Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

USULAN PERBAIKAN TATA LETAK PABRIK MENGGUNAKAN SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (SLP) Gatot Adianto; dian eko adi prasetio; Doddy Lombardo
Baut Dan Manufaktur Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 5 No. 1 Tahun 2023 | April 2023
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v5i1.2673

Abstract

Zaky Mandiri Plastic merupakan salah satu industri yang bergerak di bidang gudang wadah penyimpanan limbah plastic dari beberapa daerah disekitar yang akan didaur ulang agar dapat digunakan kembali. Masalah awal dari Layout dimana perusahaan ini tidak melakukan perencanaan secara baik dan benar sehingga layout menjadi tidak sesuai alur dan jarak antara stasiun area kerja dapat mengakibatkan kenaikan biaya pada ongkos material handling (OMH). Jarak lintasan aliran area kerja Zaky Mandiri Plastic saat ini tidak teratur dengan jarak antara perpindahan material sepanjang 123.252 meter perminggu dan ongkos penanganan material belum diperhitungkan. Maksud dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi peran perancangan layout dalam memangkas jarak perpindahan material dan meminimumkan ongkos material handling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pada Systematic Layout Planning (SLP), yaitu metode yang memiliki prosedur pengerjaan sebanyak 3 tahapan meliputi analisis, tahap penyesuaian area kerja dan tahap memberikan evaluasi usulan. Hasil dari penelitian studi bedasarkan metode systematic layout planning Mendapatkan tiga buah usulan alternatif layout dimana nilai ketiga buah usulan tersebut dapat mengurangi Ongkos Material Handling. Diketahui Ongkos Material Handling awal yaitu sebesar Rp 5.382.864,- dan jarak total dari layout awal yaitu 123.252 meter perminggu. Pada layout usulan I dapat menghemat OMH sebesar 13,3%, layout usulan II dapat menghemat OMH sebesar 15,5% dan layout usulan ke III dapat menghemat OMH sebesar 16,5%. Bedasarkan nilai yang telah diperoleh dari ketiga usulan layout tersebut maka layout usulan yang akan menjadi rekomendasi sebagai layout usulan untuk perusahaan ini dengan nilai yang paling minimum yaitu layout usulan ke III.
USULAN PERBAIKAN RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE HAZARD INDENTIFICATION RISK ASSESSMENT & DETERMINING CONTROL (HIRADC) STUDI KASUS PENGGANTIAN CAIRAN COOLANT DI PT. XYZ Ahmad Syaifulloh Yulianto; Doddy Lombardo; dian eko adi prasetio
Baut Dan Manufaktur Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023 | Oktober 2023
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v5i2.3086

Abstract

ABSTRAK XYZ merupakan salah satu perusahaan retail otomotif yang berada di Indonesia yang bergerak dibidang jasa otomotif. Berdasarkan observasi dan wawancara terdapat kecelakaan kerja pada proses penggantian cairan coolant, diantaranya pada proses penggantian cairan coolant yang memiliki potensi risiko medium dan high. Tujuan penelitian ini adalah melakukan usulan perbaikan risiko kecelakaan kerja menggunakan metode HIRADC. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi bahaya sebanyak 8 risiko negatif dan 5 risiko positif. Berdasarkan PMBOK Guide 6th edition, 2017 perbandingan hasil skor dari potensi risiko negatif dan positif, maka didapatkan hasil skor nilai potensi ancaman yaitu 0,20 yang menjelaskan bahwa nilai risiko negatif mendapatkan level medium, sedangkan skor yang diperoleh dari potensi peluang yaitu 0,71 yang berarti nilai risiko positif berada pada level high. Maka dari perbandingan nilai skor ini didapatkan bahwa potensi peluang untuk mengatasi risiko kecelakaan pada proses penggantian cairan coolant dapat dikendalikan atau dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja. Pengendalian risiko yang dilakukan pada penelitian ini rata-rata administrative control dan enhance. Tindakan administrative control dilakukan pada risiko ancaman dan sedangkan enhance dilakukan pada risiko peluang. Kesimpulan penelitian ini adalah usulan pembuatan alat bantu kerja yang bertujuan membantu teknisi dalam pekerjaan dan usulan perbaikan alur proses kerja agar mempermudah proses penggantian cairan coolant. Kemudian perlunya alat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) seperti safety sign lantai licin serta alat pelindung diri seperti sarung tangan anti panas dan dengan dilakukan pelatihan mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap karyawan akan membuat pengetahuan mengenai risiko kecelakaan kerja dapat berkurang. Kata Kunci: HIRADC, Coolant, Kecelakaan Kerja
PERBAIKAN PREVENTIVE MAINTENANCE DENGAN MENGHILANGKAN SIX BIG LOSSES PADA MESIN TEST BENCH LINE POWERTRAIN SECTION DI PT SAPTAINDRA SEJATI Gayuh Lemadi; Muhmmad Subkhanul Khoiromi; dian eko adi prasetio
Baut Dan Manufaktur Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023 | Oktober 2023
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v5i2.3121

