kehidupan sehari-hari seperti mencuci tangan sebelum beraktivitas dan menggunakan toilet dengan baik dan benar dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran sanitasi lingkungan. Dengan dimulainya kebiasaan yang dilakukan sejak dini, anak akan mulai terbiasa dan mempraktekkannya di kemudian hari. Diharapkan, kelompok usia prasekolah dapat menjadi agen perubahan dalam menerapkan hidup bersih dan sehat di kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang berfokus pada edukasi sanitasi lingkungan untuk kelompok usia prasekolah dengan menerapkan program Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).  In 2015 sanitation conditions in Indonesia are still in poor condition. There are still many activities that cause pollution to sanitation, one of which is Open Defecation. Defecation behavior in open areas such as rivers has become a habit that is often done by most people who live on the banks of the river. These activities resulted in contamination of water sources. In general, the middle class and below still consider that the problem of clean and healthy living is a personal matter that isn't too important. Based on these conditions, education about The pattern of clean and healthy life (PHBS) as part of increasing awareness of environmental sanitation is needed not only for the adult age group, but also the preschool age group. Because in the age range of the group, humans learn through observation of the surrounding environment, including activities carried out by parents and teachers. Therefore the role of parents at home and teachers at school is very important in providing education about environmental sanitation. Education can be delivered from giving examples in daily life such as washing hands before doing activities and using the toilet properly. With the start of the habit that is done early, the child will start to get used to it. It’s hoped that preschool age groups can be agents of change in implementing clean and healthy living in everyday life. This study uses a literature study method that focuses on environmental sanitation education for preschool age groups by implementing The pattern of clean and healthy life (PHBS) program.
PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT OLEH PT PERTAMINA DI DESA PANGKALAN BABAT, KECAMATAN RAMBANG DANGKU, MUARA ENIM DI SUMATERA SELATAN Ade Irma Sakina; Nur Aftina; Santoso Tri Raharjo; Risna Resnawaty
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v6i3.26208

Abstract

ABSTRAK Corporate Social Responsibility (CSR) pada peningkatan ekonomi yang berkelanjutan sebagai bentuk komitmen perusahaan, bahwa adalah komitmen perusahaan atau dunia bisnis untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi yang berkelanjutan dengan memperhatikan tanggung jawab sosial perusahaan dan menitikberatkan pada keseimbangan antara perhatian terhadap aspek ekonomis, sosial, dan lingkungan. Seperti PT.PERTAMINA yang melaksanakan CSR di Desa Pangkalan Babat, Kecamatan Rambang Dangku, Muara Enim Di Sumatera Selatan. Perusahaan energi tersebut melaksanakan program CSR pada bidang pengembangan masyarakat. Artikel ini menggunakan kajian metode penelitian menggunakan kajian pustaka dan hasilnya menunjukkan bagaimana hubungan antara program CSR PT PERTAMINA tersebut dengan konsep CSR dan pengembangan masyarakat. Corporate Social Responsibility (CSR) on economic improvement supported by corporate commitment, corporate or world commitment to contributions in economic development supported by corporate social responsibility and emphasizes balance in relation to assistance to the economic, social and environmental sectors. Such as PT. PERTAMINA which implemented CSR in Pangkalan Babat Village, Rambang Dangku District, Muara Enim in South Sumatra. The energy company is implementing CSR programs in the field of community development. This article uses a study of research methods using a literature review and research results regarding the relationship between PT PERTAMINA's CSR program and the concept of CSR and community development.
PELAKSANAAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN SEBAGAI WUJUD CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY MELALUI PROGRAM BPJS KETENAGAKERJAAN Akbar Ginanjar Saputra; Nurul Khansa Nadhifah; Meta Noya Tri Ananda; Santoso Tri Raharjo; Risna Resnawaty
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v6i3.26213

