Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kegiatan Penguatan Karakter Siswa Madrasah Ibtidaiyah Melalui Etika Bermedia Digital dilingkungan Sekolah MI Nurul Ikhlas Tambak Sawah Dewi Nur 'Aini
JPPMI: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2026): JPPMI: Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia
Publisher : PT. Adriani Mandiri Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the context of information technology, Madrasah Ibtidaiyah students engage in community education activities related to digital access ethics. Increasing access to digital media does not always follow literacy, which can lead to negative consequences including unhealthy communication, hoaks, and cyberattacks. Because of this, the goal of this activity is to improve student character through digital media education in the context of MI Nurul Ikhlas Tambak Sawah. Pengembangan masyarakat berbasis aset (ABCD) is the approach used, which encourages the utilization of local resources and potential through the following phases: penemuan, impian, desain, definisi, and tujuan. Pengamatan partisipatif between students, teachers, and school administrators is used to collect data. This activity consists of a Ramadan webinar that encourages interactive discussions, learning environments, and role-playing about how to use digital media in a responsible manner. The activity's results indicate that students' understanding of the importance of ethics when using digital media has increased. In the digital world, students start learning how to interact with others, share information before sharing it, and communicate with others. In addition, this practice helps create a more positive digital culture in the classroom. In order to increase digital literacy and muda character traits, this practice needs to be continued. This study highlights the importance of helping students develop strong character traits in the digital age
Pelaksanaan Kegiatan Bagi-Bagi Takjil untuk Meningkatkan Rasa Kepedulian Sosial di Desa Wadung Asri Daffa Nayla Oktavia Hermawan Putri; Siti Nafisatur Rohmah; Nur Lailatul Hidayah; Dewi Nur 'Aini; Wardatus Sholikha; Tasya Aulia Rizka; Nurika Yuni Safara; Adinda Oktavia; Rahayu Mardikaningsih; Laili Mas Ulliyah Hasani
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi berbagi makanan berbuka puasa merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang memiliki potensi untuk memperkuat empati, solidaritas, dan kebersamaan warga selama bulan Ramadan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya di Desa Wadung Asri ini bertujuan meningkatkan semangat berbagi serta menumbuhkan kepedulian sosial masyarakat melalui program pembagian takjil. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemanfaatan aset dan potensi warga dalam mendukung keberhasilan program. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya bertindak sebagai fasilitator utama yang mendampingi warga mengoptimalkan potensi lokal guna memperkuat sinergi sosial di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembagian takjil mampu memperkuat solidaritas sosial dan karakter spiritual warga serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepedulian sosial. Selain itu, kegiatan ini mendorong perubahan perilaku masyarakat menjadi lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar dan memperkuat budaya saling membantu secara berkelanjutan. Dengan demikian, program pembagian takjil ini terbukti efektif sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam memperkuat nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan partisipasi warga.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENDAMPINGAN BIMBINGAN BELAJAR BERBASIS MEDIA DIGITAL DI BANYU URIP Muhammad Yusron Maulana El Yunusi; Sirojuddin Abror; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Iis Maulidiyah; Dewi Nur 'Aini; Aditiya Permana Putra Setiawan; Saiful Mahmud; Muhammad Afian Firmansyah; Rafi'zidhan Henri's
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2223

Abstract

Advances in digital technology demand innovation in the learning process, including in educational activities within the community. The use of monotonous, conventional teaching methods tends to reduce students’ interest and active engagement. This community service initiative aims to enhance the learning capacity and motivation of children at Banyu Urip in Surabaya through the use of digital learning resources. The program was implemented using the Asset-Based Community Development (ABCD) method, which optimizes the potential and resources available within the community. The results of the activity show that the use of digital learning media was able to increase the children’s engagement, motivation, and interest in learning throughout the learning process. This program also had a positive impact on the community by supporting the creation of a learning environment that is more interactive and adaptable to technological developments. Thus, this activity serves as an effective form of community service in improving the quality of digital-based learning within the community.   Perkembangan teknologi digital menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran, termasuk pada kegiatan pendidikan di lingkungan masyarakat. Penggunaan metode pembelajaran konvensional yang monoton cenderung menurunkan minat dan keterlibatan aktif peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan motivasi belajar anak-anak di Sekolahan Banyu Urip, Surabaya, melalui pemanfaatan sumber belajar berbasis digital. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode Asset-Based Community Development (ABCD) dengan mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang tersedia di lingkungan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan minat belajar anak-anak selama proses pembelajaran berlangsung. Program ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis digital di lingkungan masyarakat.