Abstract

Saptaindra Sejati merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang jasa pertambangan batu bara. Plant Rebuild Center yang didirikan PT. Saptaindra Sejati juga tidak terlepas dari masalah yang berkaitan dengan efektivitas mesin/peralatan. Hal ini dapat terlihat melalui frekuensi kerusakan yang terjadi pada mesin/peralatan. Akibat lain yang ditimbulkan kerusakan mesin/peralatan yaitu dalam hal kualitas produk yang dihasilkan dimana produk yang tidak sesuai dengan standar kualitas akan diolah kembali. Oleh karena itulah diperlukan langkah-langkah yang efektif dan efisien dalam pemeliharaan mesin/peralatan untuk dapat menanggulangi dan mencegah masalah tersebut. Total Productive Maintenance (TPM) adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi perusahaan. Tidak tepatnya penanganan dan pemeliharaan mesin/peralatan tidak hanya menyebabkan masalah kerusakan saja tetapi juga kerugian lain yang disebut dengan six big losses. Salah satu tujuan TPM adalah untuk meningkatkan efektivitas dengan cara meningkatkan fungsi dan kinerja mesin/peralatan yang digunakan dan mengeliminasi six big losses yang terdapat pada mesin/peralatan. Objek yang diteliti pada penelitian ini adalah mesin test bench yang berada di line Powertrain Section. Tahapan pertama dalam usaha peningkatan efisiensi produksi pada perusahaan ini adalah dengan melakukan pengukuran six big losses dan dari faktor six big losses tersebut dicari faktor terbesar yang mengakibatkan rendahnya efisiensi mesin test bench. Pencapaian nilai OEE mesin test bench selama periode tahun 2021-2022 hanya sebesar 38.12%. Dengan nilai faktor availability sebesar 63.6%, performance sebesar 63.7%, dan quality sebesar 94.1%.
IMPLEMENTASI LEAN SIX SIGMA UNTUK MENGURANGI PRODUK CACAT PADA PROSES PEMBUATAN KACA Gayuh Lemadi; dian eko adi prasetio; Alim Wulandara
Baut Dan Manufaktur Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 6 No. 1 Tahun 2024 |April 2024
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v6i1.3702

Abstract

Cipta Kreasi Prima Mandiri is a company operating in the manufacturing sector which produces glass products. The increasingly competitive level of competition currently requires a company to process all its resources optimally and make improvements intensively and efficiently. However, in reality PT. Cipta Kreasi Prima Mandiri still produces 45,727 units of defective products every year and there is waste during production, such as non-value added activities. Based on the problems above, improvements need to be made to overcome them. In this research, the first step taken was to create a Value Stream Mapping and determine the CTQ standards for the company. Based on the calculation of the process capability index, the result was 0.76. Calculating the company's DPO value, the value obtained is 0.0024. Calculating the DPMO value, the value obtained is 2445. After these calculations, the company's sigma level value is known to be 3.99. The results of this research were that the process capability assessment criteria were obtained with the glass manufacturing process capability still being low. After it was discovered that this capability was still low, an analysis step was carried out which obtained the results that defective products were mostly caused by human factors. Therefore, corrective steps are needed that are in accordance with the company's problems to improve product quality and achieve a sigma value of 4.5 in the next year.
PERANCANGAN BRACKET PENGANGKUT MESIN VACUUM STUDI KASUS CV. JAVA CLEAN moh amirudin; Gayuh Lemadi; Dian Eko Adi Prasetio
Baut Dan Manufaktur Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 6 No. 2 Tahun 2024 |Oktober 2024
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v6i2.3930

Abstract

CV. Java Clean adalah sebuah perusahaan jasa vacuum sedot debu dan tungau, yang merupakan bisnis jasa pembersih soft furniture. Dalam kesehariannya Java Clean dihadapkan dengan beberapa masalah, operator masih menggunakan pegangan bagian belakang di jok motor bawaan dari pabrik. Dimana pegangan belakang di jok motor bawaan pabrik ini sering merusak sepaket alat vacuum cleaner, selain itu tas vacuum cleaner juga sering mengalami goresan sampai tersayat oleh pegangan bagian belakang besi jok motor dan saat mengendarai posisi duduk terasa sempit atau tidak nyaman bagi operator. Maka dari itu penelitian akan melakukan perancangan alat bantu pengangkut vacuum cleaner dengan mengunakan metode Quality Function Deployment (QFD), diawali dengan pembentukan matriks House Of Quality (HOQ) yang memperlihatkan struktur yang menyerupai sebuah rumah kunci. Membangun House Of Quality (HOQ) difokuskan pada kebutuhan konsumen sehingga proses desain dan pengembangannya lebih sesuai dengan apa yang diinginkan oleh konsumen untuk perancangan alat yang menghubungkan dengan karakteristik teknik. Dari hasil uji coba yang dilakukan kepada pengguna didapatkan rancangan desain terbaik adalah desain nomor 3. Dimana keunggulannya adalah spesifikasinya tidak mudah berkarat, braket sejajar dengan jok motor, sedikit lebih panjang ke belakang, dan bahan material yang kuat menggunakan besi as bulat stainless, warna produk chrome, panjang braket 57 cm, lebar depan 30 cm, lebar belakang 25 cm, plat strip 5 mm, bahan material braket besi pipa bulat stainless, as bosh, karet mounting, maksimal beban braket 80 kg, pembuatan braket dengan cara pengelasan dan dipress. Braket yang telah dirancang membuat pengguna menjadi lebih mudah dan nyaman serta braket tidak mudah berkarat, tas dan mesin vacuum cleaner tidak mudah rusak.
Perbaikan Proses Pengemasan Sekunder Untuk Mengurangi Aktivitas Waste Dengan Metode Lean Manufacturing Di PT. XYZ Muhamad Aji Prasetyo; Dian Eko Adi Prasetio; Doddy Lombardo
Baut Dan Manufaktur Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 6 No. 2 Tahun 2024 |Oktober 2024
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v6i2.4154

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya penurunan waktu proses pengemasan sekunder pada produk IRNTB di PT. XYZ yang dimana target sebelumya adalah 15-16 jam/BN, sementara rata-rata waktu produksi proses pengemasan sekunder belakangan ini adalah 27 jam/BN. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan strategi perbaikan dengan menggunakan metode Lean Manufacturing untuk mengurangi pemborosan serta aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah. Value Stream Mapping digunakan dalam penelitian ini untuk memetakan aktivitas value added dan non value added dan berusaha memberikan rekomendasi perbaikan dalam rangka mengurangi aktivitas pemborosan (waste). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif evaluatif. Data diperoleh dari pengamatan atau observasi langsung, lalu dalam pengamatan tersebut dilakukan pencatatan waktu aktivitas. Aktivitas tersebut dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu Value Added (VA), Non Value Added (NVA) dan Necessary Non Value Added (NNVA). Analisis potensi terjadinya aktivitas waste apakah dari aktivitas Value Added (VA), Non Value Added (NVA) atau Necessary Non Value Added (NNVA). Hasil penelitian menunjukan pada current value stream map, jumlah waktu proses aktivitas bernilai 204,9 menit. Setelah saran perbaikan diusulkan pada future value stream map jumlah waktu aktivitas berkurang sebanyak 41,9% menjadi 85,9 menit.
Mapping and Visualizing Bullwhip Effect Research with a Bibliometric Analysis Lemadi, Gayuh; Prasetio, Dian Eko Adi; Lutfiani, Lutfiani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1182

Abstract

The Bullwhip Effect occurs due to demand information distortion from the retail level up to suppliers, ultimately resulting in inefficiencies and losses within the supply chain. The purpose of this paper is to present a bibliometric literature review related to the Bullwhip Effect as a key issue in supply chain management. Article data were collected from the Google Scholar database spanning from 1997 to 2025, yielding a total of 1,000 articles. A significant portion of the research originates from Indonesia, with findings indicating that most articles are indexed in SINTA 4, while no Scopus-indexed publications were found between 2015 and 2025. Reference management was conducted using the Publish or Perish and Mendeley software tools. The bibliometric analysis was carried out in five stages: (1) Initial keyword selection, (2) Initial search results, (3) Filtering of search results, (4) Compilation of preliminary statistics, and (5) Data analysis. The three most frequently co-occurring keywords with “Bullwhip Effect” were supply chain, impact, and model. Further data classification was performed using VOSviewer software, which was employed to identify the most frequently cited publishers and to map research opportunities related to supply chain studies, particularly those aimed at mitigating the Bullwhip Effect.
UPAYA MITIGASI RISIKO KECELAKAAN KERJA DIVISI PENGOLAHAN IKAN DAN DAGING MELALUI PENERAPAN METODE HIRADC DI PT.XYZ prasetio, dian eko adi; lombardo, doddy; wardiansyah, anggi
Baut Dan Manufaktur Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 7 No. 1 Tahun 2025|April 2025
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v7i1.4974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja dan merancang tindakan pencegahan (preventive action) di bagian fish and meat PT. XYZ Supermarket menggunakan pendekatan HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control). Berdasarkan data kecelakaan kerja selama satu tahun terakhir, ditemukan 20 kasus kecelakaan dengan jenis insiden dominan berupa terkena alat (55%) dan objek tajam (20%). Proses kerja yang dikaji mencakup pemotongan, pengambilan, pengirisan, dan penggilingan daging. Risiko tertinggi ditemukan pada aktivitas pengambilan barang di rak atas freezer dan penggilingan daging, dengan tingkat risiko tinggi (high) berdasarkan matriks OHSAS 18001:2007. Hasil identifikasi bahaya dan penilaian risiko selanjutnya dianalisis dalam forum diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk menentukan strategi pengendalian. Lima langkah hierarki pengendalian diterapkan, meliputi eliminasi, substitusi alat, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan pemakaian alat pelindung diri (APD). Hasil penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan sistematis dan partisipatif dalam pengelolaan keselamatan kerja di lingkungan ritel modern, khususnya pada area kerja dengan potensi risiko tinggi.
STRATEGI PREVENTIVE MAINTENANCE SEBAGAI LANGKAH MENURUNKAN RISIKO KERUSAKAN MESIN SHRINK DI PT. XYZ. prasetio, dian eko adi; lombardo, doddy; emra, devianita
Baut Dan Manufaktur Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Baut Dan Manufaktur Volume 7 No. 1 Tahun 2025|April 2025
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/bautdanmanufaktur.v7i1.5031

Abstract

ABSTRAK Kerusakan mesin di PT. XYZ, produsen susu formula, menyebabkan hambatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen kritis pada mesin shrink dan merancang jadwal perawatan preventif guna meminimalkan downtime. Metode yang digunakan meliputi penentuan komponen kritis, perhitungan waktu kerusakan menggunakan Mean Time To Failure (MTTF) dan Mean Time To Repair (MTTR), analisis distribusi kerusakan, serta penentuan interval waktu penggantian dan pemeriksaan komponen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bearing, belt, dan gear adalah komponen paling kritis yang sering mengalami kerusakan. Berdasarkan analisis, ditemukan bahwa nilai MTTF terendah dimiliki oleh bearing (232,48 jam), menunjukkan frekuensi kerusakan yang paling tinggi. Sebaliknya, gear memiliki nilai MTTR tertinggi (4,33 jam), menandakan waktu perbaikan terlama. Dengan menerapkan preventive maintenance, waktu penggantian yang optimal untuk bearing adalah setiap 214 jam, belt 374 jam, dan gear 390 jam. Waktu pemeriksaan berkala yang disarankan adalah 73 jam untuk bearing, 70 jam untuk belt, dan 55 jam untuk gear. Penerapan jadwal perawatan preventif ini berhasil mengurangi total downtime rata-rata dari 3,487 jam/bulan menjadi 1,330 jam/bulan, yang berarti penurunan sebesar 61,86%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan preventive maintenance sangat efektif dalam meningkatkan waktu operasional mesin dan produktivitas perusahaan.
ANALISIS POSTUR KERJA OPERATOR WASHING DENGAN METODE NORDIC BODY MAP DAN REBA PADA PT. XYZ Akbar, Ilham; Emra, Devianita; Prasetio, Dian Eko Adi
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 16, No 01 (2020): INOVISI : JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan di bidang otomotif dengan produk utama perakitan mesin mobil dan machining dari beberapa bagian mobil. Operator washing melakukan pekerjaan dengan postur kerja tidak ergonomis yang bisa menimbulkan keluhan fisik dari operator tersebut seperti tubuh yang terlalu membungkuk, pegal-pegal dan rasa sakit pada punggung, bahu, dan tangan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis postur kerja operator dengan metode Nordic Body Map (NBM)dan REBA dan membuat rekomendasi perbaikan terhadap postur kerja tersebut.. Dari hasil nordic body map, sikap kerja secara manual, dan sikap memindahkan beban yaitu handling palet ke troli dengan posisi membungkuk merupakan sikap kerja yang menimbulkan rasa sakit dibeberapa bagian tubuh para pekerja, dimana punggung dan pinggang menjadi presentase tertinggi yaitu 100%, posisi kerja tidak baik juga cepat membuat kelelahan dan dapat menimbulkan cedera otot muscolosceletal. Hasil penilaian metode REBA, postur tubuh fase pertama yaitu proses mengangkat palet masih dalam batas normal karena ada di skor risiko 2 yang berarti tidak perlu dilakukan perbaikan, Postur tubuh fase kedua sangat berbahaya karena mendapatkan skor risiko 9 yang berarti harus dilakukan perbaikan sekarang juga. Rekomendasi perbaikan dengan membuat troli baru untuk meringankan beban operator saat meletakan palet ke troliKata Kunci : Postur, Kerja, Nordic, REBA