cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 548 Documents
Pernikahan Dini dan Pembangunan Daerah Azizah, Tahira Nurul; Nurwati, R. Nunung
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.28128

Abstract

Pembangunan daerah dan kualitas penduduk merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahakan. Kualitas penduduk dapat menunjukkan tingkat pertumbuhan dari suatu daerah. Karena itulah, Pemerintah mencetuskap kebijakan mengenai pembangunan daerah yang berkelanjutan dan kualitas penduduk. Salah satu problematika yang dapat menunjukkan kualitas penduduk yang ada di suatu tempat adalah pernikahan dini. Menurut data BPS, angka pernikahan dini mencapai 15,66% tahun 2018. Terjadinya pernikahan dini dapat menunjukkan tingkat Pendidikan, ekonomi, dan social budaya sebuah daerah. Pernikahan menjadi masalah kompleks kependudukan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan suatu daerah berjalan. Pemerintah Indonesia sendiri menetapkan bahwa angka pernikahan dini dapat menunjukkan tingkat pertumbuhan suatu daerah berjalan. Oleh karena itu, melalui jurnal ini akan dibahas mengenai hubungan antara pernikahan dini dengan kualitas penduduk dan pengaruhnya pada pembangunan daerah.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN BIDANG LINGKUNGAN Ester Sarah Feronika; Khairani Rahma Silva; Santoso Tri Raharjo; Risna Resnawaty
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.28557

Abstract

Perjalanan Corporate Social Responsibility (CSR) di dunia sejak tahun 1970-an telah mengalami banyak perkembangan, sebagaimana pula di Indonesia. CSR kini tidak lagi hanya sekedar etika bisnis semata, tetapi CSR telah payung dan berkembangan dengan berbagai pendekatan baik politik, ekonomi, maupun kepentingan sosial. Seringkali CSR hanya menjadi salah cara untuk memperkuat citra perusahaan, atau kepentingan politik sebuah brand tertentu. Salah satu isu yang ditangani kepedulian Progam CSR adalah mengatasi persoalan lingkungan, baik mengatasi kerusahan lingkungan maupun  pemeliharaan lingkungan; selain isu peningkatan sumber daya manusia di bidang pendidikan, peningkatan usaha ekonomi, dan dukungan kesehatan. Beragam cara implementasi CSR diterapkan dengan berbagai jenis inovasinya masing-masing demi manfaat bagi lingkungan sekitar. Umumnya, bentuk CSR dapat berupa penggalangan dana, pemberian bantuan fasilitas, atau sarana dan prasarana pendukung untuk kemajuan sebuah kawasan atau komunitas tertentu. Upaya CSR pelestarian lingkungan dilakukan khususnya pada industri ekstraktif,  yaitu perusahaan yang beroperasi dengan memanfaatkan sumber daya alam. Mereka berupaya meminimalisasi dampak kerusakan yang timbul pada kerusakan kelestarian lingkungan, yang mungkin dapat mengganggu kehidupan sosial masyarakat. Eksploitasi yang yang belerbihan akan merusak ekosistem, hingga akhirnya dapat mengancam kegiatan perekonomian masyarakat. Pemerintah di setiap negara mendorong pada setiap perusahaan/ industri ekstraktif untuk melakukan tanggung jawab sosialnya dalam bidang lingkungan, sehingga di masa depan akan semakin banyak perusahaan peduli terhadap lingkungan. Begitu pentingnya isu lingkungan, sebagian besar pemerintahan di berbagai negara mengeluarkan berbagai kebijakan khusus berkenaan implementasi CSR peduli lingkungan. The journey of Corporate Social Responsibility (CSR) in the world since the 1970s has experienced many developments, as well as in Indonesia. CSR is no longer just a mere business ethics, but CSR has been an umbrella and developed with variou s approaches both political, economic, and social interests. Often CSR is just a way to strengthen the company's image, or the political interests of a particular brand. One of the issues addressed by CSR Program concerns is overcoming environmental proble ms, both overcoming environmental problems and environmental preservation; in addition to the issue of increasing human resources in the field of education, increasing economic effort, and health support. Different ways of implementing CSR are implemented with different types of innovations each for the benefit of the surrounding environment. Generally, the form of CSR can be in the form of fundraising, providing assistance facilities, or supporting facilities and infrastructure for the progress of a partic ular region or community. Environmental conservation CSR efforts are carried out especially in extractive industries, namely companies that operate by utilizing natural resources. They try to minimize the impact of damage arising from damage to environment al sustainability, which may be able to disrupt people's social lives. Excessive exploitation will damage the ecosystem, which in turn can threaten the economic activities of the community. The government in each country encourages each extractive company / industry to carry out its social responsibilities in the environmental field, so that in the future more and more companies will care about the environment. Once the importance of environmental issues, most governments in various countries issued various specific policies regarding the implementation of CSR care for the environment 
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN BIDANG LINGKUNGAN Feronika, Ester Sarah; Silva, Khairani Rahma; Raharjo, Santoso Tri; Resnawaty, Risna
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.28557

