Nurul Istiq'faroh
Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Surabaya

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Efektivitas Eksperimen Sains dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun Fatima Devi Rakhmasari; Ruqoyyah Fitri; Kartika Rinakit Adhe; Mallevi Agustin Ningrum; Nurul Istiq'faroh; Mohammad Syahidul Haq; Andi Kristanto
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1845

Abstract

Kemampuan berpikir kritis penting untuk membentuk karakter anak yang bertanggung jawab, tidak mudah menyerah, teliti, serta mampu mengamati, menganalisis, dan mengevaluasi informasi. Namun, tidak semua anak memiliki kemampuan berpikir kritis yang berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan eksperimen sains. Indikator yang digunakan meliputi mengobservasi, merumuskan masalah, menganalisis, dan mengevaluasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 anak kelompok B usia 5-6 tahun (12 perempuan dan 8 laki-laki). Sumber data berasal dari guru dan anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif (statistik deskriptif persentase ketuntasan) dan kualitatif (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis anak. Pada pratindakan, ketuntasan hanya mencapai 25%. Setelah siklus I meningkat menjadi 40%, dan pada siklus II mencapai 75%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan eksperimen sains efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun.
Efektivitas Model Pembelajaran PBL Berbantuan Panggung Gembira terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun Nenik Nenik; Roqoyyah Fitri; Mallevi Agustin Ningrum; Sri Setyowati; Nurul Istiq'faroh; Mohammad Syahidul Haq; Andi Kriatanto; Wawan Gunawan
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan Panggung Gembira terhadap kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu, melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan model PBL berbantuan Panggung Gembira dan kelompok kontrol yang menggunakan model PBL konvensional, dengan instrumen berupa lembar observasi kemampuan berbicara anak yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta analisis data menggunakan uji Independent Samples Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kemampuan berbicara yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang mengindikasikan bahwa penerapan PBL berbantuan Panggung Gembira lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak dibandingkan PBL konvensional. Simpulan penelitian menegaskan bahwa model PBL berbantuan Panggung Gembira berpengaruh positif terhadap pengembangan kemampuan berbicara anak usia dini dan memiliki implikasi praktis sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif, aktif, dan menyenangkan di lembaga pendidikan anak usia 5–6 tahun. Integrasi PBL dengan Panggung Gembira yang diuji secara kuantitatif dalam konteks pendidikan anak usia dini, suatu pendekatan yang belum banyak dikaji dalam penelitian sebelumnya yang umumnya menelaah kedua model secara terpisah atau menggunakan pendekatan kualitatif.
Implementasi Permainan Unplugged Coding dalam Menstimulasi Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini Roisya Rosidiana; Rachma Hasibuan; Mallevi Agustin Ningrum; Andi Kristanto; Nurul Istiq'faroh; Mohammad Syahidul Haq; Ruqoyyah Fitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi permainan unplugged coding dalam menstimulasi kemampuan berpikir kritis anak usia dini di RA Thoriqul Huda Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 15 anak Kelompok A yang terdiri atas 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2026 melalui empat kali pertemuan dengan tema “Tempat Rekreasi (Alun-Alun Kota Batu)”. Teknik pengumpulan data meliputi asesmen awal, observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis anak masih berada pada kategori rendah hingga sedang pada aspek memahami instruksi, mengemukakan alasan, dan menyelesaikan masalah sederhana. Implementasi permainan unplugged coding melalui aktivitas menyusun kartu instruksi, mengikuti jalur, dan menjelaskan alasan pilihan jalur memberikan pengalaman belajar konkret yang mendorong anak berpikir runtut, mengambil keputusan sederhana, serta mulai mengemukakan alasan secara verbal. Dengan demikian, unplugged coding dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini dalam menstimulasi kemampuan berpikir kritis.
Efektivitas Permainan Edukatif Unplugged Coding terhadap Pengembangan Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia Dini: Systematic Literature Review Safira Wahyu Fajrina; Miftakhul Jannah; Ruqoyyah Fitri; Nurul Istiq'faroh; Mohammad Syahidul Haq; Andi Kristanto
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis secara sistematis bukti empiris mengenai efektivitas permainan edukatif berbasis unplugged coding dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis anak usia dini. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada tahapan PRISMA yang meliputi identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan sintesis artikel. Data diperoleh dari Google Scholar, ERIC, ScienceDirect, dan jurnal terakreditasi SINTA. Dari hasil proses seleksi, sejumlah artikel yang memenuhi kriteria dianalisis menggunakan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas unplugged coding berbasis permainan pola, penyusunan urutan, simulasi perintah, dan maze secara konsisten meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali pola, memahami hubungan sebab-akibat, menyusun langkah pemecahan masalah, dan berpikir sistematis. Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa efektivitas unplugged coding tidak hanya dipengaruhi oleh desain permainan, tetapi juga oleh kualitas fasilitasi guru dalam mengarahkan proses berpikir anak. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada penyusunan kerangka sintesis yang mengintegrasikan hubungan antara desain permainan, peran guru, dan perkembangan kemampuan berpikir logis anak usia dini, sehingga memberikan dasar konseptual yang lebih komprehensif bagi pengembangan pembelajaran berbasis unplugged coding di PAUD.
Pengaruh Permainan Unplugged Coding terhadap Peningkatan Berpikir Komputasional dan Problem Solving Anak Usia Dini Miftah Farid; Ruqoyyah Fitri; Yes Matheos Lasarus Malaikosa; Nurul Istiq'faroh; Andi Kristanto; Sayhidul Haq
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2066

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas permainan edukatif unplugged coding (Robot Labirin) dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasional (computational thinking) dan keterampilan pemecahan masalah pada anak usia dini berusia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest–posttest yang melibatkan 20 anak yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes berbasis kinerja dan observasi terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji N-Gain, paired-samples t-test, serta ukuran efek (Cohen’s d). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar yang tinggi pada kemampuan berpikir komputasional (N-Gain = 0,90) dan keterampilan pemecahan masalah (N-Gain = 0,91), dengan perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pretest dan posttest (p < 0,05) serta ukuran efek yang besar. Temuan ini menunjukkan bahwa unplugged coding merupakan pendekatan pedagogis yang efektif, sesuai dengan tahap perkembangan anak, dan berbiaya rendah dalam menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada pendidikan anak usia dini. Implikasi terhadap praktik pembelajaran, pengembangan teori, dan kebijakan pendidikan anak usia dini turut dibahas.
Optimalisasi Higher Order Thinking Skills Anak Uisa Dini melalui Pemanfaatan Wordless Picture Book Puteri Puteri; Ruqoyyah Fitri; Sri Setyowati; Suharti Suharti; Nurul Istiq'faroh; Kartika Rinakit Adhe
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2385

Abstract

Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) perlu dikembangkan sejak dini karena perkembangan otak mencapai puncaknya pada usia 0–8 tahun. Penelitian ini mengkaji penggunaan buku bergambar tanpa teks (Wordless Picture Book/WPB) sebagai instrumen stimulasi HOTS pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berbasis kerangka PRISMA, dengan menelusuri database Google Scholar, ERIC, Scopus, dan SpringerLink untuk publikasi tahun 2015–2024. Dari 309 artikel yang ditemukan, 30 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan WPB secara konsisten menstimulasi empat dimensi HOTS utama, yaitu penalaran inferensial, berpikir kritis, konstruksi makna kreatif, dan penalaran evaluatif-etis. Efektivitasnya sangat ditentukan oleh kualitas mediasi pedagogis orang dewasa, relevansi budaya konten visual, serta kompetensi guru dalam teknik berbagi buku secara dialogis. Sebaliknya, dominasi pembelajaran berpusat pada guru, minimnya panduan berbasis bukti, dan kesalahpahaman tentang fungsi pedagogis WPB menjadi hambatan utama penerapannya. Kajian ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan WPB secara sistematis ke dalam kurikulum PAUD Indonesia sebagai strategi berbasis bukti untuk menumbuhkan kapasitas kognitif tingkat tinggi sejak usia dini.