Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Hubungan Frekuensi Akses Situs Pornografi Oleh Remaja Dengan Sikap Remaja Tentang Seksual Pranikah Di SMP Negeri 4 Kota Tasikmalaya Tahun 2018 Liani Wulandari; Dede Gantini; Nita Nurvita
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 10 No. 1 (2019): Februari 2019
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v10i1.96

Abstract

Sikap seksual pranikah pada remaja dapat dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain pengalaman pribadi, pengaruh orang lain yang dianggap penting, pengaruh kebudayaan, media massa (akses situs pornografi di internet), lembaga pendidikan dan lembaga agama. Sikap tersebut dapat berupa sikap positif dan sikap negatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan frekuensi akses situs pornografi dengan sikap remaja tentang seksual pranikah. Metode penelitian ini menggunakan survey research method dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i kelas VII dan VIII yang berjumlah 680 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate stratifield random sampling sebanyak 252 orang. Remaja yang memiliki frekuensi akses situs pornografi dengan kategori rendah memiliki sikap seksual pranikah dengan kategori positif sebanyak 181 orang dan pada remaja dengan frekuensi akses situs pornografi kategori sedang memiliki sikap seksual pranikah dengan kategori negatif sebanyak 58 orang. Berdasarkan hasil uji Chi Square diperoleh hasil tingkat signifikansi (ρvalue) sebesar 0,000, hal ini menunjukkan bahwa nilai ρvalue kurang  dari α (0,000 kurang dari 0,05) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, bahwa terdapat hubungan signifikan antara frekuensi akses situs pornografi dengan sikap remaja tentang seksual pranikah di SMP Negeri 4 Kota Tasikmalaya.
PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAMERANG KABUPATEN GARUT TAHUN 2018 Kintan Yulianti Avifah; Dede Gantini; Helmi Diana
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 9 No. 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v9i2.335

Abstract

Masa kehamilan dan sesudah melahirkan merupakan masa yang rawan bagi seorang wanita untuk mengalami gangguan tidur, gangguan tidur yang dialami oleh sebagian besar ibu hamil disebabkan oleh perubahan fisiologis yang terjadi selama kehamilan. Berdasarkan studi pendahuluan pada 10 orang ibu hamil trimester III 4 diantaranya mengalami durasi tidur rendah (5-6 jam), 5 orang mengalami durasi tidur sedang (7-8 jam), dan 1 orang dengan durasi tidur tidak baik (9-10 jam). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap kualitastidur ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan one group pretestposttest.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Sukamerang Kabupaten Garut yang berjumlah 100 ibu hamil, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Stratifeid Random Samplingyaitu sebanyak 50 orang. Hasil menunjukkan bahwa Sebelum dilakukan senam hamil sebagian besarpada kategori sedang yaitu sebanyak 33 orang (66,0%). Sesudah dilakukan senam hamil seluruhnya 50 orang (100%) ada pada kategori baik. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil daripada nilai  (0,05),maka H0 ditolak yang artinya bahwa ada pengaruh senam hamil terhadap kualitas tidur ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sukamerang Kabupaten Garut tahun 2018. Senam hamil berpengaruh terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III.Hendaknya ibu hamil selalu melakukan gerakan atau senam hamil yang dapat meningkatkan kualitas kesehatan ibu terutama kualitas tidur ibu
PERBEDAAN PENGARUH TEKNIK SLOW STROKE BACK MASSAGE DENGAN TEKNIK ENDORPHIN MASSAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI PERSALINAN FASE AKTIF DI PUSKESMAS IMBANAGARA KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2018 Maemunawaroh Maemunawaroh; Dede Gantini; Uly Artha Silalahi
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 9 No. 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v9i2.336

Abstract

Nyeri persalinan merupakan pengalaman subjektif tentang sensasi fisik yang terkaitdengan kontraksi uterus dilatasi dan penipisan serviks, serta penurunan janin selamapersalinan. Nyeri persalinan menjadi penyebab terjadinya partus lama dengansumbangsih 5 % terhadap penyebab kematian. Penanganan nyeri persalinan dapatdiberikan dengan beberapa teknik non farmakologi yaitu Slow stroke back massage danendorphin massage.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Stroke BackMassage dan Endorphin Massage terhadap Penurunan Nyeri Persalinan di PuskesmasImbanagara Kabupaten Ciamis.Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian iniadalah Quasi eksperimental. Penelitian ini masuk dalam bentuk two group pretest posttest design. Populasi penelitian adalah semua ibu Inpartu Fase Aktif di Wilayah KerjaPuskesmas Imbanagara Kabupaten Ciamis sebanyak 32 orang. Teknik pengambilansampel dalam penelitian ini menggunakan Total Sampling. Jumlah sampel padapenelitian ini yaitu 32 orang yang terbagi menjadi 2 kelompok dengan 2 perlakuan yangberbeda.Hasil penelitian kedua teknik efektif menurunkan nyeri namun jika dilihat daripersentase setelah pemberian intervensi pada teknik Slow Stroke Back Massagesebagian besar nyeri sedang 62,5% lebih efektif dibandingkan penurunan nyeri padateknik Endorphin Massage sebagian besar nyeri berat 75%. Diperoleh nilai p-valuesebesar 0,03 karena p-value< α (0,05), maka Ho ditolak, yang berarti bahwa adaperbedaan pengaruh teknik Slow Stroke Back Massage dengan teknik EndorphinMassage. Penelitian ini direkomendasikan kepada bidan agar dapat memenuhikebutuhan ibu akan rasa nyaman dalam nyeri persalinan
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM PEMBUATAN MAKANAN PENDAMPING ASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL Gustini, Sri; Gantini, Dede; Nurvita, Nita
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i1.314

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya kasus stunting tahun 2021 mencapai 5.000 kasus, tahun 2020 lebih tinggi yaitu 7.000 kasus dan angka stunting di wilayah kerja puskesmas Tamansari pada tahun 2021 sebanyak 319 anak. Wilayah Tamansari adalah penyokong hasil pertanian dan menjadi penyedia stok pangan, sehingga tetap menjadi lumbung pangan di Kota Tasikmalaya, dengan demikian kami merasa perlu untuk memberikan kontribusi dalam praktik pengasuhan dan gizi anak untuk membantu penurunan dan pencegahan stunting dengan melakukan Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Pembuatan Makanan Pendamping Asi berbasis kearifan lokal di Kelurahan Setiawargi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 September 2023 bertempat di aula kelurahan Setiawargi. Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan pemberian pendidikan kesehatan dan informasi tentang MPASI yang tepat untuk anak berdasarkan usia, pelatihan pembuatan MPASI berdasarkan usia dan pendampingan pembuatan MPASI. Setelah dilakukan edukasi, terdapat peningkatan pengetahun kader tentang Gizi Seimbang dan MPASI terlihat dari rata-rata pre tes mendapat skor 67,2 dan post tes dengan skor 71, dan setelah dilakukan demo pembuatan MPASI kader dapat menyimpulkan proses pembuatan MPASI mulai dari menyebutkan bahan bahan, dan cara memasak serta dapat mendemokan. Dari hasil kegiatan ini juga kami membuat buku panduan MPASI dan telah memperoleh sertifikat HAKI dan kegiatan telah terpublikasi dalam media massa koran Radar Tasikmalaya. Saran untuk keberlanjutan kegiatan adalah diperlukan pengawasan/ pembinaan/ pendampingan kader dalam mentransfer ilmu dan mengajarkan pembuatan MPASI kepada ibu Balita sesuai buku yang sudah disusun.
PEMANFAATAN BUKU SAKU TENTANG MANAJEMEN PEMBERIAN AIR SUSU IBU DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA MANDALAWANGI KECAMATAN SALOPA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2024 Rismawati, Sariestya; Gantini, Dede
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v7i1.573

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi adalah salah satu praktik kesehatan yang sangat dianjurkan oleh berbagai organisasi kesehatan dunia, termasuk WHO dan UNICEF. Angka cakupan ASI eksklusif secara nasional tahun 2023 yaitu sebesar 70%, di Jawa Barat 72,5%, sementara di Kabupaten Tasikmalaya, cakupan ASI eksklusif sedikit lebih rendah, yaitu sekitar  65%.  Pencapaian  ini  belum  mencapai  target  dari  Kementerian  Kesehatan  sebesar  80%. Beberapa faktor yang mempengaruhi kegagalan pemberian ASI eksklusif diantaranya pengetahuan dan sikap ibu mengenai pentingnya dan cara yang tepat dalam memberikan ASI eksklusif.  Faktor lain yaitu bagi ibu yang bekerja, dimana komitmen untuk memberikan ASI eksklusif sering kali menjadi tantangan yang lebih kompleks, terutama karena keterbatasan waktu dan akses untuk menyusui langsung selama jam kerja, sehingga penting bagi ibu untuk mengetahui pengetahuan mengenai ASI eksklusif dan ASI perah bagi ibu bekerja. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan pemberian informasi untuk memberikan pemahaman pada ibu mengenai manajemen pemberian ASI dengan media dan metode  yang  sesuai,  salah  satunya  dengan  buku  saku  yang  berisi  informasi  seputar  ASI  dan manajemen  ASI perah.  Hasil kegiatan menunjukkan  ada  peningkatan pengetahuan  dan sikap  ibu tentang pemberian ASi eksklusif. Kesimpulan dari kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu pendidikan kesehatan  tentang  manajemen  pemberian  ASI  penting  diberikan  pada  ibu  sejak  masa  kehamilan sebagai upaya dalam mempersiapkan masa menyusui sehingga bisa meningkatkan cakupan ASI Eksklusif.
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Di Puskesmas Kedungreja Tintin Gustini; Dede Gantini; Bayu Irianti
NERSMID : Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Vol. 8 No. 2 (2025): Oktober
Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55173/nersmid.v8i2.270

Abstract

This study was conducted to determine the relationship between maternal knowledge level and IUD selection as a contraceptive method. Objective: To analyze the relationship between maternal knowledge level and Intrauterine Device (IUD) selection at Kedungreja Health Center, Cilacap Regency. Methods: This study used a descriptive correlational design with a cross-sectional approach. The research sample consisted of 37 family planning acceptors at Kedungreja Health Center, Cilacap Regency. The sampling technique used purposive sampling. Data were collected through questionnaires to measure maternal knowledge level about IUD and contraceptive method selection data. Data analysis used statistical tests to determine the relationship between the two variables. Results: The study results showed that the majority of family planning acceptors at Kedungreja Health Center had insufficient knowledge about IUD, namely 19 people (51.4%). Family planning acceptors who chose to use IUD were only 11 people (29.7%) of the total sample. There was a significant relationship between maternal knowledge level and IUD selection as a contraceptive method with a p-value of 0.000 (p < 0.05). Conclusion: The level of maternal knowledge about IUD at Kedungreja Health Center, Cilacap Regency is still low and significantly influences IUD selection as a contraceptive method. Increased education and counseling about IUD need to be implemented to improve maternal knowledge so they can make appropriate decisions in choosing contraceptive methods that suit their needs.
Development of E Rapport on Child Growth and Development in the Early Childhood Education (PAUD) Gantini, Dede; Mardiah, Siti Saadah; Patimah, Siti; Rismawan, Wawan
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 3: September 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v8i3.2334

Abstract

Every child has the right to monitor growth and development without exception, carried out at the family level; early detection of irregularities is carried out by trained health workers and early childhood/kindergarten educators. This activity has not yet reached the targeted figure, which is only 59.28% in 2020. Optimization of child growth and development can be developed through Paysandú integrated preschool. Based on this description, the authors consider it necessary to synergize the implementation of the SDIDTK program in the PAUD education program by making growth and development reports. The purpose of developing e-report cards is to increase efficiency and effectiveness and assist teachers, homeroom teachers, cadres, and health workers in managing the SDIDTK program so that valid, practical, and effective digital-based e-report applications can be obtained. Method: The research design refers to the development of the 4D model, including defining, designing, developing, and disseminating. The stages carried out include steps 1, 2, and 3, while step 4 is carried out in the following year. Result: The developed E-report card application is named SIDDIKA (Child health data and information application). The results of the material expert validation scored 73.5% (feasible). Media expert validation results scored 81.5% (very feasible). The test results on the child health data and information application design (SIDDIKA), which was carried out on users in the field, scored 84.1% (very feasible).  Conclusion: The developed E-report card application is suitable for use in the field to assist technically in the implementation of SDIDTK at the PAUD unit level and to help increase the coverage of children receiving growth and development monitoring
Kelayakan Rancangan Media Buku Saku Manajemen ASI Perah pada Ibu Bekerja di Wilayah Kecamatan Ciawi Muttaqin, Mira Shaumi; Gantini, Dede; Rismawati, Sariestya
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v6i1.12430

Abstract

Anak mendapatkan banyak manfaat dari ASI eksklusif untuk pertumbuhan dan daya tahan tubuh. Dampak pemberian ASI yang tidak eksklusif tidak hanya terjadi saat bayi, tetapi juga terbawa sampai dengan dewasa. Salah satu alasan mengapa ibu tidak dapat memberikan ASI perah secara eksklusif adalah karena mereka sibuk bekerja atau tidak tahu cara menjalankan ASI perah dengan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ibu bekerja di Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya periode 2022–2023 dapat menggunakan buku saku yang dibuat khusus untuk manajemen ASI perah sebagai alat pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & D). Metode ini digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, kemudian menguji kelayakan produk tersebut. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan hasil dari uji validasi ahli materi mendapat nilai 80% termasuk kategori layak. Hasil dari uji validasi ahli media memperoleh nilai 86,6% termasuk kategori sangat layak. Hasil uji coba pada skala kecil memperoleh nilai 83% termasuk kategori sangat layak dan hasil uji coba pada skala besar mendapat nilai 94% termasuk kategori sangat layak. Diharapkan dengan buku saku manajemen ASI perah pada ibu bekerja dapat mempermudah ibu menyusui dalam memperoleh informasi manajemen ASI perah untuk menunjang keberhasilan cara pemberian ASI yang dilakukan secara eksklusif. AbstractThe children get many benefits from exclusive breastfeeding for their growth and immune system. The impact of non- exclusive breastfeeding does not only occur during infancy, but also carries over into adulthood. One of the reasons why mothers cannot give expressed breast milk exclusively is because they are busy working or don't know how to breastfeed properly. The aim of this research is to find out whether working mothers in Ciawi District, Tasikmalaya during 2022–2023 Regency can use a pocket book made specifically for expressed breast milk management as an educational tool. This research uses the Research and Development (R & D) method. This method is used to produce a certain product, then test the suitability of the product. Data was collected using a questionnaire, and the results of the material expert validation test received a score of 80%, including the appropriate category. The results of the media expert validation test obtained a score of 86.6%, including the very feasible category. The results of trials on a small scale received a score of 83%, including the very feasible category, and the results of trials on a large scale received a score of 94%, including the very feasible category. It is hoped that the existence of a pocket book on expressed breast milk management for working mothers will make it easier for breastfeeding mothers to obtain information on expressed breast milk management to support the success of exclusive breastfeeding.