Abstract

Perjalanan Corporate Social Responsibility (CSR) di dunia sejak tahun 1970-an telah mengalami banyak perkembangan, sebagaimana pula di Indonesia. CSR kini tidak lagi hanya sekedar etika bisnis semata, tetapi CSR telah payung dan berkembangan dengan berbagai pendekatan baik politik, ekonomi, maupun kepentingan sosial. Seringkali CSR hanya menjadi salah cara untuk memperkuat citra perusahaan, atau kepentingan politik sebuah brand tertentu. Salah satu isu yang ditangani kepedulian Progam CSR adalah mengatasi persoalan lingkungan, baik mengatasi kerusahan lingkungan maupun  pemeliharaan lingkungan; selain isu peningkatan sumber daya manusia di bidang pendidikan, peningkatan usaha ekonomi, dan dukungan kesehatan. Beragam cara implementasi CSR diterapkan dengan berbagai jenis inovasinya masing-masing demi manfaat bagi lingkungan sekitar. Umumnya, bentuk CSR dapat berupa penggalangan dana, pemberian bantuan fasilitas, atau sarana dan prasarana pendukung untuk kemajuan sebuah kawasan atau komunitas tertentu. Upaya CSR pelestarian lingkungan dilakukan khususnya pada industri ekstraktif,  yaitu perusahaan yang beroperasi dengan memanfaatkan sumber daya alam. Mereka berupaya meminimalisasi dampak kerusakan yang timbul pada kerusakan kelestarian lingkungan, yang mungkin dapat mengganggu kehidupan sosial masyarakat. Eksploitasi yang yang belerbihan akan merusak ekosistem, hingga akhirnya dapat mengancam kegiatan perekonomian masyarakat. Pemerintah di setiap negara mendorong pada setiap perusahaan/ industri ekstraktif untuk melakukan tanggung jawab sosialnya dalam bidang lingkungan, sehingga di masa depan akan semakin banyak perusahaan peduli terhadap lingkungan. Begitu pentingnya isu lingkungan, sebagian besar pemerintahan di berbagai negara mengeluarkan berbagai kebijakan khusus berkenaan implementasi CSR peduli lingkungan. The journey of Corporate Social Responsibility (CSR) in the world since the 1970s has experienced many developments, as well as in Indonesia. CSR is no longer just a mere business ethics, but CSR has been an umbrella and developed with variou s approaches both political, economic, and social interests. Often CSR is just a way to strengthen the company's image, or the political interests of a particular brand. One of the issues addressed by CSR Program concerns is overcoming environmental proble ms, both overcoming environmental problems and environmental preservation; in addition to the issue of increasing human resources in the field of education, increasing economic effort, and health support. Different ways of implementing CSR are implemented with different types of innovations each for the benefit of the surrounding environment. Generally, the form of CSR can be in the form of fundraising, providing assistance facilities, or supporting facilities and infrastructure for the progress of a partic ular region or community. Environmental conservation CSR efforts are carried out especially in extractive industries, namely companies that operate by utilizing natural resources. They try to minimize the impact of damage arising from damage to environment al sustainability, which may be able to disrupt people's social lives. Excessive exploitation will damage the ecosystem, which in turn can threaten the economic activities of the community. The government in each country encourages each extractive company / industry to carry out its social responsibilities in the environmental field, so that in the future more and more companies will care about the environment. Once the importance of environmental issues, most governments in various countries issued various specific policies regarding the implementation of CSR care for the environment 
EMPOWERING THE SMART MOTHERS SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DALAM MENGELOLA SAMPAH Annisa N. Fadhlillah; Meilanny Budiarti Santoso; Moch. Zainuddin
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.27120

