Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF CONTEXTUAL LEARNING IN DEVELOPING THE RELIGIOUS CHARACTER OF DANCE, DRAMA, AND MUSIC EDUCATION STUDENTS Ayu Janianti Yusuf
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 2 No. 1 (2026): JUNE
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/jpuk.v2i1.926

Abstract

Islamic Religious Education plays a strategic role in developing students' religious character in higher education. However, rapid technological and social changes require innovative learning approaches that connect religious teachings with students' real-life experiences. This study aims to describe the implementation of contextual learning in Islamic Religious Education courses and its contribution to the development of religious character among students of the Dance, Drama, and Music Education Study Program at Universitas Negeri Makassar. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that contextual learning was implemented through connecting learning materials with students' experiences, case discussions, self-reflection, project-based activities, and collaborative learning. These strategies enhanced students' understanding of Islamic values and encouraged the internalization of religious character, including discipline in worship, responsibility, honesty, tolerance, and social awareness. Contextual learning provides meaningful learning experiences that enable students to relate religious concepts to their daily lives. The study concludes that contextual learning is an effective approach to supporting the development of students' religious character in higher education.
Implementasi Metode Game-Based Learning dalam Meningkatkan Motivasi Belajar PAI pada Siswa Sekolah Dasar Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando; Selfa Afia; Ayu Janianti Yusuf; Qurrata A’yun Anwar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8426

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siswa sekolah dasar sehingga diperlukan penerapan metode Game-Based Learning untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan efektif. Rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar masih menjadi permasalahan yang cukup krusial, terutama akibat dominannya pendekatan pembelajaran konvensional yang kurang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa. Kondisi ini menuntut adanya inovasi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, salah satunya melalui penerapan metode Game-Based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode Game-Based Learning terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu menggunakan pola one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas siswa sekolah dasar yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta didukung oleh observasi selama proses pembelajaran berlangsung. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji inferensial berupa paired sample t-test setelah memenuhi uji prasyarat normalitas. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Game-Based Learning efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di UPT SD 44 Sarappo Keke, Kabupaten Pangkep
Respon Mahasiswa Muslim terhadap Ujaran Kebencian di Media Sosial melalui Implementasi Materi Toleransi dalam Pendidikan Agama Islam Nur Isra' Ahmad; Selfa Afia; Ayu Janianti Yusuf; Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5548

Abstract

Ujaran kebencian merupakan fenomena global yang semakin marak di era digital, terutama di ruang media sosial yang menjadi wadah interaksi lintas batas sekaligus sarana penyebaran konten negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon mahasiswa muslim terhadap ujaran kebencian di media sosial serta menganalisis peran implementasi materi toleransi dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap respon tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang melibatkan 158 responden melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa muslim memiliki sensitivitas tinggi terhadap ujaran kebencian, mayoritas di antara mereka merasa terganggu dan mendorong untuk mengambil sikap dengan cara melaporkan atau menegur secara sopan sebagai bentuk internalisasi nilai toleransi dari PAI. Adapun implementasi materi toleransi terbukti relevan dalam membentuk karakter moderat mahasiswa, dengan tasamuh sebagai nilai dominan, serta diperkuat oleh ukhuwah, amanah, dan tawasuth. Mahasiswa juga menilai bahwa sikap moderat dapat dibentuk melalui pembinaan karakter di kampus, kajian etika komunikasi, dan integrasi nilai Islam dalam kurikulum digital yang saling melengkapi. Implikasinya, perguruan tinggi perlu memperkuat kurikulum PAI, metode pembelajaran interaktif, kajian etika komunikasi, serta pembinaan karakter agar mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang menjaga etika komunikasi dan mencegah konflik sosial.
PENGUATAN LITERASI BILINGUAL MELALUI STORYTELLING BERBASIS NILAI-NILAI ISLAMI PADA PESERTA DIDIK KELAS III MI MAGGARUPPI Selfa Afia; Ayu Janianti Yusuf; Andi Sulfana Masri; Ulfah Alfiyyah Abu
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2026): Volume 03 Nomor 02 (Mei 2026)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i02.571

Abstract

Kemampuan literasi bilingual pada peserta didik sekolah dasar, khususnya madrasah ibtidaiyah, masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari aspek kebahasaan maupun pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan literasi bilingual (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) melalui metode storytelling berbasis nilai-nilai Islami pada peserta didik kelas III MI Manggaruppi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, praktik langsung, dan dokumentasi kegiatan. Storytelling dipilih karena mampu mengintegrasikan aspek bahasa, imajinasi, serta nilai moral dalam satu aktivitas yang menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik lebih antusias dalam belajar bahasa, mampu memahami kosakata sederhana dalam dua bahasa, serta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap nilai-nilai Islami seperti kejujuran, tanggung jawab, dan tolong-menolong. Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa pembelajaran berbasis cerita memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengekspresikan diri sekaligus menyerap pesan moral secara alami. Dengan demikian, storytelling berbasis nilai Islami dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran literasi bilingual yang efektif dan kontekstual di lingkungan madrasah.
Implementasi Pendidikan Agama Islam Kontekstual dalam Pembelajaran Seni Pertunjukan Mahasiswa Prodi Sendratasik FSD UNM Ayu Janianti Yusuf
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 5 (2026): Menulis - Mei
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i5.1152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pendidikan Agama Islam kontekstual dalam pembelajaran seni pertunjukan mahasiswa Sendratasik Semester IV Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas dosen Pendidikan Agama Islam dan mahasiswa Sendratasik Semester IV. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pendidikan Agama Islam kontekstual dilakukan dengan menghubungkan materi keagamaan dengan aktivitas seni pertunjukan mahasiswa melalui diskusi, refleksi, penugasan, dan praktik pertunjukan yang memuat nilai religius, tanggung jawab, disiplin, serta kerja sama. Pendekatan kontekstual membantu mahasiswa memahami penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan akademik dan praktik seni secara nyata. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih menarik, relevan, dan mudah dipahami oleh mahasiswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang lebih kontekstual dan sesuai dengan bidang keilmuan mahasiswa seni pertunjukan.
Strategi Dosen PAI Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keislaman Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Mahasiswa Seni Ayu Janianti Yusuf
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dosen dalam menanamkan nilai-nilai keislaman melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Sendratasik Universitas Negeri Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Agama Islam dan mahasiswa Pendidikan Sendratasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan dosen meliputi integrasi nilai-nilai keislaman dalam materi perkuliahan, pemberian keteladanan, pembiasaan perilaku religius, penggunaan metode diskusi kontekstual, serta pemberian refleksi keagamaan pada setiap proses pembelajaran. Strategi tersebut mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai nilai-nilai Islam sekaligus mendorong penerapannya dalam kehidupan akademik maupun sosial. Faktor pendukung keberhasilan strategi ini adalah komitmen dosen, lingkungan kampus yang religius, dan partisipasi aktif mahasiswa. Adapun hambatan yang ditemukan meliputi perbedaan latar belakang pemahaman keagamaan mahasiswa dan keterbatasan waktu perkuliahan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang lebih efektif dalam membentuk karakter religius mahasiswa.