Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Persepsi Guru Kelas IV terhadap Penerapan Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Matematika di SDN 41 Mataram Tahun Pelajaran 2025-2026. Iswahyudi Iswahyudi; Hilmiati Hilmiati; Lalu Asriadi
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 4 (2026): November (In Press)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i4.3287

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan Kurikulum Merdeka yang mendorong pembelajaran melalui pendekatan Deep Learning untuk mewujudkan pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi guru kelas IV terhadap penerapan Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran matematika di SDN 41 Mataram Tahun Pelajaran 2025/2026 ditinjau dari aspek kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan tantangan (threat). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas tiga guru kelas IV, yaitu wali kelas IV A, IV B, dan IV C. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik, sedangkan analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap penerapan Deep Learning. Pada aspek strength, pendekatan ini menciptakan pembelajaran bermakna, meningkatkan keaktifan dan kepercayaan diri siswa, serta mendorong pembelajaran berpusat pada siswa. Pada aspek weakness, penerapannya memerlukan persiapan matang dan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran inovatif. Aspek opportunity meliputi dukungan sarana prasarana, teknologi, dan keterlibatan siswa, sedangkan aspek threat meliputi keterbatasan waktu, beban administrasi, dan adaptasi siswa terhadap pembelajaran aktif.