Abstract

Rumah tangga merupakan pemasok sampah terbesar di TPA. Untuk mencegah krisis lingkungan yang berkepanjangan, salah satu upaya yang memungkinkan untuk dilakukan adalah dengan memberikan edukasi dan penguatan pada ibu-ibu rumah tangga sebagai agen perubahan untuk melakukan pengolahan sampah rumah tangga dan penerapkan gaya hidup zero waste dalam rumah tangga. Artikel ini ditulis dengan tujuan memberikan informasi bahwa penanggulangan masalah sampah dapat dilakukan dengan melakukan hal kecil melalui ibu-ibu rumah tangga, sebagai komponen terkecil dalam masyarakat dan sebagai sumber timbulan sampah. Penulisan artikel ini menggunakan metode deskriptif berdasarkan kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui intervensi praktik pekerjaan sosial komunitas. Kelompok sasaran dalam kegiatan ini adalah kelompok PKK RW 06 Kampung Bojongreungas, Desa Majasetra, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Kelompok PKK diambil sebagai representatif populasi ibu-ibu rumah tangga di RW 06 Kampung Bojongreungas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ibu-ibu rumah tangga harus mampu memiliki wawasan dalam memilah sampah dengan baik, mengelompokkan sampah sesuai jenisnya. Penerapan zero waste dalam gaya hidup rumah tangga pun sangat penting untuk dilakukan, selain memilah sampah juga melalui pembusukkan dan penggunaan barang-barang yang dapat digunakan berkali-kali tanpa batas waktu tertentu.
EMPOWERING THE SMART MOTHERS SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DALAM MENGELOLA SAMPAH Fadhlillah, Annisa N.; Santoso, Meilanny Budiarti; Zainuddin, Moch.
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.27120

Abstract

Rumah tangga merupakan pemasok sampah terbesar di TPA. Untuk mencegah krisis lingkungan yang berkepanjangan, salah satu upaya yang memungkinkan untuk dilakukan adalah dengan memberikan edukasi dan penguatan pada ibu-ibu rumah tangga sebagai agen perubahan untuk melakukan pengolahan sampah rumah tangga dan penerapkan gaya hidup zero waste dalam rumah tangga. Artikel ini ditulis dengan tujuan memberikan informasi bahwa penanggulangan masalah sampah dapat dilakukan dengan melakukan hal kecil melalui ibu-ibu rumah tangga, sebagai komponen terkecil dalam masyarakat dan sebagai sumber timbulan sampah. Penulisan artikel ini menggunakan metode deskriptif berdasarkan kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui intervensi praktik pekerjaan sosial komunitas. Kelompok sasaran dalam kegiatan ini adalah kelompok PKK RW 06 Kampung Bojongreungas, Desa Majasetra, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Kelompok PKK diambil sebagai representatif populasi ibu-ibu rumah tangga di RW 06 Kampung Bojongreungas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ibu-ibu rumah tangga harus mampu memiliki wawasan dalam memilah sampah dengan baik, mengelompokkan sampah sesuai jenisnya. Penerapan zero waste dalam gaya hidup rumah tangga pun sangat penting untuk dilakukan, selain memilah sampah juga melalui pembusukkan dan penggunaan barang-barang yang dapat digunakan berkali-kali tanpa batas waktu tertentu.
PENGARUH PERNIKAHAN USIA DINI TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA zulham hamidan lubis; R. Nunung Nurwati
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.28186

Abstract

ABSTRAKPernikahan dini merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di berbagai negara, berbagai upaya sudah dilakukan namun tidak memberi dampak yang berarti. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal, seperti masalah ekonomi, adat istiadat, dan pendidikan atau nilai yang ditanamkan oleh orang tua. Pernikahan dini mempunyai dampak, seperti memiliki resiko terhadap kesehatan reproduksi, menambah jumlah fertilitas, dan lain sebagainya. Penulisan ini menggunakan metode studi pustaka dengan memperoleh berbagai sumber, seperti artikel jurnal ilmiah, hasil penelitian sebelumnya, serta perolehan statistik. Dari hasil temuan yang diperoleh bahwa orang tua yang melakukan pernikahan dini sebagian besar melakukan pola asuh permisif dan otoriter hal ini berdampak negatif kepada anak seperti berperilaku impulsif dan suka memberontak.Kata Kunci: Pernikahan dini, Pola asuh, resiko kesehatan, pendidikanABSTRACTEarly marriage is one of the problems that occur in various countries, various efforts have been made but did not have a significant impact. This is caused by various things, such as economic problems, customs, and education or values instilled by parents. Early marriage has an impact, such as having a risk to reproductive health, increasing the amount of fertility, and so forth. This writing uses the literature study method by obtaining various sources, such as scientific journal articles, the results of previous studies, and the acquisition of statistics. From the findings obtained that parents who engage in early marriage mostly do permissive and authoritarian parenting, this has a negative impact on children such as impulsive and rebellious behavior.Keywords: Early marriage, parenting, health risks, education
PENGARUH PERNIKAHAN USIA DINI TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA lubis, zulham hamidan; Nurwati, R. Nunung
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.28186

Abstract

ABSTRAKPernikahan dini merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di berbagai negara, berbagai upaya sudah dilakukan namun tidak memberi dampak yang berarti. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal, seperti masalah ekonomi, adat istiadat, dan pendidikan atau nilai yang ditanamkan oleh orang tua. Pernikahan dini mempunyai dampak, seperti memiliki resiko terhadap kesehatan reproduksi, menambah jumlah fertilitas, dan lain sebagainya. Penulisan ini menggunakan metode studi pustaka dengan memperoleh berbagai sumber, seperti artikel jurnal ilmiah, hasil penelitian sebelumnya, serta perolehan statistik. Dari hasil temuan yang diperoleh bahwa orang tua yang melakukan pernikahan dini sebagian besar melakukan pola asuh permisif dan otoriter hal ini berdampak negatif kepada anak seperti berperilaku impulsif dan suka memberontak.Kata Kunci: Pernikahan dini, Pola asuh, resiko kesehatan, pendidikanABSTRACTEarly marriage is one of the problems that occur in various countries, various efforts have been made but did not have a significant impact. This is caused by various things, such as economic problems, customs, and education or values instilled by parents. Early marriage has an impact, such as having a risk to reproductive health, increasing the amount of fertility, and so forth. This writing uses the literature study method by obtaining various sources, such as scientific journal articles, the results of previous studies, and the acquisition of statistics. From the findings obtained that parents who engage in early marriage mostly do permissive and authoritarian parenting, this has a negative impact on children such as impulsive and rebellious behavior.Keywords: Early marriage, parenting, health risks, education
CSR DAN PENYANDANG DISABILITAS Putri Erika Ramadhani; Anisza Eva Saputri; Santoso Tri Raharjo
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.28585

Abstract

Orang dengan disabilitas adalah orang yang memiliki kemampuan berbeda baik fisik, mental, intelektual atau sensorik dalam jangka waktu lama. Orang dengan disabilitas secara sosial seringkali mengalami keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai akibat dari persepsi dan sikap lingkungan sosial yang tidak tepat dalam berinteraksi dengan mereka. Sehingga peran serta orang dengan disabilitas seringkali diabaikan. Jumlah orang dengan disabilitas pada 9 provinsi di Indonesia sebanyak 299.203 jiwa, dan sekitar 67,33% disabilitas dewasa tidak memiliki keterampilan dan pekerjaan. Perusahaan melalui program corporate social responsibility dapat berperan dalam membantu meningkatkan aksesibilitas orang dengan disabilitas melalui peningkatan keterampilan kerja dan akses terhadap sumber-sumber penghidupan mereka. Lembaga Sinergi Foundation merupakan salah satu organisasi yang berupaya membantu memberdayakan orang dengan disabilitas (ODD). Tujuan dari program CSR dari Sinergi Foundation adalah agar ODD mampu memenuhid kebutuhan hidup secara mandiri, sehigga taraf  hidup mereka meningkat secara sosial dan ekonomi. People with disabilities are people who have different abilities whether physical, mental, intellectual or sensory in the long term. People with social disabilities often experience limitations in meeting their needs as a result of perceptions and attitudes of social environment that are not appropriate in interacting with them. So the participation of people with disabilities is often ignored. The number of people with disabilities in 9 provinces in Indonesia is 299,203 people, and about 67.33% of adults with disabilities do not have skills and jobs. Companies through corporate social responsibility programs can play a role in helping to increase the accessibility of people with disabilities through improving work skills and access to their livelihoods. The Sinergi Foundation is an organization that seeks to help empower people with disabilities (ODD). The aim of the CSR program of the Sinergi Foundation is that ODD are able to fulfill their needs independently, so that their standard of living increases socially and economically.
CSR DAN PENYANDANG DISABILITAS Ramadhani, Putri Erika; Saputri, Anisza Eva; Raharjo, Santoso Tri
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.28585

Abstract

Orang dengan disabilitas adalah orang yang memiliki kemampuan berbeda baik fisik, mental, intelektual atau sensorik dalam jangka waktu lama. Orang dengan disabilitas secara sosial seringkali mengalami keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai akibat dari persepsi dan sikap lingkungan sosial yang tidak tepat dalam berinteraksi dengan mereka. Sehingga peran serta orang dengan disabilitas seringkali diabaikan. Jumlah orang dengan disabilitas pada 9 provinsi di Indonesia sebanyak 299.203 jiwa, dan sekitar 67,33% disabilitas dewasa tidak memiliki keterampilan dan pekerjaan. Perusahaan melalui program corporate social responsibility dapat berperan dalam membantu meningkatkan aksesibilitas orang dengan disabilitas melalui peningkatan keterampilan kerja dan akses terhadap sumber-sumber penghidupan mereka. Lembaga Sinergi Foundation merupakan salah satu organisasi yang berupaya membantu memberdayakan orang dengan disabilitas (ODD). Tujuan dari program CSR dari Sinergi Foundation adalah agar ODD mampu memenuhid kebutuhan hidup secara mandiri, sehigga taraf  hidup mereka meningkat secara sosial dan ekonomi. People with disabilities are people who have different abilities whether physical, mental, intellectual or sensory in the long term. People with social disabilities often experience limitations in meeting their needs as a result of perceptions and attitudes of social environment that are not appropriate in interacting with them. So the participation of people with disabilities is often ignored. The number of people with disabilities in 9 provinces in Indonesia is 299,203 people, and about 67.33% of adults with disabilities do not have skills and jobs. Companies through corporate social responsibility programs can play a role in helping to increase the accessibility of people with disabilities through improving work skills and access to their livelihoods. The Sinergi Foundation is an organization that seeks to help empower people with disabilities (ODD). The aim of the CSR program of the Sinergi Foundation is that ODD are able to fulfill their needs independently, so that their standard of living increases socially and economically.
PEMETAAN PROFIL KONSTELASI POLITIK DESA CINTARATU, KABUPATEN PANGANDARAN, JAWA BARAT, INDONESIA Husin M. Al-Banjari; Samson CMS.; Sari Usih Natari
Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v7i1.27535

Abstract

Desa Cintaratu yang terletak di Kabupaten Pangandaran dikenal sebagai daerah yang baru dimekarkan sejak tahun 2013, di bawah kepemimpinan pasangan H. Jeje Wiriadinata – H. Adang Hadari. Hal ini disebabkan oleh fenomena power struggle di kalangan masyarakat Kabutapen Pangandaran. Suasana power struggle seperti itu tentu saja sedang menyelimuti pikiran sebagian masyarakat khususnya Desa Cintaratu, apalagi mengingat beberapa tokoh yang dulu terlibat aktif dalam presidium pemerakan berasal dari Desa Cintaratu. Sehubungan masyarakat Desa Cintaratu yang masih percaya kepada tradisi tutur Sunda yang disebut uga. Dimana  uga dapat diartikan sebagai “ramalan”. Tujuan dari penelitian ini memperoleh gambaran yang sistematis dan detail tentang rivalitas politik antara tokoh-tokoh presidium yang berada di luar kekuasaan versus tokoh-tokoh incumbent di Kabupaten Pangandaran yang terus berlanjut. Selain itu fenomena politik di Desa Cintaratu dikaitkan dengan fenomena sosial lain, khususnya menyangkut fenomena bsnis atau wirausaha masyarakat setempat. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dimana data primer diperoleh dengan melakukan pengamatan (observasi) dan wawancara kepada DPC Partai Politik daerah Pangandaran sebagai koalisi partai pendukung incumbent Jeje Wiriadinata versus contender Supratman dalam mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Pangandaran untuk tahun 2020. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah model pembangunan daerah berbasis politik dan kewirausahaan yang dapat diterapkan di wilayah Desa Cintaratu.

Filter by Year

2015 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 2 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2020): Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2019): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2018): Vol 5, No. 1 (2018): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2018): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2018): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2017): PROSIDING PENELITIAN & PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 3 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2017): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2017): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2016): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2016): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2016): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2016): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2015): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2015): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2015): Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2015): Prosiding Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue