Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa Rana Meiyanda; Mutiara Mahardika; Wahyu Ashabul Jannah; Revan Marhamah; Rio Pujangga; Muhammad Hafidz Hidayatullah
Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Edisi Juni 2026 in Press
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v8i1.18393

Abstract

This study aims to analyze the effect of learning motivation on students’ learning concentration. Learning motivation is one of the important factors that can influence students’ ability to focus during the learning process. This research employed a quantitative approach using the Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) method. Data were collected through questionnaires distributed to respondents and analyzed using SmartPLS software. The learning motivation variable was measured through several indicators related to students’ learning encouragement, while the learning concentration variable was measured through indicators of students’ focus and attention during the learning process. The results showed that learning motivation had a positive and significant effect on students’ learning concentration with a path coefficient value of 0.821, a t-statistics value of 18.819, and a p-values value of 0.000. In addition, the R-square value of 0.677 indicated that learning motivation was able to explain 67.7% of students’ learning concentration. The findings also demonstrated that all indicators met the validity and reliability requirements, indicating that the research model was appropriate for use. Therefore, learning motivation is an important factor in improving students’ learning concentration during the learning process. Schools and teachers are expected to enhance students’ learning motivation through engaging learning strategies and a conducive learning environment.
IMPLEMENTASI DEEP LEARNING DALAM PERENCANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 5 REJANG LEBONG Revan Marhamah; Sasi Hanilah; Azimmulah Ilyas; Karliana Indrawari; Kusen Kusen
Jurnal Literasiologi Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v15i1.1130

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti dominasi metode konvensional, rendahnya keterlibatan peserta didik, dan pembelajaran yang cenderung berorientasi pada hafalan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih bermakna, reflektif, dan berpusat pada peserta didik melalui penerapan deep learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi deep learning dalam perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 5 Rejang Lebong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru PAI, kepala sekolah, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi deep learning telah mengarah pada pembelajaran yang lebih reflektif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik melalui strategi diskusi, studi kasus, dan refleksi pembelajaran. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman guru, keterbatasan waktu pembelajaran, dan keberagaman kemampuan peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi pedagogik guru agar implementasi deep learning dalam pembelajaran PAI dapat berjalan lebih optimal.
EKSPLORASI FILSAFAT RELIGIUS RASIONAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER STUDI KUALITATIF TERHADAP INTEGRASI AKAL DAN WAHYU Sasi Hanila; Revan Marhamah; Amrullah Amrullah; Fakhruddin Fakhruddin
Jurnal Literasiologi Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v15i1.1131

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan pemikiran filsafat religius rasional dalam pendidikan Islam kontemporer sebagai upaya mengintegrasikan akal dan wahyu dalam proses pendidikan. Pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada aspek spiritual semata, tetapi juga menuntut kemampuan berpikir kritis, rasional, dan reflektif dalam memahami ajaran Islam di tengah perkembangan zaman. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pendidikan yang mampu menghubungkan nilai-nilai wahyu dengan kemampuan rasional peserta didik secara seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi filsafat religius rasional dalam pendidikan Islam kontemporer melalui studi kualitatif terhadap integrasi akal dan wahyu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas pendidik, peserta didik, serta tokoh pendidikan Islam yang memahami konsep integrasi akal dan wahyu dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat religius rasional dalam pendidikan Islam kontemporer dapat diterapkan melalui pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara pemahaman tekstual dan kontekstual, pengembangan kemampuan berpikir kritis, reflektif, serta penguatan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Integrasi akal dan wahyu dalam proses pendidikan mampu membentuk peserta didik yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual secara seimbang. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti dominasi metode pembelajaran konvensional, keterbatasan pemahaman pendidik terhadap pendekatan filsafat religius rasional, serta kurangnya inovasi dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi pendidik serta pengembangan model pembelajaran yang mampu mengintegrasikan akal dan wahyu secara harmonis agar pendidikan Islam kontemporer dapat berjalan lebih efektif dan relevan dengan perkembangan zaman.
INTERNALISASI NILAI-NILAI TARBAWI DALAM KERANGKA TEORITIS PENDIDIKAN ISLAM Revan Marhamah; M.Hafiz Hidayatullah; Abdulrahman Abdulrahman; Nelson Nelson
Jurnal Literasiologi Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v15i1.1139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji internalisasi nilai-nilai tarbawi dalam kerangka teoritis pendidikan Islam. Nilai-nilai tarbawi merupakan nilai pendidikan yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis yang berfungsi membentuk karakter, moral, dan spiritual peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari buku, jurnal, dan literatur ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan Islam, internalisasi nilai, dan nilai-nilai tarbawi. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai tarbawi memiliki peranan penting dalam membentuk kepribadian peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Proses internalisasi dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan pengawasan dalam lingkungan pendidikan. Selain itu, guru memiliki peran strategis sebagai teladan dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada peserta didik. Di era modern, internalisasi nilai-nilai tarbawi menjadi semakin penting dalam menghadapi tantangan globalisasi, perkembangan teknologi, dan krisis moral generasi muda. Oleh karena itu, pendidikan Islam perlu memperkuat penerapan nilai-nilai tarbawi secara berkelanjutan agar mampu membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat.
PENGEMBANGAN DAN EVALUASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR Revan Marhamah; Jerri Sundari; FeniKarya Utami; Deri Wanto Deri Wanto; Muahammad Idris
Jurnal Literasiologi Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v15i1.1140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT Rabbi Radhiyya Rejang Lebong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru Pendidikan Agama Islam. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam di SDIT Rabbi Radhiyya Rejang Lebong dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman. Pengembangan kurikulum dilaksanakan melalui pembelajaran aktif, penggunaan metode dan media pembelajaran yang variatif, serta pembiasaan kegiatan Islami seperti salat duha, membaca Al-Qur’an, dan hafalan surah pendek. Selain itu, guru juga berperan dalam membentuk karakter Islami peserta didik melalui kegiatan pembelajaran dan pembiasaan sehari-hari di sekolah. Dengan demikian, pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam di SDIT Rabbi Radhiyya Rejang Lebong telah berjalan secara baik dan mendukung pembentukan karakter peserta didik.
STRUKTUR OTAK, TINGKAH LAKU MANUSIA, DAN PROSES BELAJAR DALAM PERSPEKTIF NEUROSAINS Revan Marhamah; Jerri Sundari; Feni Karya Utami; Sutarto Sutarto; Aida Rahmi Nasution
Jurnal Literasiologi Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v15i1.1141

Abstract

Neurosains merupakan ilmu yang mempelajari sistem saraf dan otak manusia serta hubungannya dengan tingkah laku dan proses belajar. Kajian neurosains dalam pendidikan menjadi penting karena proses belajar berkaitan langsung dengan cara kerja otak dalam menerima, mengolah, dan menyimpan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur otak manusia, tingkah laku manusia, dan proses belajar dalam perspektif neurosains. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi dari berbagai buku dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur otak terdiri atas beberapa bagian utama, yaitu cerebrum, cerebellum, batang otak, dan sistem limbik yang memiliki fungsi berbeda namun saling berkaitan. Tingkah laku manusia dipengaruhi oleh aktivitas sistem saraf, pengalaman, lingkungan, serta kondisi emosional individu. Selain itu, proses belajar terjadi melalui pembentukan koneksi antarneuron di dalam otak yang dipengaruhi oleh perhatian, motivasi, pengulangan, dan suasana belajar. Dengan demikian, pendekatan neurosains dapat membantu pendidik memahami cara kerja otak sehingga proses pembelajaran dapat dirancang lebih efektif, aktif, dan menyenangkan sesuai dengan perkembangan peserta didik.