Ridwan Santoso
Universitas Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of The Fufillment of the Rights to Remission for Correctional Students at the Class 1 Special Child Develpoment Institution in Palembang KHUSNUL KHOTIMAH; Yuslistia Opeska; Agustin Wela Sasih; Ridwan Santoso
Jurnal Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v10i1.9884

Abstract

This study examines the fulfillment of remission rights for correctional inmates at the Class I Palembang Correctional Institution (LPKA). The study aims to analyze the implementation of remissions and the obstacles encountered in their implementation. The study was conducted at the Class I Palembang Correctional Institution using empirical legal research methods and a qualitative approach. Data collection techniques included interviews, observations, and documentation studies. The results indicate that the implementation of remissions is essentially in accordance with Law Number 22 of 2022 concerning Corrections, Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System, and Regulation of the Minister of Law and Human Rights Number 16 of 2023. However, its implementation still faces administrative obstacles, limited staff understanding of the latest regulations, and the suboptimal implementation of the Prisoner Development Assessment System (SPPN). Therefore, it is necessary to increase the capacity of staff and optimize the development system so that the fulfillment of remission rights can be carried out more effectively and oriented towards the best interests of children.
Peran Hukum Adat Larangan Orgen Tunggal Dalam Menjaga Nilai-Nilai Moral Sosial Di Desa Koto Petai Kerinci Fira Shalsabila; Muhammad Ichsan; Ridwan Santoso
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.393

Abstract

Perubahan sosial akibat modernisasi membawa tantangan terhadap keberlangsungan hukum adat dalam kehidupan masyarakat. Di Desa Koto Petai, hukum adat larangan orgen tunggal diterapkan sebagai bentuk pengendalian sosial untuk menjaga nilai-nilai moral masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran, implementasi, serta faktor pendukung dan penghambat hukum adat larangan orgen tunggal di Desa Koto Petai Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan berupa tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum adat larangan orgen tunggal berperan penting dalam menjaga nilai-nilai moral sosial seperti toleransi, kerja sama, keadilan, sikap saling menghormati, dan empati. Aturan ini juga efektif mencegah keributan dan perilaku menyimpang di masyarakat. Implementasi hukum adat dilakukan melalui kerja sama tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat dengan pendekatan persuasif dan musyawarah. Faktor pendukungnya adalah tingginya penerimaan masyarakat dan kerja sama yang baik, sedangkan faktor penghambatnya berupa perbedaan penafsiran aturan dan kurangnya pemahaman sebagian masyarakat terhadap tujuan larangan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa hukum adat larangan orgen tunggal masih efektif dan relevan sebagai living law dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat Desa Koto Petai.