Abstract

AbstrakImplementasi Corporate Social Responsibility (CSR) dapat diwujudkan dalam peran sosial perusahaan terhadap lingkungan internal perusahaannya, yaitu kesejahteraan hidup para karyawannya. Peningkatan kesejahteraan karyawan menjadi salah satu strategi yang mampu meningkatkan partisipasi, motivasi serta loyalitas karyawan sebagai usaha perusahaan untuk meningkatkan jaminan kepada para tenaga kerjanya. Kesejahteraan sangat berarti bagi karyawan dalam memenuhi kebutuhan - kebutuhan mereka beserta keluarga. Hal tersebut juga terdapat di Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2004 tentang system jaminan sosial nasional pasal 13 bahwa, “pemberi kerja secara bertahap wajib mendaf tarkan dirinya dan pekerjanya sebagai peserta kepada badan penyelenggara jaminan sosial, sesuai dengan program jaminan sosial yang diikuti”. Sebagai program asuransi sosial nasional yang memberikan perlindungan untuk meningkatkan kesejahteraan semua orang pekerja, termasuk pekerja informal BPJS terbagi menjadi dua yaitu kesehatan dan ketenagakerjaan. BPJS ketenagakerjaan berpengaruh penting dalam menciptakan kesejahteraan karyawan dengan program perlindungan dasar yang menjamin masa depan pekerja termasuk p erlindungan dari ketidakpastian seperti risiko sosial dan ekonomi yang bisa terjadi seperti kecelakaan kerja, sakit, kematian serta tujungan pensiun. Keempat program tersebut memiliki manfaat yang berbeda, iuran setiap program yang juga berbeda besarnya se rta tidak semua peserta dapat mengikuti keempat program perlindungan sosial - ekonomi tersebut dikarenakan terdapat kualifikasi berbeda sesuai dengan jenis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Terdapat empat jenis kepersertaan yaitu pekerja Penerima Upah, peker ja Bukan Penerima Upah (BPU), pekerja Jasa Konstruksi (Jakon) dan pekerja migran Indonesia (PMI). Maka dari itu peneliti bertujuan untuk mengkaji dan menggambarkan wujud kesejahteraan karyawan melalui program BPJS ketenagakerjaan dengan menggunakan pendeka tan kualitatif dan studi literatur.  
OPTIMALISASI PERAN PENGAWASAN ORANG TUA DALAM PELAKSANAAN SEKOLAH ONLINE DI MASA PANDEMI COVID-19 Tsaniya Zahra Yuthika Wardhani; Hetty Krisnani
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.28256

Abstract

Pasca mewabahnya Pandemi Covid-19 di Indonesia pada pertengahan maret 2020 lalu, pemerintah pusat maupun daerah dengan sigap mengeluarkan kebijakan dalam dunia pendidikan yaitu meniadakan sementara pembelajaran tatap muka secara langsung dan diganti dengan pembelajaran secara online, baik pada tingkat sekolah dasar dan menengah, maupun tingkat perguruan tinggi. Kebijakan tersebut bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah ini. Ketentuan pembelajaran jarak jauh melalui metode sekolah online yang secara tiba-tiba diterapkan tentu membawa berbagai kendala. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasikan pelaksanaan proses pembelajaran jarak jauh melalui metode sekolah online. Penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggambarkan dan menjelaskan secara komprehensif dan spesifik berkaitan dengan kejadian atau fenomena yang terjadi saat ini, sehingga tujuan sekolah onlinedapat tercapai dengan optimal. Hasil dari pembahasan ditemukan bahwa dalam pelaksanaannya, konsep sekolahonlinemembawa kendala dan dampak yang begitu signifikan baik bagi anak sebagai peserta didik maupun guru sebagai tenaga pengajar. Kurangnya fasilitas penunjang yang memadai dan keterbatasan pemahaman mengenai akses teknologi dan jaringan internet menjadi kendala utama yang dirasakan oleh kedua belah pihak. Selain itu, ditemukan juga bahwa peran pengawasan dan perhatian orangtua kepada anak dalam proses pembelajaran onlineini sangat penting bagi terwujudnya hasil belajar yang optimal. Orangtua harus hadir dalam mengawasi dan memberi perhatian kepada anak baik pada saat sebelum pembelajaran dimulai, saat pembelajaran berlangsung, sampai dengan setelah pembelajaran selesai.
OPTIMALISASI PERAN PENGAWASAN ORANG TUA DALAM PELAKSANAAN SEKOLAH ONLINE DI MASA PANDEMI COVID-19 Wardhani, Tsaniya Zahra Yuthika; Krisnani, Hetty
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.28256

Abstract

Pasca mewabahnya Pandemi Covid-19 di Indonesia pada pertengahan maret 2020 lalu, pemerintah pusat maupun daerah dengan sigap mengeluarkan kebijakan dalam dunia pendidikan yaitu meniadakan sementara pembelajaran tatap muka secara langsung dan diganti dengan pembelajaran secara online, baik pada tingkat sekolah dasar dan menengah, maupun tingkat perguruan tinggi. Kebijakan tersebut bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah ini. Ketentuan pembelajaran jarak jauh melalui metode sekolah online yang secara tiba-tiba diterapkan tentu membawa berbagai kendala. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasikan pelaksanaan proses pembelajaran jarak jauh melalui metode sekolah online. Penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggambarkan dan menjelaskan secara komprehensif dan spesifik berkaitan dengan kejadian atau fenomena yang terjadi saat ini, sehingga tujuan sekolah onlinedapat tercapai dengan optimal. Hasil dari pembahasan ditemukan bahwa dalam pelaksanaannya, konsep sekolahonlinemembawa kendala dan dampak yang begitu signifikan baik bagi anak sebagai peserta didik maupun guru sebagai tenaga pengajar. Kurangnya fasilitas penunjang yang memadai dan keterbatasan pemahaman mengenai akses teknologi dan jaringan internet menjadi kendala utama yang dirasakan oleh kedua belah pihak. Selain itu, ditemukan juga bahwa peran pengawasan dan perhatian orangtua kepada anak dalam proses pembelajaran onlineini sangat penting bagi terwujudnya hasil belajar yang optimal. Orangtua harus hadir dalam mengawasi dan memberi perhatian kepada anak baik pada saat sebelum pembelajaran dimulai, saat pembelajaran berlangsung, sampai dengan setelah pembelajaran selesai.
POLA ASUH YANG BERBEDA-BEDA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN ANAK Gina Sonia; Nurliana Cipta Apsari
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.27453

Abstract

ABSTRAKOrang tua memiliki tanggung jawab yang penuh terhadap kebutuhan seorang anak. Kebutuhan ini tidak hanya berupa materi melainkan non materi seperti fisik dan mental. Kebutuhan ini dapat diperoleh melalui pola asuh yang diterapkan oleh orang tua terhadap anak. Pola asuh dapat membantu anak untuk bertumbuh dan berkembang sesuai dengan tugas perkembangan dalam tahapan perkembangan. Pemilihan pola asuh sangatlah relatif, tergantung perspektif orang tua yang menginginkan pola asuh seperti apa yang akan digunakan. Namun pemilihan pola asuh harus dipertimbangkan bagaimana dampaknya terhadap perkembangan anak. Bukan hanya perkembangan fisik melainkan perkembangan kepribadian anak tersebut pula. Penjelasan mengenai pola asuh di peroleh berdasarkan konsep yang berkaitan dengan tema pola asuh dan dampaknya terhadap kepribadian anak. Hal ini untuk menjelaskan bagaimana dampak dari pola asuh yang berbeda-beda terhadap perkembangan kepribadian anak. ABSTRACTParents have a responsibility for the needs of a child. Not only material needs but also non maerial needs such as physical and mental. This need can be obtained through parenting applied by parents to children. Parenting can help children to grow and develop according to developmental tasks at the development stage. The choise of parenting is very relative, depending on the perspective of parents who want the parenting style to be used. But the parenting ust be considered how the impact on child development. Not only for physical development but also the development of the child’s personality. An explaination of parenting is obtained based on concept related to the theme of parenting and its impact on the child’s personality. This is to explain how the effects of different parenting styles on children’s personality development.
POLA ASUH YANG BERBEDA-BEDA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN ANAK Sonia, Gina; Apsari, Nurliana Cipta
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.27453

Abstract

ABSTRAKOrang tua memiliki tanggung jawab yang penuh terhadap kebutuhan seorang anak. Kebutuhan ini tidak hanya berupa materi melainkan non materi seperti fisik dan mental. Kebutuhan ini dapat diperoleh melalui pola asuh yang diterapkan oleh orang tua terhadap anak. Pola asuh dapat membantu anak untuk bertumbuh dan berkembang sesuai dengan tugas perkembangan dalam tahapan perkembangan. Pemilihan pola asuh sangatlah relatif, tergantung perspektif orang tua yang menginginkan pola asuh seperti apa yang akan digunakan. Namun pemilihan pola asuh harus dipertimbangkan bagaimana dampaknya terhadap perkembangan anak. Bukan hanya perkembangan fisik melainkan perkembangan kepribadian anak tersebut pula. Penjelasan mengenai pola asuh di peroleh berdasarkan konsep yang berkaitan dengan tema pola asuh dan dampaknya terhadap kepribadian anak. Hal ini untuk menjelaskan bagaimana dampak dari pola asuh yang berbeda-beda terhadap perkembangan kepribadian anak. ABSTRACTParents have a responsibility for the needs of a child. Not only material needs but also non maerial needs such as physical and mental. This need can be obtained through parenting applied by parents to children. Parenting can help children to grow and develop according to developmental tasks at the development stage. The choise of parenting is very relative, depending on the perspective of parents who want the parenting style to be used. But the parenting ust be considered how the impact on child development. Not only for physical development but also the development of the child’s personality. An explaination of parenting is obtained based on concept related to the theme of parenting and its impact on the child’s personality. This is to explain how the effects of different parenting styles on children’s personality development.
PENGEMBANGAN KAPASITAS KELOMPOK KOPERASI CIPACING MANDIRI MELALUI PEMASARAN ONLINE DALAM MENGHADAPI PERDAGANGAN GLOBAL Risna Resnawaty; Hetty Krisnani; Nandang Mulyana
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.25338

Abstract

Desa Cipacing merupakan salah satu desa di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Desa ini dikenal sebagai desa para pengrajin yang memiliki keterampilan dalam mengolah bahan baku kayu menjadi kerajinan yang telah dipasarkan di tingkat lokal, nasional bahkan internasional. Dengan berlangsungnya Asean-China Free Trade Area, beberapa pengrajin desa Cipacing mengalami kesulitan untuk terus bertahan sebagai pengrajin sebab daya saing yang cukup kuat datang dari kerajinan yang membanjiri pasar lokal yang berasal dari negeri Cina. Dalam konteks pengembangan masyarakat, terdapat salah satu pendekatan yang menekankan pada kekuatan yang dimiliki oleh sebuah komunitas. Komunitas pengrajin Desa Cipacing memiliki karakteristik yang unik, yaitu adanya kemitraan local antara Bandar pengrajin. Penguatan dan pengembangan institusi lokal yang ada di Desa Cipacing dapat diarahkan untuk didirikannya social enterprise berbasis komunitas yang akan memberikan dukungan pada aktifitas ekonomi maupun penyelesaian masalah social yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, langkah yang dapat ditempuh adalah memberikan pelatihan dan pendampingan pada lembaga local di masyarakat agar kapasitas pengrajin Desa Cipacing mampu bersaing dalam pasar global. 
PENGEMBANGAN KAPASITAS KELOMPOK KOPERASI CIPACING MANDIRI MELALUI PEMASARAN ONLINE DALAM MENGHADAPI PERDAGANGAN GLOBAL Resnawaty, Risna; Krisnani, Hetty; Mulyana, Nandang
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.25338

Abstract

Desa Cipacing merupakan salah satu desa di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Desa ini dikenal sebagai desa para pengrajin yang memiliki keterampilan dalam mengolah bahan baku kayu menjadi kerajinan yang telah dipasarkan di tingkat lokal, nasional bahkan internasional. Dengan berlangsungnya Asean-China Free Trade Area, beberapa pengrajin desa Cipacing mengalami kesulitan untuk terus bertahan sebagai pengrajin sebab daya saing yang cukup kuat datang dari kerajinan yang membanjiri pasar lokal yang berasal dari negeri Cina. Dalam konteks pengembangan masyarakat, terdapat salah satu pendekatan yang menekankan pada kekuatan yang dimiliki oleh sebuah komunitas. Komunitas pengrajin Desa Cipacing memiliki karakteristik yang unik, yaitu adanya kemitraan local antara Bandar pengrajin. Penguatan dan pengembangan institusi lokal yang ada di Desa Cipacing dapat diarahkan untuk didirikannya social enterprise berbasis komunitas yang akan memberikan dukungan pada aktifitas ekonomi maupun penyelesaian masalah social yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, langkah yang dapat ditempuh adalah memberikan pelatihan dan pendampingan pada lembaga local di masyarakat agar kapasitas pengrajin Desa Cipacing mampu bersaing dalam pasar global. 
PERAN ORANGTUA DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA Shafila Mardiana Bunsaman; Hetty Krisnani
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.28132

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Masa ini merupakan masa yang paling krusial, dimana pada masa ini individu berjuang untuk menemukan jati dirinya. Pada tahap pencarian jati diri membuat remaja ingin mencoba hal-hal yang baru dan mencari jati diri dengan bergaul dengan kelompok sebayanya. Kelompok sebaya memiliki pengaruh yang cukup kuat pada seseorang terutama remaja. Oleh karena itu jika seorang remaja memiliki mental dan kepribadian yang cukup lemah serta berada di lingkungan yang tidak sehat, tidak dapat dipungkiri bahwa ia akan terjerumus ke dalam hal-hal negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba. Maraknya kasus penyelahgunaan narkoba di kalangan remaja merupakan masalah yang memprihatinkan juga mengkhawatirkan, terutama bagi para orang tua. Hingga saat ini upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba yang paling efektif adalah upaya pencegahan yang dilakukan oleh keluarga terutama orang tua. Karena orangtua dan keluarga merupakan lingkungan yang paling dekat yang dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Oleh karena itu penting untuk menguatkan peran orangtua dalam mengantisipasi bahaya narkoba.

Filter by Year

2015 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 2 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2018): Vol 5, No. 1 (2018): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2018): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2017): PROSIDING PENELITIAN & PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 3 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2017): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2016): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2016): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2016): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2015): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2015): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2015): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue